1,720,962 research outputs found

    Peran Theory Of Reasoned Action dan Pemahaman Masyarakat Terhadap Minat Menggunakan Produk bagi Hasil Bank Syariah Dengan Variabel Moderating Preferensi Risiko Individu

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Peran Theory of Reasoned Action dan PemahamanMasyarakat terhadap Minat Menggunakan Produk Bagi Hasil Bank Syariah dengan Variabel Moderating Preferensi Risiko Individu”.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sikap terhadap minat, pengaruh norma subyektif terhadap minat, dan pengaruh pemahaman masyarakat terhadap minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah, dan penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh preferensi risiko individu dalam memperkuat hubungan sikap terhadap minat, norma subyektif terhadap minat, serta pemahaman masyarakat terhadap minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah. Penelitian ini menggunakan data primer dengan membagikan 200 kuesioner kepada masyarakat kota Cirebon yang tersebar di lima kecamatan dengan menggunakan metode purposive sampling, yaitu sampel diambil berdasarkan luas wilayah. Metode analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan MRA(moderated regression analysis). Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa sikap tidak berpengaruh terhadap minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah, norma subyektif dan pemahaman masyarakat berpengaruh terhadap minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah. Juga terbukti bahwa preferensi risiko individu dapat memperkuat hubungan norma subjektif terhadap minat. Namun, tidak dapat memperkuat hubungan sikap terhadap minat, dan hubungan pemahaman masyarakat terhadap minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah

    Pengaruh Sosialisasi, Pengetahuan, Pendapatan dan Umur Terhadap Minat Berinvestasi di Pasar Modal

    Get PDF
    ABSTRACT The capital market in Indonesia has a large role in the country's economy. Meanwhile, investors in the capital market are still low when compared the total population of Indonesia, which is only 0.4% of the total population. Meanwhile, in Cirebon City, the number of capital market investors in Cirebon City, is around 0.025%. Therefore, the low investment interest in Cirebon City is supposed to increase investment interest. The method in this research is quantitative research using an indepth survey. The results showed that socialization, knowledge and age had a positive significant effect on interest investing in capital market. Keywords: Interesting, Knowledge, Socialization, Stocks ABSTRAK Pasar modal di Indonesia memiliki peran besar dalam perekonomian negara. Akan tetapi investor yang ada di pasar modal masih cukup rendah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yaitu hanya 0.4% dari seluruh penduduk Indonesia Sementara itu, di Kota Cirebon Jumlah investor pasar modal yang ada di kota Cirebon sekitar 0,025%. Oleh karena itu, rendahnya minat investasi di Kota Cirebon diduga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan minat investasi. Metode penelitian ini berupa kuantitatif menggunakan survey indepth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi, pengetahuan dan usia berpengaruh positif signifikan terhadap minat berinvestasi di pasar modal. Kata Kunci: Minat, Pengetahuan, Saham, Sosialisas

    Analisis Pemahaman Masyarakat Terhadap Minat Menggunakan Produk Bagi Hasil Bank Syariah Dengan Preferensi Resiko Individu Sebagai Variabel Permoderasi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan pemahaman masyarakat Kota Cirebon mengenai bank syariah terhadap minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah dan menganalisis hubungan pemahaman masyarakat Kota Cirebon mengenai bank syariah terhadap minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah dengan dimoderasi oleh preferensi risiko individu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan alat analisis regresi interaksi atau MRA (moderated regression analysis), dengan menggunakan MRA penelitian ini bermaksud mengetahui besarnya pengaruh variabel moderating dalam memoderasi hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Pengujian dilakukan dengan meregresikan selisih mutlak variabel bebas terstandardisasi dengan variabel yang dihipotesiskan sebagai variabel moderasi terstandardisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemahaman masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah, demikian pula Preferensi Resiko Individu, memberikan pengaruh signifikan terhadap Minat menggunakan produk bagi hasil bank syariah. Namun variabel Preferensi resiko individu tidak memoderasi secara signifikan hubungan antara Pemahaman terhadap Minat atau variabel moderat tidak mempengaruhi hubungan Pemahaman dengan Minat menggunakan produk bagi hasil Bank Syariah. Kata kunci: Minat, Pemahaman, Bank Syariah, Sistem Bagi Hasil, Preferensi, Risiko

