1,722,343 research outputs found

    Thomas, Jayan

    No full text

    PREDIKSI SEDIMEN DARI DAS BUGEL DAN JAYAN DI RAWA JOMBOR MENGGUNAKAN PENDEKATAN EROSI DAN SDR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar sedimen yang mungkinmasuk ke Rawa Jombor dari DAS Bugel dan DAS Jayan dan membandingan besar postensisedimen dari kedua DAS tersebut. Metode perkiraan hasil sedimen yang digunakanmenggunakan pendekatan erosi total yang terjadi pada DAS tersebutdan menggunakan nilaisediment delivery ratio dari luas masing-masing DAS tersebut. Metode Sampling yangdigunakan adalah stratified sampling dimana untuk sampel tanah distrakan menurut jenistanah, dan sampel kejadian erosi dilapangan distratakan menurut lereng.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkiraan besarnya sedimen dari DAS Bugeladalah sebesar 6512,52 ton/tahun dan untuk DAS Jayan adalah sebesar 7592,52 ton/tahun.DAS Jayan menghasilkan sedimen lebih besar daripada DAS Bugel.Tingkat bahaya erosipada DAS Bugel didominasi oleh tingkat bahaya sangat ringan dengan luasan sebesar 2,3Km2 Sementara untuk DAS Jayan didominasi oleh tingkat bahaya sangat berat dengan luasansebesar 0,57 Km2.Kata kunci: Erosi, DAS(Daerah Aliran Sungai), Sediment Delivery Rati

    Pemberdayaan Anggota Kelompok Tani Melalui Program Pertanian Organik Oleh Kelompok Tani Utomo Jayan Desa Gedangan Cepogo Boyolali

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengkaji Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Utomo Jayan dalam usaha pemberdayaan Anggota Kelompok Tani Utomo Jayan melalui Program Pertanian organik (2) mengkaji proses pemberdayaan Anggota Kelompok Tani Utomo Jayan melalui program pertanian organik yang dilakukan oleh Kelompok Tani Utomo Jayan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pengambilan informan secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Kelompok Tani Utomo Jayan, seksi pemberdayaan, serta 2 Anggota aktif Kelompok Tani Utomo Jayan. Metode pelaksanaan diambil dengan Sumber Data. Sumber Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data yaitu dengan mengumpulkan data, mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian (1) Pelaksanaan kegiatan pada program pertanian organik adalah pelatihan pembuatan pupuk organik padat (POP), pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC), pelatihan pembuatan pestisida nabati, serta seleksi benih dan pembibitan. Pelaksanaan kegiatan program pertanian organik bukan program pemberdayaan, akan tetapi dalam proses pelaksanaan kegiatan ada indikasi proses pemberdayaan yang terjadi. (2) Proses pemberdayaan yang difasilitasi oleh Kelompok Tani Utomo Jayan sampai dengan periode ini belum selesai dan masih pada tahap pengkapasitasan.Kata kunci: pelaksanaan kegiatan, pertanian organik, proses pemberdayaa

    Le programme spatial chinois : compétition ou coopération ?

    No full text
    Panthamakkada Acuthan Jayan, Jacquet Raphaël. Le programme spatial chinois : compétition ou coopération ?. In: Perspectives chinoises, n°92, 2005. pp. 36-47

    Desain situs keren dengan photoshop and dreamweaver/ Jayan

    No full text
    x, 181 hal.: ill.; 21 cm

    Edukasi Literasi Anak Di Dusun Jayan Melalui Taman Baca Masyarakat Panggon Sinau

    Full text link
    Abstract The purpose of this research was to describe the role of literacy education conducted by TBM Panggon Sinau to children. This research is focused on the meaning of existence of TBM Panggon Sinau for Jayan village community, the benefit of literacy education conducted by TBM for children, as well as the factors that inhibit and supports literacy education. The qualitative research method is used through case studies where data is collected through interviews, observation and documentation. This study involves 4 parties with each represented by two informants: 1) Activist of the Muhammadiyah Student Association at Faculty of Psychology of Muhammadiyah University of Surakarta, 2) Managers of TBM Panggon Sinau, 3) local government in Jayan village, 4) Parents whose children are user of community library. The validity of the data is achieved by using triangular methods and content. Research results showed the children's literacy education is carried out through the provision of infrastructure and a variety of activities to increase interest in community library. The existence of the TBM was able to build collective positive attitude of the public and increased awareness of the importance of reading and educational playing conducted by literacy community for their children. TBM Panggon Sinau’s networking with student organization, University, literacy communities as well as the local government have powered TBM and motivated people to keep creating advancements for the village of Jayan. Barriers experienced by TBM with regards to the lack of Central Government's role in the development of TBM and lack of related knowledge in administering community library. Keywords: literacy, children, educational psychology, community empowermen

