1,720,966 research outputs found

    Kompetensi Profesional Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMAN 1 Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar

    No full text
    Guru Profesional adalah guru yang memiliki kemampuan merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesional guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMAN 1 Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, siswa. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pengolahan data di lakukan dengan analisis deskriptif secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Sebahagian guru SMAN 1 Kuta Cot Glie telah memiliki kompetensi profesional dalam membuat perencanaan pembelajaran, hal ini terlihat kemampuan dalam menetapkan materi pembelajaran, merumuskan tujuan pembelajaran, menentukan metode, menetapkan media, menetapkan langkah dalam proses pembelajaran, dan menentukan waktu. 2 Secara umum guru SMAN 1 Kuta Cot Glie telah memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan proses pembelajaran, hal ini terlihat sebelum melaksanakan proses pembelajaran selalu memeriksa kesiapan belajar, membuka pelajaran, menggunakan metode, mengaktifkan siswa, menyampaikan materi serta mengimplementasikan sejumlah kompetensi dasar dari standar kompetensi. 3 Sebagian guru SMAN 1 Kuta Cot Glie dalam mengevaluasi pembelajaran memiliki kemampun yang baik, hal ini terlihat dari dokumentasi yang di perlihatkan guru berupa catatan evaluasi yang di lakukan guru dalam pembelajaran baik secara formatif maupun sumatif

    Model Matematika 2D Epidemi HIV dalam Populasi Heteroseksual Aktif pada Kasus HIV/AIDS di Bali dan Nusa Tenggara

    No full text
    Pada paper ini dibangun model matematika penularan HIV dalam populasi heteroseksual aktif dan memakai model tersebut yang telah dibangun untuk menjelaskan kasus HIV/AIDS di Bali Nusa Tenggara. Metode yang digunakan adalah pemodelan matematika dalam sistem persamaan diferensial tak linier dengan langkah-langkah: identifikasi masalah, penetapan asumsi-asumsi, membangun model, analisis model, aplikasi model, memakai hasil aplikasi model untuk menjelaskan fenomena penularan HIV di Bali dan Nusa Tenggara. Terdapat dua tipe model 2D yang dibangun dalam penelitian yaitu model 2D dinamika populasi dan model 2D sebagai interaksi populasi heteroseksual ditinjau jenis kelamin. Beberapa hasil terpenting sebagai hasil aplikasi dari kedua model pada populasi HIV/AIDS di Bali, NTB, NTT antara lain adalah (1) Model dinamika populasi cukup realistik untuk memperkirakan pertumbuhan populasi hingga 6-8 tahun setelah tahun pengamatan, (2) Sistem model 2D penularan HIV berdasarkan jenis kelamin infektodi antara populasi dengan individu-individu heteroseksual dapat dipandang sebagai sistem predator-prey dengan peran saling bergantian (3) Penularan HIV/AIDS di Bali, NTB, dan NTT menurut model 2D infektor menunjukkan ketiga daerah konvergen ke keadaan setimbang endemik. Model infektor 2D masih dapat dikembangkan, misalnya dengan mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan mekanisme diagnosis HIV/AIDS dan faktor lainnya, sehingga lebih realistik, dan lebih dekat ke masalah nyata HIV/AIDS

    ANALYSIS OF DATA JOURNALISM IMPLEMENTATION: CHALLENGES AND OPPORTUNITIES IN MODERN MEDIA

    Full text link
    Data journalism has transformed the way media reports news, shifting from reliance on sources\u27 opinions to a data-driven approach. In today\u27s information era, this method is essential for enlightening the public. Technological advancements have made it easier for journalists to implement data journalism, but they also present challenges, such as limited access to data and a lack of analytical skills among journalists. This research analyzes the application of data journalism in various media organizations, identifying challenges and uncovering opportunities. The methods used include interviews with journalists, academics, and ethics experts. The findings indicate significant challenges, but also opportunities to enhance news quality, public trust, and reader engagement. The research recommends the need for intensive training in data analysis and the application of strict ethical standards. Thus, data journalism can be an effective tool in addressing challenges in the digital era and contributing positively to media development

    Strategi Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan Minyak Tau Salaki sebagai Produk Unggulan Daerah Sumbawa Barat

