43 research outputs found

    Pengaruh Metode Resitasi terhadap Self Efficacy dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IIS SMA Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Amaliyah, Lutfiatul. 2015. Pengaruh Metode Resitasi terhadap Self Efficacy dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IIS SMA Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Suparti, MP., (II) Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak.   Kata Kunci: metode resitasi, self efficacy Metode Resitasi merupakan metode pembelajaran yang mengacu pada pendekatan konstruktivistik. Hal ini dikarenakan metode resitasi menuntut siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan melalui pemberian tugas-tugas oleh guru. Pada pelaksanaannya, metode resitasi berorientasi pada keaktifan siswa (student-centered learning). Metode resitasi diduga berpengaruh positif pada self efficacy dan hasil belajar siswa sebab, proses pembelajaran yang menggunakan metode resitasi memberikan pengalaman-pengalaman belajar yang menguji pemikiran dan memaksa siswa untuk menyusun ulang keyakinan diri terhadap kemampuan mereka. Selain itu, metode resitasi dapat menumbuhkan kemandirian belajar yang menjadikan pengetahuan siswa lebih bertahan lama dalam ingatan sehingga self efficacy dan hasil belajar akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh metode resitasi terhadap self efficacy dan menjelaskan pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan menggunakan rancangan pretest-posttest control group design yang dilaksanakan di kelas XI IIS SMA Negeri 5 Malang. Subjek pada kelompok eksperimen diberikan metode resitasi dan untuk kelompok kontrol diberikan metode ceramah. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu kuesioner (untuk mengukur self efficacy) dan tes (untuk mengukur hasil belajar). Analisis data pada penelitian ini antara lain: analisis deskriptif, uji normalitas data, uji beda rata-rata kemampuan awal, dan uji hipotesis dengan uji Independent Sample T-test. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: (1) Metode resitasi berpengaruh positif terhadap self efficacy (2)  Metode resitasi berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Adapun keterbatasan penelitian ini antara lain: pemilihan kelas eksperimen dan kontrol hanya berdasarkan perolehan nilai pretest tanpa mempertimbangkan faktor lainnya seperti kesiapan belajar siswa, uji validitas kuesioner dan soal pretest-posttest dilakukan pada kelas yang juga dijadikan sampel untuk penelitian, tugas yang digunakan dalam pelaksanaan metode resitasi belum mampu mencapai keseluruhan tujuan pembelajaran dan hanya mampu mengukur tingkatan kognitif siswa sampai pada tingkatan C1 (pengetahuan) dan C3 (aplikasi), serta hanya melihat hasil belajar siswa pada aspek kognitif yaitu melalui hasil tes. Berkenaan dengan keterbatasan tersebut disarankan: (1) Guru sebaiknya menerapkan metode pembelajaran yang mengaktifkan siswa karena dapat meningkatkan self efficacy dan hasil belajar siswa. (2) Peneliti selanjutnya disarankan agar memperhatikan faktor kesiapan belajar siswa yang mengefektifkan ujicoba metode pembelajaran, melakukan uji validitas pada subyek yang tidak dijadikan sampel penelitian, membuat evaluasi hendaknya lebih memperhatikan ketercapaian  tujuan pembelajaran serta tingkatan kognitifnya serta mengukur hasil belajar dari aspek kognitif, psikomotor dan afektif.   ABSTRACT   Amaliyah, Lutfiatul. 2015. The Effect of Recitation Method on the Self Efficacy and Accounting Learning Achievement for the Eleventh Grade Students of Social Studies at SMA Negeri 5 Malang. Thesis. Department of Accounting, Faculty of Economics, State University of Malang. Supervisors: (I) Dr. Suparti, MP., (II) Sawitri Dwi Prastiti, S.E., M.Si., Ak.   Keywords: Recitation Method, Self Efficacy Recitation method is a method of learning which refers to the constructivist approach. This is because the recitation method requires students to construct knowledge through assignments by the teacher. In practice, the method of recitation is oriented on students activeness (student-centered learning). Recitation method allegedly has a positive effect on self-efficacy and student learning achievements because the learning process them using the recitation method provides learning experiences that examines students thought and forces them to maintain the confidence of their capability. Moreover, recitation method can improve learning independency which makes students memorize the knowledge longer so that self-efficacy and learning achievements will be increased. This study is aimed to explain the effect of  recitation method on self-efficacy and to explain the effect of  recitation method on learning achievements. This research is a quasi experiment study by using pretest-posttest control group design that was implemented in the eleventh grade students of Social Studies at SMAN 5 Malang. Subject in the experimental group was given recitation method and for the control group was given a lecturing method. The instrument used for data collection were questionnaires (to measure self-efficacy) and test (to measure learning achievements). Analysis of the data in this study includes: a descriptive analysis, data normality test, mean difference of initial capability, and hypothesis testing using independent sample T-test. The results of this study are: (1) the recitation method has a positive effect on self-efficacy and (2) the recitation method has a positive effect on learning. The limitations of this study are: the selection of the experimental class and control only based on the acquisition value of pretest without considering other factors (such as students readiness), a validity test of the questionnaire and pretest-posttest was done in class as the sample of the study, a task used in the implementation of the method of recitation has not been able to achieve the overall goal of learning and was only able to measure the student's cognitive level C1 (knowledge) and C3 (applications), and to see the results of student learning in the cognitive aspects through the test results. Due to the limitations of study, it is suggested that: (1) teachers should apply the learning methods that can activize the students because it can increase self-efficacy and student learning achievement and (2) future researchers are suggested to include students readiness that will make the implementation of learning method become effective, to do a validity test in subjects who will not be a research sample and the evaluation process should consider the achivement of learning objectives and cognitive levels, and finally measuring the learning achievement in cognitive, psychomotor and affective aspect

