1,722,639 research outputs found
Evaluasi Pengelolaan Rusunawa Komarudin, Cakung, Jakarta Timur
Rumah Susun Komarudin merupakan rumah susun yang memiliki sistem sewa dan rata-rata dihuni oleh warga-warga relokasi atau warga berpenghasilan rendah Rusunawa Komarudin memiliki 6 blok untuk 1 gedung. Rusunawa Komarudin memiliki masalah dengan pengelolaan yang terlihat dari kondisi fisik rusun yang kurang baik. Kondisi fisik tersebut berada pada unit hunian, ruang bersama, sarana dan prasarana. Selain itu Rusunawa Komarudin memiliki permasalahan pada sumber pembiayaan rusun yang berasal dari subsidi pada tarif sewa yang masih belum dapat menutupi biaya pengelolaan rusun. Permasalahan tersebut menandakan bahwa kualitas pengelolaan rusun masih kurang optimal.
Penelitian yang dilakukan penulis ini bersifat deskriptif bertujuan untuk melakukan evaluasi pengelolaan rumah susun demi meningkatkan kualitas hunian rumah susun dari berbagai aspek terutama aspek fisik rusun yang nantinya akan membuat rumah susun dapat berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode analisa yakni analisa yang bersifat deskriptif dan kuantitatif. Alat analisis yang digunakan berupa metode cross tab, metode IPA, metode secara deskriptif, dan metode evaluasi berupa perbandingan kondisi eksisting dan standard yang digunakan. Berdasarkan hasil analisis, Rumah Susun Komarudin memiliki kualitas pengelolaan kurang baik beberapa aspek yang perlu ditingkatkan terutama pada aspek fisik hasil analisa tersebut berdasarkan persepsi penghuni yaitu pada unit hunian, ruang bersama, sarana dan prasarana. Selain itu perlu adanya perbaikan pada sumber biaya pengelolaan rusun yaitu berupa tarif sewa . Hasil dari evaluasi berupa pemberian rekomendasi kepada pengelola Rumah Susun Komarudin berupa rekomendasi terhadap pengelolaan pada berbagai aspek pengelolaan terutama pada aspek fisik berupa prosedur pengelolaam rusun
Kematian Menurut Komarudin Hidayat: Analisis Tasawuf Al-Ghazali
Selama ini perhatian dan kajian tentang kematian mulai ditinggalkan dan kurang mendapat tempat. Hal ini disebabkan ketakutan manusia yang laten terhadap kematian itu sendiri. Kematian adalah sebuah keniscayaan yang pasti datang kepada
setiap yang mempunyai jiwa. Oleh karena itu semua orang memiliki kesempatan untuk mempersiapkan terhadap datangnya kematian. Penelitian mengenai kematian menjadi suatu tema yang penting untuk disemarakkan kembali, baik melalui
penelitian ataupun kajian-kajian ilmiah. Salah satu penelitian tentang kematian yang bisa menjadi rujukan ialah kematian perspektif Komarudin Hidayat yang dapat dianalisis dengan menggunakan teori kematian al-Ghazali yang ada di kitab
“Ihya Ulumuddin”. Penelitian ini merupakan penelitian literatur, dengan menggunakan pendekatan teori tentang kematian, dan jenis penelitian ini adalah penelitian
deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer ialah data yang berupa kajian terhadap kematian menurut Komarudin Hidayat dari bukunya yang berjudul “Psikologi Kematian: Mengubah Ketakutan Menjadi Opitimisme” yang diterbitkan oleh PT Mizan Publika tahun 2006 dan “Berdamai dengan Kematian” yang ditebitkan oleh PT Mizan Publika tahun 2009. Sedangkan data sekundernya berupa kajian tentang kematian dari berbagai perspektif serta data-data lain yang dapat
membantu dalam penelitian, termasuk data-data dari segi biografi dan ketokohan Komarudin Hidayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kematian menurut Komarudin Hidayat ialah proses menuju kehidupan yang baru, bahkan disebut Komarudin
sebagai kehidupan yang sejati. manusia pada umumnya mengalami kecemasan atau ketakutan untuk menghadapi kematian karena ketidaktahuan tentang situasi setelah kematian terjadi. Oleh karena itu perlu persiapan yang matang. Komarudin memberikan makna yang lebih dalam dan filosofis tentang kematian dengan
