1,721,137 research outputs found
Mini Kumbara Dergisi'nin Popüler Bilim Kaynakları Kapsamında Biçim Ve İçerik Bakımından İncelenmesi
Popüler bilim, toplumun her kesimi tarafından rahatça anlaşılabilecek bir dille ve şekilde yapılan bir bilim olarak tanımlanır. Günümüzde popüler bilim çerçevesinde çocuklara yönelik birçok yayın bulunmaktadır. Bu yayınlar arasında çocuk dergileri önemli yer tutmaktadır. Çocuk dergileri çocuk edebiyatı ürünleri arasında süreli yayınlar kategorisindedir. Bu çalışmanın amacı, okul öncesi çocuklar için hazırlanan ve İş Bankası tarafından ücretsiz olarak dağıtılan Mini Kumbara Dergisi’ni popüler bilim çerçevesinde biçimsel ve içeriksel olarak inceleyip değerlendirmektedir. Araştırmada doküman incelemesi yöntemi kullanılmıştır. Araştırmanın veri kaynağını İş Bankası Kültür Yayınları’nın okul öncesine yönelik çıkardığı “Mini Kumbara Dergisi” oluşturmaktadır. Bu araştırmada Mini Kumbara Dergisi’nin ilk dört yılında yayınlanan 16 sayısı incelenmiştir Çalışmanın verileri, ilgili literatür incelenerek çocuk edebiyatı eserlerinde bulunması gereken biçimsel ve içeriksel özellikler çerçevesinde oluşturulan “Popüler Bilim Çerçevesindeki Çocuk Yayınlarını Değerlendirme Formu” ile toplanmıştır. Veriler “betimsel analiz” yöntemiyle analiz edilmiştir. Araştırma bulguları tablolar halinde sunulmuştur. Araştırma sonuçlarına göre derginin biçimsel ve içeriksel özellikler açısından büyük ölçüde yeterli olduğu sonucuna ulaşılmıştır
Kesantunan Tuturan Imperatif Guru Tk Nurul Ulum Di Desa Kumbara Utama Kecamatan Kerinci Kabupaten Siak
Kindergarten teachers as educators, must be able to communicate well and politely, be polite in governing and directing kindergarten students in the learning and teaching process, good and polite communication will have an influence on students' understanding of the teacher's speech, so the intended purpose achieved can be conveyed well. However, in the words of the Nurul Ulum Kindergarten teacher in Kumbara Utama Village, Kerinci Kanan Subdistrict, Siak Regency, there were still polite speeches. The problem in this study is how is the imperative speech utterance found in the speech of Nurul Ulum Kindergarten Teacher in Kumbara Utama Village, Kerinci Kanan Subdistrict, Siak Regency and how is the maxim of politeness principle in every imperative sentence Nurul Ulum Kindergarten Teacher in Kumbara Utama Village, Kerinci Kanan Subdistrict, Siak District. The purpose of this study was to describe and analyze the politeness of imperative sentences Nurul Ulum Kindergarten Teacher in Kumbara Utama Village, Kerinci Kanan Subdistrict, Siak Regency. This study uses the theory put forward by Rahardi (2005) and is supported by other theories. Pragmatics by Nadar (2009) and Yule (2006). The source of this research data is the teacher of Nurul Ulum Kindergarten in Kumbara Utama Village, Kerinci Kanan Subdistrict, Siak Regency. This data is utterances which are indicated by imperative sentences and maxims of the principle of politeness. The method that I use in this research is descriptive method, qualitative approach, the type of research used is the type of field. The conclusion of this study is that from the overall data of 148 speeches there are 71 imperative sentence utterances and 36 politeness principle maxims contained in each imperative speech. 10 data from the imperative sentence in the Nurul Ulum kindergarten teacher in Kubara Utama Village, Kerinci Kanan Subdistrict, Siak Regency are categorized as not polite. So the imperative speech of Nurul Ulum Kindergarten teachers in Kumbara Utama Village, Kerinci Kanan Subdistrict, Siak Regency as a whole can be categorized as polite
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Moralitas Siswa Di Mts Kumbara Utama Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak
This research was motivated by the influence of school environment on students’ morality. The moral in this context referred to responsible behavior in every activity, such as culture, politeness, and related to the inner hearth which encourage to create personal characteristic. School environment was components in education system which referred to criterion or rules based on government statute. In other words, it was also could be made and implemented with chain or continuous regulation. Besides, the research formulation in this research was there any influence of school environment on students’ moral at Islamic Junior High School Kumbara Utama right-kerinci sub-district Siak regency. The purpose in this research was to examine the influence of school environment on students’ morality at Islamic Junior High School Kumbara Utama right-kerinci sub-district Siak regency. This research used quantitative approaches with correlational design. The population in this research was students at Islamic Junior High School Kumbara Utama with 85 respondents. Questionnaire was the instrument in this research. The research finding concluded that there was any influence between school environment toward students’ morality at MTs Kumbara Utama right-Kerinci with significant score 0.000 or less than 0.05. Then, the influence between school environment toward students’ morality in low category with 34.4%, meanwhile the other 65.7 was influenced by the other factors. It could be predicted that when school environment could be increased, it could give contribution to increase students’ morality in 33%. Vice versa, when school environment was low, it could make students’ morality decreased in 33%
Meningkatkan Minat Baca dan Budaya Literasi Dikalangan Milenial di Desa Kumbara Utama Kecamatan Kerinci Kanan Kab. Siak
Pengabdian ini bertujuan untuk menginformasikan tentang pentingnya minat baca serta budaya literasi yang baik dikalangan milenial. Kalangan milenial di era saat ini mengalami krisis membaca, hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang sangat pesat sehingga budaya membaca perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Saat ini, mayoritas kalangan milenial lebih memilih menghabiskan waktu untuk bermain game atau berkumpul bersama teman dibandingkan membaca buku. Pengabdian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. untuk pengumpulan data, data dieperoleh dengan cara observasi. Observasi dilakukan dengan mengamati kegiatan sehari-hari remaja yang ada di Kampung Kumbara Utama, selanjutnya pengabdianini juga menggunakan metode wawancara untuk mendapatkan informasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa remaja yang ada di Kampung Kumbara Utama untuk mengetahui seberapa tinggi minat baca yang mereka miliki serta seperti apa budaya literasi para remaja di Kampung Kumbara Utama
ANALISIS KOMPOSISI LAGU DALAN LIYANE KARYA HENDRA KUMBARA
OM Syalala adalah salah satu kelompok musik yang menganut aliran dangdut
modern, yang berdomisili di Kota Semarang. Kelompok musik ini dibentuk pada
bulan September Tahun 2018 oleh sang vokalis, Hendra Kumbara. Hendra
Kumbara dengan Kelompok OM Syalala sedang banyak digandrungi masyarakat
luas terutama kalangan kaum muda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui,
mendeskripsikan, dan menganalisis komposisi lagu Dalan Liyane karya Hendra
Kumbara dan pertunjukan OM Syalala.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan
pendekatan musikologi. Sumber data penelitian diperoleh dari tahapan observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik
reduksi data, sajian data, dan verifikasi data/penarikan kesimpulan. Lokasi
penelitian dilaksanakan di Kel. Kalisegoro, Kec. Gunungpati, Kota Semarang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Dalan Liyane terdiri dari 2 bagian,
yaitu bagian AAB. Sebelum bagian A, lagu ini memiliki intro instrumental 8 birama
dengan nada dasar dari tangga nada F mayor. Dilanjutkan dengan verse 8 birama
tanpa iringan alat musik ritmis seperti drum dan kendang. Pada bagian A terdiri dari
bagian A dan A’ atau disebut Frase Anteseden. Pada syair “sapa sing ora krasa
kelangan” merupakan pengembangan motif sekuen naik dari melodi sebelumnya.
Setelah itu, pada syair “ditinggal pas sayang-sayange pas lagi jeru-jerune kowe
milih dalan liyane” merupakan bagian A’. Bagian A dan A’ masing-masing
memiliki 4 birama. Setelah verse, dilanjutkan dengan pengulangan bagian verse
(repetisi) dengan iringan alat musik ritmis seperti drum dan kendang. Setelah
bagian repetisi dari verse, dilanjutkan dengan chorus 16 birama yang merupakan
bagian B. Bagian B disebut dengan Frase Konsekuen. Setelah chorus, dilanjutkan
dengan bagian interlude 8 birama. Setelah interlude yaitu bagian pengulangan yang
diambil dari chorus dengan 16 birama. Dilanjutkan dengan ending yang diambil
dari pengulangan 4 birama terakhir dari chorus. Lagu Dalan Liyane menggunakan
lirik Bahasa Jawa dengan sukat 4/4, melodinya menggunakan perpaduan dari
rangkaian nada melangkah dan melompat, harmoni yang digunakan menggunakan
progresi akor IV-V-I-iii-vi-VI-ii-V-I, tempo yang dipakai yaitu Larghetto.
Hendra Kumbara dan kelompok OM Syalala hendaknya dapat tetap
melestarikan dan memperkenalkan karya lagu yang menggunakan Bahasa Jawa
sehingga dapat menginspirasi karya dengan menggunakan Bahasa Daerah yang ada
di Indonesia dan juga hendaknya untuk tetap menjaga kualitas penampilan mereka
diatas panggung agar penampilannya selalu menarik bagi penonton
Strategi Mempertahankan Popularitas Melalui Kegiatan Promosi Media Digital (Studi Kasus Pada Produksi Musik Hendra Kumbara)
Setiap tahun Industri musik selalu menampilkan musisi baru dan memiliki ciri khas masing-masing dalam berkarya, tentu akan banyak seniman baru dengan karakter berbeda-beda. Salah satu strategi industri musik yang dilakukan yaitu meningkatkan marketing pada produksi musik. Hal ini tidak hanya soal promosi akan tetapi industri musik juga memikirkan tentang mencuri perhatian, membangun loyalitas, mendorong aksi, hingga bagaimana cara mengedukasi dan menghibur lewat konten yang disajikan. Hendra Kumbara merupakan musisi Jawa yang memiliki popularitas dikalangan anak muda di era digitalisasi, lagu Dalan Liyane merupakan salah satu karya yang menunjang kepopuleranya dimedia digital. Selain itu, Ia juga mengembangkan industri musik untuk ruang kreatif di kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi produksi musik Hendra Kumbara dalam mempertahankan popularitas melalui kegiatan promosi media digital. Penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka yang dipilih sesuai dengan topik pembahasan mengenai kreativitas bermusik dalam mempertahankan popularitas melalui media digital. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) produksi musik Hendra Kumbara dalam mempertahankan popularitas melalui kegiatan promosi media digital dengan mengetahui konsep produksi musik dan strategi pemasaran melalui platform media digital. (2) strategi yang dilakukan dengan mengetahui kemampuan musikal dan memasarkan karya musik melalui media platform digital Youtube, Instagram, TikTok, Spotify, Joox, I Tunes Apple music, Dezzer.
Kata kunci: strategi, popularitas, musisi, media digital
Benchmarking transcription factor binding site prediction models: a comparative analysis on synthetic and biological data
Transcription factors (TFs) are essential regulatory proteins controlling the cellular transcriptional states by binding to specific DNA sequences known as transcription factor binding sites (TFBSs) or motifs. Accurate TFBS identification is crucial for unraveling regulatory mechanisms driving cellular dynamics. Over the years, various computational approaches have been developed to model TFBSs, with position weight matrices (PWMs) being one of the most widely adopted methods. PWMs provide a probabilistic framework by representing nucleotide frequencies at every position within the binding site. While effective and interpretable, PWMs face significant limitations, such as their inability to capture positional dependencies or model complex interactions. To address these, advanced methods, like support vector machine (SVM)–based, and deep learning (DL)–based models, have been introduced. Leveraging human ChIP-seq data from ENCODE, we systematically benchmarked the predictive performance of PWM, SVM-, and DL-based models across different scenarios. We evaluate the impact of key factors such as training dataset size, sequence length, and kernel functions (for SVMs) on models’ performance. Additionally, we explore the impact of synthetic versus real biological background data during model training. Our analysis highlights strengths and limitations of each approach under different conditions, providing practical guidance for selecting and tailoring models to specific biological datasets. To complement our analysis, we present a comprehensive database of pretrained SVM models for TFBS detection, trained on human ChIP-seq data from diverse cell lines and tissues. This resource aims to facilitate broader adoption of SVM-based methods in TFBS prediction and enhance their practical utility in regulatory genomics research
Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual Dengan Kontrol Diri di MTs Kumbara Utama
Self-control is the ability of individuals to resist desires that conflict with behavior that is not in accordance with social norms that can be identified as an individual's ability to behave in accordance with applicable social norms. Self control can arise if spiritual intelligence is high. This study aims to determine the relationship of spiritual intelligence with self control in MTS Kumbara Utama. The subjects of this study were 80 students from Kumbara Utama MTS. The subject taking technique used is saturated sample technique. The measuring instrument used is the scale of spiritual intelligence and self-control. The analysis used in this study is Pearson product moment correlation. Statistical analysis showed that the value of r = 0.337 with Sig = 0.002 (p <0.05), meaning that there is a significant relationship between spiritual intelligence and self-control. Spiritual intelligence contributes 11.4% to self-control The rest of 88.6% is influenced by other factors, the higher the spiritual intelligence, the higher the self-control in students, and vice versa
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
