24 research outputs found

    PORTALISASI PUNGUTAN MELALUI PERATURAN DESA DI KABUPATEN LUMAJANG DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

    No full text
    Pembuatan peraturan desa (Peraturan Desa) merupakan kewenangan dari Kepala Desa. pembuatan peraturan desa dimaksudkan untuk menyejahterakan masyarakat desa setempat. Membuat peraturan desa kepala desa dibantu oelh BPD sebagai petugas pemerintah desa, setelah rancangan peraturan desa dibuat oleh kepala desa bersama dengan BPD rancangan peraturan tersebut diberikan kepada kepala daerah yaitu Bupati. Disini Bupati bertanggung jawab atas pengawasan dan pelaksanaan peraturan Desa itu. Menurut Undang-undang No.6 tahun 2014 sudah dijelaskan tentang apa yang menjadi tugas dan kewajiban seorang kepala desa dalam melaksanakan amanahamanah dari masyarakat. Sudah jelas tertulis dalam Undang-Undang tersebut bahwa kepala Desa bertugas menyelenggarakan Pemerintahan Desa,melaksanakan Pembangunan Desa,pembinaan kemasyarakatan Desa,pemberdayaan masyarakat Desa. Untuk menunjang kebutuhan atau kas suatu desa, desa berhak untuk melakukan hal-hal atau suatu kegiatan yang menghasilkan untuk suatu desa, peran serta masyarakat desa yang tinggal di desa tersebut sangatlah penting untuk membantu kegiatan-kegiatan itu, kegiatan atau usaha yang dilakukan desa terebut seperti pungutan pajak untuk pengguna jalan,karena jalan tersebut dilalului oleh beberapa truk-truk pengangkut barang-barang berat sehingga kalau tidak dirawat jalan tersebut dapat membahayakan pengguna jalan yang lain, untuk itulah kenapa adanya pungutan biaya atau bisa juga disebut sebagai pajak untuk lewat jalan tersebut. Sudah menjadi hal yang biasa terjadi pungutan-pungutan pada jalan-jalan dan daerah-daerah tertentu yang sedang dibangun atau suatu daerah yang sering dilalui oleh truk-truk pengangkut barang atau mobil-mobil pengangkut barang lainnya, Hal tersebut dilakukan dengan dalih “sebagai biaya operasional atau sebagai pendapatan suatu daerah tersebut ”, hasil dari pugutan tersebut ada yang masuk dalam kantong-kantong oknum tertentu dan ada yang langsung dikumpulkan untuk sebagai kas suatu daerah atau desa yang melakukan pungutan tersebut. Seperti dijelaskan diatas, apabila salah satu unsur tidak terpenuhi maka peraturan desa tersebut tidak akan berlaku atau peraturan tersebut tidak diketahui langsung oleh kepala daerah tersebut (Bupati) maka peraturan desa tersebut cacat hukum. Terdapat beberapa peraturan desa yang dibuat oleh kepala desa di Kabupaten Lumajang dinilai cacat hukum sehingga DPRD Kabupaten Lumajang merekomendasikan untuk dicabut. Berdasarkan rekomendasi tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji secara lebih mendalam perihal aspek hukum peraturan desa di Kabupaten Lumajang melalui tugas akhir yang diberi judul: “PORTALISASI PUNGUTAN MELALUI PERATURAN DESA DI KABUPATEN LUMAJANG DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO.6 TAHUN 2004 TENTANG DESA” Seperti halnya di Kabupaten Lumajang banyak terjadi pungutan-pungutan yang dilakukan oleh pemerintah desa tersebut diwujudkan dengan menggunakan portal atau portalisasi. Disini yang dimaksud dari portal adalah alat atau benda yang digunakan untuk membatasi suatu area atau wilayah sehingga area atau wilayah tersebut tidak bisa dilalui, bisa dilalui suatu area atau wilayah tersebut dapat dengan suatu syarat tertentu, sedangkan portalisasi adalah pelaku atau yang melakukan dan mengendalikan portal tersebut. Banyak desa-desa lain di Kabupaten Lumajang yang menjalakan praktek portalisasi, antara lain dilakukan oleh masyarakat desa itu sendiri dengan persetujuan dari Kepala Desa. Praktek portalisasi tersebut merupakan pengaplikasian dari peraturan desa yang dibuat oleh Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa. Berdasarkan kasus diatas permasalahan yang akan diangkat oleh Penulis yang pertama adalah apakah peraturan desa tentang pungutan melalui portal di Kabupaten Lumajang tidak bertantangan dengan Undang-Undang No.6 Tahun 2014 Dan permasalahan kedua adalah Apa akibat hukum jika peraturan desa (perdes) bertentangan dengan Undang-Undang No.6 Tahun 2014? Kedua permasalahan diatas akan dianalisis oleh Penulis dengan menggunakan Metode Yuridis Normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual. Dalam kesimpulannya penulis berpendapat bahwa peraturan desa yang dibuat di Kabupaten Lumajang tersebut bertentangan dengan Undang-Undang no 6 Tahun 2014, menurut penulis dalam pembutan peraturan desa tersebut bertentang secara prosedur dan substansinya, selanjutnya dalam permasalahan yang kedua penulis berpendapat bahwa peraturan desa tersebut harusnya tidak layak untuk dilaksanakan karena bertentangan dengan Undang-Undang yang lebih tinggi dan mengakibatkan batal demi hukum