    Pengaruh Sosialisasi, Pengetahuan, Pendapatan dan Umur Terhadap Minat Berinvestasi di Pasar Modal

    No full text
    ABSTRACT The capital market in Indonesia has a large role in the country's economy. Meanwhile, investors in the capital market are still low when compared the total population of Indonesia, which is only 0.4% of the total population. Meanwhile, in Cirebon City, the number of capital market investors in Cirebon City, is around 0.025%. Therefore, the low investment interest in Cirebon City is supposed to increase investment interest. The method in this research is quantitative research using an indepth survey. The results showed that socialization, knowledge and age had a positive significant effect on interest investing in capital market. Keywords: Interesting, Knowledge, Socialization, Stocks ABSTRAK Pasar modal di Indonesia memiliki peran besar dalam perekonomian negara. Akan tetapi investor yang ada di pasar modal masih cukup rendah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yaitu hanya 0.4% dari seluruh penduduk Indonesia Sementara itu, di Kota Cirebon Jumlah investor pasar modal yang ada di kota Cirebon sekitar 0,025%. Oleh karena itu, rendahnya minat investasi di Kota Cirebon diduga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan minat investasi. Metode penelitian ini berupa kuantitatif menggunakan survey indepth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi, pengetahuan dan usia berpengaruh positif signifikan terhadap minat berinvestasi di pasar modal. Kata Kunci: Minat, Pengetahuan, Saham, Sosialisas

    Dampak Kemudahan dan Risiko Sistem Pembayaran QR Code: Technology Acceptance Model (TAM) Extension

    Get PDF
    Abstract. Mobile Payment has developed quickly and easily. One of them by using a QR Code by scanning the Bar Code through the Smartphone camera. Unfortunately, there is inherent risk especially in the aspect of theft of financial and non-financial data. Therefore, this study aims to examine user acceptance in terms of the ease and risk of QR Code Payments. The target of respondents in this study were all users of Payment methods using QR Codes in Indonesia with 100 respondents with a simple random sampling method through online distribution and structured interviews. The method used in this study used the Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Square (PLS). The findings in this research show that there is a contribution to the Technology Acceptance Model (TAM) model, especially Perceived Ease of use factor that further strengthens the acceptance of Pay by QR. While risk perception does not have a significant impact on intention to use the Pay by QR system. Keywords: Behavioural Intention; Pay by QR; Perceived Ease of use; Perceived Risk; TAM. Abstrak. Model pembayaran mobile telah berkembang secara signifikan dan semakin mudah. Salah satunya adalah pembayaran dengan menggunakan kode QR dengan men-scan kode QR melalui kamera Smartphone. Sayangnya dibalik kemudahan penggunaan pembayaran QR, terdapat resiko yang melekat terutama dalam aspek pencurian data keuangan maupun non keuangan. Atas dasar inilah penelitian ini diadakan dengan tujuan untuk menguji penerimaan pengguna yang dilihat dari sisi kemudahan dan resiko pembayaran kode QR. Target responden riset ini adalah seluruh pengguna metode pembayaran menggunakan kode QR di Indonesia dengan jumlah responden sebayak 100 dengan meteode simple random sampling melalui penyebaran online dan wawancara secara terstruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Struktural Equation Model (SEM) – Partial Least Square (PLS). Temuan dalam riset menunjukan adanya kontribusi terhadap model Technology Acceptance Model (TAM) terutama faktor kemudahan yang semakin memperkuat penerimaan penggunaan Pay by QR. Sementara persepsi resiko tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap niat menggunakan sistem Pay by QR. Katakunci: Behavioural Intention; Pay by QR: Mobile Payment; Persepsi Kemudahan; Persepsi Resiko; TAM

    Dampak Kemudahan dan Risiko Sistem Pembayaran QR Code: Technology Acceptance Model (TAM) Extension

