4 research outputs found

    Manajemen strategi pelaksanaan manasik Haji dan Umrah dalam meningkatkan kualitas jamaah : Penelitian di PT. Kamil Wisata Mandiri

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya calon jamaah haji dan umrah yang kurang paham setelah adanya kegiatan manasik haji dan umrah dikarenakan keterbatasan pendidikan dan ilmu agama sehingga diperlukan strategi yang tepat guna meminimalisir ke tidak pahaman calon jamaah tersebut. Menyadari masalah ini PT. Kamil Wisata Mandiri sebagai salah satu biro usaha layanan haji dan umrah menyelenggarakan kegiatan manasik haji dan umrah. Manasik haji adalah peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya. Dalam kegiatan manasik haji, calon jamaah haji akan dilatih tentang cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakan, misalnya rukun haji, persyaratan, wajib, sunnah maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Manajemen strategi pelaksanaan manasik haji dan umrah yang efektif dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain dengan memberikan pelatihan dan pembekalan kepada jamaah sebelum berangkat, menyediakan petunjuk dan panduan yang jelas selama pelaksanaan, serta melakukan evaluasi dan monitoring secara berkala terhadap pelaksanaan manasik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen strategi yaitu formulasi, implementasi serta evaluasi strategi dalam upaya meningkatkan kualitas calon jamaah haji dan umrah. pelaksanaan manasik haji dan umrah dalam meningkatkan kualitas jamaah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana manajemen strategi pelaksanaan manasik haji dan umrah dapat dilakukan secara efektif dan efisien guna meningkatkan kualitas jamaah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah jamaah yang telah melaksanakan haji dan umrah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian implementasi manajemen strategi dalam kegiatan manasik haji dan umrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi pelaksanaan manasik haji dan umrah yang efektif dapat meningkatkan kualitas jamaah. Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas jamaah di antaranya adalah pengetahuan dan pemahaman tentang haji dan umrah, kesiapan fisik dan mental, serta pengalaman dan dukungan dari pihak travel, serta memberikan program-program yang baik serta membuat calon jamaah haji dan umrah lebih siap terhadap kesiapan fisik, mental dan ilmu tatacara dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pihak travel dan jamaah dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan haji dan umrah serta memperbaiki manajemen strategi pelaksanaan manasik guna mencapai tujuan yang diharapkan

    Russia's Goals and Priorities in the Russia-Ukraine Conflict

    No full text
    Based on Colin Gray’s defense planning theory, Russia’s territorial control in Ukraine reflects a clear strategic defense objective to strengthen its position in Eastern Europe. The success of Russia’s defense strategy is influenced by the interplay between political policies, military power, and the ability to adapt to close-range conflict situations. This territorial control is not merely a result of military conflict but also an integral part of a long-term plan to achieve broader political goals. Additionally, the motivation of Russian human resources in Ukraine demonstrates a well-planned and directed strategic approach. The high number of volunteers and the motivation of troops indicate Russia’s efforts to achieve its objectives through optimizing human resource partnerships. The prioritization of Ukraine’s natural resources also reflects Russia’s strategy to enhance its geopolitical position and fulfill its economic needs. This resource control not only provides financial advantages but also strengthens Russia’s military capabilities. Therefore, the interplay between political policies, military power, and the ability to adapt to dynamic situations is a key factor in Russia’s defense strategy during this conflict

    Shaykh Al-Zamakhshary\u27s Interpretation of Ru\u27yatullah (Study of Interpretation of Al-Qur\u27an Surah Al-Qiyamah Verses 22-23 in Kitab Al-Kasysyaf)

    No full text
    This study aims to discuss how the interpretation of Al-Zamakhshary, a great scholar of the Mu\u27tazilah school, on how to see Allah contained in Qs. al-Qiyamah/75: 22-23 with reference to his tafsir Al-Kasysyaf. Seeing is called by the term Ru\u27yatullah. Ru\u27yah comes from the word رأ ى – يرى – رأ ي – رأية which means to see, to be sure, to suppose, and to think. What is meant by seeing here is seeing Him in the afterlife. The author uses qualitative research methods in this study, using the type of library reasearch with a descriptive approach. Therefore, the author examines the meaning and interpretation of the verses of ru\u27yatullah. This is done through the tahlili method, which is used to analyze data related to al-Zamakhshary\u27s interpretation of ru\u27yatullah in surah al-Qiyamah verses 21-22. In this study the author found that al-Zamakhshary negates Ru\u27yatullah (seeing Allah) in the afterlife. Al-Zamakhshary ta\u27wil-kan the word ناظر ة in surah al-Qiyamah verse 23, with the meaning of "al-intizar", so the meaning of the verse above is waiting for rewards and enjoyment from Allah, not seeing Allah in the hereafter

    RANCANGAN PROTOTYPE MONITORING NOTIFICATION ALARM PADA PERALATAN NAVIGASI MERK THALES

    No full text
    Abstrak. Pada pelaksanaan penelitian ini penulis dihadapkan dengan permasalahan yang terjadi pada fasilitas monitoring navigasi penerbangan yaitu ADRACS pada system ILS merk Thales, dimana teknisi sering menerima laporan terlebih dahulu dari Air Traffic Control (ATC) yang mendapat informasi dari pilot bahwa Instrument Landing System (ILS) mengalami masalah. Kondisi ini terjadi karena Peralatan Remote Control Monitoring System (RCMS) dari Instrument Landing System (ILS) berada di ruang teknisi. Ketika teknisi tidak berada di ruangan tersebut, terutama saat sedang bekerja di lokasi lain, mereka tidak mendapatkan notifikasi langsung jika kondisi ILS terjadi alarm. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development. Tindakan penyelesaian pada permasalahan ini yaitu dengan membuat suatu software yang dapat memberikan informasi secara fleksibel dan real time kepada para teknisi dimanapun berada, dengan harapan teknisi mampu mengetahui lebih dahulu jika peralatan mengalami alarm yang dapat meningkatkan efektifitas perbaikan dan perawatan peralatan navigasi penerbangan.Abstract. In the course of this research, the author encountered issues with the monitoring facility of the flight navigation, specifically the ADRACS in the Thales ILS system. Technicians often receive reports from Air Traffic Control (ATC) first, who in turn receive information from pilots indicating problems with the Instrument Landing System (ILS). This situation arises due to the Remote Control Monitoring System (RCMS) equipment for the ILS being located in the technician's room. When technicians are not present in the room, particularly when they are working elsewhere, they do not receive direct notifications if the ILS system alarms. This study employs the Research and Development method. The solution to this issue involves developing software capable of providing flexible and real-time information to technicians wherever they may be. The aim is for technicians to be informed promptly if equipment alarms occur, thereby enhancing the effectiveness of navigation equipment maintenance and repai
    corecore