1,727,961 research outputs found
Lilik Nurkhamid's Creative Process in Creating Painting Works in Tuban East Java
Creativity is a potential possessed by every human being in the world. Creating works of art cannot be separated from things related to creativity. Lilik Nurkhamid is an artist from Tuban who continues to create works of art. He also continues to be active in organizing art exhibitions to this day. The purpose of this research is to find out what is the source of Lilik Nurkhamid's inspiration, what is Lilik Nurkhamid's creative process in creating paintings and what are the visual forms of Lilik Nurkhamid's paintings with case studies of the paintings of Sahita Andaru, Dewa Ruci, and Aksmala Bambangtetuka. To get the answer, data collection was carried out using the method of observation and interviews with several sources, namely Lilik Nurkhamid as the main data source. After conducting research, it is known that her experiences are the main source of inspiration for Lilik Nurkhamid in creating works of art. The stages of the creative process that Lilik Nurkhamid went through in creating a painting include the idea stage, the idea processing stage, the preparation stage, the formation stage and the last stage of finishing. The visuals of her paintings represent the various life experiences that Lilik Nurkhamid has had.
Desain dan Pengadaan Meja Multiguna untuk Kuliner Makanan Bu Lilik Secara Ergonomis
Perancangan dan pengembangan produk diperlukan untuk memperbaiki produk yang telah ada. Desain meja makan untuk pelangan yang berbelanja di kuliner makanan Bu Lilik, mereka akan memperhatikan kenyamanan pelanggan. Hal tersebut dapat terjadi Ketika pihak penjual yang menjual makanan kurang memperhatikan tingkat kenyamanan pemakainya, selain itu desain meja makan kuliner Bu Lilik yang ada saat ini masih kurang nyaman saat digunakan. Desain meja makan kuliner Bu Lilik yang telah berkembang saat ini masih kurang ergonomis bagi pelanggan karena meja makan kuliner Bu Lilik kurang memperhatikan kenyamanan pelanggan. Hal tersebut dapat terjadi kelelahan pelanggan tersebut, dikarenakan desain meja yang kurang ergonomis dan nyaman kepada mereka. Dalam pendekatan metode perancangan mulai dari pemilihan bahan meja, menentukan desain secara ergonomis berdasar antropometri dengan data 10 pelanggan di kuliner makanan Bu Lilik. Meja sebelumnya ini merupakan produk yang bisa digunakan pada pelanggan makan kuliner Bu Lilik untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan mereka pada saat kegiatan jual beli. Hal ini dilakukan agar dapat memberi kenyamanan saat ada pelanggan
Tari Berthema"Awil"
Tari Berthema"Awil"
Karya: Lilik Kuntarmi, Ujian penyajian tari, Pendapa ISI Surakart
Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga tentang Pelaksanaan Penelitian Pendanaan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Universitas Airlangga Tahun 2019 " Nanopytomedicine Isolat Buah Juwet (Syzygium Cumini) sebagai Antimalaria pada Hewan Model Malaria "
Kumpulan Surat SK Lilik Maslachah yang dipergunakan untuk Keperluan Kenaikan Pangkat dan lain-lai
Sebagai Reviewer Journal: Malaysian Journal of Medicine & Health Sciences " The Effectiveness of Graptophyllum pictum (L.) Grill Leaves Extract Toward Porphyromonas gingivalis Adhesion to Neutrophils "
Kumpulan Bukti Reviewer Lilik Maslachah yang dipergunakan untuk Keperluan Kenaikan Pangkat dan lain-lai
Surat Keputusan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat tentang Pengangkatan Penyanggah Ujian Doktor Terbuka Program Doktor Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Atas Nama Yuni Priyandani, S.Si., Apt., Sp. FRS.
