1,724,590 research outputs found
Nasionalisme novel Amba karya Laksmi Pamuntjak
Abstrak: Pada zaman ini generasi muda adalah tonggak utama suatu negara. Ketika generasi muda mulai tidak peduli terhadap cinta tanah air peranan pendidikan diperlukan untuk menanamkan kembali rasa cinta tanah air salah satunya melalui karya sastra. Nasionalisme merupakan kemauan untuk rela bersatu atas dasar keinginan hati dan dialektika sejarah dan kesamaan visi serta kepentingan masa depan dimana semangat kemanusiaan menjadi landasan dalam diri, yang secara lebih spesifik dalam makna kepribadian Indonesia hal itu terkait dengan nilai-nilai persamaan, keadilan, dan demokrasi yang disertai dengan nilai ketuhanan serta persatuan. Fokus penelitian dalam penelitian ini yaitu: pembahasan nasionalisme pada novel Amba karya Laksmi Pamuntjak, yang dijabarkan menjadi: (1) nilai kebebasan dalam novel Amba karya Laksmi Pamuntjak, (2) nilai kepribadian dalam novel Amba karya Laksmi Pumuntjak, dan (3) nilai prestasi dalam novel Amba karya Laksmi Pamuntjak. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskripsikan pembahasan nasionalisme pada novel Amba karya Laksmi Pamuntjak yang dijabarkan menjadi: (1) Mendeskripsikan nilai kebebasan dalam novel Amba karya Laksmi Pamuntjak, (2) Mendeskripsikan nilai kepribadian dan persatuan dalam novel Amba karya Laksmi Pamuntjak, dan (3) Mendeskripsikan nilai prestasi dalam novel Amba karya Laksmi Pamuntjak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan semiotik.Hasil penelitian ini representasi nilai: (1) kebebasan memilih hak, (2) kebebasan berpendapat, dan (3) kebebasan bertindak terdapat; (1) bangga memiliki suku, bangsa dan bagasa indonesia, (2) bangga terhadap identitas negara, dan (3) memiliki kebudayaan sesuai sejarah; (1) memiliki cita-cita mensejahterakan negara, (2) memiliki keinginan menjadi bangsa yang besar, dan (3) memiliki keinginan mengabdi kepada negara. Kata Kunci: karya sastra, nasionalisme, kebebasan, kepribadian, prestasi
PATUNG FIGUR GABUNGAN KARYA LAKSMI SHITARESMI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) bentuk patung figur
gabungan karya Laksmi Shitaresmi; 2) tema yang diangkat dalam patung figur
gabungan karya Laksmi Shitaresmi; dan 3) teknik yang digunakan dalam
pembuatan patung figur gabungan karya Laksmi Shitaresmi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan
teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis
data yang digunakan adalah teknik analisis data mengalir, meliputi pengumpulan
data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.
Validitas data menggunakan teknik triangulasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) Bentuk patung Laksmi secara
umum dapat dikatakan sebagai patung figuratif dengan ciri khas berupa
penggabungan figur, penggunaan simbol-simbol seperti patung pada zaman
klasik, dan bentuk yang menampakkan sisi feminin berupa simbol payudara serta
ornamen sulur-sulur tumbuhan; 2) Tema yang diangkat Laksmi adalah tema yang
menceritakan kehidupan sehari-hari, seperti pengalaman hidup yang Ia punya dari
dulu hingga sekarang, endapan-endapan kisah masa lalu, permasalahan
kehidupannya dengan lingkungan sekitar, kisah kesehariannya sebagai seorang
ibu, istri dan seorang seniman; 3) Teknik yang digunakan Laskmi dalam berkarya
patung yaitu teknik modelling dan teknik casting. Bahan yang digunakan dalam
pembuatan patung yaitu fiberglass, aluminium dan perunggu. Laksmi sangat
maksimal dalam membuat karya patung, Ia berani menggunakan bahan dan alat
yang berkualitas, seperti penggunaan emas dan perak asli pada simbol patung,
penggunaan cat mobil dengan kualitas baik dan alat-alat khusus yang dapat
memaksimalkan hasil karyanya
Penerapan sanksi pidana pada pelaku pembunuhan yang mengalami gangguan kejiwaan / oleh Fitria Tri Laksmi
