6,089 research outputs found

    Pemikiran Ahmad Izzuddin tentang penentuan arah kiblat

    Get PDF
    Akurasi arah kiblat telah menjadi kebutuhan umat Islam sejak awal pertumbuhan dan perkembangan Islam. Hal ini terkait dengan persoalan peribadatan dan merupakan syarat sah bagi umat Islam yang hendak menunaikan ibadah salat. Perhitungan arah kiblat pada dasarnya adalah perhitungan untuk mengetahui guna menetapkan ke arah mana Ka’bah dapat dilihat dari suatu tempat dipermukaan bumi ini sehingga semua gerakan orang yang sedang melaksanakan salat, baik ketika berdiri, ruku’, maupun sujud selalu berhimpit dengan arah menuju Ka’bah. Skripsi dengan judul “Pemikiran Ahmad Izzuddin Tentang Klasifikasi Penentuan Arah Kiblat” ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman klasifikasi penentuan arah kiblat menurut Ahmad Izzuddin serta apa kelebihan dan kekurangan dari klasifikasi tersebut. Penenlitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), objek dari penelitian ini adalah pendapat dari Ahmad Izzuddin. Sumber data primer berupa buku karya Ahmad Izzuddin yang berjudul “Kajian Terhadap Metode-Metode Penentuan Arah Kiblat dan Akurasinya”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai macam referensi buku. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis yang merupakan metode untuk menggambarkan suatu peristiwa atau keadaan yang ada, selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : pertama, Ahmad Izzuddin mengklasifikasikan penentuan arah kiblat berdasarkan tipologi aplikasinya sebagai berikut : (a) Alamiah (Natural) dikatakan alamiah karena penentuan arah kiblatnya menggunakan benda-benda langit sebagai pedomannya, (b) Alamiah Ilmiah merupakan suatu metode yang didasarkan pada kejadian atau fenomena yang kemudian dimanfaatkan untuk menentukan arah kiblat dengan perhitungan dan (c) Ilmiah Alamiah ialah suatu metode yang dimulai dengan perhitungan kemudian dibuktikan secara alamiah dilapangan, contohnya penentuan arah kiblat menggunakan rashdul kiblat. Kedua :Dari pengklasifikasian yang dilakukan Ahmad Izzuddin ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari pengklasifikasian ini diantaranya berusaha mencari perhitungan yang akurat dengan pertimbangan keberadaan bentuk bumi sebenarnya dan dengan metode yang relevan yakni dengan bentuk bumi yang elipsoid dengan pendekatan geodesi. Sedangkan kekurangan dari pemikiran tersebut adaXlah menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan data akurat, padahal pada prinsipnya pengklasifikasian ini bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatan data yang akurat

    ANALISIS PEMIKIRAN KH. AHMAD IZZUDDIN TENTANG GERHANA PERSPEKTIF ILMU FALAK

    Get PDF
    Abstract                                                                                          Many people think that the occurrence of solar eclipses and lunar eclipses is an ordinary natural phenomenon, but for those who feel subservient to the majesty of the Creator, Allah swt. consider the eclipse to be an important event that clearly shows that there is a supreme power beyond human capabilities. Eclipse is an astronomical phenomenon that occurs when a celestial body covers another celestial body, a lunar eclipse occurs because part or all of the moon's cross section is covered by the Earth's shadow. Meanwhile, a solar eclipse occurs because the position of the moon is between the earth and the sun so that it covers part or all of the rays from the sun, in the event of an eclipse according to KH. Ahmad Izzuddin, namely the estimation of when the eclipse will occur can be taken from one of the books, al-Qawaid al-Falakiyah by Shaykh Abdul Fatah al-Thuty, the sun and the moon by reckoning ustadz A. Kasir and Nurul Anwar by KH. Ahmad SS, this study aims to determine the thinking method used by KH. Ahmad Izzuddin in understanding eclipses and to know the analysis of KH. Ahmad Izzuddin about eclipses in the view of astronomy, this type of research is descriptive qualitative literature (library research) research which is a series of activities related to the methods of collecting library data, reading and taking notes and changing research materials, so that researchers gain a clear understanding. And the research approach used by the researcher is the syar'i and science approach. The data sources that researchers use are primary data and secondary data.   Keywords: Eclipse, Astronomy, KH. Ahmad IzzuddinAbstrak Banyak orang yang beranggapan bahwa terjadinya gerhana matahari dan gerhana bulan sebagai gejala alam biasa, tetapi bagi yang merasa tunduk kepada keagungan Sang Pencipta Allah swt. menganggap gerhana adalah peristiwa penting yang secara nyata menunjukkan bahwa ada kekuatan yang Maha Agung di luar batas kemampuan manusia. Gerhana yaitu fenomena astronomi yang terjadi ketika sebuah benda langit menutupi benda langit lain, gerhana bulan terjadi karena sebagian atau seluruh penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Sedangkan gerhana matahari terjadi karena posisi bulan terletak antara bumi dan matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh sinar dari matahari, dalam hal terjadinya gerhana menurut KH. Ahmad Izzuddin yaitu perkiraan kapan terjadinya gerhana dapat diambil pada salah satu kitab, al-Qawaid al-Falakiyah oleh Syaikh Abdul Fatah al-Thuty, Matahari dan bulan dengan hisab ustadz A. Kasir dan Nurul Anwar oleh KH. Ahmad SS, penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui metode berfikir yang digunakan oleh KH. Ahmad Izzuddin dalam memahami gerhana dan untuk mengetahui analisis KH. Ahmad Izzuddin tentang gerhana dalam pandangan ilmu falak, jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif kepustakaan (library research) penelitian yang merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustakaan, membaca dan mencatat serta mengubah bahan penelitian, agar peneliti memperoleh pemahaman jelas. Dan pendekatan penelitian yang digunakan peneliti yaitu pendekatan syar’I dan sains. Adapun sumber data yang peneliti gunakan yaitu data primer dan data sekunder. Kata kunci: Gerhana, Ilmu Falak, KH. Ahmad Izzuddi

    Analisis pendapat KH Ahmad Izzuddin tentang pelaksanaan salat gerhana bagi pegiat ilmu falak

    Get PDF
    Saat terjadi gerhana, umat muslim disunnahkan untuk melaksanakan salat gerhana. Sebagian besar pendapat, menganggap pelaksanaan shalat gerhana hanya sampai hilangnya gerhana. Namun, KH Ahmad Izzuddin berpendapat kalau sebagai pegiat falak boleh melakukan shalat gerhana diluar terjadinya gerhana, karena saat gerhana masih terjadi, lebih baik melakukan pengamatan dahulu sebagai bahan renungan kebesaran Allah SWT. Dari latar belakang tersebut penulis membahas analisis pendapat KH Ahmad Izzuddin tentang pelaksanaan salat gerhana bagi pegiat ilmu falak. Dengan rumusan masalah bagaimana pendapat KH Ahmad Izzuddin tentang pelaksanaan salat gerhana bagi pegiat ilmu falak, serta apa yang mendasari pendapat tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan sumber data utama dari wawancara dan data sekunder dari jurnal, makalah, dan dokumen lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa KH Ahmad Izzuddin berpendapat bahwa pegiat falak boleh melakukan salat gerhana diluar terjadinya gerhana karena mencakup kemaslahatan umum (maslahah amah) yang ditujukan kepada semua orang. Kemaslahatan pelaksanaan shalat gerhana setelah fenomena gerhana akan menjadikan seseorang semakin ingat dan takut atas kekuasaan Allah

    Majlis Perbandaran Pontian / Ahmad Izzuddin Mabeni

    Get PDF
    My memorable and enlightening 6-month industrial training began here at Pontian Municipal Council. This internship report details my internship period that I have finished in Pontian Municipal Council, under Management Service Department, which started on March 1st, 2023, and ends today, 15 August 2023. Pontian Municipal Council offers various public services, including license, tax, compound, premises rent, tender form, hall, court, and other facilities. Pontian Municipal Council’s objectives include ensuring controlled planning and development, provide maintain public facilities and creating efficient and quality administration and management for local users. I have been assigned to work in the management and services department as HR Trainee/Assistant. Here, I learned how to handle employee records management. In managing employee records management, I have entails maintaining correct and up-to-date personnel records such as personal information, attendance, leave, training, and performance evaluations while following privacy and data protection regulations. Additionally, there is only me who is intern under HR Unit in Pontian Municipal Council which it gave me an extra advantage in handling the task more efficiently since I had to handle it alone. Furthermore, MPPn has a stable financial resource as one of the strengths of the organization. Besides that, poor internet connection and work ethics are among the main issues in weakness that were pointed out in this writing. Apart from that, MPP has various opportunities to growth and develop by collaboration with well-known organizations. At the same time, MPP also needs to give full attention to the threats including data breach and technology advancement as it will affect organization production and services

    Water vacuum cleaner / Ahmad Izzuddin Mohd Razali

    Get PDF
    Vacuum is one of the most useful scientific phenomena in life today. It is very usable in many mechanical system and very useful to solve any daily problem. Overflow water on the floor was a most problem occurred in some industry but there's a certain method that used by cleaner to solve this problem. For example, they use water sweeper or mop to flow out the stagnant water from that region. Sometimes, this method is not suitable to solve overflow water in large scale and will taking more time. The objective of this project is to design and fabricate water vacuum cleaner. This equipment can be made using the limited material in laboratory only. Before fabrication process, I need to design the product using solid work from at least 3 design idea and I have to choose the suitable material to optimum the product's function and reduce cost. After that, the product will be try run by cleaner UITMBB to gain data from effectiveness's of product. This product is created to help cleaner of UITMBB to solve the water smudges at any floor in this campus

    Metode dakwah KH. Ahmad Izzuddin melalui kegiatan khitobah santri di Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Semarang

    Get PDF
    Seorang pendakwah, dai perlu menguasai keterampilan berdakwah sehingga pesan-pesan dakwah bisa diterima masyarakat dengan baik. Namun, tidak semua orang mampu berbicara di depan umum. Sehingga hal-hal yang berkaitan dengan pelatihan dakwah sangat di perlukan. Keberhasilan dakwah juga ditentukan dari optimalisasi dan singkronisasi dakwah dengan metode yang digunakan. Dai bisa berasal darimana saja, salah satunya adalah santri. Santri diharapkan dapat menjadi generasi penyebar dakwah atau penyebar ilmu agama. Pondok pesantren sangat berperan penting dalam mengembangkan penguatan kompetensi santri untuk menyebarkan ilmu, salah satu bentuk pelatihan santri adalah pelaksanaan kegiatan khitobah. Hal tersebut sangat dibutuhkan dalam berdakwah agar santri mampu berdakwah didepan umum baik ketika masih dilingkungan pondok pesantren maupun sudah lulus dari pondok pesantren. Rumusan masalah yang diangkat oleh peneliti adalah: Bagaimana kondisi khitobah santri di pondok pesantren Life Skill Daarun Najaah Semarang dan Bagaimana metode dakwah KH. Ahmad Izzuddin melalui kegiatan khitobah santri di pondok pesantren Life Skill Daarun Najaah Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduki data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini adalah kondisi di pondok pesantren Life Skill Daarun Najaah masih ada beberapa santri yang belum berani berbicara depan umum atau menjadi penceramah. Banyak hal yang mempengaruhi dan membuat santri menjadi takut untuk berceramah depan umum diantaranya yakni karena kurangnya bersosialisasi, pemalu, tidak percaya diri, atau karena memang tidak pernah sama sekali mempunyai pengalaman berbicara di depan umum. Oleh karenanya diterapkanlah metode yang dapat melatih keterampilan berdakwah santri oleh KH. Ahmad Izzuddin selaku pengasuh pondok pesantren life skill daarun najaah Semarang. Suatu Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kontennya dan materi, tetapi juga metode yang tepat sasaran untuk mencapai kegiatan dakwah yang efektif. KH. Ahmad Izzuddin berupaya mengadakan kegiatan dakwah yang dapat melatih dan mengembangkan keterampilan santri dalam berdakwah dilingkungan pondok pesantren. Beliau merealisasikan metode dakwahnya adalah dengan metode dakwah bil-lisan yakni berdakwah atau menyampaikan informasi dengan lisan. Salah satu yang diambil dan diterapkan dalam lingkungan pondok pesantren life skill daarun najaah adalah khitobah. Khitobah berarti memberi khutbah atau nasihat kepada orang lain, yaitu menyampaikan nasihat-nasihat kebajikan sesuai dengan perintah ajaran Islam. Kegiatan khitobah rutin dilaksanakan wajib bagi seluruh santri setiap hari kamis malam jumat. Khitobah adalah bentuk praktek dari metode-metode yang diajarkan KH. Ahmad Izzuddin dalam mengembangkan keterampilan berdakwah santri sesuai dengan ilmu unsur-unsur khitobah. Kegiatan yang diadakan bertujuan untuk mencetak kader-kader dai yang berkualitas

    The effect of retirement planning behaviour among working individual in Klang Valley / Ahmad 'Afi Izzuddin Amran

