1,721,028 research outputs found

    Pengembangan Modul Digital Interaktif Berbasis Pengalaman Siswa Untuk Menguatkan Pembelajaran Numerasi SMP Dalam Mendukung Merdeka Belajar

    Full text link
    Ditengah problematika yang dirasakan oleh satuan Pendidikan, pada tahun 2020 dunia dihadapkan dengan tantangan baru yakni industry 4.0. Kita telah masuk ke era baru industri yang biasa disebut dengan data technology. Pada titik ini, hampir semua aspek kehidupan akan bergantung pada teknologi machine learning. Tantangan lainnya yang bersifat internal, berupa munculnya gejala mentalitas anak-anak bangsa yang melemah. Menghadapi tantangan itu semua tentu harus diimbangi dengan pendidikan yang bermutu supaya dapat menjamin tumbuh kembangnya Sumber Daya Manusia yang berkualitas, yang kreatif, yang bisa bertindak cepat, tepat, dan mampu beradaptasi dengan baik dalam mengantisipasi sekaligus mengatasi dampak negatif dari gelombang perubahan besar tersebut. Namun sayangnya kondisi pendidikan kita belum menunjukkan hasil yang memuaskan, salah satu indikatornya  berdasarkan data skor PISA (Programme for International Students Assessment) tahun 2015 pada tingkat literasi yang meliputi tiga aspek; membaca, kemampuan matematika, dan kemampuan sain, masih berada pada peringkat 10 besar terbawah yaitu peringkat ke-62 dari 72 negara anggota OECD (Orgnization for Economic Cooperation and Development), kita masih kalah dari negara Vietnam. Menghadapi era industri 4.0 setidaknya ada 6 literasi dasar yang wajib dikuasai. Literasi dasar tersebut berperan sangat penting dalam pendidikan maupun kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah literasi  numerasi. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dikembangkan suatu modul digital inetraktif berbasis pengalaman siswa dengan harapan mampu mendorong keterampilan numerasi siswa sehingga mampu mendukung program merdeka belajar

    Pengembangan Sistem Akuisisi Data pada Sistem Tenaga Listrik Menggunakan Bahasa Pemprograman Delphi

    Full text link
    Seiring dengan laju perkembangan teknologi, masyarakat industri sekarang mengharapkan penataan sistem tenago listrik yang lebih baik berupa mutu, efisiensi keandalan dan kontinuitas pelayanan. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan-permasalahan pada sistem lenaga listrik tersebut adalah dengan penerapan telcrnlogi SCADA (Supervisory Control and Data Aquisition). Salah satu bagian utama sistem SCADA adalah alanisisi data. Piranti sistem akuisisi data yang telah diruncang dan dibuat odalah sistem yang dapat mengakusisi besaran-besaran pada saluran tigafasa sistem tenaga listrik yaitu data arus, tegangan, faktor daya dan status PMT

    GRAPH KRITIS DENGAN BILANGAN STABILITAS CX

    Full text link
    ABSTRAK Graph G = (X,E) dikatakan graph kritis - a (a - critical graph), jika setiap graph parsial G' = (X',E') yang diperoleh dengan menghapus satu ruas (edge) dari graph G memenuhi a(G") = a(S) + 1. Jika dalam graph G ditemukan satu titik kritis (misalkan x e X), maka penghapusan titik x dari graph G akan memenuhi a(Gx_cx1) = a(G) - 1

    PENGUKURAN KINERJA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI

    No full text
    Kinerja perpustakaan yaitu efektifi tas jasa yang disediakan oleh perpustakaan dan efi siensi sumber daya yang dialokasikan serta digunakan untuk menyiapkan jasa tersebut. Sehingga untuk penyelenggaraan kinerja membutuhkan sinergi antar berbagai unit atau pihak yang mendukung kelangsungan kinerja perputakaan suatu perguruan tinggi. Adapun indicator yang dapat digunakan sebagai pengukuran kinerja suatu perguruan tinggi adalah kunjungan ke perpustakaan per kapita, pemin]aman per kapita, ketersediaan sistem otomasi, dan median waktu pengillahan dokumen

    EVALUASI HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Melalui library research, evaluasi diketahui dengan menggunakan pengukuran informasi dan informasi hasil penilaian. Hasilnya diukur dengan memberikan skor (angka). Kemudian, skor tersebut dinilai dan ditafsirkan oleh aturan tertentu untuk menentukan tingkat kemampuan pribadi. Selain itu, hasil dari proses penilaian ini selanjutnya dievaluasi untuk menentukan tingkat pencapaian pribadi atau terprogram. Secara umum, ada dua teknik penilaian pendidikan, yaitu tes dan non-tes. Berdasarkan hasil penelitian kualitatif dengan memanfaatkan sumber berupa data atau dokumen, penelitian ini menggambarkan bagaimana persiapan instrumen berdasarkan kognitif, afektif, dan psikomotor evaluasi domain. Suatu set tes dan non-tes yang baik sebagai pengukur prestasi harus memiliki kriteria; validitas, kepraktisan, kehandalan, dan ekonomi. Selanjutnya, analisis tes yang sesuai pada evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terdiri dari tingkat kesukaran soal atau indeks kesulitan, daya pembeda, analisis pengecoh, analisis homogenitas item soal, dan efektivitas fungsi opsi

