6 research outputs found
Kemampuan Memahami Isi Wacana Narasi Bahasa Makassar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa
ABSTRAK
Secara umum tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan memahami isi wacana narasi bahasa Makassar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa. Dengan jumlah sampel 32 orang siswa dan memiliki tujuan secara khusus, yaitu: (1) mendeskripsikan kemampuan memahami pesan yang terkandung dalam swacana narasi “anak tukalumanyang” siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa, (2) mendeskripsikan kemampuan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam wacana narasi bahasa Makassar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa, (3) mendeskripsikan kemampuan memahami pesan yang di sampaikan tukalumanyang kepada kedua anaknya yang ada dalam wacana narasi bahasa Makassar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa, dan (4) mendeskripsikan kemampuan menceritakan kembali wacana narasi “anak tukalumanyang” secara singkat dalam wacana narasi bahasa Makassar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa
Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik tes pada sampel penelitian. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis melalui beberapa tahap: (1) membuat daftar skor mentah, (2) membuat distribusi frekuensi dari skor mentah, (3) mencari nilai sampel, (4) mencari frekuensi kuantitatif perolehan nilai, dan (5) mencari persentase kemampuan siswa.
Secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa tidak mampu memahami isi wacana narasi bahasa Makassar dan secara khusus hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa tidak mampu memahami pesan yang terkandung dalam wacana narasi bahasa Makassar “anak tukalumanyang” (2) siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa tidak mampu memahami nilai-nilai yang terkandung dalam wacana narasi bahasa Makassar “anak tukalumanyang”, (3) siswa kelas VIII SMP Negeri Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa mampu menuliskan pesan yang disampaikan oleh “anak tukalumanyang”, dan (4) siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa tidak mampu menceritakan kembali wacana narasi “anak tukalumanyang”
Konstruksi Akuntansi Rumah Tangga Berlandaskan Budaya Sibaliparriq
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk akuntansi rumah tangga
yang diterapkan oleh keluarga nelayan Mandar berdasarkan budaya sibaliparriq
serta nilai dan tujuan di balik bentuk tersebut. Untuk sampai pada tujuan penelitian
ini menggunakan metode etnografi model Spradley dengan melalui beberapa
tahap analisis yaitu analisis domain, taksonomi, komponen dan analis tema
budaya. Penelitian ini menemukan bahwa ada dua tema budaya utama yang
membentuk akuntansi rumah tangga berdasarkan sibaliparriq yaitu dimensi
manusia dan dimensi spiritual. Dimensi manusia merupakan dimensi yang
diupayakan oleh pasangan serta relasi sosial sedangkan dimensi spiritual
merupakan dimensi yang bersumber dari Tuhan. Dua dimensi tersebut melahirkan
bentuk akuntansi keluarga yaitu dimensi manusia menunjukkan adanya kerjasama
(sibaliparriq) antara suami dan istri dalam mengelola keuangan keluarga yaitu
dalam pengungkapan penghasilan oleh suami, pengalokasian penghasilan oleh
istri dan komunikasi sebagai bahasa akuntansi lisan. Dimensi manusia yang lain
juga ditunjukkan oleh relasi sosial (sibalipariq) dengan masyarakat. Adapun
dimensi spiritual menunjukkan adanya campur tangan Tuhan dalam penghasilan
yang diperoleh melalui rejeki yang diberikan Tuhan. Nilai yang muncul dari bentuk
tersebut antara lain nilai siri’, nilai amanah, nilai transparansi, nilai kebersamaan
dan nilai Ilahiyah. Bentuk dan nilai-nilai tersebut kemudian dikonstruksi yang
diintegrasikan dengan cinta sehingga diperoleh bentuk akuntansi rumah tangga
yang mampu memfasilitasi dimensi manusia dan spiritual yaitu berdasarkan
