1,721,355 research outputs found
FAKTOR-FAKTOR KEKALAHAN PROF. DR. DARNI M DAUD. MA DALAM PEMILUKADA ACEH PADA PERIODE 2012-2017
ABSTRAKMUHAMMAD FEBRI, 2017 FAKTOR-FAKTOR KEKALAHAN PROF.Dr. DARNI M DAUD, MA DALAMPEMILUKADA ACEH PADA PERIODE2012-2017Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Syiah Kuala(Dr Syarifuddin Hasyim, SH., M. Hum)(ix,72), pp., bibl., app.Dr. Darni M Daud adalah tokoh akademisi Aceh yang sudah di akui baiknasional, lokal hingga international bahwa beliau adalah seorang pemikir dalambidang Akademisi. Kemudian beliau mencoba untuk turun ke dunia politik lewatPemilukada di Aceh pada tahun 2012 berpasangan dengan Tgk Ahmad Fauzi,dosen dari IAIN Ar Raniry Banda Aceh. Dilihat dari pengalaman politik Dr. DarniM Daud dan Tgk Ahmad Fauzi sangatlah minim dan bisa dikatakan pasangan inibelum pernah terlibat langsung dalam pemilu sebelumnya. Pasangan inimempunyai visi dan misi menandatangani Qanun Jinayah dan memperbaikipendidikan di Aceh jika memang dipercayakan memimpin Aceh. Kondisi inilahyang mendorong beliau merasa sangat tepat untuk mencalonkan diri sebagaigubernur, ditambah dengan popularitas dan ekstabilitas sebagai guru besar yangsudah cukup berpengalaman dalam bidang pendidikan dan pembangunansehingga beliau mengenyampingkan keadaan yang ada dan terus maju untukmelawan calon-calon lain dalam Pemilukada 2012-2017.Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yangmenyebabkan Dr. Darni M Daud kalah dalam pemilukada Aceh periode 20122017laluserta perilaku pemilih dalam menentukan sikap pada pemilukada Aceh.Penelitian ini bersifat kajian lapangan dan kepustakaan, di mana data yangdigunakan pada penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Dataprimer yang meliputi hasil wawancara, observasi, sedangkan data sekunder,berupa dokumen baik dalam bentuk elektronik maupun cetak, undang-undang,skripsi, artikel dan jurnal yang memiliki hubungan dengan penelitian ini.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor kekalahan pasangan Dr.Darni M Daud dan Tgk Ahmad fauzi Pemilukada Aceh pada periode 2012-2017adalah gagalnya marketing politik dan dominasi partai Aceh yang mempengaruhiperilaku pemilih. Serta kurangnya sosialisasi dari kandidat ini untuk mengenalkandiri kepada masyarakat. Adapun perilaku pemilih dalam menentukan sikapnyayaitu dengan adanya kandidat dari Partai Aceh tersingkirnya kandidat Dr. DarniM Daud dan Tgk Ahmad fauzi sehingga terjadinya intimidasi dari elit politik yangmembuat para pemilih membanding-bandingkan calon pemimpin tersebut.Kata Kunci: Dr. Darni M Daud, MA, Kekalahan dan Dominasi PartaiPenguas
Penggunaan tracker dalam pembelajaran makmal fizik / Khairi M. Daud
Pembelajaran makmal merupakan salah satu cara untuk mendalami ilmu fizik yang dipelajari secara semasa sesi kuliah dan tutorial di kolej matrikulasi. Pembelajaran makmal secara konvensional yang telah di amalkan sekian lama memerlukan proses transformasi memandangkan persekitaran dan kemudahan teknologi yang semakin maju dengan pesatnya. Aplikasi perisian Tracker sebagai salah satu pilihan dalam menjalankan pembelajran makmal telah dijalankan di Kolej Matrikulasi Kedah. Hasil Kajian yang telah dijalankan menunjukkan terdapat peningkatan dari segi kemahiran melukis graf dan mengalisa data dalam kalangan pelajar kolej ini. Aplikasi perisian ini diharapkan akan dapat diperluaskan untuk memberi peluang kepada para pelajar dan guru program matrikulasi, program asasi dan tingkatan enam untuk menjalankan pembelajaran makmal secara lebih kreatif dan memperkaya keupayaan berfikir aras tinggi
BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM MENGUNAKAN REINFORCEMENT POSITIF UNTUK MENINGKATKAN PENGAMALAN AJARAN AGAMA DI PONDOK PESANTREN M. DAUD PAMPANGAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN
ABSTRAK
Bimbingan dan konseling Islam adalah segala kegiatan yang
dilakukan oleh seseoang dalam rangka memberikan bantuan kepada
orang lain yang mengalami kesulitan-kesulitan rohaniyah (perasaan
merasa berdosa, kegoncangan batin rasa keragu-raguan. bagaimana
metode pemberian reinforcement Positif dalam pengamalan sholat
lima waktu dan puasa senen kamis pada Santri baru di Pondok
Pesantren M. Daud Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran
dan bagaimana hasil dari pelaksanaan bimbingan dan konseling Islam
dengan tekhnik reinforcement positif untuk meningkatkan
Pengamalan Sholat Lima Waktu Dan Puasa Senen Kamis Dipondok
Pesantren M. Daud Pampangan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten
Pesawaran.
Dalam penelitian ini yang digunakan adalah menggunakan
teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan informan yang
mempunyai tujuan. Informan dalam penelitian ini adalah 1 ustadz dan
5 Santri baru laki-laki yang akan memberikan bimbingan dan
konseling islam menggunakan reinforcement positif untuk
meningkatkan pengamalan ajaran agama.
Hasil dari hasil dari pelaksanaan bimbingan dan konseling
Islam dengan tekhnik reinforcement positif untuk meningkatkan
Pengamalan Sholat Lima Waktu Dan Puasa Senen Kamis Dipondok
Pesantren M. Daud Pampangan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten
Pesawaran yaitu perubahan santri lebih rajin sholat berjamaah, rajin
menjalankan solat lima waktu, terbiasa melaksanakan puasa senin
kamis selain itu santri menjadi pribadi yang lebih disiplin dalam
pengamlan ibadah dari sebelumnya. 2. Metode pemberian
reinforcement Positif dalam pengamalan sholat lima waktu dan puasa
senen kamis pada Santri baru di Pondok Pesantren M. Daud
Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran yaitu dengan
menggunakan cara pembiasaan. cara pembiasaan ini dilakukan dalam
kegiatan sehari-hari seperti mencium tangan ketika bertemu
ustadz/ustadzah, khotibah ceramah, sholat berjamaah, sholat rowatib,
sholat dhuha, puasa senin kamis diskusi dan menjaga kebersihan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
