10 research outputs found

    Perancangan Buku Grafis Motivasi sebagai Media Pengembangan Diri untuk Mahasiswa Desain Komunikasi Visual

    No full text
    ABSTRAK   Elserisa, Lily. 2017. Perancangan Buku Grafis Motivasi sebagai Media Pengembangan Diri untuk Mahasiswa Desain Komunikasi Visual. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sumarwahyudi, M.Sn., (II) Andika Agung Sutrisno, S.Sn, M.Sn.   Kata Kunci: Motivasi, Pengembangan Diri, Desain Komunikasi Visual, Buku Grafis.   Mahasiswa Desain Komunikasi Visual memiliki permasalahan-permasalahan yang juga dimiliki oleh mahasiswa di bidang ilmu lain. Permasalahan yang paling sering dihadapi mahasiswa Desain Komunikasi Visual adalah kemalasan. Padahal, mahasiswa Desain Komunikasi Visual sebagian besar memiliki cita-cita yang besar di masa depan sehingga kemalasan dapat dikatakan sebagai penghambat dalam peraihan cita-cita. Salah satu usaha untuk meraih cita-cita di masa depan adalah dengan mengembangkan diri di masa perkuliahan. Oleh karena itulah, motivasi diperlukan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan dirinya. Pada era ini motivasi tidak lagi hanya berupa seorang tokoh saja namun juga dapat menjelma menjadi media, maka dalam perancangan ini akan dipaparkan bagaimana merancang buku grafis sebagai media pengembangan diri yang dapat memotivasi mahasiswa Desain Komunikasi Visual. Buku grafis yang dirancang disusun dalam 3 bagian buku, yakni sampul depan, isi buku yang berisi bab pengenalan dan 4 bab isi, dan sampul belakang buku. Penggunaan metode dalam perancangan buku grafis motivasi ini adalah metode perancangan secara umum yang dikembangkan dari (Safanayong 2006:60). Perancangan ini menggunakan model prosedural dengan pendekatan kualitatif. Data dalam perancangan ini diperoleh dari wawancara terstruktur dengan narasumber 17 mahasiswa Desain Komunikasi Visual di Universitas Negeri Malang angkatan 2013 dan ahli bimbingan konseling bernama Ibu Irene Maya Simone, S.Pd, M.Pd. Perancangan ini dilaksanakan dengan melakukan penelitian tentang masalah, mengumpulkan data, menganalisis data, membuat sintesis, menyusun konsep perancangan, dan kemudian memvisualisasikan konsep ke dalam sebuah media buku grafis. Perancangan ini menghasikan buku grafis yang berjudul “Ngopi (Ngobrol Pinter) Ala DKV”. Buku grafis motivasi ini dieksekusi dengan gayai lustrasi vibrant dan warna yang pop. Buku ini memiliki konsep pesan yang disampaikan melalui bahasa yang sederhana dan konsep visual yang menarik, kekinian, bernuansa anak muda, dan penuhwarna. Buku grafis disusun menggunakan beberapa software grafis. Buku grafis berisi 124 halaman termasuk sampul buku, dicetak dengan teknik cetak digital, dengan jenis penjilidan hard cover

    Perancangan Komunikasi Visual Untuk Kampanye Kesadaran Anak Dewasa Awal Mendukung Ibu Pada Fase Sarang Kosong

    Get PDF
    Fase sarang kosong (empty nest) dialami oleh ibu pada usia dewasa tengah (40-60 tahun) saat anak-anak pergi meninggalkan rumah dan memulai hidup barunya. Fase ini menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi ibu dan menimbulkan implikasi pada masalah kesepian, kesedihan yang persisten, perasaan ketidakbergunaan, dan kekosongan. Apabila dampak tersebut tidak diatasi dapat mengganggu kesehatan mental dan fisiknya. Ibu membutuhkan dukungan sosial dalam bentuk komunikasi yang intensif dari anaknya. Kesibukan harian membuat anak dewasa awal sering lalai untuk berkomunikasi dengan ibunya. Komunikasi visual untuk kampanye kesadaran mengenai topik ini pun masih sangat terbatas. Perancangan ini bertujuan untuk merancang komunikasi visual untuk kampanye kesadaran anak dewasa awal mendukung ibu pada sarang kosong. Perancangan ini dikerjakan dengan metode perancangan Design Thinking (Brown, 2008) yang dipadukan dengan strategi penyampaian pesan dan pemilihan media (Kasilo, 2008) dengan tiga tahapan besar yakni, inspirasi, ideasi, dan implementasi. Hasil dari perancangan adalah komunikasi visual untuk kampanye kesadaran berjudul “Keluar Sarang” melalui media: tantangan Instagram Story, cergam dalam bentuk Instagram Multiple Post, ambient media-piring, poster, gantungan baju, mug, paket stiker, dan bantal. Melalui proses perancangan, penulis menemukan bahwa komunikasi visual untuk kampanye kesadaran dengan target audiens anak dewasa awal harus bersifat persuasif, komunikatif, dan sinergis