    Interview with director Jayan K. Cherian

    No full text
    In this interview with Judith Misrahi-Barak and Nicole Thiara, Jayan K. Cherian discusses his work as an independent filmmaker in India and the USA, his artistic and political commitment, and the challenges he has faced with the Central Board of Film Certification in India after the release of his first feature film Papilio Buddha (2013), which focuses on Dalit land struggles in Kerala, and again with his second feature film KaBodyscapes (2016). The interview explores how holding a dual status as an American citizen and an Overseas Citizen of India makes his situation more complex because it offers him both the freedom and constraints of being a permanent outsider. The discussion of Papilio Buddha and its representation of the Dalit land struggle is the focus of the interview. He also speaks about his intended audience(s) and the way he works on location with his crews. Since Cherian is a poet and a writer as well as a filmmaker, he explains his choices for specific media, in the particular contexts in which he positions himself

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERAS ORGANIK PADA KELOMPOK TANI MADYA JAYAN KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini antara lain : 1) Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman dalam pengembangan padi organik pada Kelompok Tani Madya Jayan 2) Menganalisa alternatif strategi dan prioritasnya yang digunakan untuk mengembangkan usaha beras organik. Metode pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil penelitian keunggulan Kelompok Tani Madya Jayan antara lain petani mempunyai pengalaman dalam budidaya organik, lahan sudah bersertifikat organik, produk menawarkan banyak manfaat kesehatan dan ramah lingkungan, produk bersertifikat organik dan mempunyai brand, Sudah memiliki jaringan pemasaran tetap, keinginan besar petani untuk maju, serta dapat melakukan pemurnian benih. Kelemahan antara lain kemasan masih sederhana, harga jual beras organik sama dengan beras non organik, sistem keuangan masih sederhana, pengurus belum konsisten menjalankan tugasnya, serta kemampuan administrasi masih rendah. Peluangnya antara lain adanya dukungan dari Dinas Pertanian, tersedianya pasar beras organik yang masih luas, gaya hidup sehat dikalangan masyarakat, serta kemajuan dan inovasi teknologi. Ancamannya antara lain permintaan terbatas dari konsumen menengah keatas serta persaingan dalam industri semakin meningkat. Prioritas alternatif strategi pengembangan usaha beras organik di kelompok tani ini berdasarkan analisis QSPM adalah menguatkan kelembagaan kelompok tan

    PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI TK NEGERI PEMBINA KALINEGORO DAN TK ABA IV JAYAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di TK Negeri Pembina Kalinegoro dan TK ABA IV Jayan Borobudur Kabupaten Magelang ditinjau dari: 1) bentukbentuk partisipasi masyarakat; dan, 2) proses partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di TK N Pembina Kalinegoro dan TK ABA IV Jayan Borobudur Kabupaten Magelang. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah wali murid/orang tua siswa sebanyak 7 orang, kepala TK 1 orang dan guru sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler terdiri dari: 1) bentuk partisipasi masyarakat yang mencakup sumbangan pembiayaan melalui sumbangan wajib dan sumbangan sukarela, tenaga fisik melalui kepengurusan sub komite, anggota panitia kegiatan dan pendampingan siswa, material berupa kelengkapan alat pentas dan lomba dari orang tua siswa TK ABA IV Jayan dan material bangunan untuk perbaikan gedung dari orang tua siswa TK N Pembina, dan moral melalui komunikasi, motivasi, teguran dan penyebaran informasi. 2) proses partisipasi masyarakat yang ada terdiri dari perencanaan melalui sumbangan ide dan tidak melibatkan peran orang tua di dalamnya, pelaksanaan melalui proses pendampingan kegiatan berlangsung dan kegiatan perlombaan, monitoring dan evaluasi dilakukan di akhir kegiatan perlombaan dan selama proses kegiatan berlangsung. Evaluasi dilakukan oleh guru dan pengurus/sub komite
    corecore