1,722,345 research outputs found

    Pendidikan Kejuruan di Era Revolusi Industri 4.0 : Perspektif Teori

    Full text link
    Pendidikan kejuruan merupakan strategi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Pendidikan kejuruan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, pengetahuan, kemampuan dan keterampilan individu, terlebih lagi perkembangan revolusi industri yang pesat yang mencakup banyak sektor membuka kesempatan yang lebih luas bagi individu maupun masyarkat untuk berperan didalamnya. Artikel ini bertujuan untuk membahas perspektif teori Pendidikan kejuruan pada perkembangan zaman di era revousi industry 4.0. Artikel ini menggunakan metode literatur review dengan 20 literatur, yang terdiri dari ebook, jurnal nasional dan internasional. Hasil dari penelitian ini menunjukkan revolusi industri 4.0 atau biasa kita sebut saat ini revolusi digital mempunyai dampak di banyak sektor kehidupan. Peran Pendidikan kejuruan dalam hal ini sangatlah penting untuk membekali individu ataupun masyarakat dalam menghadapi era digital. Sehingga setiap individu perlu membekali dirinya di era revolusi ini. Dari hal tersebut, dapat disimpulkan betapa pentingnya Pendidikan kejuruan  untuk menghadapi era digital sehingga dapat meningkatkan kompetensi, pengetahuan, kemampuan dan keterampilan individu

    (DAFTAR PUSTAKA BLM ADA) an analysis of skill-related material in “bahasa inggris kelas xi” textbook

    No full text
    Lestari, Sri. 2019. An Analysis of Skill-Related Material in “Bahasa Inggris Kelas XI” Textbook. Thesis, English Education Department, Tarbiyah and Teacher Training Faculty, State Institute for Islamic Studies of Ponorogo. Advisor Ahmad Nadhif, M.Pd. Keywords: Content Analysis, English Textbook Grade XI, Integrated Language Skills. Theaim of this research is to identify the skill-related material within “Bahasa Inggris Kelas XI” textbook meet the criteria suggested by Alan Cunningsworth. This research applied descriptive qualitative content analysis. The textbook consists of 8 chapters. The writer analyzed all chapters of the textbook focus on the skill-related material. The writer used a documentary analysis technique to collect the data and take all chapters in the textbook. The skill-related material analysis was conducted adapting criteria by Alan Cunningsworth. The analysis result shows that most skill-related material of “Bahasa Inggris Kelas XI” Textbook meets thecriteria suggested by Alan Cunningsworth. The “Bahasa Inggris Kelas XI” textbook fulfills 5 out of 6 criteria. Thecriteria fulfillments as follows: 1.Allfour skills adequately are covered, bearing in mind the course aims and syllabus requirements 2. There is material for integrated skills work 3. Reading passages and associated activities are suitable for thestudents’ level, and interests. There is sufficient reading material 4. Material for spoken English (dialogues, role plays, etc.) is well designed to equip learners for real life interactions 5. Writing activities are suitable in terms of amount of guidance/control, degree of accuracy, organization of longer pieces of writing (e.g., paragraphing). Meanwhile the only criterion that is not fulfilled is related to listening skill:listening material is not well recorded as authentic as possible, accompanied by background information, questions and activities which help comprehension

    (SCAN PERSETUJUAN PUBLIKASI BLM ADA) an analysia of skill-related material in bahasa inggris kelas xi" textbook