    Komunikasi Visual Kampanye Kesadaran Anak Dewasa Awal Mendukung Ibu pada Fase Sarang Kosong

    Get PDF
    Abstract The empty nest phase is experienced by the mother in middle adulthood (40-60 years) when the children leave the house and start a new life. This phase creates feelings of discomfort for the mother and has psychological implications. If there’s no proper coping mechanism it can interfere physical health of the mother as well. Social support from children in the form of intensive communication is needed in undergoing this phase. This study aims to design a visual communication awareness campaign for early adulthood supporting mothers in empty nests. This design was carried out using the Design Thinking method (Brown, 2008) which was combined with a message delivery strategy and media selection (Kasilo, 2008) with three major stages: inspiration, ideation, and implementation. The result of the design is visual communication for the awareness campaign entitled “Keluar Sarang” through the media: Instagram Story content, comics in Instagram Multiple Posts, ambient media plates, posters, clothes hangers, mugs, sticker packs, and pillows that are persuasive, communicative, and synergistic. Keywords: Awareness Campaign, Empty Nest Syndrome, Illustration, Visual Communication

    Konsep komunikasi pemasaran dalam mengenalkan produk home industri pondok pesantren Al Anwar

    No full text
    The concept of marketing communication in introducing products is needed in the marketing activities of home industry products at Putri Al Anwar Islamic Boarding School. The purpose of this research is to find out the concept of marketing communication in introducing home industry products at Putri Al Anwar Islamic Boarding School. The method used in this study is descriptive qualitative, the researcher tries to describe in detail the concept of marketing communications in marketing activities carried out by business actors. The results of research conducted on the concept of marketing communication in introducing home industry products at Putri Al Anwar Islamic Boarding School are determining the brand that will become the identity of the product produced, determining segmentation into small groups, determining target markets according to demographics, characteristics and consumer lifestyles, and positioning as branding that will always be remembered by consumers.   Keywords: Concept, Marketing, Produc

    Penggunaan Media Sosial Dalam Membranding Lembaga Pendidikan

    Get PDF
    Abstrak   Era kovergensi media memberikan tantangan baru bagi dunia Pendidikan untukbertahan dalam gempuran arus media sosial yang perkembangannya setiap tahun semakin pesat. Kebangkitan media sosial memberikan tantangan baru bagi seluruh sektor, salah satunya sektor Pendidikan. Banyak Lembaga Pendidikan di pelosok-pelosok desa mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Melalui perkembangan media sosial harapannya mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membranding Lembaga pendidikannya sesuai positioning.Membranding organisasi atau Lembaga merupakan perihal terpenting dalam menunjukkan sebuah identitas dalam kehidupan bermasyarakat dan bersosial. Pencitraan secara visual suatu Lembaga atau organisasi terbentuk dari bagaimana organisasi tersebut diperkenalkan kepada halayaknya. Meliputi bagaimana organsiasi atau Lembaga dikelola, laboratoriumnya, suasana belajarnya, prestasi guru-gurunya, prestasi siswanya, dan prestasi lainnya. Membentuk citra positifmerupakan kewajiban seluruh stakeholder pada Lembaga atau organisasi tertentu tersebut citra yang terbangun sebagai sebuah cerminan jati diri dalam Lembaga/organisasi

    Identifying Interdisciplinarity in Visual Communication Design Practices in the New Media Era

    Get PDF
    Visual Communication Design (VCD) science has developed in an interdisciplinary space in the new media era. This paper aims to pose VCD regarding interdisciplinarity and identify its theoretical complexity by exploring the scientific characteristics within its theoretical and practical realms. Interdisciplinarity plays a critical role in shaping and responding to the reality of the new media era. VCD in artificial intelligence is shaped by the interactions among Habitus, Capital, and Field, as outlined in Bourdieu’s Theory of Practice. By reviewing and synthesising the literature, this paper offers a conceptual framework in an interdisciplinary manner

    PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN KEGIATAN BRANDING PT TELKOMSEL AREA MADURA

    Get PDF
    Abstract   The decision-making process the branding activities of PT Telkomsel Area Madura is an important agenda that the company needs to pay attention to in balancing the development of competitors in the market. Branding as a product education media is an extension of the company to get closer to its consumers so that product knowledge is more detailed and open. This research aims to determine the decision-making process carried out by the company to determine the branding activities that will be carried out. The method used in this research is descriptive qualitative, namely the researcher tries to describe the decision-making process carried out by PT Telkomsel Area Madura in determining product branding activities on outdoor media and outlets/retailers. The results of the research on the decision-making process for determining the company's branding activities are: first, in a top-down manner related to branding activities in outdoor media based on the results of product assessments carried out by leaders in each region. Second, bottom-up related to branding activities at outlets/retailers based on market share results and sales data obtained from the marketing team in the field, these results are used as input to superiors in making branding decisions at each outlet/retailer. Keywords: Decision Making Process, Branding, and Product

    DESAIN BRANDING KERIS PARIWISATA SUMENEP

    Get PDF
    Branding pariwisata Kabupaten Sumenep merupakan salah satu usaha dalam membangun citra positif destinasi pariwisata yang harus dilakukan secara masif dan progresif dengan memuat berbagai realitas kehidupan sosial dan potensi pariwisata Kabupaten Sumnep. Desain branding destinasi adalah proses yang digunakan untuk mengembangkan identitas dan kepribadian unik yang berbeda dari semua tujuan destinasi wisata. Kajian konseptual ini menghuraikan beberapa dapatan kajian yang dikumpulkan dalam struktur pembahasan sistematis meliputi Pertama konsep umum branding pariwisata yang memandang bahwa branding destinasi sebagai fokus utama dalam rencana pembangunan pariwisata, Kedua implementasi branding keris Kabupaten Sumenep dilakukan dalam usaha melestarikan budaya keris masyarakat sumenep, Ketiga dijadikannya keris sebagai branding utama pariwisata sumenep dapat menjadi pembeda dari pariwisata diberbagai daerah Indonesia, Keempat bahwa keris sebagai identitas pariwisata sumenep sangat penting karena sesuai dengan konsep pembentukan identitas branding wisata yang meliputi aspek Physique, Aspek personality, Aspek culture, Aspek relationship, Aspek reflection dan Self Image

    Instagram sebagai Media Periklanan Pentingnya Hidup Bersih dan Sehat di Wilayah Pesisir Desa Tlontoraja Kecamatan Pasean

    Get PDF
    The importance of clean and healthy living behavior in the coastal area of Tlontoraja Village must continue to be increased, despite the increasing number of various health problems that occur. Socialization and education can use various types of social media, one of which is Instagram social media, which is now starting to be loved by all levels of society regardless of age. The research method used is qualitative research. Qualitative research is research that uses methods, steps and procedures involving several data and information obtained through several informants as subjects to obtain information and answers to phenomena that are occurring and being researched. The results of this research relate to the role of social media Instagram as an advertising medium for the importance of clean and healthy living in the Tlontoraja Coastal area, Pasean District, there are changes in people's behavioral patterns and thought patterns regarding the importance of clean and healthy living in the environment. A good environment is an environment that makes its residents calm, healthy and prosperous. To achieve this, it requires the involvement of all interested parties, one of which is the local community. Clean and healthy living behavior has made the people of the Tlontoraja Coastal District of Pasean independently play an active role in preventing disease outbreaks and improving health and keeping the environment clean from various pollution that occurs. This can minimize the emergence of various diseases that will cause health problems

    Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Rangka Digitalisasi Sekolah di SMK Negeri 3 Pamekasan

    Get PDF
    AbstrakPendidikan merupakan landasan utama bagi kemajuan suatu bangsa, dan era digital menuntutadanya adaptasi yang cepat di kalangan guru dan tenaga pendidik. Dalam rangka digitalisasisekolah, berbagai upaya pengembangan ingin dilakukan pihak sekolah di berbagai linitermasuk sumber daya manusianya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkankompetensi guru di SMK Negeri 3 Pamekasan dalam menghadapi perubahan yang serbadigital. Pendekatan pengabdian masyarakat ini diimplementasikan melalui serangkaianpelatihan dan pendampingan bagi para guru dalam membuat aplikasi absensi digital berbasisandroid. Sebagian murid yang memiliki potensi paling menonol di kelas Teknik KomputerJaringan juga dilibatkan menjadi peserta pelatihan. Output dari pelatihan ini ada dua, yangpertama para guru dan siswa yang mengikuti pelatihan mengetahui cara membuat aplikasiabsensi berbasis android. Kedua, Sekolah memiliki aplikasi absensi berbasis android yang siapdigunakan sebagai transformasi dari manual ke digital.Kata Kunci: Digitalisasi sekolah, Aplikasi Absensi Android, Peningkatan Kompetensi Gur
    corecore