abstrak (A) Nama : Fitriah Tri Laksmi; (205020205) (B) Judul Skripsi : TIDAK DIBERLAKUKAN PENERAPAN SANKSI PIDANA PADA PELAKU TINDAK PIDANA YANG MENGALAMI GANGGUAN KEJIWAAN (C) Halaman : vi + 81 + lampiran + 2008 (D) Kata Kunci : Penerapan Sanksi Terhadap pelaku yang mengalami Gangguan Kejiwaan. (E) Isi : Perbuatan yang dikategorikan sebagai tindak pidana oleh pelaku yang mengalami gangguan kejiwaan dalam hukum pidana Indonesia di tentukan dalam Pasal 44 KUHP, yang menentukan bahwa pelaku tindak pidana tidak dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya. Dalam kasus ini terdakwa (yang mengalami gangguan jiwa) dikenakan sanksi pidana 15 tahun penjara yang seharusnya pelaku tidak dikenakan sanksi pidana. Penulis meneliti kasus tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum Normatif dan Empiris. Hakim seharusnya tidak menjatuhkan sanksi pidana karena adanya dasar-dasar peniadaan pidana, dan hakim seharusnya tidak mengenyampingkan Pasal 44 KUHP. Penulis menyarankan agar sebaiknya terdakwa tidak dijatuhi hukuman pidana karena telah memenuhi unsur Pasal 44 ayat (1) dan (2) KUHP, dan hakim harus menerapkan adanya dasar peniadaan bagi terdakwa yang mengalami gangguan kejiwaan karena terdakwa selayaknya tidak di penjara. (F) Acuan : 23 (1959-2002) (G) Pembimbing : Dr. Etty Utju Ruhayati , S.H. , M.H. (H) Penulis : Fitriah Tri Laksm
PATUNG FIGUR GABUNGAN KARYA LAKSMI SHITARESMI
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, tema dan teknik dalam patung figur gabungan karya Laksmi Shitaresmi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman, yaitu meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) Bentuk patung Laksmi dapat dikategorikan sebagai patung figuratif. Patung figuratif karya Laksmi memiliki beberapa ciri khas yaitu menggunakan penggabungan figur, menggunakan banyak simbol seperti pada patung klasik, dan terdapat sisi feminin pada bentuk patung yang ditunjukkan dengan adanya simbol payudara dan ornamen sulur-sulur; 2) Tema yang diangkat Laksmi adalah tema yang menceritakan kehidupan sehari-hari, seperti pengalaman hidup yang Ia punya dari dulu hingga sekarang, endapan-endapan kisah masa lalu, permasalahan kehidupannya dengan lingkungan sekitar, kisah kesehariannya sebagai seorang ibu, istri dan seorang seniman; 3) Teknik yang digunakan Laskmi dalam berkarya patung yaitu teknik modelling dan teknik casting. Bahan yang digunakan dalam pembuatan patung yaitu fiberglass, aluminium dan perunggu. Laksmi sangat maksimal dalam membuat karya patung, Ia berani menggunakan bahan dan alat yang berkualitas, seperti penggunaan emas dan perak asli pada simbol patung, penggunaan cat mobil dengan kualitas baik dan alat-alat khusus yang dapat memaksimalkan hasil karyanya
Laksmi : medicina alternativa a domicilio
Laksmi se establecerá en Cali - Colombia con el propósito inicial de ofrecer al mercado caleño servicios de medicina alternativa a docmicilio, en donde personas muy ocupadas interesadas en adquirir estos servicios, tendrán la oportunidad de conseguirlos en la comodidad de sus casas
Laksmi : medicina alternativa a domicilio
Laksmi se establecerá en Cali - Colombia con el propósito inicial de ofrecer al mercado caleño servicios de medicina alternativa a docmicilio, en donde personas muy ocupadas interesadas en adquirir estos servicios, tendrán la oportunidad de conseguirlos en la comodidad de sus casas
Perlawanan Tokoh laksmi Di Tengah Hegemoni Tradisi Chhaupadi dalam Film Pad Man (Analisis Tzvetan Todorov)
Film “Pad Man” ini menjawab sebuah permasalahan yang ada
dimasyarakatnya terkait tradisi chhaupadi yang menyesatkan mengenai praktik
menstruasi yang tidak baik . Film ini memperlihatkan bagaimana seorang lelaki
menjadi pahlawan dalam mendobrak tradisi Chhaupadi yang menjadi ranah atau
domain perempuan, dengan menciptakan sebuah inovasi mesin pembalut berbiaya
rendah.
