8,537 research outputs found

    Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad: Kajian Naskah Khutbah Israk Dan Mikraj Nabi Muhammad SAW.

    No full text
    The Isra' Mi'raj of Prophet Muhammad saw in historical sources is written in various languages, including Indonesian, Malay, Sundanese, and Javanese. The story of Isra' Mi'raj of Prophet Muhammad saw in the manuscript of the sermon on Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw is stored on the British Library Endangered Archives Programme website, and the original manuscript is currently located at Surau Taram (Tuo Taram). This writing aims to identify, provide guidelines for transliteration and text criticism, edit the text and translate the manuscript, and analyze the content of the Isra' Mi'raj of Prophet Muhammad saw in the sermon manuscript. The method used in this research is philological with a historical approach. The research results indicate that the sermon manuscript on Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw is the first manuscript to discuss the Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw in West Sumatra using the Jawi script (Arabic-Malay). The types of errors found in the text criticism process include substitution errors, additions, lacunae, omissions, interpolations, hypography, and dittography. The content of the sermon text on Isra' and Mi'raj of Prophet Muhammad saw narrates the encounter of angels Jibril and Mikail with Prophet Muhammad saw at the side of the Ka'bah in Hijir until the Prophet departed from Masjidil Haram to Masjidil Aqsa and saw the alam misal (the unseen realm). The content analysis of the text includes contextualization in history and culture and explores the social, ritual, and spiritual values contained within it

    Pendekatan Saintific Quantum dalam Memahami Perjalanan Isra’ Nabi Muhammad SAW (Teori Saintifik Modulasi Quantum Isra’)

    No full text
    Abstract&#x0D; This paper examined the journey of Isra Prophet Muhammad SAW with the Quantum Scientific Approach. In this paper, the theory of Isra’s Quantum scientific modulation is used with deep discussion through theoretical, empirical, scientific and modulation also quantum verification. The result of this paper explained that Isra 'Mi'raj was the event of Prophet Muhammad's execution in the evening which was aimed to pick up the five-hour prayer commands consisting of 17 Raka’ats according to the letter of Al-Isra [17] verse 1. This event examined our faith in God because if we use logically thinking without faith it is difficult to make a sense, furthermore, it is as wisdom for man that God, in giving orders is using the laws of cause and effect (sunatullah). Therefore, the journey of Isra' performed by Prophet Muhammad SAW was accompanied by Gabriel with Buraq. Theoretically, this journey was supported by the quantum theory of light, Einstein's relativity, light wave modulation and the theory of annihilation and teleportation theory. These theories reinforce the power of Allah SWT in giving the command to his prophets is always in accordance with the nature of his irodat that prevailed in the universe. In accordance with the approach and material review with the scientific verification of the quantum, this theory is called the Isra’ Quantum Modulation Theory. Although, in empirically it can be proved, but this journey remains a secret of God that cannot be solved by reason and human science, because the experiment it’s only done on electrons and protons that are very small and lifeless, whereas inanimate objects and humans it has not been able to prove, so the journey of Isra and Mi'raj of the Prophet Muhammad remains us a miracle that cannot be obtained by others.&#x0D; &#x0D; Keywords: Scientific, Quantum, Isra', Modulation</jats:p

    Pengaruh Penghargaan Indonesia Sustainability Reporting Awards (ISRA) Terhadap Abnormal Return Dan Volume Perdagangan Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan Peraih Penghargaan ISRA 2009-2010)

    No full text
    Tugas akhir alumni Fak. Ekonomi (Akuntansi) thn. 2011Sejak tahun 2005, Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntansi \ud Manajemen (IAI-KAM), menyelenggarakan sebuah event untuk mengapresiasi \ud perusahaan yang membuat program laporan berkelanjutan (sustainability report) \ud yakni Indonesia Sustainability Reporting Awards yang disingkat ISRA. Penelitian ini \ud mengidentifikasi pengaruh pengumuman Indonesia Sustainablility Reporting Awards \ud (ISRA) 2009 dan 2010 terhadap harga saham, yang dilihat dari perubahan abnormal \ud return dan volume perdagangan saham sebelum dan setelah tanggal pengumuman. \ud Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah perusahaan go publik \ud yang berpartisipasi dalam ISRA 2009 dan 2010, baik yang memenangkan \ud penghargaan maupun yang tidak memenangkan penghargaan. Data yang digunakan \ud adalah data sekunder yang terdiri dari data harian abnormal return dan volume \ud perdagangan saham. Metode pengujian adalah uji t berpasangan (paired t test). \ud Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengumuman ISRA berpengaruh \ud terhadap abnormal return dan volume perdagngan saham dilihat dari adanya \ud perbedaan abnormal return dan volume perdagangan saham sebelum dan setelah \ud tanggal pengumuman

    HISTORITAS DAN RASIONALITAS ISRA’ MI’RAJ

    No full text
    Artikel ini bertujuan mengulas sejarah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad dalam sudut pandang historis dan rasional. Dari sudut pandang historitas, artikel ini mengulas tentang latar belakang terjadinya Isra’ Mi’raj, alasan-alasan terjadinya Isra’ Mi’raj, dan persiapan-persiapan yang dilakukan Nabi Muhammad sebelum Isra’Mi’raj. Diuraikan juga kejadian-kejadian yang disaksikan Nabi dalam Isra’ dan Mi’raj. Dalam sudut pandang rasionalitas, artikel ini bertujuan untuk menyajikan posibilitas kajian rasional peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Artikel ini menemukan bahwa dari sudut pandang historis, Isra’ dan Mi’raj adalah peristiwa yang sangat penting bagi sosok Nabi Muhammad sendiri maupun ummat Islam. Dalam perspektif rasionalitas, peristiwa Isra’ Mi’raj tidak perlu dicocok-cocokkan dengan temuan santifik karena kurang relevan, dan menunjukkan pemaksaan pencocokan. Setidaknya aspek spiritualitas Islam atau tasawuf falsafi paling layak meninjau rasionalitas Isra’ dan Mi’raj karena, dalam sudut pandang ini, mimpi para nabi dinilai sebagai kejadian nyata