    No full text
    Lestari, Sri. 2019. An Analysis of Skill-Related Material in “Bahasa Inggris Kelas XI” Textbook. Thesis, English Education Department, Tarbiyah and Teacher Training Faculty, State Institute for Islamic Studies of Ponorogo. Advisor Ahmad Nadhif, M.Pd. Keywords: Content Analysis, English Textbook Grade XI, Integrated Language Skills. The aim of this research is to identify the skill-related material within “Bahasa Inggris Kelas XI” textbook meet the criteria suggested by Alan Cunningsworth. This research applied descriptive qualitative content analysis. The textbook consists of 8 chapters. The writer analyzed all chapters of the textbook focus on the skill-related material. The writer used a documentary analysis technique to collect the data and take all chapters in the textbook. The skill-related material analysis was conducted adapting criteria by Alan Cunningsworth. The analysis result shows that most skill-related material of “Bahasa Inggris Kelas XI” Textbook meets the criteria suggested by Alan Cunningsworth. The “Bahasa Inggris Kelas XI” textbook fulfills 5 out of 6 criteria. The criteria fulfillments as follows: 1.All four skills adequately are covered, bearing in mind the course aims and syllabus requirements 2. There is material for integrated skills work 3. Reading passages and associated activities are suitable for the students’ level, and interests. There is sufficient reading material 4. Material for spoken English (dialogues, role plays, etc.) is well designed to equip learners for real life interactions 5. Writing activities are suitable in terms of amount of guidance/control, degree of accuracy, organization of longer pieces of writing (e.g., paragraphing). Meanwhile the only criterion that is not fulfilled is related to listening skill: listening material is not well recorded as authentic as possible, accompanied by background information, questions and activities which help comprehension

    ..(GUNAKAN SCAN WARNA PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)..PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB WASHOYA AL-ABAA’ LIL ABNAA’ KARYA SYEIKH MUHAMMAD SYAKIR DAN RELEVANSINYA DENGAN MATERI PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS X MADRASAH ALIYAH PADA KURIKULUM K-13

    No full text
    ABSTRAK Lestari, Sri. 2021. Pendidikan Akhlak dalam Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir dan Relevansinya dengan Materi Pelajaran Akidah Akhlak Kelas X Madrasah Aliyah pada Kurikulum K-13. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Fery Diantoro, M.Pd.I. Kata Kunci: Pendidikan Akhlak, Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’, Materi Akidah Akhlak Seiring berkembangnya globalisasi yang ditandai dengan semakin pesatnya perubahan diberbagai bidang kehidupan, perubahan tersebut membawa dampak negatif dan positif terutama dalam pendidikan akhlak, banyaknya penyimpangan akhlak yang dilakukan oleh pelajar. Dalam menanganihal ini pendidik bisa menggunakan materi pelajaran yang ada untuk membantu pembentukan akhlak anak, seperti materi pelajaran akidah akhlak. Selain itu juga bisa dilakukan dengan mengkaji kitab-kitab kuno terdahulu salah satunya kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir. Kitab yang berisi pendidikan akhlak yang harus dimiliki anak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan akhlak dalam kitab Washoya, metode pendidikan akhlak dalam kitab Wahoya dan relevansi pendidikan akhlak dalam kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir dengan materi pelajaran Akidah Akhlak Kelas X Madrasah Aliyah pada kurikulum k-13. Peneliti menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis yaitu dengan penelitian library research. Penelitian ini dilaksanakan dengan bertumpu pada data-data kepustakaan, yaitu dengan mengkaji Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir, buku akidah akhlak kelas X MA serta data-data sekunder lainnya yang sesuai dengan penelitian ini. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa: (1) Pendidikan Akhlak yang terkandung dalam Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’, terbagi berdasarkan: (a) devinisi akhlak menurut Muhammad Syakir, (b) sumber akhlak yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, (c) tujuan pendidikan akhlak yakni memperoleh ridho Allah, berkepribadian muslim, terhindar dari sifat tercela, (d) pembagian akhlak yang dilihat dari dua sudut pandang yakni sifat dan objek. (2) Metode pendidikan akhlak dalam kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’, terdiri dari: metode nasihat, metode ceramah, metode pemberian hadiah dan hukuman, metode diskusi, metode kisah dan metode perumpamaan, (3) Pendidikan akhlak dalam kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ relevan dengan materi pelajaran Akidah Akhlak kelas X Madrasah Aliyah. Materi yang relevan adalah sifat ‘iffah, syukur, sabar, hasad, takabur, adab terhadap orang tua dan adab terhadap guru