    PEMBACAAN SURAH AL-INSYIRAH DALAM AMALIYAH Al ANWAR KHUSUSIYAH AL- KHOTMIYAH ( Studi Living Qur’an: Pada Majelis Jama’ah Al-Khidmah Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar )

    No full text
    Abstrak Pembacaan surah Al-Insyirah dalam Amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah oleh jama’ah Al-Khidmah Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Kegiatan rutinan amaliyah ini dilaksanakan setiap hari kamis ba’dha Ashar di Masjid Ar-Rohmah Pakunden Kota Blitar. Amaliyah khususy adalah salah satu amaliyah yang diajarkan oleh Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah. Dalam amaliyah ini memilih surah Al-Insyirah sebagai salah satu surah pilihan di sela-sela dzikir karena banyak orang yang merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari hari. Jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu field research, sifat dari jenis penelitian ini tentu saja dengan menggali data dari lapangan, dengan menggunakan pendekatan teori makna Karl Menheim. Setelah penulis mengadakan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembacaan Q.S Al-Insyirah dalam amaliyah khususy mempunyai daya tarik tersendiri karena dibaca 79 kali secara bermajlis atau bersama-sama ketika rutinan tersebut dimulai guna memohon perlindungan dari Allah SWT manakala menghadapi masalah yang berat menjadi ringan dan yang rumit menjadi mudah. Surah ini memang menyebut dengan tegas bahwa dibalik semua kesulitan pasti akan ada jalan. Maka dari itu dalam amaliyah ini surah Al-Insyirah seolah olah menjadi dzikir dan bacaan tetap ketika memohon sesuatu kepada sang pencipta. Keyword: Q.S Al-Insyirah , amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah, jam’iyah Al Khidmah Pakunden Kota Blita

    Studi Living Qur’an: Pembacaan Surah Al-Insyirah Amaliyah Khususiyah Jama’ah Al-Khidmah Pakunden Sukorejo Blitar

