1,720,972 research outputs found
PENERAPAN EMPAT PILAR PENDIDIKAN DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA DI TINGKAT SEKOLAH DASAR
Tuntutan pendidikan saat ini dan masa depan ditujukan untuk meningkatkan kualitas kemampuan intelektual dan profesionalisme, serta sikap, kepribadian, dan moral masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, pendidikan usia dini sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik yang kreatif, adaptif, dan berkarakter terpuji. Guru berperan penting dalam proses pembelajaran dengan mendampingi siswa khususnya di sekolah dasar. Sebagai Pendidik Profesional, tanggung jawab utama seorang guru adalah mendidik, mengajar, dan mengarahkan siswa untuk menciptakan manusia baru, beradab, mandiri, dan unggul. Peran ini menuntut penguasaan pengetahuan dan keterampilan dalam menyampaikan bahan ajar kepada siswa. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan perannya, seorang guru harus memahami empat pilar pendidikan, yang dapat dijadikan landasan untuk menyusun kegiatan pembelajaran di kelas sekolah dasar. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan siswa menerima pengetahuan dalam arti yang lebih luas, seperti belajar untuk mengetahui, melakukan, menjadi, dan hidup bersama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Juni 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang mengajar di SDN Ratu Jaya 2 Depok
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF NARASI DENGAN PENGGUNAAN METODE FIELD TRIP PADA SISWA KELAS IX DI SMP DWIGUNA DEPOK
MENULI
THE APLICATION OF DIGITAL BASED INTRACTIVE QUIZ LEARNING MEDIA FOR TEACHER OF STATE ELEMENTARY SCHOOL IN DEPOK
Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan media pembelajaran berbasis teknologi Digital di SDN Ratu Jaya 3 Cipayung Depok. Melalui pemanfaatan teknologi sebagai alternatif penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan mengajar diharapkan dapat meningkakan kualitas pembelajaran di kelas karena dianggap dapat membantu guru dalam menyamaikan materi kepada siswa.Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan kepada Guru SDN Ratu Jaya Depok dengan melakukan sosialisasi dan simulasi penerapan media pembelajaran kuis interaktif menggunakan aplikasi Kahoot. Kegiatan ini dilakukan selama 3 bula sejak bulan April – Juni 2019
SOCIALIZATION OF HEALTHY AND SAFE INTERNET USE ON ADOLESCENT CHILDREN IN EAST BULAK VILLAGE, DEPOK CITY
In line with the times, the progress of internet technology is getting faster. The existence of the internet has an impact on society, especially teenagers. They can get information quickly, communicate with anyone and anytime and anywhere these teenagers easily access anything. With this situation, there are many dangers lurking for teenagers if they are unable to utilize internet access properly, dangerous if the internet is used incorrectly and often happens to teenagers. With this concern for teenagers in the village of Bulak Timur, Depok City, the author held a socialization on the use of healthy and safe internet contained in community service activities. The socialization was conducted directly in Bulak Timur village, Depok city. Through this socialization, it is hoped that teenagers will be able to expand their knowledge on how to use the internet in a healthy and safe manner, as well as positive things and what is good to do and what is not good to do
Pemanfatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Kahoot dalam Meningkatkan Kemampuan Tata Bahasa Mahasiswa Pada Masa Pandemi Covid- 19: Pemanfatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Kahoot dalam Meningkatkan Kemampuan Tata Bahasa Mahasiswa Pada Masa Pandemi Covid- 19
Penelitian ini dilakukan semasa pandemi covid- 19 pada semester ganjil 2020-2019 terhitung pada bulan November 2020. Dimana pembelajaran dilakukan melalui sistem daring yang memungkinkan mahasiswa merasa jenuh dan bosan. Maka Penelitian ini dilakukan guna mengetahui efektifitas pemanfaatan media pembeljaran berbasis teknologi kahoot sebagai upaya meningkatkan kemampuan tata bahasa Inggris mahasiswa dengan cara yang menarik dan interaktif. Metode penelitian yang diterapkan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas yang melewati 2 siklus dengan hasil akhir yang menunjukan bahwa penggunaan kahoot sebagai alternative media pembelajaran sangat efektif dalam memantik semangat mahasiswa mengikuti perkuliahan sehingga berdampak terhadap peningkatan kemampuan tata bahasa Inggris mahasiswa
PELATIHAN PENERAPAN SARANA FISIK MATERI PEMBELAJARAN BAGI GURU DI SDN KOTA DEPOK
This community service aims to provide training to teaching staff at the Ratu Jaya 3 State Elementary School (SDN) in Depok City regarding variations in the learning process, due to the existence and the important role of an educator as a learning facilitator for students. The application of instructional media is also referred to as one of the physical means or intermediaries used in the process of interaction that takes place between the teacher and students to encourage the occurrence of teaching and learning with the aim of gaining knowledge, skills and strengthening what is learned and helps to achieve quality learning goals. The implementation of community service uses several methods, namely, presentation, discussion of teaching demonstration and evaluation. This training is given to participants to get references on creative, innovative and fun learning that can be used in the learning process. Of all the results obtained by the participants from community service activities, this will certainly improve the competence of teachers in teaching
