1,721,113 research outputs found

    STUDENTS’ PERCEPTION TOWARDS BLENDED LEARNING METHOD IN ENGLISH CLASSROOM ACTION RESEARCH CLASS

    No full text
    ABSTRAK Henandi, R.C. 2022. Students’ Perception Towards Blended Learning Method in English Classroom Action Research Class. Supervisor Kasmaini, S.S, M.Pd. and Co-Supervisor Sufiyandi, M.Pd. Tujuan Penelitian ini adalah menemukan pendapat Mahasiswa terhadap penerapan metode belajar campuran pada mata kuliah English Classroom Action Research dan untuk menemukan bagaimana penerapan metode campuran pada mata kuliah English Classroom Action Research penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif kuantitatif sebagai metode pendekatan. Sample yang diambil pada penelitian ini berjumlah 38 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Kuesioner yang digunakan diadopsi dari penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunkan table untuk menunjukkan hasil dari persepsi mahasiswa mengenai penerapan metode campuran pada mata kuliah English Classroom Action Research. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar mahasiswa berpendapat bahwa metode campuran bersifat fleksibel. Hal ini ditunjukan berdasarkan hasil kuesioner bahwa metode campuran gampang digunakan dan membantu mahasiswa dalam memanajemen waktu dan dapat menghemat pengeluaran karena metode belajar yang digunakan secara langsung dan tidak langsung. Kemudian sebagian besar mahasiswa mengatakan bahwa mereka menyukai metode pembelajaran campuran dalam proses belajar English Classroom Action Research kemudian mereka juga mengatakan bahwa metode pembelajaran campuran memiliki dampak positive terhadap proses pembelajaran. Kata Kunci:Persepsi, Campuran, Belajar, Metode, ECA

    STUDY HABITS OF SUCCESSFUL STUDENTS OF THE 4th SEMESTER OF ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM OF UNIVERSITY OF BENGKULU

    No full text
    ABSTRAK Ridu, M. 2022. Study Habits of Successful Students of the 4th Semester of English Education Study Program University of Bengkulu. Pembimbing Utama Kasmaini, S.S M.Pd. dan Pebimbing Pedamping Ildi Kurniawan, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori kebiasaan belajar mahasiswa berhasil pada semester 4 dari program studi pendidikan bahasa Inggris Universitas Bengkulu. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 program studi pendidikan bahasa Inggris Universitas Bengkulu yang memiliki IPK 3,51 sd 4,00. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 50 item berdasarkan Study Habits Inventory yang menggali informasi tentang kebiasaan belajar siswa. Data dianalisis dengan menggunakan sebuah analisa statistik pada sample untuk menemukan kategori kebiasaan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97% atau sebagian besar siswa yang berhasil memiliki skor kebiasaan belajar 110 dan berada pada tingkat sedang, sangat sedikit atau 3% siswa memiliki skor tinggi 143,148 dan berada pada kategori baik, dan tidak ada atau 0% siswa memiliki kebiasaan belajar yang buruk. Kebiasaan belajar merupakan salah satu faktor yang dapat membantu siswa dalam prestasi akademiknya. Kebiasaan belajar yang baik dapat berkontribusi untuk memperbaiki masalah siswa dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Kebiasaan Belajar, Siswa Sukse

    AN ANALYSIS OF ADDRESS TERMS RECEIVED BY QUEEN ELIZABETH IN THE PRINCE ANIMATED SERIES

    No full text
    ABSTRAK Priambudi, Arif. (2022). An Analysis of Address Terms Received by Queen Elizabeth in The Prince Animated Series. Undergraduate Thesis. Bengkulu: University of Bengkulu. Supervisor: Kasmaini, S.S., M.Pd., Co-Supervisor: Ildi Kurniawan, M.Pd. Penelitian ini berisi pengamatan singkat pada kata sapaan yang diterima Ratu Elizabeth dalam serial animasi berjudul The Prince. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis dan faktor sosial mengenai penggunaan kata sapaan. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Peneliti menggunakan analisis isi untuk menganalisis fenomena tertentu dalam penggunaan bahasa. Data diambil dari transkrip serial animasi. Berdasarkan teori Wardhaugh, kata sapaan dikategorikan menjadi tujuh jenis dan diklasifikasikan ke dalam sembilan faktor sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata sapaan yang paling sering digunakan adalah istilah kekerabatan dengan 37 (49%) kemunculan. Namun, Ratu Elizabeth dalam serial animasi ini tidak pernah menerima nama depan, gelar plus nama belakang, dan nama belakang sebagai istilah alamat. Memanggil ratu dalam serial ini terutama dipengaruhi oleh jenis kelamin penerima, ikatan keluarga, dan kedekatan antara pembicara dan penerima. Di sisi lain, istilah sapaan tidak pernah dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ras, status transaksional, hierarki pekerjaan, dan usia. Peneltian menunjukkan bahwa Ratu Elizabeth menerima kata sapaan yang sebagian besar spesifik untuk suatu gender. Sebagian besar kata sapaan yang diterima Ratu Elizabeth dalam serial ini berasal dari anggota keluarganya dengan kecenderungan informal, sementara hanya sedikit kata sapaan diucapkan oleh para pelayan dan karakter lain yang berbicara dengan ratu secara formal. Kata kunci: sosiolinguistik, kata sapaan, serial animas