Kumpulan Surat SK Lilik Maslachah yang dipergunakan untuk Keperluan Kenaikan Pangkat dan lain-lai
Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga tentang Pelaksanaan Hibah Penelitian Baru dan Lanjutan Dana Dipa Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun 2016 " Resistensi Artemisinin pada Malaria Rodent sebagai Model Resistensi In Vivo pada Manusia melalui Pendekatan Fenotipik dan Proteomik "
Kumpulan Surat SK Lilik Maslachah yang dipergunakan untuk Keperluan Kenaikan Pangkat dan lain-lai
Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga tentang Penetapan Penerima Hibah Kegiatan Penelitian Desentralisasi – Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT) Baru dan Lanjutan Universitas Airlangga Tahun Anggaran 2014 "Pendekatan Fenotipik dan Proteomik sebagai Marker Deteksi Resistensi Plasmodium falciparum galur Papua 2300 pada Obat Antimalaria Artemisinin In Vitro"
Kumpulan Surat SK Lilik Maslachah yang dipergunakan untuk Keperluan Kenaikan Pangkat dan lain-lai
Batas Kewenangan Antara Dinas Perhubungan Dan Aparat Kepolisian Dalam Menilang Kendaraan Di Wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta/oleh Lilik Tedy Wijaya
abstrak (A) Lilik Tedy Wijaya (NIM: 205030024) (B) Judul Skripsi: Batas Kewenangan Antara Dinas Perhubungan Dan Aparat Kepolisian Dalam Menilang Kendaraan Di Wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (C) Halaman viii + 78 + 2008 (D) Kata Kunci : Kewenangan Dinas Perhubungan Dalam Menilang Kendaraan Pribadi (E) Isi: Masalah kewenangan dalam menilang kendaraan pribadi (plat hitam) yang melewati jalur busway sempat menjadi perdebatan yang serius antara Kepolisian dan Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Provinsi DKI Jakarta. Peristiwa tersebut dapat dilihat ketika Jhoni Aruan, Kepala Suku Dinas Perhubungan (Subdinhub) dan Laudin Situmorang, Komandan Regu (Danru) seksi Penertiban Lalulintas Angkutan (PLLA) yang menilang tujuh kendaraan pribadi yang masuk jalur khusus busway di jalan Letjen Soeprapto, Jakarta Pusat. Adanya peraturan lalu lintas yang multitafsir membuat aparat kepolisian dan aparat Dishub saling mengaku berhak melakukan penindakan kendaraan di jalanan, termasuk di jalur khusus busway. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah Dinas Perhubungan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berwenang menilang kendaraan pribadi (pelat hitam) di Daerah Khusus Ibukota Jakarta? Dalam penulisan ini, metode yang digunakan metode penelitian hukum normatif dan empiris. Khusus di jalan busway dan mobil berplat hitam, Dishub tidak mempunyai kewenangan untuk menilang, hal ini berdasarkan hasil rapat musyawarah pimpinan daerah DKI Jakarta. Dishub hanya berwenang menghentikan kendaraan (pelanggar yang naik jalur busway) dan segera melimpahkan kasus tersebut ke polisi untuk segera ditilang melalui operasi gabungan/razia. Dishub hanya berwenang melakukan pemeriksaan/penilangan untuk mobil angkutan yang meliputi pertama persyaratan teknis kendaraan bermotor; kedua melakukan pemeriksaan persyaratan ambang batas laik jalan; ketiga, pemeriksaan kelengkapan kendaraan yang meliputi surat-surat kendaraan; keempat, jenis-jenis pelanggaran di bidang perizinan angkutan jalan. Dishub dalam menjalankan tugasnya di lapangan harus menjalankan dan tugasnya dengan sebaik-baiknya berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan. Dishub dan aparat kepolisian sebaiknya lebih meningkatkan dan menciptakan relasi yang lebih baik dalam mengatur lalu lintas di jalan, mempunyai kesadaran mengenai kewenangan masing-masing dan disiplin peraturan dalam mengatur lalu lintas di jalur khusus busway agar tercipta kondisi yang kondusif guna terciptanya pelayanan, keamanan, ketertiban, kelancaran pemakai jalan. (F) Daftar acuan : 38 (1976-2007) (G) Dosen Pembimbing : Dr. Dwi Andayani, B.S., S.H., M.H.) (H) Penulis : Lilik Tedy Wijay
- …