    Implementation of Web Cam as Motion Detector with DirectShow Interfacing

    Get PDF
    Implementation of Web Cam as Motion Detector with DirectShow Interfacing. One of many ways to take control a web cam is by using DirectShow which is integrated in DirectX. DirectShow acts like an API therefore it is easier to use. Afterwards, web cam will be implemented to detect object’s motion as well as camera surveillance. The method is by comparing a reference image with other image which is taken lately. If there are differences between those image it means motion has been detected

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Go Public di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2012)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dividen, profitabilitas, ukuran perusahaan, risiko bisnis dan pajak terhadap struktur modal. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam membuat keputusan terhadap kebijakan keuangan agar dapat memaksimumkan nilai peruahaan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan alat analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009-2012 khusus pada Sektor Industri Barang Konsumsi dan Sektor Properti dan Real Estate. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 34 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009-2012 khusus pada Sektor Industri Barang Konsumsi dan Sektor Properti dan Real Estate dengan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa deviden berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan sektor industri barang konsumsi, property dan real estate yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2009-2012, sehingga H1 diterima. Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan sektor industri barang konsumsi, property dan real estate yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2009-2012, sehingga H2 diterima. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan sektor industri barang konsumsi, property dan real estate yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2009-2012, sehingga H3 ditolak. Risiko bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan sektor industri barang konsumsi, property dan real estate yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2009-2012, sehingga H4 ditolak. Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan sektor industri barang konsumsi, property dan real estate yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2009-2012, sehingga H5 ditolak

    Blocking gamelan instruments frequency in virtual reality

    No full text
    This study was an experiment that looked at the possibility of VR relationships with the frequency of gamelan in animated puppet shows that were considered based on the blocking instrument. On the other hand, gamelan instruments provide the clearest picture of the frequency spectrum that is affected by various types of treatment, regardless of the ability of the instrument itself to produce sound in many characteristics of each instrument. The key experiment in this study was to arrange the position of the instrument in a different semicircle with a conventional arrangement that is lined up. This experiment is believed by the author to bring its own impact in relation to VR. Gamelan are used Slendro and pelog to get two different data. It can be assumed that this blocking semicircular is able to produce a more focused frequency distribution for the proportion of the listening room and VR users

    Analisa Karakterisrtik Batuan Dan Fluida Formasi Untuk Menentukan Zona Produktif Dengan Metode Interpretasi Log Triple Combo Menggunakan Software Interactive Petrophysics Pada Sumur-X Lapangan-Y PT Bumi Siak Pusako