SOSIALISASI PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA PANDEMI PADA LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR GAMA UI CIPETE
Pendidikan Karakter di masa pandemi tidak berjalan secara efektif, karena pembelajaran secara daring dapat memutuskan mata rantai pertemuan guru dengan siswa, baik di sekolah maupun di lembaga bimbingan belajar. Pengajar tidak bisa memantau langsung perkembangan perilaku siswa. Hal ini mengakibatkan keterbatasan dalam membimbing langsung perilaku siswa yang melakukan kesalahan dan ini merupakan salah satu kendala pembinaan karakter siswa di masa pandemi seperti sekarang ini. Bererapa tantangan pendidikan karakter di masa pandemi yaitu learning loss, peserta didik kehilangan role model, kehilangan interaksi edukatif, ketidaksiapan orang tua, kegandrungan kepada alat komunikasi yang keterlaluan, kurang kuatnya ruang pendidikan akidah, ibadah dan ketidakmampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan belajar daring. Adapun solusi yang ditawarkan adalah adanya kebijakan dan langkah-langkah yang terstruktur dan terukur dalam mengatasi learning loss, memperkuat trilogi pendidikan, adanya penguatan keteladanan secara massif, adanya interaksi edukatif yang lebih intens melalui daring, pendidikan karakter berbasis multiple intelegence, adanya koordinasi pengajar dengan orang tua siswa, serta pemblokiran situs-situs merusak dan hoaks.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D PADA GURU KELAS DI SDN PONDOK TERONG 1 KOTA DEPOK
Sekolah Dasar (SD) sebagai salah satu Pendidikan Usia Dini kelas awal dan merupakan kelembagaan pendidikan yang berkiprah dalam mencerdaskan anak-anak bangsa melalui pembelajaran di kelas. Tujuan dari pengabdian masyarakat mengenai implementasi media pembelajaran 3D untuk Sekolah Dasar (SD) tentang bangun ruang, adalah untuk mencapai pemahaman siswa SD mengenai jaring-jaring, Sifat-sifat, Luas Permukaan dan Volume benda Ruang. Adapun pendekatan atau metode yang digunakan adalah Service Learning (SL). Metode pengabdian Service Learning adalah salah satu pendekatan dalam pengajaran yang menggabungkan tujuan akademik dalam upaya menumbuhkan kesadaran dalam memecahkan persoalan secara langsung. Pelaksanaan Pengabdian masyarakat tentang penerapan media pembelajaran 3D tentang bangun ruang untuk peserta didik SD mendapatkan hasil yang memuaskan. Hal ini terlihat ketika proses penerapan media pembelajaran tersebut, hasilnya hampir 80% dari peserta didik mengikuti pembelajaran dengan semangat. Mereka sangat antusias mendengarkan penjelasan dari guru, setelah guru mendapatkan pelatihan dari tim Pengabdian masyarakat tersebut dikarenakan adanya media pembelajaran sehingga siswa merasa tertarik dan jauh lebih memahami materi yang disampaikan
TRAINING OF 3D LEARNING MEDIA CREATION TO IMPROVE SPATIAL ABILITY IN GEOMETRY
The training on making 3D learning media for geometry spatial material aims to improve teachers' skills in developing and using interactive learning media that can visualize mathematical concepts more clearly and attractively. The target of this training is 10 mathematics teachers at the Nurul Aini Foundation. The time of this research is October 21, 2024. The stages in this activity are, analysis of partner problems, preparation, implementation and evaluation. At the implementation stage, teachers are given the opportunity to design 3D objects on spatial geometry materials. At the evaluation stage, participants are given a posttest to see the extent of the participants' abilities after the training and to see how the participants assess the training activities. The results of this activity show that participants gain new skills to create 3D media that can be used in mathematics learning to improve student understanding and participants give a positive response to this training activity
MEMUPUK MINAT BACA USIA DINI MELALUI POJOK LITERASI DI LINGKUNGAN SETEMPAT
Minat baca merupakan keinginan yang kuat dari dalam diri seseorang untuk melakukan kegiatan membaca serta menyukai dan menikmati aktifitas membaca. Minat baca yang baik merupakan salah satu indikator kemajuan literasi sekaligus menjadi indikator kemajuan bangsa. Minat baca sebaiknya distimulus pada usia sedini mungkin. Karena pada usia dini merupakan periode emas dalam perkembangan otak manusia. UNESCO menyebutkan Indonesia berada pada urutan kedua dari bawah terkait literasi dunia. Rendahnya minat baca ini membuat banyak inovasi yang bermunculan seperti ide pembuatan pojok baca. Pembuatan pojok baca dimaksudkan untuk menanamkan minat baca pada anak usia dini khususnya di D’Maple Residence. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan peranan pojok baca dalam menumbuhkan minat membaca pada usia dini. Pengamatan merupakan tahapan awal pelaksanaan dari pengabdian masyarakat ini, selanjutnya persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya pembentukan adaptasi membaca guna menumbuhkan dan meningkatkan minat baca pada anak-anak usia dini. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan menghasilkan tumbuhnya minat baca anak-anak. Mereka terlihat sangat antusias pada saat pelaksanaan kegiatan pendampingan baca. Sebagai upaya menggiatkan gerakan literasi Indonesia, diharapkan kegiatan yang telah dilaksanakan dapat menumbuhkan minat baca pada anak usia dini
- …
