6,090 research outputs found

    Retorika dakwah dalam film "Layla Majnun" karya Monty Tiwa

    Get PDF
    Ludia Nur Annisa 1701026062. Retorika Dakwah dalam Film Layla Majnun Karya Monty Tiwa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya seniman yang menggunakan retorika dalam pembuatan filmnya belakangan ini dan kebanyakan mereka berhasil memengaruhi pendirian para penonton atau mendorong penonton untuk melakukan hal-hal yang dilakukan pemeran film, sebab pesan-pesan yang terkandung dalam film langsung tersampaikan lewat adegan yang digambarkan serta dialog antar tokohnya dengan adanya ilmu retorika. Masyarakat Indonesia cenderung menikmati dakwah yang diselingi dengan hiburan. Pemanfaatan retorika dakwah dalam film tentu dapat dijadikan sebagai salah satu aktivitas yang menarik yang didalamnya dikandung pesan yang ingin disampaikan penulis naskah. Film Layla Majnun merupakan sebuah karya film layar lebar yang mengandung banyak pesan yang ingin disampaikan pada penonton dan memanfaatkan ilmu retorika dalam dialog antar tokohnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk retorika dakwah dalam film “Layla Majnun“ karya Monty Tiwa serta mengetahui penerapan elemen-elemen retorika dakwah dalam film tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dari video, artikel, gambar-gambar pendukung, dan buku yang berkaitan erat dengan penelitian, serta memilih isi percakapan dalam film “Layla Majnun” yang berhubungan dengan fokus kajian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan analisis isi (content analysis) sebagai teknik analisis data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dalam filmnya ditemukan elemen retorika Logos (penalaran logis), Pathos yang berarti penggugah emosi manusia, dan Ethos (karakter/kebaikan manusia). Selain itu, ditemukan pula elemen retorika lainnya yaitu bahasa sebagai alat komunikasi paling penting, dimana bahasa dalam film Layla Majnun dikembangkan sehingga membentuk kalimat terstruktur dan mengandung makna yang jelas. Data sampel yang diperoleh teridentifikasi sebagai aspek retorika topik tutur berupa tindakan dan aspek topik tutur berupa ungkapan yang menggunakan bahasa sehari-hari dimana saat berkomunikasi pemeran film mengungkapkan sesuatu berupa ungkapan diri, pikiran, pencetusan ide, perasaan, kemauan, cita, dan imajinasi menggunakan kalimat yang efektif. Topik tutur yang terdapat dalam film dipilih bersasarkan dari ungkapan-ungkapan tokohnya sehingga dialog yang keluar dapat mengesankan dan memikat penontonnya dengan tujuan pesan tersirat maupun tersurat dalam film tersebut tersampaikan dan diterima dengan baik oleh penonton

