1,720,959 research outputs found
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Tes Kemampuan Berpikir Kritis Materi Fungsi Eksponen Dengan Panduan Kriteria Watson
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kesalahan siswa dalammenyelesaikan tes kemampuan berpikir kritis materi fungsi eksponen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 2 SMA islam sultan agung 3 semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan wawancara.Tes tertulis yang di gunakan berbentuk uraian, kemudian di analisis jawabannya berdasarkan jenis-jenis kesalahan Watson.Kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan berpikir kritis matematika adalah kesalahan mengunakan sifat dan kesalahan tidak menulis kesimpulan akhir. Banyaknya kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dapat digunakan sebagai petunjuk evaluasi penguasaan siswa terhadap materi eksponen.Data tes soal kemampuan berpikir kritis dianalisis dengan menggunakan kriteria Watson, dan dilakukan dengan cara triangulasi data yaitu dokumentasi, analisis jawaban, dan analisis wawancara. Persentase kesalahan yang paling besar terjadi pada kategori prosedur tidak tepat, yaitu sebanyak 75% dan diikuti kesalahan dalam kategori kesimpulan hilang sebanyak 36,54%, pada kategori masalah hirarki keterampilan sebanyak 7,70%, dan pada kategori manipulasi tidak langsung dan kategori selain tujuh kategori diatas banyak presentasenya sama yaitu 5,77%, pada kategori data hilang sebanyak 3,85%, sedangkan pada kategori data tidak tepat dan konflik level respon tidak terdapat kesalahan yakni persentasenya adalah 0%
PENGARUH PERASAN JERUK NIPIS TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA PASIEN THYPOID DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
PENGARUH PERASAN JERUK NIPIS TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA PASIEN THYPOID DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
56 hal + 6 tabel + 2 skema + xii
Latar belakang : Penyakit thypoid adalah penyakit infeksi sistemik akut yang disebabkan infeksi salmonella thypi. Penyakit thypoid mempunyai gejala khas yang disebut trias saspek thypoid yaitu peningkatan suhu tubuh sore dan malam hari, adanya lidah thypoid yaitu lidah kelihatan kotor dan ditutupi selaput putih, ujung dan tepi lidah kemerahan. Penangganan pasien thypoid menggunakan pengobatan farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu pengobatan nonfarmakologi adalah pemberian perasan jeruk nipis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jeruk nipis terhadap penurunan suhu tubuh pada pasien thypoid.
Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan p¬ra-experiment rancangan one group pretest-posttes. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan jumlah responden sebanyak 17 orang. Analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon.
Hasil : Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa Suhu tubuh sebelum dan setelah diberikan perasan jeruk nipis kepada 17 responden, sebesar 9 orang (52.9%) mengalami perubahan suhu tubuh kedalam rentang normal (36.5-37.5oC)dan sebesar 8 orang (47.1%) mengalami penurunan suhu tubuh ke dalam rentang yang masih hipertemi (37.5oC).
Simpulan : Ada pengaruh pemberian jeruk nipis terhadap penurunan suhu tubuh pada pasien thypoid hasil p value sebesar 0.0001 (p >0.05).
Kata Kunci : Jeruk Nipis, Suhu tubuh, Penyakit Thypoid
Daftar pustaka : 66 (2000-2014
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN TES KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATERI FUNGSI EKSPONEN DENGAN PANDUAN KRITERIA WATSON
Kata kunci : Analisis kesalahan, kemampuan berpikir kritis, kriteria Watson.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kesalahan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan berpikir kritis materi fungsi eksponen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 2 SMA islam sultan agung 3 semarang sebanyak 27 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Tes tertulis yang di gunakan berbentuk uraian, kemudian di analisis jawabannya berdasarkan jenis-jenis kesalahan Watson.
Kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam menyelesaikan tes kemampuan berpikir kritis matematika adalah kesalahan mengunakan sifat dan kesalahan tidak menulis kesimpulan akhir. Banyaknya kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dapat digunakan sebagai petunjuk evaluasi penguasaan siswa terhadap materi eksponen. Sumber kesalahan yang dilakukan siswa harus segera mendapatkan solusi yang tepat. Guru mempunyai peranan yang sangat penting mengenai masalah tersebut. Guru bertanggung jawab untuk menyesuaikan situasi belajar dengan minat, latar belakang dan kematangan siswa. Oleh karena itu, pembelajaran yang dilakukan guru harus disesuaikan dengan tahap berpikir siswa.
Data tes soal kemampuan berpikir kritis dianalisis dengan menggunakan kriteria Watson, dan dilakukan dengan cara triangulasi data yaitu dokumentasi, analisis jawaban, dan analisis wawancara. Persentase kesalahan yang paling besar terjadi pada kategori prosedur tidak tepat, yaitu sebanyak 75% dan diikuti kesalahan dalam kategori kesimpulan hilang sebanyak 36,54%, pada kategori masalah hirarki keterampilan sebanyak 7,70% dan pada kategori manipulasi tidak langsung dan kategori selain tujuh kategori diatas banyak presentasenya sama yaitu 5,77%, pada kategori data hilang sebanyak 3,85%, sedangkan pada kategori data tidak tepat dan konflik level respon tidak terdapat kesalahan yakni persentasenya adalah 0%
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MURDER (MOOD, UNDERSTAND, RECALL,DIGEST,EXPAND,RIVIEW) TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA
Penelitian ini secara deskriptif bertujuan untuk mengetahui kecenderungan prestasi belajar fisika pada pembelajaran menggunakan model pembelajaran MURDER dan model pembelajaran konvesional. Tujuan penelitian secara komparatif untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar fisika antara pembelajaran menggunakan model pembelajaran MURDER dengan model pembelajaran konvesional. Teknik analisis data menggunakan uji-t, yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas sebaran dan uji homogenitas varian. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa kecenderungan prestasi belajar fisika pada pembelajaran menggunakan model pembelajaran MURDER termasuk dalam kategori sangat tinggi dan model pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori sangat tinggi.Hasil analisis komparatif menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan prestasi belajar fisika antara yang diajar menggunakan model pembelajaran MURDER dengan model pembelajaran konvensional. Rerata prestasi belajar fisika model pembelajaran MURDER lebih tinggi dari pada model pembelajaran konvensional, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap prestasi belajar fisikaÂ
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Manis Di Desa Labuan Induk Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan petanipada usahatani jagung manis di DesaLabuan Induk Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2016. Penarikan sampel menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple random sampling method) dengan mengambil 30 responden dari 96 orang petani jagung di Desa Labuan Induk.Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan.Hasil analisis menunjukan rata-rata penerimaan petani pada usahatani jagung manis di Desa Labuan Induk Kecamatan Labuan Kabupaten Donggalasebesar Rp 10.307.500/0,52 ha/MT atauRp 19.822.115,4/ha/MTdan rata-rata pendapatan sebesar Rp 5.818.747,27/0,52 ha/MT atau Rp11.189.898,6/ha/MT
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