    No full text
    In the process of carrying out Initial Well Completion to change the drilling well to be a production well we need to analyze the characteristics and properties of rocks and fluid formation, which can be done using the Logging While Drilling method (When the Drilling Process was run) or Conventional Logging (performed after the drilling process). And also supporting analysis work is carried out such as core analysis with conventional methods Coring and Sidewall Coring for direct analysis and confirmation results of logging readings with the results of lab analysis (core sample analysis). In this research The logging method used is conventional logging and core analysis is carried out by taking core samples with the sidewall coring method. Then do swabbing job to determine the productivity index of the well. In In this research, the author has determined the productive zone (pay zone) in the wells being analyzed based on the interpretation of gamma ray logs and resistivity logs as well as calculating the porosity value and Sw (water saturation) in the formation. From the interpretation results obtained 8 productive zones i.e. at depths of 1)1840-1860ft, 2)2001 – 2006ft, 3)2035-2058ft, 4)2065-2075ft, 5)2080-2090 ft, 6)2093-2099, 7)2102-2158 ft), 8)2190-2205 ft. Then confirmed with the results of the core analysis listed in the marked log provided by the company for ordering the interpretation results made in this study are in accordance with interpretation results of the company. After that the author will make an initial completion design draft settlement based on the results of the interpretation, including; perforation planning, swabbing job, and details of the completion of the initial completion work. On the design of the initial completion the author's would recommend completing a total of 14 intervals, and recommend using a surface casing size of 9 5/8”, Production Casing 7”, and 63 joints Liners 3 ½” size

    ASUHAN KEPERAWATAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU POST PARTUM PRIMIPARA MUDA DALAM MERAWAT BAYI DI RSUD RAA SOEWONDO PATI

    No full text
    AbstractBackground: The incidence of postpartum anxiety continues to increase every year. After giving birth the patient will experience anxiety. Anxiety, if not handled properly, will cause serious problems, including depression, inhibiting maternal and infant care activities. To reduce the impact of postpartum anxiety, it is necessary to do a good anxiety management. Deep breathing relaxation and music therapy are non-pharmacological techniques that are easy to do and quite effective for reducing anxiety levels.Purpose : Describes nursing care for the level of anxiety of young primipara post partum mothers in caring for babies at the Soewondo Pati Hospital.Method : The method used in this case study is a descriptive method with a case study approach and uses a nursing approach process. The sampling used includes 1 patientResults : The study on the patient obtained data that the patient complained of feeling nervous, restless, and anxious. From the list of problems that have been obtained, a diagnosis can be determined, namely Anxiety related to worry. The nursing implementation that is arranged is to monitor vital signs, monitor signs of anxiety, relax deep breaths. The evaluation results obtained that both patients experienced a gradual decrease in anxiety.Conclusion : The conclusion of the Scientific Paper made by the author is that the assessment is carried out according to theory, nursing diagnoses according to theory, planning according to theory, nursing actions need to be added to theory and evaluation has decreased in the patient's condition.Suggestion : Nursing practitioners to further reduce the anxiety level of young primiparous postpartum mothers by means of deep breathing relaxation, counseling on how to care for babies.Keywords : anxiety, post partum, deep breath relaxatio

    Rancang Bangun Mesin Pencampur Bijih Plastik Berkapasitas 20 Gram: design and construction

    Get PDF
    In the process of creating various types of plastic, several tools are required to support the development process. In this regard, Politeknik Industri ATMI has attempted to develop a supporting tool for mixing plastic ore. The objective of this research is to design, build, and test an efficient and economical mixing machine for processing plastic ore on a small scale. To create this tool, the author used observation and design realization methods. After a lengthy process, a plastic ore mixing machine with a capacity of 20 grams was produced. This paper discusses the plastic ore mixing machine designed for use in testing laboratories. This mixing machine is a device used to process plastic ore into new types. In this study, the author developed a plastic ore mixing machine with a volume capacity of 20 grams. This machine is used to combine two or more types of plastic ore, aiming to produce high-quality plastic. To achieve this, the machine was developed using two mixing shafts and a melting system with heating elements. Additionally, the mixing process chamber was designed with two compartments, corresponding to the positions of the mixing shafts. This design is expected to maximize the mixing process of each type of plastic, resulting in a homogeneous plastic product.Dalam proses penciptaan jenis-jenis plastik diperlukan beberapa alat untuk menunjang proses pengembangan. Dalam hal ini Politeknik Industri ATMI mencoba untuk mengembangkan alat penunjang pencampuran bijih plastik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang, membangun, dan menguji mesin pen campur yang efisien dan ekonomis untuk mengolah bijih plastik dalam skala kecil. Adapun dalam membuat alat ini penulis menggunakan metode observasi dan realisasi perancangan. Setelah proses yang panjang maka dihasilkan mesin pen campur bijih plastik dengan kapasitas 20 gram. Melalui tulisan ini, penulis membahas mengenai mesin pen campur bijih plastik untuk digunakan dalam lab pengujian. Mesin pen campur ini merupakan alat yang digunakan untuk memproses bijih plastik menjadi jenis yang baru. Dalam studi ini, penulis mengembangkan mesin pen campur bijih plastik dengan kapasitas volume 20 gram. Mesin ini digunakan untuk mengkombinasikan 2 atau lebih bijih plastik yang diharapkan dapat menghasilkan tipe plastik berkualitas tinggi. Untuk mencapai hal itu maka pengembangan mesin dilakukan dengan menggunakan 2 buah poros pengaduk serta sistem peleburan dengan elemen pemanas. Selain hal tersebut ruang proses pengadukan dibuat menjadi 2 ruang mengikuti posisi poros pengaduk yang digunakan. Melalui hal ini diharapkan dapat memaksimalkan proses pencampuran masing-masing jenis plastik menjadi plastik yang homogen

    PERAN PEMERIKSAAN CT SCAN NASOFARING EXTENDED CERVICAL PADA KASUS OBSTRUKSI STIDOR INSPIRASI ANAK DI RUMAH SAKIT AKADEMIK UNIVERSITAS GADJAH MADA

    No full text
    CT-Scan (Computed Tomography Scan) adalah salah satu alat dengan memanfaatkan radiasi sinar x yang dapat membantu paramedis mendapatkan gambaran dari berbagai organ salah satunya organ kepala atau otak.Citra hasil akuisisi atau rekaman CT-Scan dapat membantu memperjelas adanya dugaan yang kuat tentang kelainan yang terjadi pada leher. Salah satu metode pemeriksaan pada CT Scan yaitu Nasofaring Extended Cervical (NEC) teknik pemeriksaan radiologi CT Scan yang memperluas visualisasi nasofaring dan struktur sekitarnya dengan memperpanjang leher (cervikal). Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peran dari pemeriksaan NEC pada kasus obstruksi stidor inspirasi anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data didapatkan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Wawancara dilakukan pada dokter pengirim, dokter spesialis radiologi dan radiografer. Selanjutnya analisa data dilakukan dengan cara reduksi data serta menampilkan hasil dalam bentuk narasi secara deskripsi. Hasil penelitian yaitu pemeriksaan NEC ditampilkan dengan potongan axial, sagittal dan coronal untuk memperlihakan anatomi dari nasofaring. Selain itu mampu metode NEC juga dapat memperlihatkan adanya sumbatan pada nasofaring yang tidak nampak pada pemeriksaan radiografi konvensional. NEC ini merupakan teknik tambahan yang digunakan untuk melengkapi diagnosa dari obstruksi stridor. Simpulan yang bisa didapatkan dari penelitian ini yaitu: Potongan citra pada NEC mampu memperlihatkan adanya sumbatan pada nasofaring anak dengan kesulitan bernafas
    corecore