    REPRESENTASI DOMINASI PATRIARKI DALAM FILM LAYLA MAJNUN

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis representasi dominasi patriarki dalam film Layla Majnun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan makna-makna dari setiap simbol yang merepresentasikan dominasi patriarki. Dominasi patriarki sebagai salah satu wujud dari diskriminasi gender menjadi isu terpengaruh dengan paham patriarki jika tidak dengan cerdas menyikapi media yang dapat memberikan pengaruh terhadap paham patriarki tersebut, misalnya sebuah film. Penelitian ini menggunakan teori patriarki Silvia Walby yang mengungkapkan bahwa laki-laki dengan kekuasaan yang ia miliki melakukan dominasi terhadap perempuan dan pihak lain yang dianggap lemah. Laki-laki melakukan dominasi dalam ruang privat (patriarki privat) dan dalam ruang publik (patriarki publik) dengan menggunakan lima struktur dasar patriarki, yaitu kapitalisme, produksi rumah tangga, budaya, kekerasan, dan seksualitas. Dengan menggunakan model analisis semiotik Roland Bathes peneliti melakukan analisa pada film Layla Majnun. Pertama, peneliti memilih kata-kata dan kalimat (verbal) serta tindakan (visual) yang mengandung simbol patriarki. Kedua, peneliti menguraikan setiap kata dan kalimat sebagai penanda dan petanda. Ketiga, peneliti menguraikan petanda dalam denotasi dan konotasi. Terakhir, peneliti melakukan interpretasi pada tanda-tanda tersebut dengan mitos dan nilai yang ada di masyarakat. Hasil dari penelitian ini yaitu film Layla Majnun merepresentasikan dominasi patriarki sebagai wujud dari kekuasaan laki-laki yang berada di kelas pertama sedangkan perempuan di kelas kedua. Laki-laki melakukan patriarki dalam ranah privat dan publik. Dalam ranah privat laki-laki sebagai kepala rumah tangga melakukan patriarki dengan empat struktur dasar patriarki yaitu produksi rumah tangga, budaya, kapitalisme, dan kekerasan. Korban dari patriarki privat adalah seluruh anggota keluarga yang dipimpin oleh kepala rumah tangga yaitu ibu, anak perempuan, dan anak laki-laki. Selanjutnya dalam ranah publik laki-laki sebagai orang terdekat perempuan seperti kekasih melakukan patriarki dengan tiga struktur dasar patriarki. Ketiga struktur tersebut yaitu budaya, kapitalisme, dan kekerasan. Korban dari patriarki publik adalah perempuan yang berada pada kekuasaan laki-laki seperti kekasih

    PENGARUH PERKEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TIMUR PERIODE 2017 - 2020

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul Pengaruh Perkembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 - 2020 ini ditulis oleh Layla Nur Halisa NIM. 12402193043, Program Studi Ekonomi Syariah Jurusan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan dosen pembimbing Dr. Binti Nur Asiyah, M. Si. Penelitian ini dilatarbelakangi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur mengalami fluktuasi dan cenderung mengalami penurunan yang signifikan pada periode 2017 2020. Dimana fluktuasi terjadi dikarenakan oleh beberapa faktor-faktor. Salah satu faktor yang memiliki peran dalam pertumbuhan ekonomi adalah adanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Faktor UMKM dalam penelitian ini diukur menggunakan Jumlah Unit, Tenaga Kerja dan Investasi UMKM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Apakah Jumlah Unit, Tenaga Kerja dan Investasi UMKM secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 - 2020, Apakah Jumlah Unit UMKM berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 - 2020, Apakah Tenaga Kerja UMKM berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 - 2020, Apakah Investasi UMKM berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 - 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Timur. Dengan menggunakan teknik sampling yaitu sampling jenuh. Sumber data yang digunakan yaitu data sekunder yang diambil dari website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) di Provinsi Jawa Timur guna mendapatkan data yang dibutuhkan. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan bantuan software E-Views 9. Pengujian diawali dengan uji asumsi klasik, uji analisis regresi data panel, uji hipotesis dan ujikoefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan Jumlah Unit, Tenaga Kerja dan Investasi UMKM secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 2020. Kemudian secara parsial Jumlah Unit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 2020, Tenaga Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 2020, dan Investasi UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur Periode 2017 2020. Kata Kunci: Jumlah Unit; Tenaga Kerja; Investasi UMKM; Pertumbuhan Ekonom

    PENANAMAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK UNTUK MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH PESERTA DIDIK DI MI NURUL ISLAM MIRIGAMBAR SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Penanaman Nilai-Nilai Keagamaan dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Nur Layla Fitriana, NIM 12205173153, pembimbing Prof. Dr. H. Achmad Patoni, M.Ag. Kata Kunci: Penanaman Nilai-Nilai Keagamaan, Akhlakul Karimah Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses menanamkan nilai-nilai keagamaan yang tidak dapat terlepas dari pembentukan akhlakul karimah peserta didik melalui pembelajaran akidah akhlak disekolah, Dalam penanaman nilai-nilai keagamaan, guru menanamkan dua aspek keagamaan yaitu aspek ibadah dan aspek adab. Dalam hal ini MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung merupakan salah satu sekolah yang menanamkan nilai-nilai keagamaan dengan pembelajaran akidah akhlak dan menafaatkan progam sekolah sebagai pendukung dalam membentuk pribadi siswa yang beragama. Adapun pertanyaan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana penanaman nilainilai keagamaan aspek ibadah dalam pembelajaran akidah akhlak untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung? (2) Bagaimana penanaman nilai-nilai keagamaan aspek adab dalam pembelajaran akidah akhlak untuk membentuk akhlakul karimah peserta didik di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data mengguanakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi, pengecekan sejawat. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) pembelajaran berlangsung secara daring karena masih dalam keadaan pandemic covid-19. Menggunakan beberapa strategi yang berbeda-beda diantaranya strategi koreksi dan pengawasan, strategi pembiasaan. Menggunakan beberapa metode seperti nasihat, metode adat kebiasaan. Guru membiasakan murid berdoa sebelum belajar, membaca asmaul husna untuk kelas rendah dan shalat dhuha berjamaah (2) penanaman nilai-nilai keagamaan aspek adab berlangsung di MI Nurul Islam Mirigambar Sumbergempol Tulungagung. Para pendidik menggunakan strategi keteladanan, strategi hukuman, memberikan contoh yang baik, menceritakan kisah-kisah para nabi. Menggunakan beberapa metode pembelajaran yang berbeda-beda diantaranya: metode bercerita, metode keteladanan. Guru bermusyafakhah sebelum masuk kelas. Menggunakan pembelajaran akidah akhlak untuk membantu dalam pembentukan akhlak siswa

    Survey on the Meaning of Love from Nur ad-Din Abd Ar Rahman Jami View Point

    Get PDF
    ABSTRACT Love is a principle issue of mysticism that causes to humors and quest for perfection of the creatures. Abd Ar Rahman Jami expresses this quest from virtual love toward real love in "Layla and Majnun" eloquently in literature history. Scholars and poets point to words like love, beloved, lover, request, and requestor in their speech. Jami uses these words in his poems explicitly and repeats them as allegorical stories implicitly. This article tries to investigate the meaning of love from Nur ad-Din Abd Ar Rahman Jami view point. KEYWORDS: Abd Ar Rahman Jami, love in Persian literature, Layla and Majnun

    ANALISIS KEGIATAN PENGENDALIAN ATAS PROSEDUR PENGESAHAN SURAT PERTANGGUNGJAWABAN (SPJ) BENDAHARA PENGELUARAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH (BKD) NGANJUK BERDASARKAN PERMENDAGRI NO 13 TAHUN 2006

