130 research outputs found
Esai tanpa pagar : 100 pilihan literasi koran Tempo Makassar 2013
Esai tanpa pagar, sebuah judul buku yang menggambarkan kreativitas para penulis esai dalam rubrik "literasi" koran Tempo Makassar. Mereka adalah Ahyar Anwar, Alwy Rachman, Andi Sri Wahyuni Handayani, Anwar Jimpe Rachman, Aslan Abidin, Dul Abdul Rahman, Erni Aladjai, Fadhli Amir, Fitrawan Umar, Hendragunawan S. Thayf, Idham Malik, M. Aan Mansyur, Mohd Sabri AR, Muhary Wahyu Nurba, Muin Kubais M. Zeen, Mulyani Hasan, Nurhady Sirimorok, Shinta Febriany, Wawan Kurniawan, dan Willy Kumurur. Mereka adalah penulis esai sekaligus sastrawan yang berasal dari berbagai bidang pekerjaan. Esai yang ditulis buku ini kebanyakan menyentuk ranah publik yang dianggap sepele, seperti tentang membuang sampah di sembarang tempat dan tentang geng motor yang merisaukan warga Makassar. Selain tentang publik, buku ini juga menjadi mimbar para penulis atas segala keluh kesah mereka tentang para penguasa.xi, 387 hlm.: ilus.; 15 cm
Investigating risk management toward sustainable performance: evidence from emerging market / Amiril Azizah, Wayan Edi Arsawan and Ahyar M Diah
The Covid-19 turbulence challenges organizations to build sustainable performance. However, research linking risk management and sustainable performance has not been explored in the literature. The study examined how risk management helps firms handle this unexpected situation and maintain performance especially in Covid-19 turbulence. The study surveyed pandemic risk management-implementing enterprises across industries using multiple regression analysis. This study revealed that risk-management companies perform better, include proactive risk assessment, contingency planning, and financial and operational resilience. Further, risk management did not significantly affect company performance during Covid-19. The current study suggests that risk management may boost performance but not solve pandemic issues. Understanding the intricate relationship between risk management and crisis-related organizational performance requires more investigation
DESIGNING ELECTRICAL PROPULSION SYSTEM FOR KATINTING BOAT
One of the major problems of world community today is the dependence on fossil fuels. In addition to the more expensive price, the scarcity of fuels is also be a major obstacle, especially for remote area society. In Sorowako, many people work in water transportation services use gasoline or diesel engine to drive their boats. They also have similar problems that affect to their daily income. One alternative to be a solution for this case is using electrical energy as driver of the boat replacing fossil energy. Therefore, this research presents the propulsion systems of Katinting boat driven by motor DC. The model of propulsion system to designed and developed is a vertical shaft transmission that similar with outboard motor model. The primary source of propeller power is a motor DC. Motor’s shaft is connected by pulley and belt to gear box shaft. Two accumulators is used in series connection to supply voltage 24 volts for motor. Performance test of propulsion system shows that the vertical shaft type gives 3992 rpm in propeller shaft. Running test on the small Katinting boat provides the average speed of boat on the water surface is about 1,6 m/s