perspektif psikologi. (2) Gagasan-gagasan al-Ghazali tentang makna, persiapan dan kematian yang indah dapat ditemukan dalam gagasan-gagasan Komarudin Hidayat, sehingga konsep makna kematian yang diungkapkan al-Ghazali dalam karyanya “Ihya Ulumuddin” dapat ditemukan dalam karya Komarudin Hidayat yang berjudul “Psikologi Kematian: Mengubah Ketakutan Menjadi Opitimisme” dan bukunya yang lain, yang berjudul “Berdamai dengan Kematian
Mengukir mimpi di desa Tanjungwangi
beberapa hal yang dihasilkan dari kegiatan KKN Sisdamas di Desa Tanjungwangi ini diantaranya ialah adanya subjek pemberdayaan di bidang pendidikan dan kemasyarakatan. Pada kegiatan ini, ada beberapa program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan, diantaranya yaitu pemberdayaan karangtaruna mengenai metode pembelajaran yang baik terutama dalam struktur organisasinnya khususnya untuk lingkungan RW. 05,menjadi panitia dalam perayaan HUT RI ke 72, serta program pengolahan sampah dimana kelompok 53 membuat sampah untuk disimpan di titik-titik tertentu sehingga masyarakat tidak membuang sampah ke sembarang tempat dengan alasan tidak ada tempat sampah
Cahaya Ilmu di ujung Desa
KKN Sisdamas adalah kegiatan pembelajaran yang memadukan pemberdayaan dan pengabdian kepada masyarakat di suatu daerah tertentu yang dilakukan oleh mahasiswa untuk turut melakukan pemberdayaan masyarakat dengan prinsip pembangunan partisipatif, sipatif, demokratif dan berkelanjutan berlandaskan nilai-nilai luhur kemanusiaan
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PUTERI KOMARUDIN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
In the current era of globalization, the high level of information technology has rapidly givenrise to new media (social media) in life. The existence of social media today greatly affectsvarious areas of life in society, including the political field. So that now many politicians arecompeting to campaign through various types of social media, especially Instagram socialmedia. Because the media today plays an increasingly large role in the political life anddemocracy of a nation. Puteri Anneta Komarudin is a political leader who actively uses socialmedia Instagram to interact and convey aspirations to the community. This study aims todetermine the communication strategy used by Puteri Komarudin through Instagram socialmedia in increasing the role of legislation and the political image of the DPR-RI in thecommunity. This research uses descriptive qualitative methods with documentary datacollection techniques. The result of this research is that Puteri Komarudin has communicatedthrough social media with 4 message strategies that have succeeded in making PuteriKomarudin closer and known to the community and increasing public trust in people'srepresentatives.Di era globalisasi saat ini, tingginya tingkat teknologi informasi yang pesat telah memunculkan mediabaru (media sosial) dalam kehidupan. Dengan adanya media sosial saat ini sangat mempengaruhiberbagai bidang kehidupan di masyarakat, tak terkecuali bidang politik. Sehingga saat ini banyak parapolitisi berlomba-lomba melakukan kampanye melalui berbagai jenis media sosial terutama media sosialinstagram. Karena media saat ini memainkan peran yang kian besar dalam kehidupan politik dandemokrasi suatu bangsa. Puteri Anneta Komarudin merupakan salah satu aktor politik yang aktifmenggunakan media sosial intagram untuk berinteraksi dan menyampaikan aspirasi kepadamasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan PuteriKomarudin melalui media sosial instagram dalam meningkatkan peran legislatif dan citra politik DPRRI
di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknikpengumpulan data secara dokumentatif. Hasil dari penelitian ini adalah Puteri Komarudin telahmelakukan komunikasi melalui media sosial dengan 4 strategi pesan yang berhasil membuat PuteriKomarudin lebih dekat dan dikenal dengan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan masyarakatterhadap wakil rakyat
How Does Grit Relate to The Psychological Well-being of Students Who Are Writing Thesis?
