1,721,056 research outputs found
Peer Review: Pengenalan Ekspresi Wajah Berbasis Template Matching. Penulis ke-1 dari 2 (Karmilasari, Faiz Chandra Ardian)
Peer Review: Representasi Kode IRMA pada Basis Data Mammografi MIAS. Penulis ke-1 dari 3 (Karmilasari, Suryarini Widodo, Lussiana ETP)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PERKALIAN BERSUSUN DENGAN MENGGUNAKAN KOLOM POLAMATIKA PADA PESERTA DIDIK TUNANETRA KELAS VI DI SLB-A YAPTI MAKASSAR
SRI KARMILASARI 2019 Meningkatkan kemampuan operasi perkalian bersusun
dengan menggunakan kolom polamatika pada peserta didik tunanetra kelas VI di
SLB-A YAPTI Makassar, Skripsi, Dibimbing oleh, Dr. Triyanto Pristiwaluyo, M. Pd
dan Dr. H. Syamsuddin, M. Si. Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang rendahnya mengoperasikan perkalian pada mata
pelajaran Matematika, khusunya mengoperasikan perkalian bersusun di SLB-A
YAPTI Makassar. Rumusan masalah penelitian ini adalah “1.)Bagaimanakah
kemampuan peserta didik dalam mengoperasi perkalian bersusun sebelum dan setelah
menggunakan kolom polamatika?2.)Apakah ada peningkatan kemampuan
mengoperasi perkalian bersusun peserta didik dengan menggunakan kolom
polamatika?” Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui : 1.)Kemampuan peserta
didik dalam mengoperasi perkalian bersusun sebelum dan setelah menggunakan
kolom polamatika.2.)Peningkatan kemampuan memngoperasi perkalian bersusun
peserta didik dengan menggunakan kolom polamatika. Teknik pengumpulan data yag
digunakan adalah penggunaan tes perkalian dalam bentuk braille. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen yaitu menggunakan Single Subject Research (SSR)
dengan desain penelitian A-B-A. Pemberian media modifikasi kolom polamatika
dapat meningkatkan kemampuan mengoperasikan perkalian bersusun pada peserta
didik tunanetra. Data yang diperoleh dianalisis melalui statistik deskriptif dan
ditampilkan dalam bentuk grafik. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik
tunanetra kelas VI di SLB YAPTI Makassar berinisial UH. Hasil penelitian ini dapat
disimpulkan yaitu : kemampuan operasi perkalian pada peserta didik Tunanetra kelas
VI sebelum diberikan perlakuan atau baseline 1 (A1) diklasifikasikan dalam kategori
sangat rendah, kemampuan operasi perkalian bersusun peserta didik selama diberikan
perlakuan atau intervensi (B) diklasifikasikan dalam kategori sangat tinggi,
kemampuan operasi perkalian bersusun peserta didik setelah diberikan perlakuan atau
baseline 2 (A2) diklasifikasikan dalam kategori tinggi. Sehingga memiliki arti bahwa
dengan menggunakan jenis penelitian SSR dan menggunakan media modifikasi
kolom polamatika dapat meningkatkan kemampuan mengoperasikan perkalian
bersusun pada peserta didik Tunanetra kelas VI di SLB-A YAPTI Makassar.
Kata kunci: Kolom Polamatika, Kemampuan Operasi Perkalian Bersusun, Tunanetr
Pengaruh pemebelajaran dengan metode penemuan terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada konsep larutan penyangga
Nita Karmilasari, Pengaruh Pembelajaran Dengan Metode Penemuan Terbimbing terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Buffer. Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh informasi bahwa pembelajaran dengan metode penemuan terbimbing lebih baik daripada pembelajaran dengan metode ceramah terhadap hasil belajar siswa pada konsep buffer. Penelitian ini di laksanakan di SMA Triguna Utama Ciputat. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sample (sampel bertujuan). Sampel penelitian berjumlah 40 siswa Kelompok XI, yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu siswa Kelompok XI IPA A sebagai kelompok eksperimen dan siswa Kelompok XI IPA B sebagai kelompok kontrol. Pengambilan data menggunakan instrumen tes hasil belajar yaitu berupa tes objektif (pilihan ganda) sebanyak 45 soal yang kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Setelah diuji, didapatkan sebanyak 30 soal valid dan reliabilitasnya sebesar 0,88. Soal juga dianalisis tingkat kesukaran dan daya pembeda, maka didapatkan sebanyak 30 soal yang dapat digunakan sebagai instrumen penelitian. Hipotesis yang diajukan adalah hipotesis nihil (Ho) yaitu tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode penemuan terbimbing dengan siswa yang tidak menggunakan metode tersebut pada konsep buffer dan hipotesis alternatif (Ha) yaitu terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode penemuan terbimbing dengan siswa yang tidak menggunakan metode tersebut pada konsep buffer. Analisis data menggunakan pengujian hipotesis dengan uji-t. Dalam penelitian ini diperoleh t-hitung sebesar 3,62, dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (db) sebesar 38 diperoleh t-tabel sebesar 2,021. Dengan demikian t-hitung lebih besar dibandingkan t-tabel (3,62 > 2,021). Hal ini berarti hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima yang menyatakan pembelajaran dengan metode penemuan terbimbing lebih baik daripada pembelajaran dengan metode ceramah terhadap hasil belajar siswa pada konsep buffer. Maka kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode penemuan terbimbing lebih baik daripada pembelajaran dengan metode ceramah terhadap hasil belajar siswa pada konsep buffer. Kata kunci: metode penemuan terbimbing, hasil belajar, dan buffer
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Peer Review: Pengkodean Warna Iris Mata Sebagai Password Sistem Pengenalan Individu. Penulis ke 2 dari 3 (A. Ramadona Nilawati, Karmilasari, Sarifuddin Madenda)
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