    Get PDF
    Nowadays, the awareness level in retirement is still a vague issue among society in Malaysia. There are a tot of retirement products being introduced by the financial institutions and yet the initiatives to save for retirement are step sided by many employee. Since most of the employee think that companies and government retirement plan should be enough to cover up for their golden years expenses. Furthermore, many studies have shown that money saved in companies and government pension plan may not be adequate for the golden years. Therefore, this paper, subjectively, aimed at discussion on the effect of retirement planning behaviour among working individual in Klang Valey towards financial literacy, saving behaviour, personal attitude and goal clarity. As a result, a theoretical framework is developed to illustrate the relationship between demographic, financial literacy, saving behavior, personal attitude and goal clarity

    Peranan kitab syarah terhadap penterjemahan hadis ke dalam Bahasa Melayu / Ahmad Izzuddin Abu Bakar

    Get PDF
    Kitab syarah dikenali sebagai karya khusus dalam menghuraikan matan sesuatu hadis. Kegiatan penulisannya mula bersemarak pada kurun keempat hijrah. Berdasarkan kepada amalan para sarjana di dalam kajian dan penyelidikan, petikan dan keterangan kitab-kitab ini telah dijadikan sebagai rujukan utama yang berautoriti untuk menjelaskan maksud sebenar setiap perkara yang disandarkan kepada Nabi SAW. Artikel ini akan melihat peranan dan kedudukan khazanah ilmiah yang sangat berharga ini dalam penghasilan terjemahan hadis kepada bahasa Melayu. Metodologi yang digunakan adalah kaedah kualitatif dengan pendekatan analisis kandungan. Ia mengambil kitab-kitab syarah yang dikategorikan sebagai sumber yang berautoriti. Seterusnya, teks tertentu yang difikirkan relevan akan diambil untuk dianalisis. Dapatan merumuskan kitab syarah berperanan dalam lima (5) aspek yang membantu penterjemahan yang tepat iaitu: 1. Membawa Riwayat Berbeza Bagi Hadis Yang Sama Untuk Menjelaskan Latar Belakang Peristiwa; 2. Menerangkan Tempat Kembali (Marja’) Kata Ganti Nama Ketiga (Ḏamīr al-Ghāib); 3. Menjelaskan Andaian Ayat (Taqdīr al-Jumlah) Yang Mempunyai Elipsis (al- Ḥaḏf); 4. Menjelaskan Maksud Kiasan; 5. Menghuraikan Perkataan Gharib Dari Sudut Bahasa Dan Meletakkannya Di dalam Konteks Ayat

    Versatile shoes / Ahmad Izzuddin Mabeni … [et al.]

    Get PDF
    The success of the new invention and technology advances had created a chain reaction of research and innovation in the footwear industry. With the advancement of technology, the shoe making process became easier and faster. The design of shoes also changes and varies greatly throughout time and from culture to culture. The design and appearance of shoes originally being tied to function means that different shoes of design will have different functions for wearing purposes. Innovation on the product is very important nowadays and it also can be applied to a pair of shoes to bring benefits for society. Because of this, our company came up with the idea to produce multifunctional footwear and propose a new innovative product which is “Versatile Shoes” that could help to solve current limitations as well to help the average level consumer to have good quality shoes with affordable and reasonable prices

    Implementation of KH Ahmad Dahlan's educational thoughts in the merdeka curriculum

    Get PDF
    This research aims to see how the thoughts of KH Ahmad Dahlan are implemented in the kurikulum merdeka that is being promoted by the government through KEMDIKBUDRISTEK. The research method used is a literature review where the author collects data on the educational thoughts of KH Ahmad Dahlan, independent curriculum and discusses how it is implemented. The results of the study show that the thoughts of KH Ahmad Dahlan are implemented in the independent curriculum in several aspects including: in the education system, namely the integration of religious and Scientific knowledge curricula, in the aspect of educational goals, namely the formation of students who are religiously knowledgeable and intelligent in insight and scientific views which are reflected in the Pancasila student profile, in terms of technical implementation, namely indications of pending development of educational implementation, in terms of learning methods namely contextual learning which is reflected in intracurricular and cocurricular learning models on independent curriculum. In addition to these four aspects, both KH Ahmad Dahlan and the concept of independent curriculum focus on developing students both individually and socially. The implication of this research is the formation of educational institutions that truly become an answer to the needs of students in facing the development of time, not just schools as a formality to get a diploma. As for educators, they should be more open-minded so that they are ready to develop and ready to become a solution for student development
    corecore