    Pembelajaran Salat Dengan Menggunakan Kitab Pasolatan Komplit Karangan Muhammad Abda'i Rutomi Di Pondok Pesantren KH. Syamsuddin Durisawo Ponorogo Tahun 2022

    No full text
    Lestari, Sri. 2022. Pembelajaran Salat dengan Menggunakan Kitab Pasolatan Karangan Muhammad Abda’I Rutomi di Pondok Pesantren KH. Syamsuddin Durisawo Ponorogo Tahun 2022. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Dr. M. Miftahul Ulum, M. Ag. Kata Kunci: Pelaksanaan Pembelajaran salat, Kitab Pasolatan, Pondok Pesantren. Pembelajaran salat dengan menggunakan kitab pasoltan merupakan proses kegiatan belajar mengajar yang bertujuan untuk membekali peserta didik terkait materi sholat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penyampaian materi tersebut pemilihan metode pembelajaran yang tepat oleh seorang guru dapat mendorong tercapainya tujuan pembelajaran yang ingin dicapai oleh seorang pendidik. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan pembelajaran salat dengan menggunakan kitab pasolatan di pondok pesantren KH. Syamsuddin Durisawo Ponorogo tahun 2022. 2) Untuk mendeskripsikan problem yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran salat dengan menggunakan kitab pasolatan di pondok pesantren KH. Syamsuddin Durisawo Ponorogo tahun 2022 dan solusinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelittian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model Milles dan Hubberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan pembelajaran salat dengan menggunakan kitab pasolatan di Pondok Pesantren KH. Syamsuddin meskipun tidak ada RPP yang tertulis, kegiatan pembelaaran berjalan sebagaimana pembelajaran pada umumnya yakni melalui tiga tahapan yakni: (a) Tahapan Perencanaan, meliputi rancangan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan setahun kedepan. (b) Tahapan Pelaksanaan, meliputi guru menerapkan metode sorogan dan metode ceramah serta memanfaatkan media pembelajaran berupa papan tulis sebagai pendukung dalam penyampaian materi yang diajarkan. (c) Tahapan Evaluasi, meliputi evaluasi pembelajaran melalui tes tulis dan tes lisan setiap akhir semester serta ulangan harian dari guru mapel. (2) Problem yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran salat dengan menggunakan kitab pasolatan di Pondok Pesantren KH. Syamsuddin ada dua. (a) banyak diantara santri yang masih kesulitan memahami bahasa kitab pasolatan yang menggunakan bahasa Jawa pegon, solusinya guru mendampingi serta mengajak seluruh santri menerjamahkan secara bersama-sama materi yang sudah dibaca kedalam bahasa Indonesia, bila ada yang masih belum paham bisa ditanyakan. (b) terkait kurangnya waktu penyampaian penjelasan materi oleh guru, solusinya jika pada hari itu bab yang akan dibacakan banyak maka dibacakan setengah saja atau lebih sedikit lagi, dengan begitu setelah semua selesai sorogan masih tersisa waktu yang lumayan banyak sehingga guru dapat menyampaikan penjelasan terkait materi yang dibaca. Atau bisa juga membagi kedalam dua pertemuan, pertemuan pertamauntuk sorogan dan pertemuaan kedua fokus untuk menjelaskan materi yang dibacakan pada pertemuan yang lalu. Begitu dan seterusnya

