1,735,655 research outputs found
Lukman Harun : dalam lintasan sejarah dan politik
Buku ini berisi gambaran Lukman Harun tentang aktivitas yang beliau jalani semasa hidup, baik di lingkungan organisasi kemasyarakatan, agama, dan politik di dalam negeri, maupun aktivitasnya di forum Internasional dalam nafas perjuangan Islam.xiv, 480 hlm.: ilus.; 23 c
THEORY OF DEFENSE POLICY IMPLEMENTATION OF LUKMAN YUDHO PRAKOSO
Lukman Yudho Prakoso (2016) on dissertation research
regarding the Performance Accountability System of Government Agencies
(SAKIP), which states that the implementation of the policy
can be achieved well if it fulfills the Integrative factor,
Interactive, Transparency, Control and Accountable (IITCA).</p
KunciPro Research Series: Sosio-Legal, Cyber Law & Digital Humanities Analysis (Tri Lukman Hakim SH)
Pusat Penelitian KunciPro (KunciPro Research Institute) menyajikan rangkaian analisis sosiologi hukum, kritik kebijakan publik, dan studi ekonomi digital oleh Tri Lukman Hakim, SH. Fokus pada dekonstruksi fenomena hukum kontemporer, hak digital, dan keadilan sosial di Indonesia. Diskusi interaktif dan naskah lengkap tersedia di https://www.kuncipro.co
Pendidikan Akhlak dalam QS. Lukman
The purpose of this study is to elaborate on moral education contained in QS. Lukman/31: 13-19, the goal is to form noble morals for all individuals, especially for those seeking knowledge and the next generation. The focus of the research in this paper is: 1) How is Moral Education contained in QS. Lukman. 2). What are the benefits of moral education contained in QS. Lukman and its implementation in life.
To answer this research, a qualitative approach and descriptive analysis method are used using the type of library research by collecting primary and secondary data including verses of the Qur'an and the opinions of experts in interpretation related to moral education in various books and writings in order to obtain a deep and accurate understanding.
The results of this study indicate that moral education contained in QS. Lukman/31: 13-19 includes monotheism education, respecting both parents, being motivated to do good, carrying out orders, being humble, and being modest. The benefits of moral education contained in QS. Lukman and its implementation in life are to elevate human status to a noble status. Because by implementing moral education contained in QS. Lukman/31; 13-19, humans always improve their relationship with the Creator, namely Allah SWT, improve their relationship with other humans, improve their morals towards themselves, and improve their morals towards the environment.Tujuan penelitian ini untuk mengelaborasi pendidikan akhlak yang terdapat dalam QS. Lukman/31: 13-19, tujuannya adalah agar terbentuk akhlak yang mulia bagi seluruh individu khususnya bagi para pencari ilmu dan generasi penerus. Adapun fokos penelitian dalam tulisan ini adalah: 1) Bagaimana Pendidikan Akhlak yang terdapat dalam QS. Lukman. 2). Bagaimana manfaat pendidikan akhlak yang terdapat dalam QS. Lukman dan implementasinya dalam kehidupan.
Untuk menjawab penelitian ini maka digunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analisis menggunakan jenis penelitian studi kepustakaan (library recearch) dengan cara mengumpulkan data primer dan sekunder meliputi ayat-ayat al-Qur’ān dan pendapat para pakar tafsir yang terkait dengan pendidikan akhlak dalam berbagai kitab dan tulisan-tulisan agar diperoleh pemahaman yang mendalam dan akurat.
Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan akhlak yang terdapat dalam QS. Lukman/31: 13-19 mencakup pendidikan tauhid, menghormati kedua orang tua, termotivasi melakukan kebaikan, melakukan perintah, rendah hati, dan bersikap sederhana. Adapun manfaat pendidikan akhlak yang terdapat dalam QS. Lukman dan implementasinya dalam kehidupan adalah mengangkat derajat manusia kepada derajat yang mulia. Sebab dengan mengimplementasikan pendidikan akhlak yang terdapat dalam QS. Lukman/31; 13-19, manusia senantiasa memperbaiki hubungan kepada Sang Pencipta yaitu Allah swt, memperbaiki hubungan kepada sesama manusia, memperbaiki akhlak kepada diri sendiri, dan memperbaiki akhlak kepada lingkungan
Konsep Pendidikan Islam Dalam Surah Lukman
Berdasarkan rumusan masalah penelitian ini bertujuan; (1) Untuk mengetahui pandangan para mufassir tentang Konsep pendidikan Islam dalam surah Lukman (2) Apa saja konsep pendidikan Islam dalam surah Lukman
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, penelitian kualitatif bertujuan menjelaskan, mendeskripsikan suatu keadaan, peristiwa, atau segala sesuatu yang terkait dengan variabel-variabel yang bisa dijelaskan dengan kata. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah konten analisis dengan pendekatan tafsir tahlili yaitu dengan cara menyebutkan Surah Lukman ayat 12-19 yang ditafsirkan, menjelaskan makna lafadznya, kemudian menjelaskan isi kandungannya