    No full text
    AbstractAl-Insyirah surah reading in Amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah by the Al-Khidmah congregation, Sukorejo District, Blitar City. This amaliyah routine activity is carried out every Thursday Ba'dha Ashar at the Ar-Rohmah Pakunden Mosque, Blitar City. Amaliyah specifically is one of the amaliyah entered by Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah. In this practice, Surah Al-Insyirah is chosen as one of the chapters of choice between dhikr because many people find it useful in everyday life. The type used in this research is field research, the nature of this type of research is of course investigating data from the field, using the Karl Menheim theory of meaning approach. After the author conducts research, it can be revealed that the recitation of the QS Al-Insyirah in special amaliyah has an attraction because it is read 79 times in a miracle or together when the routine begins to ask for protection from Allah SWT when facing serious problems become minor and complex ones become easy. This Surah clearly states that behind all difficulties there will be a way. So from that in this amaliyah surah Al-Insyirah seems to be a dhikr and a constant reading when asking for something from the creator. AbstrakPembacaan surah Al-Insyirah dalam Amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah oleh jama’ah Al-Khidmah sebagai kegiatan rutinan amaliyah ini dilaksanakan setiap hari kamis ba’dha Ashar. Amaliyah khususy adalah salah satu amaliyah yang diajarkan oleh Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah. Dalam amaliyah ini memilih surah Al-Insyirah sebagai salah satu surah pilihan di sela-sela dzikir karena banyak orang yang merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu field research, sifat dari jenis penelitian ini tentu saja dengan menggali data dari lapangan, dengan menggunakan pendekatan teori makna Karl Menheim. Setelah penulis mengadakan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembacaan Q.S Al-Insyirah dalam amaliyah khususy mempunyai daya tarik tersendiri karena dibaca 79 kali secara bermajlis atau bersama-sama ketika rutinan tersebut dimulai guna memohon perlindungan dari Allah SWT manakala menghadapi masalah yang berat menjadi ringan dan yang rumit menjadi mudah. Surah ini memang menyebut dengan tegas bahwa dibalik semua kesulitan pasti akan ada jalan. Maka dari itu dalam amaliyah ini surah Al-Insyirah seolah-olah menjadi dzikir dan bacaan tetap ketika memohon sesuatu kepada sang pencipta. Kata Kunci: Amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah; Jam’iyah Al-Khidmah Pakunden Kota Blitar; QS. Al-Insyirah.AbstractAl-Insyirah surah reading in Amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah by the Al-Khidmah congregation, Sukorejo District, Blitar City. This amaliyah routine activity is carried out every Thursday Ba'dha Ashar at the Ar-Rohmah Pakunden Mosque, Blitar City. Amaliyah specifically is one of the amaliyah entered by Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah. In this practice, Surah Al-Insyirah is chosen as one of the chapters of choice between dhikr because many people find it useful in everyday life. The type used in this research is field research, the nature of this type of research is of course investigating data from the field, using the Karl Menheim theory of meaning approach. After the author conducts research, it can be revealed that the recitation of the QS Al-Insyirah in special amaliyah has an attraction because it is read 79 times in a miracle or together when the routine begins to ask for protection from Allah SWT when facing serious problems become minor and complex ones become easy. This Surah clearly states that behind all difficulties there will be a way. So from that in this amaliyah surah Al-Insyirah seems to be a dhikr and a constant reading when asking for something from the creator. AbstrakPembacaan surah Al-Insyirah dalam Amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah oleh jama’ah Al-Khidmah sebagai kegiatan rutinan amaliyah ini dilaksanakan setiap hari kamis ba’dha Ashar. Amaliyah khususy adalah salah satu amaliyah yang diajarkan oleh Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah. Dalam amaliyah ini memilih surah Al-Insyirah sebagai salah satu surah pilihan di sela-sela dzikir karena banyak orang yang merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu field research, sifat dari jenis penelitian ini tentu saja dengan menggali data dari lapangan, dengan menggunakan pendekatan teori makna Karl Menheim. Setelah penulis mengadakan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembacaan Q.S Al-Insyirah dalam amaliyah khususy mempunyai daya tarik tersendiri karena dibaca 79 kali secara bermajlis atau bersama-sama ketika rutinan tersebut dimulai guna memohon perlindungan dari Allah SWT manakala menghadapi masalah yang berat menjadi ringan dan yang rumit menjadi mudah. Surah ini memang menyebut dengan tegas bahwa dibalik semua kesulitan pasti akan ada jalan. Maka dari itu dalam amaliyah ini surah Al-Insyirah seolah-olah menjadi dzikir dan bacaan tetap ketika memohon sesuatu kepada sang pencipta. Kata Kunci:Q.S Al-Insyirah, amaliyah Al-Anwar Al-Khususiyah Al-Khotmiyah, jam’iyah Al-Khidmah Pakunden Kota Blitar

    The Relationship between Self Confidence and Social Adjustment in the Tenth Class Adolescent at Nurul Amaliyah Private SMA Tanjung Morawa

    No full text
    144 HalamanHubungan antara kepercayaan diri (self confidence) dengan Penyesuaian sosial (Social adjustment) pada Remaja kelas X di SMA swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Kepercayaan diri (self confidence) merupakan faktor yang sangat menentukan dalam penyesuaian sosial karena setiap orang berprilaku sesuai dengan kemampuan dan potensi yang ada pada dirinya. Masalah yang terdapat di SMA Swasta Nurul Amaliyah adalah Mengetahui tingkat rasa percaya diri, tingkat penyesuaian social dan apakah terdapat hubungan antara rasa percaya diri dan penyesuaian sosial pada remaja kelas X yang sekolah di SMA Swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa, oleh sebab itu penulis mengangkat permasalahan dengan judul Hubungan antara kepercayaan diri (self confidence) dengan Penyesuaian sosial (Social adjustment) pada Remaja kelas X di SMA swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Adapun tujuan penelitian yang akan dicapai yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial Remaja kelas X di SMA swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Metode dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan jenis kuantitatif korelasional yang menggambarkan suatu pendekatan umum untuk penelitian yang berfokus pada penafsiran kovariasi diantara variabel yang muncul secara alami. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS for windows. Dengan jumlah sampel sebanyak 80 Orang Remaja kelas X di SMA swasta Nurul Amaliyah dan pengambilan sampel dilakukan secara Total Sampling karena jumlah populasi yang kurang dari 100. Hasil penelitian menunjukkan hasil korelasi product moment diketahui bahwa terdapat hubungan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial pada remaja kelas X di SMA swasta nurul amaliyah, dimana r_xy= 0,598 ; p = 0,000< 0,050. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri, maka semakin tinggi penyesuaian sosial, sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri, maka semakin rendah penyesuaian sosial. Dengan demikian, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan “diterima”. The relationship between self-confidence and social adjustment in class X adolescents at the private SMA Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Self-confidence is a very decisive factor in social adjustment because everyone behaves according to their abilities and potential. The problem in Nurul Amaliyah Private High School is the lack of confidence in students which causes the relationship between students to be less well established, therefore the author raises the issue with the title The relationship between self-confidence and social adjustment in Teenagers in class X at the private SMA Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. The purpose of the research to be achieved is to find out whether there is a relationship between self-confidence and social adjustment of class X teenagers at the private SMA Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. The method used in this study is a quantitative approach using a correlational quantitative type which describes a general approach to research that focuses on interpreting covariations among naturally occurring variables. The data analysis technique is using the Pearson Product Moment correlation formula with the help of the SPSS for windows program. With a total sample of 80 teenagers in class X at the private SMA Nurul Amaliyah and the sampling was carried out by Total Sampling because the population was less than 100. The results of the research conducted showed that the product moment correlation showed that there was a relationship between self-confidence and social adjustment in class X adolescents at Nurul Amaliyah private high school, where r_xy= 0,598; p = 0.000 < 0.050. This means that the higher the self-confidence, the higher the social adjustment, conversely the lower the self-confidence, the lower the social adjustment. Thus, the proposed hypothesis is declared "accepted"

    Pelaksanaan amaliyah tadris (praktik mengajar) di Pondok pesantren al-muslimin pekalongan pada Semester ganjil tahun ajaran 2018/2019

    Get PDF
    In society, a teacher plays an important role in educating students at school. Because the teacher acts as a sample and for the students. Teachers must be able to give birth to humans who are capable of doing new things, not only doing things that have been done in the previous generation, so that they can be creative, innovative, inventors, explorers, intelligent, and strong characters. This research examines: Amaliyah tadris (Field Experience Practice) at Pekalongan Al-Muslimin Islamic Boarding School in Odd Semester Academic Year 2018/2019? This study aims to explain amaliyah tadris activities (practice of field experience) at Al-Muslimin Islamic Boarding School in the odd semester of the 2018/2019 academic year. This type of research is field research, which is aimed at collecting data and information from the facts that occur. In collecting data using the method of interview, observation and documentation. While the method of data analysis is qualitative description. Based on the results of the research conducted by the author, the implementation of amaliyah tadris (practice of field experience) in Al- Muslimin Islamic Boarding School 2018/2019 Academic Year is as follows: (1) Amaliyah tadris activities at Al-Muslimin Islamic Boarding School are held with class VI tarbiyatul santri allimin / at al-islamiyah (TMI) as an activity program at Al-Muslimin Islamic Boarding School, (2) this tadris amaliyah program is conducted in odd semester 2018/2019 Academic Year, (3) amaliyah tadris activities at Al-Muslimin Islamic Boarding School in the school year 2017/2018 takes place well, because santri can perform teaching according to the guidelines i'ada already made and can explain the material and appreciate students who can answer questions