    No full text
    ABSTRAK   Nur, Layla. 2012. Analisis Kegiatan Pengendalian Atas Prosedur Pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Bendahara Pengeluaran Pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk Berdasarkan Permendagri No 13 Tahun 2006. Tugas Akhir, Program Studi D-III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. Dyah Aju Wardhani, M.Si., Ak.   Kata Kunci : SPJ, Kegiatan Pengendalian, Penatausahaan Pengeluaran Daerah   Salah satu prosedur pokok yang harus dilakukan dalam mewujudkan kondisi keuangan yang baik adalah pembuatan Surat Pertanggungjawaban serta Sistem Pengendalian Intern yang maksimal. Dalam pembuatan SPJ ini diperlukan ketelitian yang tinggi serta prosedur dan pemisahan tugas yang jelas, agar memperoleh laporan yang akurat. Penerapan  kegiatan pengendalian atas prosedur Pengesahan SPJ oleh bendahara pengeluaran di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk dirasa sangat dibutuhkan juga. Sehingga penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan pengendalian atas pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) oleh bendahara  pengeluaran dan pelaksanaan pengendalian atas pengelolaan sistem informasi, pemisahan fungsi, otorisasi atas transaksi, penyelenggaraan dokumentasi atas transaksi, pembatasan akses, dan pencatatan yang akurat di BKD Nganjuk. Untuk mencapai tujuan penulisan diterapkan metode pemecahan masalah yaitu membandingkan penatausahaan pengeluaran daerah di BKD dengan yang tertuang pada Permendagri No. 13/2006 dan Permendagri No. 55/2008, serta  membandingkan penerapan kegiatan pengendalian yang diutamakan pada kegiatan pokok sub bagian keuangan di Badan Kepegawaian Daerah dengan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 60/2008. Hasilnya menunjukkan bahwa prosedur penatausahaan pengeluaran daerah di BKD Nganjuk sudah bisa dikatakan baik, sehingga penerapan kegiatan pengendalian dalam pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) oleh bendahara  pengeluaran di BKD Nganjuk sudah terlaksana sebagaimana mestinya. Selain itu penerapan kegiatan pengendalian yang diutamakan pada kegiatan pokok sub bagian keuangan seperti otorisasi atas transaksi, pembatasan akses, dan pencatatan yang akurat sudah terlaksana dengan baik. Tetapi, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi juga seperti kurangnya sarana komputer pada masing-masing bidang dan tidak adanya Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) yang mengakibatkan kurangnya  kelengkapan dokumen-dokumen pendukung dalam proses pengesahan Surat Pertanggungjawaban. Sehingga saran yang perlu diberikan adalah perlunya kelengkapan berupa komputer tersebut segera terpenuhi untuk masing-masing bidang. Serta adanya Bendahara Pengeluaran Pembantu di BKD untuk membantu tugas Bendahara Pengeluaran agar mengurangi tindakan penerbitan surat penolakan. Diharapkan perbaikan tersebut dapat menciptakan suatu proses pengesahan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang transparan dan sesui dengan sistem peraturan yang berlaku.

    Implementasi Digital Marketing Dalam Pemasaran Pendidikan di MTsN 1 Ponorogo

    No full text
    Mahmudah, Zulfa Layla Nur. 2024. Implementasi Digital Marketing 4.0 dalam Pemasaran Pendidikan di MTsN 1 Ponorogo. Skripsi, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Afni Ma’rufah, M.Pd. Kata Kunci : Digital Marketing, Pemasaran, Pendidikan Penggunaan media digital dalam pemasaran lembaga pendidikan merupakan bentuk dari perkembangan teknologi. Sehingga dengan adanya media digital penyebaran dan penyampaian informasi akan semakin luas. Dengan adanya pesaing antar lembaga, maka lembaga harus menyusun setrategi yang lebih efektif. Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan perkembangan teknologi melalui media digital. Lembaga pendidikan dapat memasarkan produknya melalui media digital dengan setrategi yang sudah ditentukan oleh lembaga guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1). Strategi digital marketing dalam pemasaran lembaga pendidikan di MTsN 1 Ponorogo; (2) Implementasi digital marketing dalam pemasaran pendidikan di MTsN 1 Ponorogo; (3). Hambatan dan solusi implementasi digital marketing dalam pemasaran pendidikan di MTsN 1 Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pendekatan deskriptif kualitatif. Dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan mmodel Miles Huberman and Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1). Strategi penggunaan media digital sebagai sarana pemasaran pendidikan dilaksanakan melalui: pengelolaan media digital, penggunaan media digital, dan pemanfaatan media sebagai pembuatan konten. (2). Implementasi pemasaran melalui media digital yang dilaksanakan di MTsN 1 Ponorogo dilaksanakan dengan cara pembuatan periklanan. Adapun periklanan yang dilaksanakan oleh MTsN 1 Ponorogo yaitu melalui media digital dan media cetak. Walaupun sudah menggunakan media digital, namun pelaksanaan kegiatan pemasaran pendidikan di MTsN 1 Ponorogo juga menerapkan unsur-unsur bauran pemasaran yang meliputi: segmentasi pasar, targetting, dan positioning. Adapun bauran pemasaran yang diterapkan di MTsN 1 Ponorogo meliputi; Co-creation, Currency, Communal activation, Conversation, people, physical evidence, dan process. (3). Adapun hambatan yang dilalui dalam pemasaran menggunakan media digital meliputi; terjadinya kendala pada teknis media yang digunakan. Seperti terjadinya eror pada web yang digunakan apabila terlalu banyak yang mengakses, selain itu kendala pada jaringan yang tiba-tiba trobel. Sedangkan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut meliputi; melakukan evaluasi secara rutin dan evaluasi secara insidental selain itu juga menjaga komunikasi yang baik antar seluruh warga madrasah khusunya pada tim media