In compiling and writing an undergraduate thesis, final-year students tend to encounter several problems. Those problems will come with pressure both from outside and from within, resulting in students' personality factors not being achieved, where in advance, these conditions trigger disruption of students' psychological well-being. Final-year students who are writing a thesis need to have a personality in the form of "GRIT." Grit is a personality factor that describes differences in individual abilities in achieving academic success. This research aimed to determine the relationship between Grit and psychological well-being in final-year students writing their theses. This research used a quantitative correlational method with a sample of 222 students, using an accidental sampling technique. The data collection process in this study was measured using the psychological well-being scale and the Grit scale modified from previous research. Data analysis techniques for hypothesis testing in this research used Pearson's Product Moment with the SPSS 26.0 on Windows application. The research results show a correlation coefficient (r) of 0.617 with a p value of 0.000 (P0.01), which means there is a significant relationship between grit and psychological well-being in students who are doing their thesis. As a suggestion for future researchers, they may conduct qualitative research to get an in-depth picture of the Grit phenomenon with psychological well-being
Gaya kepemimpinan transformasional Kiai Oom Komarudin dalam meningkatkan budaya religius santri di Pondok Pesantren At-Tarbiyah Cimalaka Kabupaten Sumedang
Kepemimpinan dalam organisasi merupakan elemen penting, peranannya pun akan berpotensi terhadap kelangsungan organisasi. Maju mundurnya suatu organisasi akan ditentukan oleh arahan pemimpin yang mampu mempengaruhi para bawahan dalam meningkatkan kinerja atau prestasi dan tercapainya suatu tujuan organisasi. Hal tersebut tercermin dalam kepemimpinan beliau yang senantiasa mampu memotivasi para bawahannya sehingga tercipta peningkatan prestasi dan etos kerja yang baik. Penelitian ini berfokus pada (1) Bagaimana Implentasi kepemimpinan Kiai Oom Komarudin dalam meningkatkan budaya religius santri (2) bagaimana hambatan dan peluang kepemimpinan Kiai Oom Komarudin dalam meningkatkanbudaya religius santri (3) bagaimana pengaruh kepemimpinan transformasional Kiai Oom Komarudin dalam meningkatkan budaya religius santri.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang implementasi, hambatan dan peluang serta peran kepemimpinan transformasional yang dilakukan oleh Kiai Oom Komarudin dalam meningkatkan budaya religius santri.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendapat Robbins (2015) yang menyatakan bahwa, “Kepemimpinan transformasional adalah kepemimpinan yang memberikan inspirasi kepada para pengikutnya untuk melampaui kepentingan pribadi mereka, yang mampu membawa dampak yang luar biasa pada para pengikutnya.
Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan perspektif fenomenologi. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kiai Oom Komarudin dan Santri. Sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, display, tafsir dan kesimpulan.
Hasil dari kepemimpinan transformasional Kiai Oom Komarudin dalam meningkatkan budaya religius santri adalah (1) proses kepemimpinan transformasional Kiai Oom Komarudin menggunakan proses perencanaan analisis kebutuhan (2) Kiai Oom Komarudin dalam meningkatkan budaya religius senantiasa memberikan motivasi dan dorongan kepada para bawahan (3) Kiai Oom Komarudin sebagai pimpinan mampu menjadi teladan yang baik bagi para bawahan sehingga menimbulkan segan dan berkharisma (4) memciptakan lingkungan yang harmonis, baik melalui program yang dibuat maupun peraturan yang ditetapkan (5) melakukan perubahan pengidentifikasian pada nilai-nilai agama yang dianut sehingga tercipta nilai-nilai agama yang disepakati
Penggunaan Instagram sebagai pembentuk citra aktor politik: Studi kasus akun Instagram Puteri Komarudin