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovasi kemasan ramah lingkungan untuk produk unggulan daerah Minyak Tau Salaki dan mengkaji persepsi serta tantangan yang dihadapi oleh para pemangku kepentingan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan total 15 informan yang dipilih secara purposif di Kabupaten Sumbawa Barat meliputi produsen, pemerintah daerah, ahli lingkungan, desainer, dan konsumen. Penelitian ini mengisi kekosongan literatur terkait strategi inovasi kemasan ramah lingkungan untuk produk lokal berbasis kearifan tradisional di tingkat UMKM, yang sebelumnya belum banyak diteliti secara empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi kemasan ramah lingkungan, seperti bambu, didorong oleh konstelasi motivasi yang multifaset, meliputi rasionalitas ekonomi (biaya rendah bahan lokal), peningkatan citra produk (keunikan dan tradisi), dan respons terhadap tuntutan pasar akan keberlanjutan. Persepsi dari produsen dan konsumen secara umum sangat positif. Namun, implementasi strategi ini menghadapi tantangan signifikan, yaitu (1) kesenjangan pengetahuan teknis di tingkat produsen, (2) kendala infrastruktur dan biaya produksi, serta (3) minimnya dukungan eksternal yang terstruktur dari pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ada kemauan kuat dari pelaku usaha dan penerimaan positif dari pasar, keberhasilan jangka panjang inovasi ini memerlukan ekosistem pendukung yang kolaboratif dan kebijakan yang proaktif. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi pemerintah daerah dan UMKM untuk merancang kebijakan pendukung dan strategi inovasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Eco-Friendly Packaging Innovation Strategy for a Regional Flagship Product of Tau Salaki Oil in West Sumbawa Abstract This research investigates the innovation strategies for eco-friendly packaging for 'Minyak Tau Salaki,' a flagship regional product, while also exploring the perceptions and challenges encountered by its key stakeholders. Employing a qualitative case study design, data were gathered via in-depth interviews with 15 purposively selected informants in West Sumbawa Regency, comprising producers, local government officials, environmental experts, designers, and consumers. The study addresses a notable gap in the literature concerning sustainable packaging strategies for local SME products rooted in traditional wisdom, a subject that has lacked significant empirical investigation. Results indicate that the adoption of sustainable packaging materials, such as bamboo, is propelled by a multifaceted set of drivers: economic rationale (the low cost of local materials), enhanced brand image (leveraging uniqueness and tradition), and responsiveness to growing market demand for sustainability. Crucially, perceptions among producers and consumers are overwhelmingly positive. Nevertheless, its implementation is confronted by significant hurdles, namely: (1) a technical knowledge deficit among producers, (2) constraints related to infrastructure and production costs, and (3) minimal structured external support from governmental bodies. The study concludes that while there is strong entrepreneurial will and positive market acceptance, the long-term viability of such innovations is contingent upon a collaborative support ecosystem and proactive policy-making. These findings offer actionable insights for local governments and SMEs to formulate more effective and sustainable innovation strategies and support policies

    Fostering Ethnomathematics in Projective Geometry: A Hypnoteaching Framework for Effective Distance Learning

    No full text
    This  study  evaluated  the  impact  of  integrating  students'  cultural  backgrounds  into  online learning to improve understanding and participation. It employed "Simple House Theory" and projective  geometry  in  designing  traditional  houses  to  make  complex  mathematical  concepts relatable. The Ethnomathematics project and the Hypnoteaching model were two instructional strategies  that  successfully  enhanced  active  student  participation  in  distance  learning.Data was  collected  from  a  joint  course  between Universitas  Negeri  Makassar  (UNM  Makassar), Indonesia,  and Tunghai  University,  Taiwan.  The  study  involved  36  students:  20  from  UNM Makassar’s international mathematics education program (Group I) and 16 from Tunghai University’s applied mathematics department (Group II). Various tools like surveys, tests, and projects  were  employed  for  data  collection.  The  survey  had  23  Likert-scale  questions, allowing a thorough evaluation of student feedback. Quantitative analysis of this data revealed that   incorporating   the Ethnomathematics   projects   and   Hypnoteaching   model   into   the curriculum significantly  increased  student  engagement  in  remote  learning.  This  was  further evidenced  by  improved  student  performance  in  project  work.  The  research  underscores  the benefits of culturally relevant teaching  methods in enhancing engagement and understanding in  online  mathematics  education.  It  highlights  the  effectiveness  of  embedding  local  cultural elements into online learning environments, creating more engaging and relatable experiences. The  study  suggests  the  potential  of  these  approaches  in  other  educational  contexts  and disciplines for future research

    Instrumen Penilaian Kinerja Guru Bahasa Inggris Berdasarkan Persepsi Siswa

    Full text link
    Intrumen kinerja guru bahasa inggris ini merupakan suatu kajian yang mendalam terhadap persepsi siswa terhadap kinerja guru bahasa Inggris yang berdasarkan 1)Penguasaan kompetensi professional 2) Kompetensi pedagogik 3) Kompetensi Kepribadian, dan 4)Penguasaan kela

    Teorema Berbasis Aksioma Separasi dalam Ruang Topologi

    No full text
    Pada artikel ini dikaji karakteristik dan hubungan antara aksioma-aksioma separasi dalam ruang-ruang topologi  yaitu, ruang T1, ruang T2 (Ruang Hausdorff), ruang T3, ruang T4, dan ruang metrik. Aksioma separasi adalah suatu aksioma yang digunakan untuk mengklasifikasikan ruang-ruang topologi berdasarkan distribusi himpunan terbukanya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah dengan menggabungkan premis-premis dari aksioma separasi dalam ruang-ruang topologi sehingga dapat diperoleh teorema yang menghubungkan ruang-ruang topologi. Pada kajian ini, diperoleh hubungan antara ruang-ruang topologi tersebut yakni, setiap ruang T4 adalah ruang T3, setiap ruang T3 adalah ruang T2, setiap ruang T2 adalah ruang T1 tetapi tidak berlaku untuk pernyataan sebaliknya. Diperoleh juga bahwa, setiap ruang metrik memenuhi semua aksioma separasi dalam ruang T1, T2, T3, dan T4. Diskusi tentang aksioma separasi dalam ruang topologi masih terbuka dengan membandingkan aksioma separasi dari ruang-ruang topologi yang lebih kompleks seperti, ruang Tychonoff dan ruang Urysohn
    corecore