    KOMUNIKASI DAKWAH DALAM MENANAMKAN AMALIYAH NAHDLIYAH PADA LEMBAGA KAJIAN KREATIVITAS SAHABAT (LK KRISAT)

    No full text
    ABSTRAK LK Krisat adalah salah satu banom/Badan otonom yang ada di PMII RDIK Adapun alasan lahirnya lembaga kajian tersebuat dilatar belakangi oleh kebutuhan umum kader PMII khususnya Rayon Dakwah dan Ilmu Komunikasi pada kurun waktu tahun 1998 hingga tahun 2000 an yang mana realitas objektif kultur mahasiswa yang tergabung dalam PMII RDIK hanya segelintir yang menjalankan Amaliyah Nahdliyah bahkan memahami saja tidak. Amaliyah Nahdliyah adalah upaya perbuatan hati, ucapan, dan tingkah laku untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ajaran-ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah versi NU. Di LK Krisat sendiri penanaman soal amaliyah nahdliyah bisa dibilang sangat utama. lantaran kajian dan kegiatan yg sifatnya adalah untuk melestarikan tradisi An�Nahdliyah. Contoh seperti kegiatan yasinan rutin setiap malam jum’at, ngaji kitab kuning setiap malam sabtu, latihan hadrah seminggu sekali, peringatan PHBI, dan lainnya. Untuk menjalankan rangkaian kegiatan tersebut, pasti terdapat pola komunikasi yang seimbang. Disini penulis ingin mengetahui komunikasi dakwah apa saja yg digunakan LK Krisat dalam Menanamkan Amaliyah Nahdliyah. Metode penelitian yang digunakan penulis merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu penelitian lapangan (Field Reaserch) Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan di Lembaga Kajian Kreativitas Sahabat. Penulis menemukan bahwa metode dakwah yang digunakan LK Krisat dalam menanamkan amaliyah an nahdliyah Menggunakan Metode metode Bil Al-Hikmah berfokus pada mendidik dan menasehati serta memberi Pelajaran dan peringatan dengan lemah lembut sehingga dapat diterima dan menimbulkan ketenangan dan ketentraman jiwa bukan kecemasan, gelisah atau ketakutan, da’i harus menggunakan perkataan yang baik dan mengarahkan tanpa memaksa para anngota. Kemudian metode al�Mau’izah Hasanah berfokus pada aspek-aspek memberikan nasihat dengan cara yang baik, dapat diterima, menyentuh perasaan, dan mengarahkan anggota atau mad’u pada ajaran Rasulullah dan iv mengamalkan nilai-nilai keislaman tanpa ada paksaan dengan cara lemah lembut sehingga dapat diterima dan menimbulkan ketenangan dan ketentraman jiwa bukan kecemasan, gelisah atau ketakutan. yang terakhir metode mujadalah, adalah langkah terakhir apabila kedua metode diatas tak mampu merangsak masuk kedalam hati seorang mad’u atau dalam hal ini anggota, biasa diartikan sebagai metode diskusi atau tanya jawab yang membahas tentang persoalan agama dengan menggunakan diksi dan dan penyampaian yang beradab. Kata Kunci : Komunikasi Dakwah, Konsep Amaliyah Nahdliyah. ABSTRACT LK Krisat is one of the organizations/autonomous bodies at PMII RDIK. The reason for the birth of this study institution was based on the general needs of PMII cadres, especially the Rayon of Da'wah and Communication Sciences in the period 1998 to 2000, which was the objective reality of the culture of the students involved. In PMII RDIK only a handful of people carry out Amaliyah Nahdliyah or even understand it. Amaliyah Nahdliyah is an effort of heart, speech and behavior to draw closer to Allah SWT through the teachings of the NU version of Ahlussunnah wal Jama'ah. At LK Krisat itself, the cultivation of amaliyah nahdliyah can be said to be very important. because the nature of the studies and activities is to preserve the An-Nahdliyah tradition. Examples include routine yasinan activities every Friday night, reciting the yellow book every Saturday night, hadrah practice once a week, PHBI warnings, and others. To carry out this series of activities, there must be a balanced communication pattern. Here the author wants to know what kind of da'wah communication is used by LK Krisat in cultivating Nahdliyah Amaliyah. The research method used by the author is qualitative research. The data collection technique used is field research (Field Research). The method used in this research is participant observation, interviews and documentation. Results of research conducted at the Friends of the Creativity Study Institute. The author found that the da'wah method used by LK Krisat in instilling amaliyah an nahdliyah using the Bil Al-Hikmah method focuses on educating and advising as well as giving lessons and warnings gently so that they can be accepted and create calm and peace of mind, not anxiety, restlessness or fear. The preacher must use good words and direct without forcing the members. Then the al�Mau'izah Hasanah method focuses on the aspects of giving advice in a good, acceptable, touching way, and directing members or mad'u to the teachings of the Prophet and practicing Islamic values without any coercion in a gentle way so that acceptable and creates calm and tranquility of the soul, not anxiety, restlessness or fear. Lastly, the mujjadi method, is the final step if the two methods above are unable vi to penetrate the heart of a mad'u or in this case a member, usually interpreted as a discussion or question and answer method that discusses religious issues using civilized diction and delivery. Keywords: Da'wah Communication, Amaliyah Nahdliyah Concep

    Penggunaan Ayat-Ayat Suci Al-Quran sebagai amaliyah rutin di UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang Penggunaan Ayat-Ayat Suci Al-Quran sebagai Amaliyah Rutin di UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pencak silat merupakan seni beladiri budaya Indonesia yang bertujuan untuk mengembangkan aspek beladiri. Sebagai suatu wadah mendidik serta membentuk kepribadian ksatria, berani, adil, disiplin, bertanggung jawab serta takwa terhadap Allah SWT. Dalam penelitian ini memfokuskan kepada perguruan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa yang mempraktikkan ayat-ayat al-Qur’an sebagai amaliyah yang dibaca oleh seluruh anggota Pagar Nusa yang khasiatnya sangat berpengaruh terhadap anggota pencak silat. Fokus pada penelitian ini mendeskripsikan bagaimana praktik pembacaan ayat-ayat al-Qur’an yang dijadikan sebagai Amaliyah Rutin di UKM Pencak Silat Pagar Nusa? Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjeknya terdiri dari 1 orang pelatih, serta 2 orang siswa perguruan pencak silat Pagar Nusa yang menjabat sebagai pengurus di bidang keagamaan sekaligus yang mendalami praktik pengamalan tersebut yang berada di UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana praktek amaliyah rutin beserta penjelasan alasan yang mendasari ayat-ayat Al-Quran tersebut dijadikan sebagai amaliyah di UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dampak dari praktik pembacaan ayat-ayat al-Qur’an sebagai amaliyah rutin yang dirasakan anggota, yaitu: dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an memberikan dampak yang sangat berpengaruh bagi diri pribadi untuk perlindungan diri dari marabahaya dan lebih meningkatan kualitas keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT ABSTRACT This research examines the use of holy verses from the Koran as routine practice in the UKM Pagar Nusa Martial Arts UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Martial Arts is an Indonesian cultural martial art which aims to develop aspects of self-defense. As a place to educate and shape the personality of a knight, brave, fair, disciplined, responsible and devoted to Allah SWT. This research focuses on the Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Martial Arts school which practices verses from the Koran as amaliyah which are read by all Pagar Nusa members whose efficacy has a great influence on pencak silat members. The focus of this research is to describe how the practice of reading verses from the Koran is used as a routine practice in UKM Pagar Nusa Martial Arts? This type of research is field research using qualitative descriptive methods. The subjects consisted of 1 trainer, as well as 2 students from the Pagar Nusa pencak silat college who served as administrators in the religious field and who studied the practice at the UKM Pagar Nusa Martial Arts UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The data the author uses are interviews, observations and documentation. The results of this research explain how routine amaliyah is practiced along with an explanation of the reasons underlying the verses of the Qur’an that are used as amaliyah in UKM Pagar Nusa Martial Arts UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The impact of the practice of reading verses of the Qur'an as a routine practice felt by members, namely: reading verses of the Qur'an has a very influential impact on the individual to protect oneself from danger and further improve the quality of faith and devotion to Allah SWT. مستخلص البحث هذا البحث يدرس استخدام الآيات القرآنية المقدسة كعملية روتينية في النادي الجامعي لفنون الدفاع عن النفس "بنجاك سيلات باجار نوسا" في جامعة مولانا مالك إبراهيم في مالانج. فنون الدفاع عن النفس (بنجاك سيلات) هي فن قتالي تقليدي إندونيسي تهدف إلى تطوير جوانب الدفاع عن النفس. إنها تعتبر وسيلة للتعليم وتكوين شخصيات الفرسان، الشجعان، العادلين، المنظمين، المسؤولين، والمتقين لله سبحانه وتعالى. يركز هذا البحث بشكل خاص على مدرسة "بنجاك سيلات نهدات العلماء باجار نوسا" التي تمارس قراءة الآيات القرآنية كعملية روتينية من قبل جميع أعضاء "باجار نوسا"، حيث يكون لهذا العمل تأثير كبير على أعضاء فنون الدفاع عن النفس. يركز هذا البحث على وصف كيفية ممارسة قراءة الآيات القرآنية كعملية روتينية في النادي الجامعي لفنون الدفاع عن النفس "باجار نوسا". نوع هذا البحث هو البحث الميداني باستخدام المنهج الوصفي النوعي. الأشخاص الذين تم دراستهم يتضمنون مدرب واحد وطالبين اثنين من مدرسة "باجار نوسا" لفنون الدفاع عن النفس الذين يشغلون مناصب في مجال الشؤون الدينية ويعمقون في ممارسة هذا الأمر في النادي الجامعي لفنون الدفاع عن النفس في جامعة مولانا مالك إبراهيم في مالانج. البيانات التي استخدمها الباحث تشمل المقابلات، والمراقبة، والوثائق. أظهرت نتائج البحث أن القرآن يمكن أن يكون له تأثير على أي شخص يدرسه ويمارسه، خاصة أعضاء النادي الجامعي لفنون الدفاع عن النفس "باجار نوسا" الذين كانوا موضوع البحث. بالإضافة إلى ذلك، قدم هذا البحث أيضًا تفسيرًا للأسباب التي دفعت إلى اعتماد الآيات القرآنية كعملية روتينية. تأثير ممارسة قراءة الآيات القرآنية كعملية روتينية الذي شعر به الأعضاء يشمل الحماية الشخصية من المخاطر وزيادة جودة الإيمان والتقوى نحو الله سبحانه وتعال