    KAJIAN SASTRA BANDINGAN NOVEL SALAH ASUHAN DENGAN NOVEL LAYLA MAJNUN: Pendekatan Psikologi Sastra

    Get PDF
    Sastra lahir dari masyarakat, kemudian besar, dan berkembang di masyarakat. Sastra bukan hanya dinikmati dari keindahannya saja, bentuknya, isinya, pentasnya, alunan-alunan yang mengirinya. Melainkan sastra dapat meninjau seberapa jauh manusia berekspresi, melihat dan merasakan kesamaan dan perbedaan sudut pandang, dan makna sastra itu sendiri tiada berbatas zaman, serta melibatkan segala macam ilmu. Sastra Bandingan merupakan cabang ilmu sastra yang mengkaji karya sastra dalam beragam bentuk, fungsi, dan makna. Artikel ini mencoba meninjau dari aspek Psikologi Sastra akan dua karya sastra yang dibandingkan yakni novel yang berjudul "Salah Asuhan" karya Abdul Moeis dengan novel yang berjudul "Layla Majnun" karya Syaikh Nizami. Teori psikologi yang digunakan ialah teori Sigmund Freud (1923), ada tiga unsur kepribadian dalam teori psikoanalisis yaitu Id, Ego, dan Superego. Id merupakan sistem kepribadian yang asli, dibawa sejak lahir. Saat dilahirkan, id berisi semua aspek psikologi yang diturunkan seperti insting, impuls, dan drives. Dari id ini kemudian muncul ego dan superego. Ego beroperasi mengikuti prinsip realita. Sedangkan, superego berkaitan dengan kekuatan moral dan etika dari kepribadian yang beroperasi, memakai prinsip idealistik, sebagai lawan dari id dan ego. Tinjauan ini dimaksudkan guna meneliti kejiwaan atau psikologis tokoh utama dari kedua novel tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah dua novel di di atas. Sampel di sini adalah ujaran narasi ataupun ujaran dari tokoh kedua novel tersebut. Hasil penelitian ini berupa ujaran narasi atau ujaran tokoh utama yang berkenaan dengan id, ego, dan superego pada kedua novel tersebut yang kemudian dideskripsikan dengan interpretasi. Kata Kunci: kajian bandingan, psikologi sastra, salah asuhan, layla majnu

    Digitale Editionsformen. Zum Umgang mit der Überlieferung unter den Bedingungen des Medienwandels. Teil 1: Das typografische Erbe.[Preprint-Fassung]

    No full text
    Digitale Editionsformen müssen auf dem Methodenstand der gedruckten Editionen aufbauen. Hier sind der Lachmannsche Ansatz der Textrekonstruktion und die Verfahren der historisch-kritischen Ausgabe im Laufe der Zeit zwar dominant geworden, aber nicht alternativlos geblieben. Die Kritik an diesen Methoden ist so alt wie diese selbst, und viele andere Schulen haben sich neben ihnen etabliert. Die verschiedenen Ansätze lassen sich als Produkt ihrer Zeit und als Funktion bestimmter theoretischer Grundbegriffe und Grundannahmen beschreiben. Vor allem aber sind sie nicht nur historisch und theoretisch, sondern immer auch "technisch relativ", weil Typografie und Druckkultur unsere Theorien vom Text und unsere Methoden der Edition beeinflussen. Ein Verständnis dieser Abhängigkeit unserer scheinbar "natürlichen" Editionsvorstellungen von einer bestimmten Technik ist ein wichtiger Ausgangspunkt für die Entwicklung neuer Editionsformen
    corecore