Media sosial merupakan wadah yang digunakan oleh Puteri Komarudin dalam membentuk citranya sebagai anggota DPR RI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media sosial dalam membentuk citra aktor politik Puteri Komarudin. Media sosial merupakan wadah untuk menyebarkan informasi dengan cepat dan semua orang dapat melihat apa yang disebarkan sehingga citra dapat terbentuk dengan cepat. Hal ini menarik untuk diteliti karena Puteri Komarudin merupakan anggota DPR RI yang aktif menggunakan media sosial Instagram sebagai ruang untuk membagikan kegiatan kerjanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori citra politik, teori media sosial, dan teori analisis wacana kritis model Teun A. Van Djik. Hasil penelitian berdasarkan model analisis Van Djik menunjukkan penggunaan media sosial Instagram berhasil membentuk citra positif pada Puteri Komarudin. Wacana yang diangkat oleh @puterikomarudin berhasil membentuk citra politiknya sebagai politisi perempuan inspiratif, tegas, dan sosok yang memperjuangkan wanita karena teks yang digunakan mudah dipahami, motivasional dan jelas. Kognisi sosial dalam wacana yang diangkat menyoroti peran dan posisi perempuan dan mendukung kesetaraan. Dalam konteks sosial, Puteri Komarudin menggunakan perannya untuk mengunggah wacana yang memotivasi perempuan agar lebih produktif
Pengaruh perkembangan teknologi Smartphone terhadap moralitas mahasiswa
Pondok Pesantren Al-Ihsan berlokasi di Desa Cibiru Hilir, Cileunyi, Bandung. Berawal dari keinginan K.H. Sulaiman Abdul Majid untuk mendirikan pesantren. Pesantren Al-Ihsan saat ini dipimpin oleh K.H. Tantan Taqiyudin, Lc. Pondok pesantren Al-Ihsan memiliki santri dari berbagai daerah. Dan memiliki empat asrama putra, serta tujuh asrama putri.
Dengan jumlah santri sekitar Sembilan ratus orang. Pesantren Al-Ihsan membawa keuntungan bagi masyarakat sekitar. Karena selain menjadi pusat keagamaan masyarakat dan santri, juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mencari nafkah.
Penulisan ini dirumuskan: Bagaimana pengaruh perkembangan teknologi terhadap moralitas mahasiswa? Bagaimana dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi bagi mahasiswa? Apa yang dapat mempererat solidaritas mahasiswa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perkembangan teknologi terhadap moralitas mahasiswa. Mengetahui dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi. Mengetahui hal-hal yang dapat mempererat solidaritas mahasiswa.
Dalam pembahasan ini teori-teori etika dari buku K. Bertens menjadi acuan utama. Terutama yang berhubungan dengan etika sosial. membahas etika kebebasan individu, kebebasan lingkungan, kewajiban prima facie. Kebebasan kita dibatasi oleh kebebasan dari orang lain. Sehingga seseorang hendaknya memiliki pandangan bersosialisasi sesuai dengan etika yang berlaku.
Pendekatan ini menggunakan metode studi kasus dengan analisis kualitatif. Penulisan melakukan wawancara langsung pada mahasiswa, mempelajari buku akhlak, internet, penelitian-penelitian yang berhubungan dengan penelitian peneliti, dan lain sebagainya.
Dari penulisan, disimpulkan bahwa interaksi mahasiswa saat telah memiliki smartphone terhadap teman sekitarnya menunjukan perubahan. Yaitu respon yang telat, perhatian yang berkurang, mengganggu teman dengan suara smartphone, bahasa yang lebih singkat, berkurangnya keikhlasan karena tidak mau diganggu, rutinitas sering terlewatkan, serta kegiatan belajar yang tergangu karena membuka smartphone di waktu belajar. Aspek yang tidak berubah dari kepemilikan mahasiswa atas smartphone adalah prinsip menepati janji. Nilai-nilai keagamaan menjadi acuan utama para mahasiswa dalam bertindak
Arief Rachman Guru
Melalui catatan Ukim komarudin, seorng praktisi pendidikan nasihat-nasihat pendidikan dan Arief Rachman pun terangkum untuk menjadi bekal para pendidik serta calon pendidik kelak dan juga untuk praktisi pengelola lembaga pendidikan. Sebuah kumpulan catatan inspiratif bagi mereka yang juga ingin memajukan Bangsa Indonesia menjadi lebih baik melalui pendidikan.xxxI; 2197 hlm: ilus 16x21 c
- …