INHIBITIVE ENHANCEMENT OF ISONIASID TREATMENT ON MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS THROUGH TRITERPENOID CARBOCYLIC ACID FROM RED ALGAE EUCHEMA SPINOSUM
Anti-mycobacterial bioactivity of non polar compounds from red algae Euchema spinosum of\ud
Barang Lompo Island was studied. A triterpenoid carbocylic acid has been isolated from the\ud
chloroform fraction of Euchema spinosum, and its structure was determined by spectroscopic\ud
evidences including IR and 2D NMR and compared to previous data. The isolate was active\ud
against Mycobacterium tuberculosis at concentration 4 ??g/mL, and could also increase the\ud
sensitivity of this pathogen to isoniasid drug. These studies suggest that anti-mycobacterial\ud
triterpenoid carbocylic acid in combination with isoniasid may play an important role in host\ud
defence against M. tuberculosis strain H37R
Analisis Deskripsi Berbagai Permasalahan Usaha Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat (Elaeis Guineensis Jacq)( Studi Kasus: Desa Tanjung Medan Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan)
Dibawah bimbingan Bapak Dr.Ir. Muhammad Buchari Sibuea M,S.i
selaku ketua Komisi Pembimbing dan Ibu Ir. Gustina Siregar M,Si Selaku
Anggota Pembimbing Skripsi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan 18 Oktober
2017 Sampai dengan bulan Desember 2017 di Desa Tanjung Medan, Kecamatan
Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara. Perumusan
masalah dalam Penelitian ini adalah mengenai permasalahan yang sering di
hadapi petani kelapa sawit dilapanga seperti permasalahan tentang permodalan
dalam usah perkebunan kelapa sawit rakyat, biaya dalam perawatan kelelapa sawit
rakyat, penentuan harga dilapangan yang di dapatkan petani kelapa sawit dari
pedangang pengumpul, dan pengangkutan kelapa sawit dari TPH petani hingga ke
TPH yang sudah di tentukan petani kelapa sawit yang pada saat pengangkutan
petani di kenakan biaya dalam pengangkutan kelapa sawit rakyat.
Berdasarkan dari hasil penelitian kelapa sawit rakyat bahwa modal awal
petani sebagian dari pinjaman kepada orang lain (saudara) dan aja juga petani
menggunakan modal sendiri, yang mana rata-rata jumlah modal awal petani
kelapa sawit rakyat sekitar 5 sampai 10 juta mulai dari pembukaan lahan, maupun
pembelian bibit, dan penanaman. Bibit yang diperoleh petani sebangian dari hasil
tanaman sendiri dan ada juga sebagian petani membeli bibit dari petani lain yang
sedang melakukan pembibitan kelapa sawit.
Menurut penelitian harga kelapa sawit rakyat pada saat itu Rp.1400/kg
harga di tingkat petani, sedangkan harga di RAM Rp.1460/kg perbedan harga dari
RAM Rp.60/kg pada saat penelitian, dengan adanya perbedaan harga tidak
membuat petani kelapa sawit berpindah dalam melakukan penjualan kelapa sawit
kepada RAM tersebut disebabkan petani kelapa sawit tidak mau mengambil
resiko dalam melakukan penjualan kelapa sawit. Resiko yang sering di hadapi
petani dalam penjualan hasil produksi kelapa sawit ke RAM, banyaknya buah
petani yang terkena sortiran di RAM sehingga sebangian petani lebih memilih
tetap menjual hasil produksi kelapa sawit kepada pedangang pengumpul yang
mana di pedangang pengumpul tidak ada dilakukan pensortiran buah kelapa sawit
petani.