Tinjauan teoritis yang peneliti gunakan adalah Analisis Naratif Tzvetan
Todorov, yaitu sebuah analisis yang dilihat melalui 3 struktur alur dalam sebuah
narasi. Alur tersebut adalah Alur Awal , Alur Tengah , dan Alur Akhir. Jenis
penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif menurut Bodgan dan Taylor dan
Paradigma Kritis menurut Bodgan dan Biklen. Data yang ada, peneliti dapatkan
dari berupa menonton film Padman, kemudian dokumentasi berupa bukubuku,
jurnal, dan juga internet. Dengan menggunakan Analisis tzvetan Todorov
ditemukan tiga Alur yaitu alur tengah, awal dan akhir. Bentuk perlawanan tokoh
Laksmi ditengah hegemoni Chhaupadi diantaranya: Laksmi Membuat Pembalut
Sederhana Untuk Istrinya, Percobaan Kedua Laksmi Membuat Pembalut
Sederhana Untuk Istrinya, Laksmi Meluruskan Pandangan Keluarganya akan
Praktik dan Tradisi Yang Salah Mengenai Menstruasi, Eksperimen Laksmi
Membuat dirinya Harus diusir dari Desanya, Pertemuan laksmi dengan Pari sebuah
Langkah Awal Kesuksesannya, dan Laksmi Menciptakan Mesin Pembalut dan
Memenangkan Kompetisi Inovasi Terbesar Didelhi
An Analysis of Figurative Language in Poems by Laksmi Pamuntjak
Figurative language is used to beautify literary work, especially poems. It can make the poems more exciting and unique. But some readers cannot identify the figurative language used in poetry. The poem's readers will read, analyze, and interpret poetry without considering the use of figurative language. The research objectives were to explain the kinds of figurative language used in selected poems by Laksmi Pamuntjak and the use of figurative language in Laksmi Pamuntjak's poems. This is qualitative research with content analysis. This approach offered to analyze data by choosing some poems by Laksmi Pamuntjak, reading the poems, identifying the figurative language used in the poems, then analyzing the figurative language used in the poems. In analyzing figurative language in Laksmi Pamuntjak's poems, the researcher grouped them based on the figurative language used in each poem. In analyzing data, the researcher analyzed every figurative language found in the poems and the last drawing conclusion based on the result of the data analysis. This research revealed figurative language in every selected poem by Laksmi Pamuntjak. The figurative languages used in the poems vary. Each poem had characteristics, so the use of figurative language was also diverse. This research will give readers advantages, especially the lectures and the college students. There is hope that more research will analyze figurative language in poetry and other literary works
TA : Perancangan Brand Identity Home Spa Laksmi Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Awareness
Home Spa Laksmi merupakan salah satu platform baru dari "Laksmi Kebaya Muslimah & Islamic Wedding Service" yang secara layanannya masih banyak yang perlu untuk diexplore dan dikembangkan lagi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang brand identity Home Spa Laksmi agar masyarakat luas terutama masyarakat di Surabaya semakin mengenal akan adanya layanan-layanan dari Laksmi terutama Home Spa Laksmi.
Dalam proses perancangan ini diperlukannya untuk menemukan sebuah jati diri perusahaan. Jati diri perusahaan ini akan memiliki relasi dengan citra perusahaan, sehingga jati diri perusahaan merupakan hal yang penting untuk diketahui sejak awal. Selain itu, agar Home Spa Laksmi ini memiliki value dan membuat diferensiansi dalam segala elemennya, maka dari itu butuh yang dinamakan proses branding atau perancangan brand identity yang sesuai.
Beberapa metodologi penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif antara lain meliputi observasi, wawancara, studi kompetitor, teknik analisa data, reduksi data, penarikan kesimpulan.Untuk menunjang proses perancangan brand identity Home Spa Laksmi.
Dari hasil analisis data tersebut maka konsep yang diperoleh adalah Lifestyle yang memiliki arti gaya hidup, yang bersifat sesuai dengan nilai-nilai Islami. Dengan demikian, brand identity Home Spa Laksmi yang dirancang oleh peneliti dapat menjadi salah satu bukti apresiasi terhadap nilai-nilai Islami yang kuat
- …