    Hubungan Antara Penyesuaian Diri Dengan Gegar Budaya Pada Mahasiswa Thailand Di Universitas Islam Riau

    Full text link
    This study aims to scientifically examine the relationship between culture shock and self-adjustment to Thai students at Islamic University of Riau. The subjects in this study were Thai students who were still actively studying at Islamic University of Riau and were taken using a purposive sampling technique. The instruments for collecting data in this study were the culture shock scale and the self-adjustment scale. Data were analyzed by product moment correlation analysis using SPSS 21.0 for windows program. The results of the product moment correlation analysis obtained a correlation coefficient of -0.371 with a value of p = 0.044 (p <0.05) which indicates that there is a significant negative relationship between self-adjustment and culture shock to Thai students at Islamic University of Riau

    Pertanggungjawaban Pengendali Emitem Kepada Investor Pasar Modal Akibat Delisting Di Bursa Efek

    No full text
    Perusahaan yang telah terdaftar dibursa efek dipastikan untuk mematuhi peraturan yang berlaku dibidang pasar modal seperti melakukan keterbukaan informasi mengenai fakta meteril yan terjadi di emitem, melakukan tindakan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku dipasar modal untuk melindungi kepentingan investornya. Ketentuan-ketentuan dalam bidang pasar modal apabila tidak dipenuhi dapat menjadikan emitem dikenakan sanski oleh bursa efek. Salah satu sangksi yang mengakibatkan kerugian bagi investor adalah adanya delisting, khususnya forced delisting yang dapat merugikan investor publik. Bila dulu belum diatur adanya tanggung jawab pengendali emitem dan emitem melakukan buy back terhadap adanya forced delisting. Otoritas Jasa keuangan saat ini telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal yang mewajibkan emitem maupun pengendali untuk melakukan pembelian kembali (buy back) saham apabila emitem mengalami delisting baik, voluntari delisting maupun forced delistin. akan tetapi dalam peraturan OJK tersebut belum diatur secara jelas dan pasti bagaimana pertanggungjwaban pengendali emitem maupun emitem apabila dalam delisting perusahaan terbuka tidak mampu melakukan kewajiban membeli saham yang beredar di publik

    Pemeliharaan mesin kendaraan ringan SMK/MAK kelas XI semester 2

    Full text link
    Buku Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan 2 iniberisikan materi pembelajaran peserta didik untuk mencapai kompetensi dasar pengetahuan dalam memahami cara merawat mesin secara berkala (servis berkala) dan kompetensi dasar keterampilan dalam merawat mesin secara berkala (servis berkala). Penjelasan materi dalam buku ini dilengkapi dengan gambar-gambar teknik otomotif sehingga peserta didik akan mudah untuk belajar pengetahuan murni secara mandiri dan pengetahuan sebagai pengantar untuk mempelajari keterampilan

    EVALUASI HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  evaluasi hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Melalui  library research, evaluasi diketahui dengan  menggunakan pengukuran informasi dan informasi hasil penilaian. Hasilnya diukur dengan memberikan skor (angka). Kemudian, skor tersebut dinilai dan ditafsirkan oleh aturan tertentu untuk menentukan tingkat kemampuan pribadi. Selain itu, hasil dari proses penilaian ini selanjutnya dievaluasi untuk menentukan tingkat pencapaian pribadi atau terprogram. Secara umum, ada dua teknik penilaian pendidikan,  yaitu tes dan  non-tes.  Berdasarkan hasil  penelitian   kualitatif  dengan memanfaatkan sumber berupa data atau dokumen, penelitian ini menggambarkan  bagaimana persiapan instrumen berdasarkan kognitif, afektif, dan psikomotor  evaluasi domain. Suatu set tes dan non-tes yang baik sebagai pengukur prestasi harus memiliki kriteria;  validitas, kepraktisan, kehandalan,  dan   ekonomi. Selanjutnya, analisis tes yang sesuai pada evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terdiri dari tingkat kesukaran soal atau indeks kesulitan, daya pembeda, analisis pengecoh, analisis homogenitas item soal, dan efektivitas fungsi opsi.Kata kunci: Pendidikan  Agama Islam (PAI), belajar,evaluasiEVALUATION OF LEARNING RESULT ON ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION:  IDEALS AND  REALITY:  This study was conducted to know the studying result evaluation of Islamic Religious  Education.  The  evaluation  used  by using  information measurement  and asessment  result  information.   Through  library research, the result was measured by giving scores (number) then the score was assessed and interpreted by the rules to determine personal ability  level.  Moreover, the result of the  assessment  process is next evaluated to determine the personal or programmed achievement level. Generally, there are two educational  assessment techniques, namely test and non-test. This qualitative study used some data or document. Afterward, this study described how the preparation of the instrument, based on cognitive, affective, and psychomotor evaluation domains. A set  of good  tests  and non-tes  as achievement  measurer  should have these criteria; validity,  practicability, reliability, and economy. Furthermore, the analysis of test items which is appropriate for Islamic Religious Education  learning evaluation  consists of difficulty index, discriminating power, spieler analysis, item homogeneous analysis, and optional functioning effectiveness.Keywords: Islamic Religious Education, learning outcome evaluatio
    corecore