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    No full text
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    The wisdom behind Isra 'and the Mi'raj of the Prophet Muhammad SAW

    No full text
    Salah satu cara Allah menyeleksi orang yang betul-betul beriman atau tidak beriman pada masa Nabi Muhammad adalah peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Ketika itu banyak kaum muslimin yang ragu, merasa tidak percaya, dan mempertanyakan apa yang dilalui oleh Nabi Muhammad SAW. Yang awalnya mereka beriman, awalnya mereka Islam, dan awalnya mereka dekat dengan Nabi Muhammad SAW, maka dengan peristiwa Isra’ dan Mi’raj ini banyak di antara mereka yang akhirnya keluar dan murtad. Bahkan mereka menuduh Nabi Muhammad SAW itu sebagai orang yang gila dan tidak masuk akal apa yang dia katakan. Dan ketika itu muncullah sosok yang sangat luar biasa, Abu Bakar Ash-Shiddiq. Nama belakang Ash-Shiddiq itu diperoleh Abu Bakar ketika dia mengatakan “Lebih dari apa yang diucapkan oleh Muhammad itu aku percaya”. Dialah orang yang meyakinkan dan dialah orang yang pertama sekali menyatakan percaya apapun yang dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW, walaupun pada masa itu tidak masuk dalam logika manusia biasa

    Konsep Nur Muhammad Studi Penafsiran Surat An-Nur Ayat 35

    No full text
    “Nur Muhammad” merupakan konsep yang tidak asing dalam wacana tasawuf, demikian pula halnya dalam kajian ilmu tafsir, teks-teks “Nur Muhammad” juga dikenal luas. Teks-teks tersebut, sabahagian penulis temukan terkumpul di sebuah koleksi naskah dengan tema “Isra’ Mi’raj). Mungkin ini dikarenakan naskah tentang “Nur Muhammad” dibacakan setiap bulan, biasanya tanggal 27 bulan Rajab, yakni acara peringatan Isra’ dan Mi’raj. Artikel ini menunjukkan bahwa naskah “Nur Muhammad” dalam kajian tafsir surat an-nur ayat 35. Asumsi ini didasarkan pada analisa teks, perbadingan dengan naskah-naskah lainnya, serta analisa kehidupan social-budaya komnitas Muslim yang mentradisikan membaca naskah-naskah sesuai hari besar Islam. Pendekatan intertekstual pemahaman konsep Nur Muhammad semakin luas dan utuh berkat bantuan dari teks-teks terkait. Perbedaan pengungkapan konsep Nur Muhammad di berbagai teks tersebut memperlihatkan fungsi sendiri. Konsep Nur Muhammad berfungsi untuk menegaskan silsilah Nabi sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad saw, menegaskan tentang keutamaan dan kemuliaan Nabi Muhammad yang nurnya menjadi asal seluruh manusia

    sj-docx-2-sgo-10.1177_21582440231209634 – Supplemental material for Ritual Performance as Gradual Recognition: Sere Bissu Maggiriq Dance of South Sulawesi Indonesia

    No full text
    Supplemental material, sj-docx-2-sgo-10.1177_21582440231209634 for Ritual Performance as Gradual Recognition: Sere Bissu Maggiriq Dance of South Sulawesi Indonesia by Andi Muhammad Akhmar, Harry Isra Muhammad, Muhammad Hasyim and Fathu Rahman in SAGE Open</p

    Isra Mikraj Momen Mewaspadai Diri

    No full text
    Tanggal 27 Rajab 1443 hijriyah mengingatkan momentum Isra Mikraj Rasulullah. Peristiwa yang merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW setelah Alquran ini mengandung hikmah yang besar sekali. Memperlihatkan tanda-tanda kebesarannya (linuriyahu min ayatina) (QS al-Isra:1, 60)

    KEBANGKITAN-KENAIKAN YESUS DAN ISRA'-MI'RAJ MUHAMMAD: KAJIAN PERBANDINGAN

    No full text
    Penganut agama Kristen meyakini kebangkitan dan kenaikan Yesus Kristus sebagai peristiwa yang menjelaskan sejarah Yesus Kristus sebelum kejadian itu. Sedangkan sesudahnya, menjadi harapan kristiani serta permulaan hidup baru di dalam kehidupan mereka. Adapun kedudukan kebangkitan dan kenaikan terhadap orang kristen, sebagai kepercayaan yang tidak bisa di tawar, harga mati, disebabkan termasuk pengakuan iman rasuli.Isra' dan mi'raj Nabi Muhammad diimani umat Islam sebagai tanda kebesaran Allah dan mu'jizat, yang hanya diberikan kepada Nabi Muhammad untuk menerima perintah shalat, yang wajib ditunaikan oleh kaum muslim sebagai tiang agama dan kewajiban pertama yang dibebankan kepada umat Islam sejak masih di Makkah.Kata kunci: Misi Kebangkitan dan Kenaikan serta Risalah Isra' dan Mi'ra
    corecore