    No full text
    Abstract. Mobile Payment has developed quickly and easily. One of them by using a QR Code by scanning the Bar Code through the Smartphone camera. Unfortunately, there is inherent risk especially in the aspect of theft of financial and non-financial data. Therefore, this study aims to examine user acceptance in terms of the ease and risk of QR Code Payments. The target of respondents in this study were all users of Payment methods using QR Codes in Indonesia with 100 respondents with a simple random sampling method through online distribution and structured interviews. The method used in this study used the Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Square (PLS). The findings in this research show that there is a contribution to the Technology Acceptance Model (TAM) model, especially Perceived Ease of use factor that further strengthens the acceptance of Pay by QR. While risk perception does not have a significant impact on intention to use the Pay by QR system. Keywords: Behavioural Intention; Pay by QR; Perceived Ease of use; Perceived Risk; TAM. Abstrak. Model pembayaran mobile telah berkembang secara signifikan dan semakin mudah. Salah satunya adalah pembayaran dengan menggunakan kode QR dengan men-scan kode QR melalui kamera Smartphone. Sayangnya dibalik kemudahan penggunaan pembayaran QR, terdapat resiko yang melekat terutama dalam aspek pencurian data keuangan maupun non keuangan. Atas dasar inilah penelitian ini diadakan dengan tujuan untuk menguji penerimaan pengguna yang dilihat dari sisi kemudahan dan resiko pembayaran kode QR. Target responden riset ini adalah seluruh pengguna metode pembayaran menggunakan kode QR di Indonesia dengan jumlah responden sebayak 100 dengan meteode simple random sampling melalui penyebaran online dan wawancara secara terstruktur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Struktural Equation Model (SEM) – Partial Least Square (PLS). Temuan dalam riset menunjukan adanya kontribusi terhadap model Technology Acceptance Model (TAM) terutama faktor kemudahan yang semakin memperkuat penerimaan penggunaan Pay by QR. Sementara persepsi resiko tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap niat menggunakan sistem Pay by QR. Katakunci: Behavioural Intention; Pay by QR: Mobile Payment; Persepsi Kemudahan; Persepsi Resiko; TAM

    Peran Mekanisme Corporate governance dalam Penentuan Leverage Perusahaan Pertambangan di Indonesia

    No full text
    AbstractThe decision of capital structure is one of the strategic policies that must be considered by the management of the company, where the alternative source of funding taken can benefit the company. The purpose of this article is to test how the role of corporate governance mechanism includes board size and audit committee in determining the debt level of the mining company. The sample in this study is a mining company listed on the Indonesia Stock Exchange in 2012-2015. The data analysis technique used in this study is a regression analysis that begins with a classic assumption test. The study shows that the board size affects leverage, while the Audit Committee does not affect leverage. This result means that the board size is effective in corporate policy, especially with regards to the company's capital structure decisions. But on the other hand, monitoring of the audit committee can be said to be quite effective so that the company does not take any policy that will affect the over-levered condition. The impact of the research is that the company can optimize the decision of capital structure, especially in the determination of the portion of external funding source in the form of debt, so that it can avoid the default debt condition and it increases company value.Keywords: Audit committee; Board size; LeverageAbstrak Keputusan struktur modal merupakan salah satu kebijakan strategis yang harus dipertimbangkan oleh manajemen perusahaan, dimana alternatif sumber pendanaan yang diambil dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Artikel ini bertujuan untuk menguji bagaimana peran mekanisme corporate governance mencakup board size dan komite audit dalam penentuan tingkat hutang perusahaan pertambangan. Sampel dalam studi ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2015. Teknik analisis data yang digunakan dalam studi ini adalah analisis regresi yang diawali dengan uji asumsi klasik. Hasil studi menunjukkan bahwa board size berpengaruh terhadap leverage, sedangkan komite audit tidak berpengaruh terhadap leverage. Artinya, board size berperan efektif dalam kebijakan perusahaan terutama yang berkaitan dengan keputusan struktur modal perusahaan. Namun di sisi lain, monitoring komite audit dapat dikatakan cukup efektif sehingga perusahaan tidak mengambil kebijakan yang akan berdampak pada kondisi over-levered. Dampak dari hasil penelitian tersebut adalah perusahaan mampu mengoptimalkan keputusan struktur modal, terutama dalam penentuan porsi sumber pendanaan eksternal berupa hutang, sehingga dapat terhindar dari kondisi debt default serta berpotensi dapat meningkatkan nilai perusahaanKata kunci: Board size; Komite audit; Leverag

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore