1,720,989 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Pengaruh gaya kepemimpinan situasional terhadap kinerja karyawan dimediasi motivasi kerja pada karyawan PDAM Bengkalis Riau
Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan telah menjadi fokus
utama bagi banyak organisasi, termasuk perusahaan-perusahaan layanan publik
seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Penelitian ini bertujuan untuk
menguji pengaruh gaya Kepemimpinan Situasional terhadap Kinerja Karyawan
PDAM Bengkalis Riau dengan memediasi Motivasi Kerja. Metode kuantitatif
digunakan dengan melibatkan 121 karyawan sebagai populasi, dengan teknik
sensus untuk menentukan sampel sebanyak 121 responden. Pengumpulan data
dilakukan menggunakan kuesioner Skala Likert, dan analisis data dilakukan
menggunakan analisis jalur dengan aplikasi Smart-PLS 3.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Situasional memiliki
pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan PDAM Bengkalis Riau;
Kepemimpinan Situasional berpengaruh positif terhadap Motivasi Kerja pada
karyawan PDAM Bengkalis Riau; Motivasi Kerja karyawan berpengaruh positif
terhadap Kinerja Karyawan PDAM Bengkalis Riau; Kepemimpinan Situasional
berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan dengan dimediasi Motivasi Kerja
pada karyawan PDAM Bengkalis Riau. Untuk mempertahankan dan meningkatkan
Kinerja Karyawan, penting bagi PDAM Bengkalis khususnya bagi pimpinan agar
terus untuk mengidentifikasi kondisi yang sedang terjadi, mampu mengenali
preferensi, memilih gaya kepemimpinan yang tepat, serta memberikan dukungan
dan bimbingan kepada tim maupun Karyawan secara individu
PROMOSI KESEHATAN MELALUI SIARAN RADIO DALAM MELAKSANAKAN PEMBINAAN TEKNIS POSYANDU BALITA DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT, KALIMANTAN TENGAH
Promosi kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan
pemahaman masyarakat mengenai kesehatan, terutama dalam upaya pencegahan dan
perawatan kesehatan balita. Salah satu media yang efektif untuk menyebarkan informasi
kesehatan adalah siaran radio, karena memiliki jangkauan luas dan dapat diakses oleh
berbagai kalangan, termasuk masyarakat di daerah terpencil. Penelitian ini membahas efektivitas siaran radio sebagai media promosi
kesehatan dalam pembinaan teknis Posyandu balita di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Siaran radio digunakan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya orang tua dan kader Posyandu, mengenai pentingnya imunisasi, gizi
seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, serta praktik kesehatan lainnya yang
mendukung kesejahteraan balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siaran radio memberikan dampak positif
dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai layanan
Posyandu. Informasi yang disampaikan secara rutin dan melibatkan tenaga kesehatan
sebagai narasumber membantu memperkuat pemahaman masyarakat serta
meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan Posyandu. Namun, efektivitas siaran
ini dipengaruhi oleh faktor seperti durasi penyiaran, keterjangkauan sinyal radio, dan
keberlanjutan program. Kesimpulannya, siaran radio merupakan salah satu metode promosi kesehatan
yang efektif dalam mendukung pembinaan teknis Posyandu balita. Agar manfaatnya
lebih optimal, diperlukan dukungan dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta
media lokal untuk memastikan penyampaian informasi yang berkualitas dan
berkelanjutan. Kata kunci: promosi kesehatan, siaran radio, Posyandu balita, pembinaan teknis, Kotawaringin
Bara
Aplikasi Beberapa Metode Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao (PBK) pada Perkebunan Kakao (Theobroma cacao L.) Rakyat di Kabupaten 50 Kota
APLIKASI BEBERAPA METODE PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (PBK) PADA PERKEBUNAN KAKAO (Theobroma cacao L.) RAKYAT DI KABUPATEN 50 KOTA
Abstrak
Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat metode yang paling efektif untuk pengendalian penggerek buah kakao (PBK) yang di sebabkan oleh Conomorpha cramerella di Kecamatan Guguak Kabupaten 50 Kota. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Simpang Sugiran pada bulan September sampai November dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan tiga perlakuan yaitu kultur teknis, pestisida nabati dan pestisida sintetik dengan parameter presentase tanaman terserang PBK, presentase buah terserang PBK, presentase biji terserang PBK dan kelimpahan populasi PBK. Hasil penelitian ini diketahui metode yang paling efektif dalam mengendalikan hama PBK yaitu dengan menggunakan metode insektisida sintetik pada semua pengamatan, yaitu persentase tanaman terserang PBK (9,7%), persentase buah kakao terserang PBK (6,8%), persentase biji terserang PBK (1,6%), dan tingkat populasi PBK pada akhir pengamatan (10 individu PBK/batang).
Kata kunci: Kakao, PBK, Pestisida nabati, Insektisida sinteti
Penerapan Laporan Arus Kas Menurut PSAK 101 pada Baitul Maal Wat Tamwil Surya Melati Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Perluadanya Laporan keuangan berupa
Neraca, Laba Rugi dan Arus Kas pada sebuah lembaga keuangan berbasis syariah
yakni BMT yang harus sesuai dengan PSAK 101 namun sayangnya BMT Surya
melati tidak membuat Laporan Arus Kas yang sesuai dengan PSAK 101.
Penelitian ini bertujuan guna mengetahui bagaimana Laporan Arus kas pada
BMT Surya Melati Kabupaten Barito Kuala apakah sudah sesuai dengan PSAK 101
sebagai acuan pembuatan laporan keuangan lembaga keuangan islam, dan bagaimana
laporan Arus Kas yang harus dibuat BMT Surya Melati yang berpedoman pada
PSAK 101.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan lokasi
Penelitian Handil Bakti dengan subjek penelitian BMT Surya Melati dan objek
penelitian yakni Laporan keuangan BMT Surya Melati Barito Kuala. Data diperoleh
dengan wawancara dan analisis data dengan metode kualitatif.
Hasil penelitian ini diketahui bahwa BMT Surya Melati sudah membuat
laporan arus kas. Namun laporan arus kas yang dibuat belum sesuai dengan PSAK
101 sehingga susah dijadikan acuan untuk melakukan analisis laporan keuangan
guna melakukan perencanaan kebijakan yang akan dilakukan dimasa mendatang.
Untuk itu perlu adanya pemahaman mengenai standar akuntansi sehingga BMT
Surya melati dapat membuat laporan arus kas sesuai PSAK 101
- …
