894 research outputs found

    Studi tentang tema lukis Agus Kamal

    No full text
    Tujuan penelitian untuk mengetahui tema-tema lukisan Agus Kamal dari tahun 1983 sampai dengan 1990 melalui obyek pelukisannya dan untuk mendapatkan deskripsi mengenai konsep seni lukis dan proses visualisasinya.Tema lukisan dalam kurun waktu tertentu dapat berubah-ubah dari satu tema ke tema yang lain, tema lukisan Agus Kamal berdasarkan obyek pelukisnya digolongkan menjadi empat macam yaitu religius, manuisa dengan kebudayaannya, manusia dan alam seta tema alam itu sendiri

    Teknik lukisan Agus Kamal

    No full text
    Teknik lukisan Agus Kamal adalah suatu cara/keterampilan tertentu yang dimiliki Agus Kamal dalam menciptakan karya lukisanya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik yang digunakan Agus Kamal meliputi teknik kerok, teknik transparan dan teknik impasto. Dalam mengeksploitasi teknik kerok ia menggunakan efek-efek tekstural yang didapati untuk membentuk volume obyekobyek lukisannya yang mana dari penggunaan teknik tersebut mampu menunjjukkan gaya pribadi lukisan Agus Kamal

    Warna lukisan Agus Kamal

    No full text
    Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa warna lukisan Agus Kamal adalah warna monochrome dan warna yang paling banyak digunakan yaitu warna putih, abu-abu kecoklatan, abu-abu kehijauan, serta banyak menggunakan warna abu-abu kebiruan dan coklat. Sebagai latar belakang penggunaan warna monochrome pada lukisan Agus Kamal adalah pola pemikirannya tentang kesederhanaan. Warna bagi Agus Kamal merupakan bahasa dalam lukisannya, dengan kata lain penggunaan warna monochrome bagi agus Kamal merupakan elemen pribadi yang khas dalam karya lukisnya

    Komposisi lukisan Agus Kamal

    No full text
    Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang melatar belakangi terciptanya komposisi lukisan Agus KAmal dan prisip yang ada pada lukisannya.Prinsip-prinsip komposisi yang digunakan dalam lukisan Agus Kamal bahwa kontras, irama, klimaks, balans dan proprsi banyak digunakan, balans yang banyak digunakan informal balans dan cukup digunakan sederajat balans. Dalam menciptakan komposisi Agus Kamal selalu membuat perencanaan global, tetapi dalam pengerjaannya menggunakan total, KOmposisi lukisannya cara meletakkan objeknya cenderung tidak simetris dan mengarah ketepi

    Ruang pada lukisan Agus Kamal

    No full text
    Lukisan-lukisan yang dijadikan sumber data dalam penelitian ini adalah karya-karya lukisan cat minyak Agus Kamal yang dibuat dari tahun 1983-1991 sebanyak 24 lukisan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observai, interview, & metode dokumentasi. Hasil analisa terhadap ruang pada lukisan Agus Kamal dapat disimpulkan lebih banyak menggunakan ruang prespektif dengan ditunjang tekstur semunya sehingga sifat ruangnya adalah ilusi kedalaman 3 dimensional / ilusi ruang transenden statis. Fungsi & manfaat penggambaran ruang pada lukisan Agus Kamal untuk membuat suasana yang diharapkan seperti suasana aneh, mencekam, asurd, transedental, dsb. Dinamika perubahan penggambaran ruang pada lukisan Agus Kamal terlihat dari ruang prespektif tampak datar, lalu berkembang dengan ruang prespektif normal & selanjutnya dengan ruang prespektif campur aduk (memutar balikkan jarak obyek)

    Peran Perguruan Seni Bela Diri Pencak Silat Tapak Suci Dalam Pembinaan Pemuda di Kota Medan

    No full text
    Redha Azmi Kamal, The Role of Pencak Silat Tapak Suci Martial Arts College in Youth Development in Medan City with a supervisory commission Prof. Dr. Robert Sibarani, MS (Chief Advisor) and Dr. Agus Purwoko, S.Hut, M.Si (Member). Pencak Silat Martial Arts College Organization is a social organization, which teaches martial arts also teaches how to conduct coaching of its members. The provision of guidance by the Tapak Suci martial arts organization pencak silat is given to its intended members in the context of establishing noble character. The formulation of the problem is how the role of pencak silat martial arts organizations in participating in developing youth, its role and strategy. The research method used uses normative juridical through a qualitative approach, relying on primary and secondary data, the location of research in the martial arts martial arts organization located in the city of Medan from the research results were analyzed and arranged systematically.Redha Azmi Kamal, Peran Perguruan Seni Bela Diri Pencak Silat Tapak Suci Dalam Pembinaan Pemuda Di Kota Medan dengan komisi pembimbing Prof. Dr. Robert Sibarani, MS (Ketua Pembimbing) dan Dr. Agus Purwoko, S.Hut, M.Si (Anggota). Organisasi perguruan seni beladiri pencak silat merupakan organisasi kemasyarakatan, yang mengajarkan ilmu beladiri juga mengajarkan cara untuk melakukan pembinaan terhadap anggotanya. Pemberian bimbingan oleh organisasi perguruan seni beladiri pencak silat Tapak Suci diberikan kepada anggotanya dimaksud bertujuan dalam rangka pembentukan budi pekerti yang luhur Perumusan masalahnya bagaimana peranan organisasi perguruan seni beladiri pencak silat dalam ikut melakukan pembinaan pemuda, peran dan strateginya. Metode penelitian yang dipakai menggunakan yuridis normatif melalui pendekatan kualitatif, dengan bertumpu pada data primer dan sekunder, lokasi penelitian di organisasi perguruan seni beladiri pencak silat yang berada di Kota Medan dari hasil penelitian dianalisis dan disusun secara sistematis.111 HalamanTesis Magiste

    MANAJEMEN KURIKULUM TERPADU DI PONDOK PESANTREN AL-KAMAL WONODADI KABUPATEN BLITAR

    No full text
    Artikel ini bertujuan untuk membahas manajemen kurikulum terpadu di Pondok Pesantren Al-Kamal yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentas. Sedangkan keabsahan data yang digunakan melalui ketekunan pengamatan, diskusi dengan teman sejawat, trianggulasi sumber, metode dan waktu. Adapun hasi penelitian meliputi (1) Perencanaan  kurikulum terpadu pada pembelajaran bahasa arab di pondok pesantren al-kamal dalam kriteria pembagian mata pelajaran sangat disesuaikan dengan tujuan adanya progam bahasa asing disini, dimana madrasah diniyah dipondok tersebut secara khusus mempelajari bahasa arab dari segi tata bahasa, menulis, cara membaca selain itu juga mempelajari tentang hadist, ushul fiqih agar membiasakan seorang santri ketika nantinya terjun ke masyarakat. Sedangkan, untuk pembelajaran bahasa arab modern di bawah naungan LPBA secara khusus di pondok tersebut untuk mempelajari muhadatsah sehingga nantinya diharapkan para santri tidak hanya mampu mempelajari bahasa arab dari segi kaidah tapi juga dari segi berbicara bahasa asing khususnya dalam bahasa arab. (2) Pelaksanaan kurikulum terpadu pada pembelajaran antara madrasah diniyah dan idhofiyah lughah di pondok al-kamal di ada tiga langkah inti yaitu kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. kurikulum terpadu dalam pembelajaran bahasa arab terbagi dalam dua bagian. Pertama, salafiyah dibawah naungan madrasah diniyah untuk mempelajari kitab-kitab berbahasa arab. Kedua, kegiatan bahasa arab modern yang di bawah naungan LPBA terbagi dalam dua kelas besar yakni kelas persiapan (santri baru) dan kelas lanjutan, dimana kegiatan tersebut untuk melatih para setiap santri terbiasa menggunakan percakapan bahasa asing khususnya dalam bahasa arab, karena di pesantren ini pada kehidupan sehari-harinya menggunakan percakapan bahasa asing. (3) Evaluasi yang digunakan oleh pondok al-kamal secara garis besar yang di evaluasi meliputi : Pertama, tujuan pembelajaran yang memuat (ujian tulis, ujian lisan, ujian praktek). Kedua, evaluasi muatan kurikulum yang memuat (progam, strategi, kriteria ketuntasan belajar), Ketiga, hasil belajar, Keempat, evaluasi pengembangan kurikulum