konsep Rejeki = Berkah + Rasa Syukur
Kemampuan memahami isi wacana narasi bahasa Makassar siswa kelas viii SMp Negeri 2 Bontonompo selatan Kab. Gowa
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOPARTIKEL SENG OKSIDA (ZnO) DAN APLIKASINYA SEBAGAI AGEN ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus PADA KAIN KATUN JENIS COTTON COMBED
Penelitian ini menginovasikan kain cotton combed yang dilapisi bahan semikonduktor sehingga berfungsi sebagai agen antibakteri. Tujuan penelitian untuk mensintesis, mengkarakterisasi, dan menguji aktivitas antibakteri ZnO. Jenis penelitian ini merupakan laboratory experiment, pendekatan True experimental, variabel penelitian yaitu daya hambat bakteri pada variasi konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%, jumlah pencelupan kain pada ZnO sebanyak 1, 5, 10 dan 15 kali. Prosedur penelitian menggunakan metode sol gel yakni mensintesis ZnO menggunakan prekusor Zn(CH3COO)2, selanjutnya dikarakterisasi menggunakanX-Ray Diffraction dan pengujian. Hasil penelitian diperoleh 6,018 gram ZnO dari 20,102 gram Zn(CH3COO)2, persentase rendemen 80,71%. Karakterisasi ZnO menunjukkan puncak difraktogram sesuai ZnO komersial dengan ukuran 14,20 – 47,05 nanometer, kadar senyawa 23,3%. Hasil uji aktivitas antibakteri ZnO pada kain cotton combed dengan bakteri S.aureus menunjukkan adanya diameter zona bening dengan variasi terbaik ZnO 7,5%
Edukasi Bahaya Seks Bebas pada Remaja
Seks bebas dapat meningkatkan angka kehamilan yang tidak diinginkan. Setiap tahun ada sekitar 2,3 juta kasus aborsi di indonesia dimana 20% dilakukan oleh remaja. Di Amerika 1 dari 2 anak hasil perzinahan,75% gadis mengandung di luar nikah, hari terjadi 1,5 juta hubungan seks dengan pelacur. Di Inggris 3 dari 4 anak hasil perzinahan dan 1 dari 3 kehamilan berakhir dengan aborsi. Perilaku seks bebas dapat menimbulkan berbagai dampak negatif pada remaja, diantaranya: dampak psikologis, fisiologis, sosial, dan fisik serta menyebabkan penyakit menular seksual pada remaja. Secara alami dorongan seks bebas pada remaja sangat besar diakibatkan oleh perubahan yang terjadi. Hasrat yang tidak terkendali menjadikan remaja terjerumus dalam prostitusi, hubungan seks bebas, hubungan seks pranikah, dan berbagai akibat negatif lainnya termasuk aborsi. Tujuan dari kegiatan penyuluhan agar remaja dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan bahaya dan dampak dari seks bebas. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Malitu pada tanggal 28 Maret 2021 dengan jumlah peserta 18 orang remaja di desa Malitu
Peran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Pendapatan Warga Desa Bowong Cindea melalui Seminar Kewirausahaan
egiatan ini mengusung tema seminar kewirausahaan dengan tujuan meningkatkan inovasi dan pendapatan masyarakat desa Bowong Cindea melalui Seminar Kewirausahaan. Pengabdian ini dilaksanakan pada 5 Februari 2025. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kreativitas masyarakat melalui kewirausahaan, sehingga dapat berdampak pada peningkatan pendapatan. Berdasarkan hasil observasi tim pengabdian, tingkat kreativitas masyarakat masih tergolong rendah, karena mereka lebih berfokus pada hasil pertanian”. Tim menginisiasi seminar kewirausahaan sebagai salah satu metode dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha mandiri. Penyampaian materi dilakukan secara menarik dan mudah dipahami. Metode ini diterapkan agar peserta lebih aktif, termasuk diskusi kelompok. Berdasarkan hasil survei sebelum dan sesudah seminar, terdapat peningkatan pemahaman masyarakat tentang konsep kewirausahaan, strategi bisnis, serta pentingnya inovasi dalam usaha. Sebelum seminar, sebagian besar peserta masih memiliki pandangan terbatas mengenai peluang usaha di luar sektor pertanian. Beberapa peserta mulai merancang ide usaha berbasis sumber daya lokal, seperti pembuatan produk olahan dari hasil pertanian dan kerajinan tanga