Hasil penelitian tentang cara Lukman dalam mendidik anak mengungkapkan bahwasa konsep pendidikan Islam yang diajarkan Lukman terdapat beberapa bagian sebagai berikut: 1. Konsep pendidikan akidah 2. Konsep pendidikan Akhlak 3. Konsep penidikan ibadah. Pendidikan yang diterapkan oleh Lukman juga sangat mengandalkan nasehat-nasehat dan kata-kata bijak
Lukman Nurhakim (1948-1995)
Guillot Claude. Lukman Nurhakim (1948-1995). In: Archipel, volume 51, 1996. pp. 7-8
REFERRING TERMS DALAM SURAT LUKMAN
Penelitian referring terms dalam Surat Lukman bertujuan untuk mendeskripsikan referring terms dalam Al-Quran yang memfokuskan pada Surat Lukman pada bentuk definite/indefinite, explicit/inexplicit, speaker meaning, and the implicatur of referring terms pada ayat 12 dan 13. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Model Grasian yang termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Hasil analisis data dengan menggunakan Model Grasian menunjukkan bahwa ayat 12 dan 13 memiliki keragaman dalam bentuk definite/indefinite dan explicit/inexplicit, the referring terms pada first-mention adalah definite/inexplicit, dan indefinite/explicit, lalu pada next-mention adalah definite/inexplicit, definite/explicit, dan zero. Maksud pembicara (The speaker meaning) dideskripsikan pada ayat 13, sedangkan implikatur referring terms dideskripsikan pada ayat 12 dan 13 dalam Surat Al-Lukman.Penelitian referring terms dalam Surat Lukman bertujuan untuk mendeskripsikan referring terms dalam Al-Quran yang memfokuskan pada Surat Lukman pada bentuk definite/indefinite, explicit/inexplicit, speaker meaning, and the implicatur of referring terms pada ayat 12 dan 13. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Model Grasian yang termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Hasil analisis data dengan menggunakan Model Grasian menunjukkan bahwa ayat 12 dan 13 memiliki keragaman dalam bentuk definite/indefinite dan explicit/inexplicit, the referring terms pada first-mention adalah definite/inexplicit, dan indefinite/explicit, lalu pada next-mention adalah definite/inexplicit, definite/explicit, dan zero. Maksud pembicara (The speaker meaning) dideskripsikan pada ayat 13, sedangkan implikatur referring terms dideskripsikan pada ayat 12 dan 13 dalam Surat Al-Lukman
KEPEMIMPINAN LUKMAN HARUN DI ORGANISASI MUHAMMADIYAH (1985-1990 M)
Lukman Harun merupakan Wakil Ketua Pusat Pimpinan Muhammadiyah periode 1985 hingga tahun 1990 yang membidangi politik, ekonomi, sosial. Organisasi Muhammadiyah pada masa kepemimpinannya ikut terlibat dalam politik praktis dalam artian keterlibatan dalam pemilihan umum dan perwakilan di lembaga legislatif. karena usianya yang lebih tua dari usia Republik Indonesia maka organisasi tersebut selalu terlibat di pentas politik kebangsaan nasional dikarenakan keaktifan para pimpinan elitenya yang menjalankan dengan tujuan amar ma‟ruf nahi mungkar. Lukman Harun juga aktif membantu dalam menghadapi krisis ekonomi kemiskinan yang melanda pada saat itu. Adapun berbagai pemikiran telah ia curahkan guna kemajuan organisasi tersebut.
Peneliti tertarik melakukan penelitian ini karena keteguhan dan kegigihan Lukman Harun secara konsisten dalam memajukan Organisasi Muhammadiyah. Adapun rumusan masalah yang dapat peneliti uraikan adalah sebagai berikut Bagaimana riwayat hidup Lukman Harun, Apa saja kepemimpinan Lukman Harun di Organisasi Muhammadiyah secara struktural dan secara non struktural.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan biografi. Pendekatan tersebut digunakan untuk melihat latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan politik, sosial, aktifitas, dan peran Lukman Harun di Muhammadiyah. Konsep yang digunakan dalam penelitian berupa konsep kebijakan menurut Woll ialah sejumlah aktivitas untuk memecahkan masalah di masyarakat, baik secara langsung maupun melalui berbagai lembaga yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Adapun metode yang digunakan ialah metode heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.
Muhammadiyah pada masa kepemimpinan Lukman Harun mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengembangkan organisasi tersebut. Muhammadiyah aktif dalam menghadapi Penerimaan Asas Tunggal Pancasila di mana menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya asas berorganisasi. Muhammadiyah juga ikut terlibat aktif dalam Rancangan Undang-Undang Pendidikan dan Rancangan Undang-Undang Peradilan Agama. Organisasi tersebut juga terlibat aktif dalam bidang ekonomi untuk kesejahteraan umat dengan mendirikan Bank Perkreditan Rakyat dan menyelenggarakan silaturahmi antara
pengusaha pribumi dan non pribum. Adapun pemikiran Lukman Harun meliputi kerukunan umat beragama dan manajemen keormasan yang terdiri dari penggajian, bidang informasi, dan kaderisasi
- …
