81 research outputs found
IMPLEMENTASI SLIMS 9 BULIAN SEBAGAI ALAT BANTU ADMINISTRASI PERPUSTAKAAN DAN PENELUSURAN INFORMASI DI PERPUSTAKAAN SMA NEGERI 10 GOWA
Penelitian ini membahas tentang Implementasi SLIMS 9 Bulian Sebagai Alat Bantu Administrasi Perpustakaan dan penelusuran Informasi di Perpustakaan SMAN 10 Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat SLIMS 9 Bulian untuk tugas-tugas administratif, termasuk peningkatan pengumpulan informasi dan efisiensi sistem. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini, adalah Kepala Perpustakaan, pustakawan, staf perpustakaan, dan pemustaka, serta dokumen atau artikel terkait penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dari pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi SLIMS 9 Bulian bermanfaat bagi pengelola perpustakaan, khususnya dalam kegiatan administrasi di perpustakaan. Fitur-fitur yang telah disediakan dalam SLIMS 9 Bulian saling berkaitan, seperti: lelayanan sirkulasi akan berjalan lancar apabila data anggota pada fitur keanggotaan sudah terisi dan data bibliografi buku sudah terinput ke dalam sistem SLIMS, sehingga koleksi siap dimanfaatkan pengguna dan pada akhirnya berdampak pada kelancaran layanan sirkulasi. Selain itu, SLIMS 9 Bulian juga memberikan kemudahan dalam pencarian informasi. Namun masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki agar sistem ini lebih optimal, seperti meningkatkan akurasi penelusuran, mengembangkan fitur penelusuran tingkat lanjut, meningkatkan kecepatan sistem, dan menambah koleksi digital. Implikasi penelitian ini adalah SLIMS 9 Bulian dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan administrasi perpustakaan SMA Negeri 10 Gowa, sehingga SLIMS 9 Bulian dapat dipertahankan dan dikembangkan untuk pengembangan perpustakaan.Kata Kunci: SLIMS 9 Bulian, penelusuran Informasi, Administrasi Perpustakaan
FIGURE 2. Bayesian Inference tree from 429 in A new species of Megophrys Kuhl & Van Hasselt (Amphibia: Megophryidae) from Borneo allied to M. nasuta (Schlegel, 1858)
FIGURE 2. Bayesian Inference tree from 429 bp of 16S rRNA gene, numbers above or below branches represent bootstrap support for Bayesian Inference posterior probability, Maximum Likelihood probability and Neighbour Joining probability, (BPP/ MLBP/ NJBP).Published as part of Munir, Misbahul, Hamidy, Amir, Matsui, Masafumi, Iskandar, Djoko T., Sidik, Irvan & Shimada, Tomohiko, 2019, A new species of Megophrys Kuhl & Van Hasselt (Amphibia: Megophryidae) from Borneo allied to M. nasuta (Schlegel, 1858), pp. 1-24 in Zootaxa 4679 (1) on page 5, DOI: 10.11646/zootaxa.4679.1.1, http://zenodo.org/record/346621
Sistem Pembiayaan Leasing dan Bank Terhadap Dealer Honda Sholeh Iskandar Bogor
Kebutuhan manusia akan kendaraaan semakin meningkat seiring perkembangan jaman. Kendaraan yang awalnya hanya kebutuhan tersier sekarang justru menjadi kebutuhan sekunder bahkan kebutuhan primer bagi sebagian besar orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan melihat seberapa besar keberhasilan sistem pembiayaan leasing dan bank di dealer Honda Sholeh Iskandar Bogor serta kendala-kendala yang terjadi dalam proses permohonan pengajuan pembiayaan hingga proses pembiayaan itu sendiri. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan Teknik analisa dan pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan dengan data yang di gunkan adalah proses pembiayaan dari awal hingga selesai. Hasil penelitian ini adalah Setelah melakukan penelitian adalah pihak Honda Sholeh Iskandar Bogor membantu customer dalam pengajuan permohonan pembiayaan agar proses verifikasi tidak memakan waktu lama dan customer segera mendapatkan mobilnya hal ini akan saya jelaskan lebih detail tentang perbedaan pengajuan pembiayaan baik di leasing , bank konvensional dan bank syariah dengan keuntungan 15% dari OTR yang ditentuan, dengan pengajuan pembiayaan bank minimal 25% dari OTR yang ditentukan dengan suku Bungan yang ringan 3,75 untuk pertahunya sampai tenor selama 6 tahu
Sistem Pembiayaan Leasing dan Bank Terhadap Dealer Honda Sholeh Iskandar Bogor
Kebutuhan manusia akan kendaraaan semakin meningkat seiring perkembangan jaman. Kendaraan yang awalnya hanya kebutuhan tersier sekarang justru menjadi kebutuhan sekunder bahkan kebutuhan primer bagi sebagian besar orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan melihat seberapa besar keberhasilan sistem pembiayaan leasing dan bank di dealer Honda Sholeh Iskandar Bogor serta kendala-kendala yang terjadi dalam proses permohonan pengajuan pembiayaan hingga proses pembiayaan itu sendiri. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan Teknik analisa dan pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan dengan data yang di gunkan adalah proses pembiayaan dari awal hingga selesai. Hasil penelitian ini adalah Setelah melakukan penelitian adalah pihak Honda Sholeh Iskandar Bogor membantu customer dalam pengajuan permohonan pembiayaan agar proses verifikasi tidak memakan waktu lama dan customer segera mendapatkan mobilnya hal ini akan saya jelaskan lebih detail tentang perbedaan pengajuan pembiayaan baik di leasing , bank konvensional dan bank syariah dengan keuntungan 15% dari OTR yang ditentuan, dengan pengajuan pembiayaan bank minimal 25% dari OTR yang ditentukan dengan suku Bungan yang ringan 3,75 untuk pertahunya sampai tenor selama 6 tahu
CONTRIBUTION OF SOCIAL MEDIA AND GREEN MARKETING IN IMPROVING PURCHASING DECISIONS AT MCDONALD WILLIAM ISKANDAR
The rapid development of the era into the digital era makes competition in the business world increasingly tight. Companies must be able to determine the right marketing strategy to get maximum profit, the use of social media and green marketing strategies are one of the most widely used methods today. Therefore, this consideration aims to determine the impact of social media and green marketing on purchasing choices at McDonald William Iskandar Medan. The r strategy used in this study is quantitative, and the population used in this study consists of customers who have shopped at McDonald William Iskandar Medan, the exact number of which cannot be determined. Because the number of respondents is uncertain, the researcher uses the hair method, which can be a strategy used when the researcher does not know the exact population estimate. In this study, 110 respondents were obtained, while the testing procedure used was a coincidence test. Data testing includes the classical expressive assumption test, different direct testing, fractional theory test (t-test) and simultaneous test (f-test), and the confidence coefficient test. This study produces a positive critical impact, both partially and simultaneously, between social media and green marketing on purchasing choices at McDonald William Iskandar Medan
UPAYA PENCEGAHAN KETERLAMBATAN KM. DOBONSOLO MELALUI OPTIMALISASI KEGIATAN EMBARKASI DAN DEBARKASI PENUMPANG
ABSTRAKSI
Irvan Fadillah Nurwantoro NIT: 51145220 N, 2019, "Upaya Pencegahan
Keterlambatan KM. DOBONSOLO Melalui Optimalisasi Kegiatan
Embarkasi dan Debarkasi Penumpang", Skripsi Program Studi Nautika,
Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I:
Capt. Ali Imran Ritonga, MM, M.Mar. dan Pembimbing II: H. Mustholiq,
MM.
Pelaksanaan embarkasi dan debarkasi yang cepat dan aman serta lancar
merupakan tujuan utama para penumpang. Upaya tersebut di maksudkan agar kapal
dan muatan serta keselamatan para penumpang bisa terjamin saat proses embarkasi
dan debarkasi. Proses embarkasi dan debarkasi yang terjadi di kapal KM.
DOBONSOLO sewaktu di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya adalah kurang
efisiennya manajemen untuk mengatur penumpang yang akan naik dan turun, serta
kurangnya fasilitas yang memadai di terminal pelabuhan.Sehingga para penumpang
saling berdesakkan dan dapat mengakibatkan atau membahayakan jiwa para
penumpang tersebut. Sedangkan PT. PELNI sebagai penyedia sarana transportasi
pun tidak meningkatkan pelayanan–pelayanan diatas kapal, bahkan terkesan hanya
mencari keuntungan tanpa memperdulikan kualitas pelayanan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, menunjukkan
beberapa faktor-faktor yang menghambat jalannya proses embarkasi dan debarkasi
penumpang. Faktor-faktor tersebut adalah maraknya pedagang asongan dan tidak
tertibnya buruh-buruh bagasi dalam pengangkutan barang milik
penumpang,merebaknya pengantar dan pengunjung yang tidak mengindahkan
peraturan serta pengumuman yang telah dilakukan oleh pihak kapal sehingga
terkadang mereka terbawa dalam pelayaran yang sering disebut Penumpang Tanpa
Tiket (PTT), faktor yang lain adalah keterlambatan kapal sewaktu tiba di pelabuhan
tujuan, faktor terakhir adalah barang bawaan penumpang yang berlebih (Over
Baggage).