    Personal Branding Agus Harimurti Yudhoyono Melalui Media Sosial Youtube @AgusYudhoyono

    No full text
          Indonesia will hold presidential and parliamentary elections in 2024 at both national and regional levels. Agus Harimurti Yudhoyono is one of the presidential candidates in the 2024-2029 elections. In political years where this, as done by Agus Harimurti Yodhoyono, will have a significant influence on the support of the Indonesian people, personal branding is an important component in the success of the plan. The development of information technology and the use of social media as a tool for developing personal branding is currently impossible to resist. Agus Harimurti Yudhoyono uses YouTube, a social media platform, to develop personal branding to attract the interest of the younger generation. The purpose of this research is to find out more about Agus Harimurti Yudhoyono's personal branding strategy on YouTube. By using foundations such as personal branding, agenda setting, framing and dramaturgy. The author uses qualitative research techniques. Framing analysis will be replaced by research that focuses on issues related to Agus Harimurti Yudhoyono's personal branding. Based on the findings of this study, personal branding, framing, and dramaturgy produce personal branding developed by Agus Harimurti Yudhoyono's management through YouTube social media which has formed a realistic personal branding. As a result, Agus Harimurti Yudhoyono's personal branding has become realistic

    TA : Pembuatan Film Bergenre Drama Berunsur Komedi Farce dengan Plot Linear Circular Yang Berjudul "Agus"

    No full text
    The film is a live picture, also often called a movie. Film, collectively, often called cinema. Cinema itself is derived from the word cinematic or motion. So the sense of motion is painting with light. The author makes a comedy movie using Circular Linear plot as the plot. The method used was the story begins from conception, data collection techniques of filming and editing videos. Before authors begin filming this, the authors conducted several research methods, such as literature, namely by looking for books related to the movie-making process. Moreover, the authors also conducted an analysis of some of the films made in reference to the character creation as well as analyzing the properties commonly used in a comedy movie. Film "AGUS" tells about the life of a young person who wanted to try his fortune village in the city. Are then faced with a dilemma, in which he must decide wisely over what happened. The process of making this film started pre-production process that begins with the design work of ideas and concepts. Writers develop it into a movie by using the techniques of filmmaking in general. This film uses a video editing software on finalizing, it will also facilitate the task of the writer in perfecting. Finally, the hope of the author of the final report will be the best, so it can be a role model for others, both technical and moral message contained in the film, and through this work, the author is able to provide different entertainment that could shift the interest of the film market film eroticism to quality films

    TA : Pembuatan Film Bergenre Drama Berunsur Komedi Farce dengan Plot Linear Circular Yang Berjudul "Agus"

    No full text
    The film is a live picture, also often called a movie. Film, collectively, often called cinema. Cinema itself is derived from the word cinematic or motion. So the sense of motion is painting with light. The author makes a comedy movie using Circular Linear plot as the plot. The method used was the story begins from conception, data collection techniques of filming and editing videos. Before authors begin filming this, the authors conducted several research methods, such as literature, namely by looking for books related to the movie-making process. Moreover, the authors also conducted an analysis of some of the films made in reference to the character creation as well as analyzing the properties commonly used in a comedy movie. Film "AGUS" tells about the life of a young person who wanted to try his fortune village in the city. Are then faced with a dilemma, in which he must decide wisely over what happened. The process of making this film started pre-production process that begins with the design work of ideas and concepts. Writers develop it into a movie by using the techniques of filmmaking in general. This film uses a video editing software on finalizing, it will also facilitate the task of the writer in perfecting. Finally, the hope of the author of the final report will be the best, so it can be a role model for others, both technical and moral message contained in the film, and through this work, the author is able to provide different entertainment that could shift the interest of the film market film eroticism to quality films
    corecore