    TINJAUAN MASLAHAH MURSALAH TERHADAP PERMOHONAN IZIN POLIGAMI ATAS DASAR NIKAH SIRRI (STUDI PUTUSAN NOMOR 239/Pdt.G/2019/PA.YK)

    Get PDF
    This research analyzes the decision of the Yogyakarta Religious Court in case number 239/Pdt.G/2019/PA.YK regarding the granting of a request for a polygamy permit on the basis of a sirri marriage. A husband wants to formalize his sirri marriage which has existed for approximately 10 years. In this case, the author examines the basis and consideration of the judge in granting the request for permission for sirri polygamy from the perspective of maslahah mursalah. This research is field research or field research which is descriptive-analytic in nature. This research aims to determine the extent to which the judge's decision can provide benefits by analyzing it using the maslahah murlah theory. The primary data source for this research is the decision of the Yogyakarta Religious Court Number 239/Pdt.G/2019/PA.YK. The results of this study show that even though it is contrary to SEMA regulation no. 3 of 2018 concerning the Implementation of the Formulation of the Results of the 2018 Supreme Court Chamber Plenary Meeting as Guidelines for the Implementation of Duties for the Court, however, the judge's considerations in handing down decisions are in line with the concept of maslahah murlah. In the considerations, the judge took into account the benefits of the parties involved in this case
    corecore