Adapun upaya yang dilakukan oleh pihak kapal dan petugas darat adalah
dengan meningkatkan kerja sama yang baik antara petugas darat dan petugas kapal
sehingga dapat mendukung kelancaran proses embarkasi dan debarkasi.
ABSTRACT
Irvan Fadillah Nurwantoro NIT: 51145220 N, 2019, "Upaya Pencegahan
Keterlambatan KM. DOBONSOLO Melalui Optimalisasi Kegiatan
Embarkasi dan Debarkasi Penumpang", Nautical Study Program,
Diploma IV Program, Merchant Marine Polytechnic of Semarang, 1st
Advisor: Capt. Ali Imran Ritonga, MM, M.Mar. and 2nd Advisor: H.
Mustholiq, MM.
The fast and safe and smooth implementation of embarkation and
debarkation is the main goal of the passengers. The effort is intended so that the
ship and cargo and the safety of passengers can be guaranteed during the
embarkation and debarkation process. The process of embarkation and debarkation
that occurs on KM ships. DOBONSOLO while at the port of Tanjung Perak
Surabaya was management inefficient to regulate passengers who were going up
and down, as well as the lack of adequate facilities at the port terminal. So that
passengers crowded together and could cause or endanger the lives of these
passengers. Whereas PT. PELNI as a means of transportation also does not improve
services on board, even seems to only seek profits regardless of service quality.
Based on the results of the research that the author has done, it shows several
factors that hinder the process of embarkation and debarkation of passengers. These
factors are the rise of hawkers and the disorderly practice of baggage workers in
transporting passenger property, widespread outreach and visitors who do not heed
the rules and announcements made by the ship so that sometimes they are carried
on a cruise which is often called a Passenger Without Tickets ( PTT), another factor
is the delay of the ship when it arrives at the destination port, the last factor is excess
baggage (Over Baggage).The efforts made by the ship and land officers are to increase good
cooperation between land officials and ship officers so that they can support the
smooth process of embarkation and debarkation
Penerapan Software Inlislite pada Pengolahan Bahan Pustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan
The main problem in this research is how to apply Inlislite software to the processing of library materials at the Library and Archives Service of South Sulawesi Province. From the main problem above the author divides it into two sub-problems, namely: First, how to apply Inlislite software to the processing of library materials at the Library Service and South Sulawesi Provincial Archives. Second, what are the obstacles faced in implementing Inlislite software in processing library materials at the South Sulawesi Province Library and Archives Service. The type of research used is qualitative descriptive research with a systematic managerial approach. The results of this research indicate that the implementation of the inlislite application at the South Sulawesi Province Library and Archives Service has been carried out well. There are two ways to process library materials, namely manual processing and automated processing. Obstacles faced by librarians in implementing applications include frequent maintenance and very limited budgets.Pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan software inlislite pada pengolahan bahan pustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, dari pokok masalah di atas penulis membagi ke dalam dua sub masalah, yaitu : Pertama bagaimana penerapan software inlislite pada pengolahan bahan pustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Kedua apa saja kendala yang dihadapi dalam penerapan software Inlislite pada pengolahan bahan pustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan managerial yang bersifat sistematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan aplikasi inlislite di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan sudah terlaksana dengan baik. Dalam mengolah bahan pustaka terdapat dua cara, yaitu pengolahan secara manul dan pengolahan secara otomasi. Kendala yang dihadapi pustakawan dalam menerapkan aplikasi diantaranya, aplikasi sering maintenance dan anggaran yang sangat terbatas
FIG. 5 in A New Genus and Two New Species of Arboreal Toads from the Highlands of Sumatra with a Phylogeny of Sundaland Toad Genera
FIG. 5.—Habitat of Sigalegalephrŋnus mandailinguensis—a view of the rainforest at the edge of an inactive solphatara field on the northeastern slope of Gunung Sorikmarapi where the holotype was found (upper); and first author at the entrance of the subterranean hollow where the holotype was collected (lower).Published as part of Smart, Utpal, Sarker, Goutam C., Arifin, Umilaela, Harvey, Michael B., Sidik, Irvan, Hamidy, Amir, Kurniawan, Nia & Smith, Eric N., 2017, Herpetologica 73 (1) on pages 63-75, DOI: 10.1655/Herpetologica-D-16-00041, http://zenodo.org/record/771643
Laporan Kerja Magang Pelaksanaan Jasa Audit Eksternal di KAP Mirawati Sensi Idris
Pelaksanaan kerja magang dilakukan di Kantor Akuntan Publik (KAP) Mirawati Sensi Idris sebagai Internship Auditor sejak tanggal 6 Januari 2025 dan berakhir pada tanggal 30 Juni 2025. Selama pelaksanaan kerja magang, terdapat 5 klien yang ditangani yaitu PT SRSTU, PT SCKCK, PT BKIRA, PT IPKWK, dan PT PLMNO. Tugas yang dilakukan mencakup Test of Control (TOC) of Revenue Cycle dan Expenditure Cycle, membuat Shareholders Confirmation Form dan membandingkan saldo Share Capital dengan Balasan atas Shareholders Confirmation, melakukan Rekapitulasi PPh Unifikasi, PPN, Bukti Potong PPh Pasal 22 dan 23, membuat Lead Schedule pada Working Paper Other Assets, Recalculation Amortization untuk akun Hak Atas Tanah dan depresiasi Aset Tetap, Recalculation bunga pinjaman Bank dan melakukan Retained Earnings Testing. Selama pelaksanaan kerja magang, semua tugas dapat diselesaikan dengan baik. Namun,terdapat beberapa kendala selama mengerjakan Test of Control of Revenue Cycle. seperti dokumen pendukung yang tidak lengkap dan terlihat buram sehingga prosedur vouching menjadi terhambat untuk dilakukan. Solusi yang dapat dilakukan pada kendala ini yaitu menghubungi klien secepatnya untuk meminta dokumen yang belum dikirimkan dan meminta kembali dokumen yang terlihat buram agar Test of Control atas siklus pendapatan dapat dilanjutkan
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KELAPA MENJADI KOPRA DI DESA PENUGUAN KECAMATAN SELAT PENUGUAN KABUPATEN BANYUASIN ANALYSIS OF ADDED VALUE FROM PROCESSING COCONUT INTO COPRA IN PENUGUAN VILLAGE, PENUGUAN STRAIT DISTRICT BANYUASIN REGENCY
ABSTRACTThis study aims to determine the amount of added value generated and the reasons why farmers process coconut into copra in Penuguan Village, Penuguan Strait District, Banyuasin Regency, the research method used in this study is a survey method, and the sampling method in this study uses simple random sampling, the method data collection using the method of observation, interviews and documentation. In answering the first problem, namely how much added value is generated from processing coconut into copra in Penuguan Village, Penuguan Strait District, Banyuasin Regency? Hayami's added value calculation is used. Furthermore, to answer the second problem, namely what is the reason for farmers processing coconut into copra in Penuguan Village, Penuguan Strait District, Banyuasin Regency, a qualitative descriptive analysis was used using the Triangulation method. Based on the research results, it is known that the processing of coconut into copra produces an added value of 20.4% with a profit rate of 16.57%. The reasons for farmers processing coconuts into copra are that processing coconuts into copra is more profitable, and following other farmers who have already processed coconuts into copra. Keyword: added value, Coconut, Copra ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai tambah yang dihasilkan dan alasan petani melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dan metode penarikan contoh dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling, metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menjawab permasalahan pertama yaitu Berapa nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin? digunakan perhitungan nilai tambah Hayami. Selanjutnya untuk menjawab permasalahan kedua yakni Apa yang menjadi alasan petani melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin digunakan analisis deskriptif kualitatif dengan metode Triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Pengolahan kelapa menjadi kopra menghasilkan nilai tambah 20,4% dengan tingkat keuntungan 16,57%. Alasan petani melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra yakni, pengolahan kelapa menjadi kopra lebih menguntungkan, dan mengikuti petani lainnya yang telah lebih dahulu melakukan pengolahan kelapa menjadi kopra. Kata Kunci : Niai, Tambah, Kelapa Kopr
- …