    CORRELATION BETWEEN ANXIETY AND STUDENTS’ ABILITY IN INITIATING THE DISCUSSION

    No full text
    ABSTRAK Sativa, O. 2022. Correlation between anxiety and students’ ability in initiating the discussion. Supervisor Kasmaini, S.S, M.Pd. and Co-Supervisor Ildi Kurniawan, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan kemampuan mahasiswa dalam memulai diskusi dan untuk mengetahui tingkat kecemasan mahasiswa dalam memulai diskusi pada semester III Jurusan Bahasa Inggris Universitas Bengkulu tahun ajaran 2021/2022. Desain penelitian ini adalah korelasional dan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah Jurusan Bahasa Inggris semester III Universitas Bengkulu, jumlah mahasiswa 85 mahasiswa dari kelas A, B dan C. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kuesioner divalidasi dengan menggunakan pendapat ahli. Reliabilitas diperoleh dengan menggunakan rumus Cronbach’s Alpha pada software SPSS. Penelitian ini menggunakan tabel untuk menunjukkan hasil output korelasi dan persentase hasil tingkat kecemasan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan sedang dan negatif yang signifikan antara kecemasan dengan kemampuan siswa dalam memulai diskusi. nilai korelasinya adalah -0,527. Hal ini menunjukkan bahwa arah korelasi dalam penelitian ini adalah negatif dan level korelasi dalam korelasi sedang. Kemudian sebagian besar siswa (63/85) dalam kecemasan tinggi saat memulai diskusi. Artinya secara keseluruhan tingkat kecemasan mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Universitas Bengkulu adalah kecemasan yang tinggi dalam memulai diskusi. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan agar melakukan studi korelasi seperti; hubungan antara rasa takut dalam membuat kesalahan dengan kemampuan siswa dalam memulai sebuah diskusi. Kata Kunci: Diskusi, Kecemasan, Kemampuan, Korelasi, Memulai

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    AN ANALYSIS OF SOCIAL DEIXIS USED IN CRAZY RICH ASIAN MOVIE

    No full text
    ABSTRAK Nuryadina, A.M. 2022. Analisis Deiksis Sosial yang Digunakan dalam Film Crazy Rich Asian. Dosen Pembimbing Indah Damayanti, S.S M.R,S. dan Dosen Pembimbing Pendamping Kasmaini, S.S., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kategori-kategori deiksis sosial dalam Film Crazy Rich Asian dengan menggunakan teori Fillmore (1989) dan untuk menganalisis penggunaan deiksis sosial dalam Film Crazy Rich Asian dengan menggunakan teori Levinson (1983). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif karena mendeskripsikan deiksis sosial berdasarkan ujaran- ujaran dalam naskah film. Data dikumpulkan dari naskah film Crazy Rich Asian dan menonton film Crazy Rich Asian untuk memperkuat tuturan dalam naskah film. Tabel disediakan oleh peneliti sebagai instrumen untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Dalam penelitian ini, temuan pertama menunjukkan 122 ucapan kategori deiksis sosial dengan 6 kategori deiksis ditemukan dalam film ini dan terdiri dari 10 ucapan tanda orang, 11 ucapan tingkat bicara, 4 ucapan perbedaan, 43 ucapan kehormatan, 33 ucapan tindakan sosial dan 5 ucapan kinerja linguistik. Temuan kedua menunjukkan 67 ucapan menggunakan deiksis sosial dan terdiri dari 48 ucapan keintiman, 15 ucapan kesantunan dan 4 ucapan otoritas. Berdasarkan data di atas, tampaknya deiksis sosial dapat menggambarkan penggunaan honorifik dan keintiman sebagai yang paling banyak digunakan dalam film ini. Hal ini mencerminkan bahwa meskipun tokoh-tokohnya kaya dan hidup di negeri barat, mereka tetap berusaha melestarikan bentuk dan norma ketimuran dari akarnya, yang banyak memiliki nilai-nilai tentang keutamaan berbakti, sopan santun, dan kejujuran. Peneliti menyarankan peneliti selanjutnya untuk melanjutkan penelitian tentang analisis deiksis sosial di media lain seperti talk show, bagian komentar platform, atau dalam iklan dengan menggunakan teori deiksis sosial lain dan menggabungkan bidang semantik dengan yang lain. Seperti sosiolinguistik, wacana, atau sebagainya. Kata kunci: Deiksis, Deiksis Sosial, Film

    THE MARKETING DEPARTMENT’S STRATEGY OF THE GRAGE RESORT HOTEL BENGKULU

    Full text link
    ABSTRAK Ramadhani, Ripansyah. 2022. The Marketing Department’s Strategy of the Grage Resort Hotel Bengkulu. Laporan Tulis Akhir, Diploma III Bahasa Inggris. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.Universitas Bengkulu. Pembimbing I : Kasmaini, S.S.,M.Pd PembimbingII :Zahrida, S.S., M.Hum Tujuan dari laporan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi bagian pemasaran dalam melayani turis di Grage Resort Hotel Bengkulu dan untuk mengetahui strategi yang digunakan bagian pemasaran untuk melayani turis. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada laporan ini dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Karyawan Grage Resort Hotel Bengkulu diminta menjadi informan dalam wawancara ini. Berdasarkan wawancara terhadap karyawan di Grage Resort Hotel Bengkulu. Bahwa Grage Resort Hotel Bengkulu memiliki kualitas pelayanan yang baik, meskipun ada beberapa kendala yang di hadapi, seperti kemampuan Karyawan, system booking yang error dan ada beberapa fasilitas kamar yang rusak. Untuk mempertahankan pelanggan, Grage Resort Hotel Bengkulu perlu meningkatkan marketing strategi. Kata Kunci : Hotel, Marketing Strateg

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore