1,721,008 research outputs found
PROGRAM BIMBINGAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
The present study is aimed at developing effective guidance program for increasing student’s learning motivation. The present study applies quantitative research approach with nonequivalent pre-posttest control group quasi-experimental design, and nonrandom-purposive sampling technique. The data were collected using inventory, interview, and documentary study. The study comes up with the main finding that the tested guidance program is proven to be effective for increasing learning motivation students of 11th grade at SMA Kartika XIX-2 Bandung
MODEL PERMAINAN ESTAFET BAIT LAGU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMUSATAN PERHATIAN PADA ANAK
The motivated this research is by the still low development of attention concentration ability in early childhood.The purpose of this study is to develop a model of selective attention playing for children in group B kindergarten Al Ittihaad Bekasi. The study was a Research and Development (R&D), developed by Borg & Gal. Model development through three stages is (1) needs analysis process, (2) product development process, and (3) tesing process.After the experimental process in the research as well as input from teachers using this model,has been very encouraging and axpert advices add the finishing touch.The model effectiveness tes showed a significant increase in the process of assisting children with low selective attention ability. Estafet Bait Lagu Model is consist of guide book, medias, and assesment.
Keyword: The ability of selective attention, development, play model, estafet bait lagu
Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya perkembangan kemampuan pemusatan perhatian pada anak usia dini. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model permainan pemusatan perhatian pada anak-anak di kelompok B TK Al Ittihaad Bekasi. Penelitian ini merupakan Penelitian dan Pengembangan (R&D), menggunakan desain yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Pengembangan model melalui tiga tahapan yaitu (1)proses analisis kebutuhan,(2) proses pengembangan produk dan (3) proses pengujian. Setelah dilakukan beberapa kali uji coba, masukan dari guru pengguna model ini sudah sangat menggembirakan dan sentuhan terakhir dengan menambahkan pendapat dan masukan pakar. Pengujian efektivitas model memperlihatkan terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam hal proses membantu anak-anak yang memiliki kemampuan pemusatan perhatian yang rendah. Model Estafet Bait Lagu terdiri dari buku panduan, media, dan penilaian.
Kata kunci; kemampuan pemusatan perhatian, pengembangan, model permainan, estafet bait lag
PROGRAM BIMBINGAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
The present study is aimed at developing effective guidance program for increasing student’s learning motivation. The present study applies quantitative research approach with nonequivalent pre-posttest control group quasi-experimental design, and nonrandom-purposive sampling technique. The data were collected using inventory, interview, and documentary study. The study comes up with the main finding that the tested guidance program is proven to be effective for increasing learning motivation students of 11th grade at SMA Kartika XIX-2 Bandung.</jats:p
Identifikasi Hambatan Guru dalam Penerapan Model Pembelajaran Konstruktivisme pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X di Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Guppi Samata Gowa
Hasil penelitian ini yaitu Penerapan model pembelajaran konstruktivisme di
MA Pesantren Guppi Samata Gowa yaitu mendorong siswa untuk lebih aktif dalam
belajar dan mampu menemukan sendiri ide yang ia miiki. Hambatan yang dialami
guru dalam penerapan model pembelajaran konstruktivisme diantaranya: 1. Buku
referensi bacaan bagi peserta didik yang minim 2. Jumlah personalia guru biologi
yang masih kurang 3. Alokasi pembelajaran yang sempit 4. Fasilitas perlengkapan
pembelajaran yang masih kurang. Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi
hambatan-hambatan dalam penerapan model pembelajaran konstruktivisme yaitu
guru dalam hal ini berusaha untuk menumbuhkan semangat belajar secara langsung
dalam bentuk membesarkan hati peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan
yang diharapkan, dan membuat peserta didik semakin percaya diri bahwa di dalam
diri mereka tersimpan potensi yang cukup mencengangkan bagi kemajuannya dimasa
yang akan datang
Permainan Estafet Lagu: Model Pemusatan Perhatian Sesuai Karakter dan Gaya Belajar Anak Usia Dini
Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah tempat atau wadah layanan yang ditujukan untuk mengembangkan berbagai aspek kecerdasan pada anak. Keberhasilan stimulasi yang diberikan di lembaga PAUD akan menjadi modal bagi anak ketika mereka mulai memasuki pendidikan dasar (SD). Di lembaga PAUD berbagai bentuk stimulasi dilakukan dengan menggunakan metode maupun materi yang beragam. Untuk dapat mengikuti stimulasi yang dilakukan serta berkembang sesuai harapan maka anak harus mampu memusatkan perhatian ketika mengikuti kegiatan
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Orangtua dalam Pengadaan Media Permainan Edukatif bagi Anak Melalui Pelatihan Parenting
Artikel dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu masih rendahnya kemampuan orang tua dalam pengadaan alat permainan edukatif untuk menstimulasi potensi kecerdasan anak di lingkungan keluarga
Permainan Estafet Lagu: Model Pemusatan Perhatian Sesuai Karakter dan Gaya Belajar Anak Usia Dini
Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah tempat atau wadah layanan yang ditujukan untuk mengembangkan berbagai aspek kecerdasan pada anak. Keberhasilan stimulasi yang diberikan di lembaga PAUD akan menjadi modal bagi anak ketika mereka mulai memasuki pendidikan dasar (SD). Di lembaga PAUD berbagai bentuk stimulasi dilakukan dengan menggunakan metode maupun materi yang beragam. Untuk dapat mengikuti stimulasi yang dilakukan serta berkembang sesuai harapan maka anak harus mampu memusatkan perhatian ketika mengikuti kegiatan
Masyarakat konsumsi Jean Baudrillard: perilaku konsumsi penggemar K-Pop NCTzen 112 Surabaya
Setiap orang melakukan kegiatan konsumsi sebagai pemenuhan dalam kebutuhan sehari-hari nya dan setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Seperti yang dilakukan oleh penggemar boyband Korea NCT, yaitu NCTzen. Dalam mendukung dan memberikan apresiasi penuh kepada idola nya sebagai seorang penggemar, perilaku konsumsi yang dilakukan oleh NCTzen adalah dengan membeli dan mengoleksi barang yang berhubungan dengan NCT. Penelitian ini bertujuan untuk, pertama: memberikan gambaran tentang sikap berlebih dalam mengonsumsi dan membeli sesuatu yang behubungan dengan NCT yang dilakukan oleh NCTzen dalam mendukung penuh NCT dalam menghasilkan sebuah karya. Kedua: mengetahui penyebab dan ketertarikan minat komunitas NCTzen 112 Surabaya dalam membelanjakan uang nya untuk membeli barang yang behubungan dengan NCT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif jenis penelitian fenomenologi. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam menganalisis data adalah teori masyarakat konsumsi milik Jean Baudillard. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) dalam mendukung idola nya, NCTzen selalu membeli dan menggunakan apapun yang berkaitan dengan NCT. Pembelian album disetiap comeback dinilai sebagai bentuk loyalitas mereka kepada idola nya. (2) penyebab minat nya NCTzen dalam membeli sejumlah merchandise dan barang yang berkaitan dengan NCT merupakan keinginan dan hasrat mereka sebagai seorang penggemar yang ingin membeli barang yang sama dengan idola nya dan juga bisa sebagai simbol untuk menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari penggemar
Permainan Estafet Lagu: Model Pemusatan Perhatian Sesuai Karakter dan Gaya Belajar Anak Usia Dini
Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah tempat atau wadah layanan yang ditujukan untuk mengembangkan berbagai aspek kecerdasan pada anak. Keberhasilan stimulasi yang diberikan di lembaga PAUD akan menjadi modal bagi anak ketika mereka mulai memasuki pendidikan dasar (SD). Di lembaga PAUD berbagai bentuk stimulasi dilakukan dengan menggunakan metode maupun materi yang beragam. Untuk dapat mengikuti stimulasi yang dilakukan serta berkembang sesuai harapan maka anak harus mampu memusatkan perhatian ketika mengikuti kegiatan
- …