Menurut penelitian penentuan harga jual di tentukan dari harga TBS di
pabrik kelapa sawit. Sehingga penentuan harga di lihat dari kualitas kelapa sawit
yang di hasilkan petani, dan jarak tempuh juga dapat menentukan harga jual
kelapa sawit di tingkat petani di karenakan dalam pengangkutan pedangang
pengumpul juga memerlukan biaya dalam pengangkutan kelapa sawit rakyat
sehingga semakin jauh jarak yang di tempuh pedangang penumpul untuk
mengangkut hasil kelapa sawit yang di miliki para petani maka rendah juga harga
di tingkat petani, itu di karenakan adanya perhitungan biaya-biaya pengeluaran
pedangang pengumpul dalam pengangkutan kelapa sawit petani seperti biaya
bahan bakar dan biaya kerusakan alat tranfortasi dalam pengangkutan kelapa
sawit dari TPH petan
Cloning and in vitro Anti-mycobacterial Activity of Lectin Protein In Combination with Streptomycin to Increase Sensitivity Against Mycobacterium tuberculosis
Research on anti-mycobacterial bioactivity of lectin protein from red algae Gelidium\ud
amansii of Barang Lompo Island was conducted. Pre-purification of protein using fractional\ud
method, showed bioactivity against Mycobacterium tuberculosis in whole extract and with the\ud
saturation level of ammonium sulfate of 40-60%. Further purification of this protein fraction\ud
using column chromatography system followed by protein sequencing, indicated the pure protein\ud
as lectin, that migrates as a single-band on SDS-PAGE with molecular weight of 21 kDa. Based\ud
on amino acids partial sequence, we cloned and sequenced cDNA encoding lectin protein. It\ud
consists of 552 nucleotides encoding 183 amino acid residues including a putative initiation Met.\ud
To obtain it in large amounts, the coding sequence of lectin was cloned into pGEX-2TK vector\ud
and expresed as a lectin fusion protein in Escherichia coli. Recombinant lectin protein alone did\ud
not show any growth inhibitory effect on M. tuberculosis, but could increase the sensitivity of\ud
this pathogen to drug streptomycin. These research suggests that anti-mycobacterial lectin\ud
protein in combination with streptomycin may play an important role in host defence against\ud
M. tuberculosis strain H37Rv
Uji Fitokimia dan Antibakteri dari Ekstrak Metanol Kulit Batang Melochia umbellata (Houtt) Stapf var Degrabrata (Paliasa) Terhadap Bakteri Patogen
A Study phytochemical and antibacterial essay of the methanol extracts of steam bark M.umbellate (Houtt) Stapf var. degrabrata (Paliasa). The results of this study showed that the methanol extract from the bark of M. umbellate (Houtt) Stapf var. degrabrata class of compounds containing alkaloids, flavonoids, triterpenoids, phenolics and saponins. Methanol extract from the bark of M. umbellate can inhibit the growth of bacteria Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, gram-negative bacteria as well as representing Escherichia coli, Salmonella thypi, and Pseudomonas aeruginosa representing gram-positive bacteria. At a concentration of 400 ppm of methanol extracts of these plants showed effective barrier against bacteria tested, with a zone of inhibition, respectively as follows: 12.67 mm against bacteria B. subtilis, 12.97 mm against bacteria, S. aureus, 11.86 mm against bacteria E. coli and 12.12 mm against bacteria S. thypi. However, methanol extract from the bark of M. umbellate showed no impediments to the growth of bacteria Pseudomonas aeruginos
Pengaruh Kecepatan Fluida Dalam Pipa Terhadap Tegangan Pada Pipa Riser Akibat Pembebanan Arus Laut.
Riser merupakan pipa konduktor, salah satu instalasi penambangan lepas pantai yang berada di bawah permukaan air laut yang mengalami pembebanan arus laut. Arus laut ketika melewati riser terbentuk vorteks yang berpotensi menimbulkan getaran pada instalasi riser akibat pelepasan vorteks (vortex shedding), fenomena ini disebut Vortex-Induced Vibration (VIV). VIV terjadi apabila frekuensi natural pipa hampir sama dengan frekuensi pelepasan vorteks, maka akan terjadi resonansi yang dapat berefek kerusakan pada instalasi. VIV dipengaruhi oleh bilangan Reynold. Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis fluida dalam methane dan fuel-oil liquid dengan kecepatan 5.44 m/s, 10.88 m/s, 16.32 m/s. Komputasi fluida digunakan untuk menghasilkan aliran arus laut pada bilangan Reynold 7 x 105 dan komputasi struktural untuk mengetahui distribusi tegangan yang terjadi pada pipa riser akibat pembebanan arus laut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan nilai tegangan akibat pembebanan arus laut semakin tinggi dengan semakin tingginya kecepatan alir fluida dalam dan semakin kecilnya nilai viskositas dan massa jenis fluida dalam. Tegangan tertinggi diperoleh pada aliran fluida dalam methane 16.32 m/s sebesar 11.9 MPa
- …