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Analisis perbandingan metode economic Value added (EVA) dan Financial Value Added (FVA) Sebagai Alat Pengukur Kinerja Keuangan Pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode Economic Value Added (EVA) dan Financial Value Added (FVA) sebagai pengukuran kinerja keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan untuk periode tahun 2013 hingga 2017. Economic Value Added (EVA) dan Financial Value Added (FVA) adalah konsep penilaian kinerja manajemen berdasarkan ukuran nilai tambah yang dibuat oleh perusahaan selama periode yang ditentukan. EVA mengukur laba ekonomi perusahaan dengan memperhitungkan biaya modal, sedangkan pengukuran laba FVA memperhitungkan kontribusi aset tetap dalam menghasilkan laba bersih perusahaan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan EVA tidak menciptakan nilai tambah ekonomi dan memiliki kinerja keuangan yang tidak baik dari tahun 2013 hingga 2017. Sementara menggunakan FVA, perusahaan mampu menciptakan nilai keuangan positif dari kinerja keuangan yang baik dari tahun 2013 hingga 2017. Hasil juga menunjukkan bahwa ada perbedaan yang terjadi antara EVA dan FVA untuk periode 2013 hingga 2017

    PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB WASHOYA AL-ABAA’ LIL ABNAA’ KARYA SYEIKH MUHAMMAD SYAKIR DAN RELEVANSINYA DENGAN MATERI PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS X MADRASAH ALIYAH PADA KURIKULUM K-13

    No full text
    ABSTRAK Lestari, Sri. 2021. Pendidikan Akhlak dalam Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir dan Relevansinya dengan Materi Pelajaran Akidah Akhlak Kelas X Madrasah Aliyah pada Kurikulum K-13. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Fery Diantoro, M.Pd.I. Kata Kunci: Pendidikan Akhlak, Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’, Materi Akidah Akhlak Seiring berkembangnya globalisasi yang ditandai dengan semakin pesatnya perubahan diberbagai bidang kehidupan, perubahan tersebut membawa dampak negatif dan positif terutama dalam pendidikan akhlak, banyaknya penyimpangan akhlak yang dilakukan oleh pelajar. Dalam menanganihal ini pendidik bisa menggunakan materi pelajaran yang ada untuk membantu pembentukan akhlak anak, seperti materi pelajaran akidah akhlak. Selain itu juga bisa dilakukan dengan mengkaji kitab-kitab kuno terdahulu salah satunya kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir. Kitab yang berisi pendidikan akhlak yang harus dimiliki anak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan akhlak dalam kitab Washoya, metode pendidikan akhlak dalam kitab Wahoya dan relevansi pendidikan akhlak dalam kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir dengan materi pelajaran Akidah Akhlak Kelas X Madrasah Aliyah pada kurikulum k-13. Peneliti menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis yaitu dengan penelitian library research. Penelitian ini dilaksanakan dengan bertumpu pada data-data kepustakaan, yaitu dengan mengkaji Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir, buku akidah akhlak kelas X MA serta data-data sekunder lainnya yang sesuai dengan penelitian ini. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa: (1) Pendidikan Akhlak yang terkandung dalam Kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’, terbagi berdasarkan: (a) devinisi akhlak menurut Muhammad Syakir, (b) sumber akhlak yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, (c) tujuan pendidikan akhlak yakni memperoleh ridho Allah, berkepribadian muslim, terhindar dari sifat tercela, (d) pembagian akhlak yang dilihat dari dua sudut pandang yakni sifat dan objek. (2) Metode pendidikan akhlak dalam kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’, terdiri dari: metode nasihat, metode ceramah, metode pemberian hadiah dan hukuman, metode diskusi, metode kisah dan metode perumpamaan, (3) Pendidikan akhlak dalam kitab Washoya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ relevan dengan materi pelajaran Akidah Akhlak kelas X Madrasah Aliyah. Materi yang relevan adalah sifat ‘iffah, syukur, sabar, hasad, takabur, adab terhadap orang tua dan adab terhadap guru

    HUNIAN STREPTOCOCCUS sp PADA AKAR GIGI DENGAN DIAGNOSA NEKROSIS PULPA SEBAGIAN

    No full text
    Penyakit pulpa dan jaringan sekitar akar gigi secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan Mikroorganism
    corecore