1,721,366 research outputs found
Strategi promosi Yayasan Ponpes Dinul Khoiriah Bangsawan dalam meningkatkan jumlah santri MTs Al-Khoiriah Aek Buaton Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Padang Lawas
Latar belakang penelitian ini adalah adanya peningkatan jumlah santri di Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriah Aek Buaton setelah dilakukannya promosi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi promosi yang dilakukan Yayasan Pondok Pesantren Dinul Khoiriah Bangsawan dalam meningkatkan jumlah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriah Aek Buaton. Untuk mengetahui bagaimana perkembangan jumlah santri di Madrasah Tsanawiyah Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriah Aek Buaton dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat kegiatan promosi yang dilakukan oleh Yayasan Pondok Pesantren Dinul Khoiriah Bangsawan dalam meningkatkan jumlah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriah Aek Buaton. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari sumber data primer yaitu Ketua Yayasan Pondok Pesantren Dinul Khoiriah Bangsawan sekaligus yang menjadi Kepala Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiroah Aek Buaton, ustadz dan ustadzah sebanyak 5 (lima) orang, dan sumber data sekunder yaitu santri/santriwati sebanyak 10 (sepuluh) orang di Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriah Aek Buaton, dan perwakilan orang tua santri/santriwati sebanyak 10 (sepuluh) orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lalu, Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan 3 tahap, yaitu : pengorganisasian data, editing, dan coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa observasi awal yang dilakukan oleh peneliti sinkron dengan yang ditemukan di lapangan yaitu bertambahnya jumlah santri Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriah Aek buaton dari tahun ketahunnya. Dan hal ini tentunya setelah diterapkannya strategi promosi yang dilakukan oleh pihak Yayasan Dinul Khoiriah Bangsawan dalam pelaksanaan kegiatan promosi yang dilakukan oleh Yayasan Pondok Pesantren Dinul Khoiriah Bangsawan empat elemen bauran promosi (promotion mix) yaitu mass selling, personal selling, promosi penjualan, hubungan masyarakat (public relation), dan Yayasan Pondok Pesantren Dinul Khoiriah Bangsawan juga memakai strategi informasi dari mulut ke mulut (word of mouth) jadi Yayasan Pondok Pesantren Dinul Khoiriah Bangsawan melakukan promosi dengan lima elemen bauran promosi. Dengan digunakannya lima bauran promosi ini Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriah Aek Buaton mengalami peningkatan jumlah santrinya dari tahun ketahun. Untuk mendukung kegiatan promosi ini juga pihak yayasan selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas pesantren baik dari kelengkapan sarana dan prasarananya, dan kegiatan kulikuler dan ekstrakulikulernya
Khoiriah Ade 's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Khoiriah Ade 's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Khoiriah Ade 's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
SAMAR
Karya tari “SAMAR”, Miftakhul Khoiriah (2015, koreografer S1 Seni Tari
Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta).
Terbentuk atas ide penyaji dalam perenungannya mengenai
perjalanan dan perjuangan wanita. Isi dalam laporan deskripsi karya tari
“SAMAR” bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan latar belakang
karya. Karya tari “SAMAR” merupakan inspirasi kisah Mahabarata dengan
tokoh figur wanita Dewi Drupadi sebagai pencerminan karakter dalam karya
tari.
Tidak selamanya wanita itu lemah. Realita sosokwanita pada zaman
sekarang, wanita mampu menunjukan kehebatan. Dalam halnya kini wanita
mampu lebih menguasai rumah tangga, pekerjaan, karier, dsb. Menjelaskan
dalam karya “SAMAR” sosok wanita mempunyai kekuatan dan
ketangguhan. Ketika wanita seagai seorang istri yang haknya dikasihi dan
dilindungi ternyata dipertaruhkan menjadi budak di dalamperjudian,
bahkan dipermalukan dan dilecehkan kehormatannya oleh laki-laki yang
tidak bermoral. Rintihan dan tangisan tak mampu membayar hak, dengan
kekuatan dan ketangguhan hati Drupadisehingga mampu membangkitkan
kekuatan pandawa untuk membalasan peghinaan yang dialami Drupadi.
Dalam proses karya “SAMAR” melalui beberapa tahapan,
diantaranya: tahap persiapan, tahap perenungan, penggarapan dan evaluasi.
Adapun hasil karya “SAMAR” sebagai bentuk ungkapan kehidupan sosok
wanita tidak selamanya lemah. Meskipun dalam fisik wanita lamah lembut
dan anggun, namun wanita mampu membuktikan persaingannya dengan
pria. Tetepi dalam hakikatnya wanita tetap harus menghormati pria sebagai
tulang rusuk wanita
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Analisis Penerapan Bauran Promosi di Kusuma Sahid Hotel Prince
ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN BAURAN PROMOSI DI KUSUMA SAHID HOTEL PRINCE Listyorini Khoiriah F3214030 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan bauran promosi di Kusuma Sahid Hotel Prince. Selain itu untuk mengetahui kendala apa saja yang terjadi pada penerapan bauran promosi dan mengetahui bagaimana cara mengatasi kendala yang terjadi pada penerapan bauran promosi di Kusuma Sahid Hotel Prince. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Metode observasi dilakukan dengan pengamatan langsung ke Kusuma Sahid Hotel Prince. Metode wawancara dilakukan dengan tanya jawab dengan pegawai Kusuma Sahid Hotel Prince. Melalui penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa perangkat promosi penjualan perseorangan (personal selling) merupakan perangkat bauran promosi yang paling efektif karena melalui penjualan perseorangan, dapat langsung bertemu dengan calon pelanggan atau konsumen. Perusahaan dapat langsung mempromosikan dan menawarkan produk dan dapat berinteraksi langsung dengan calon pelanggan atau konsumen. Akan tetapi perangkat bauran promosi lain juga berperan penting karena dapat mendukung dan melengkapi kegiatan promosi yang dilakukan. Penulis memberikan beberapa saran, salah satunya adalah diharapkan kedepannya Kusuma Sahid Hotel Prince dapat mempertahankan eksistensi melalui promosi yang semakin baik dan berkembang. Lalu pemanfaatan media sosial sebagai promosi dengan membuat video yang menarik. Kata kunci: Bauran Promosi, Periklanan, Penjualan Perseorangan, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat dan Publikasi, Pemasaran Langsung
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Perbandingan Model Pembelajaran Gerlach dan Ely dengan Pembelajaran Konvensional Dilihat dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Pola Bilangan di Kelas VIII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin Tahun Pelajaran 2018/2019
Siti Khoiriah. 2018. Perbandingan Model Pembelajaran Gerlach dan Ely dengan Pembelajaran Konvensional Dilihat dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Pola Bilangan di Kelas VIII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin Tahun Pelajaran 2018/2019. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: (I) Analisa Fitria, S.Pd., M.Si (II) Drs. H. Murdan, M.Ag.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Gerlach dan Ely dengan siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional dilihat dari kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pola bilangan di kelas VIII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin tahun pelajaran 2018/2019.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan untuk menggali dan mengumpulan sejumlah data yang diperlukan untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Gerlach dan Ely dengan siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk quasi experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII yang terdaftar pada tahun pelajaran 2018/2019. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas VIII A dan VIII B.
Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara tes, wawancara, observasi dan studi dokumenter. Setelah data terkumpul, selanjutnya diproses melalui editing, skoring, tabulating dan interpretasi, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji statistika deskriptif dan statistika analitik.
Berdasarkan hasil analisis data, maka diperoleh simpulan bahwa tedapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang signifikan antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Gerlach dan Ely dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional
- …
