1,721,040 research outputs found
ESKPLOITASI LINGKUNGAN DALAM NOVEL RATU LEMBAH BALIEM KARYA IRCHAM MACHFOEDZ
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kondisi lingkungan yang berkaitan dengan eksploitasi terhadap hewan dan krisis mental masyarakat terhadap lingkungan dalam Novel Ratu Lembah Baliem karya Ircham Machfoedz. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2021. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Data bersumber dari studi pustaka, sedangkan teori yang digunakan yaitu teori ekokritik sastra. Ekokritik sastra merupakan sebuah cabang keilmuan sastra yang menghubungkan antara kritik dan lingkungan yang ada di dalam karya sastra. Hasil dari penelitian ini menunjukkan eksploitasi lingkungan terhadap binatang yang terdapat di Papua. Eksploitasi tersebut berupa perburuan secara liar terhadap buaya untuk diambil kulitnya. Kemudian krisis mental yang terjadi berupa pemberian iming-iming oleh para pemburu kepada masyarakat setempat agar ikut membantu menangkap buaya
Pertolongan pertama : di rumah, tempat kerja, atau di perjalanan/ Ircham Machfoedz (et al)
viii, 120 hal.: ill.; 21 cm
RATU LEMBAH BALIEM NOVEL PETUALANGAN DI IRIAN KARYA IRCHAM MACHFOEDZ (Tinjauan Sosiologi Sastra, Unsur Budaya, dan Nilai Pendidikan)
EULIS ANGGIA BUDIARTI S840209107. 2010. RATU LEMBAH BALIEM
NOVEL PETUALANGAN DI IRIAN KARYA IRCHAM MACHFOEDZ
(Tinjauan Sosiologi Sastra, Unsur Budaya, dan Nilai Pendidikan). Tesis:
Program Studi Bahasa Indonesia. Program Pascasarjana Universitas Sebelas
Maret Surakarta
Penelitian ini menjelaskan dan mendeskripsikan (1) pandangan pengarang terhadap
isi novel, (2) konflik sosial yang terungkap dalam novel, (3) relevansi konflik sosial dengan
dunia nyata, (4) unsur-unsur budaya yang terungkap dalam novel, (5) relevansi unsur budaya
yang terungkap dengan dunia nyata, dan (6) nilai pendidikan yang terdapat dalam novel
Ratu Lembah Baliem. Novel antropologi ini cukup menarik untuk dikaji melalui pendekatan
sosiologi sastra, karena menceritakan tentang dua suku besar di Papua, yaitu suku Asmat
yang terkenal sebagai sang pengayau dan pengukir sejati, serta suku Dani yang gemar
berperang di Lembah Baliem.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode
kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa dokumentasi berbentuk novel dan hasil
wawancara yang diperoleh langsung dari pengarang novel, penutur asli suku Asmat dan
suku Dani. Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling, sampel mewakili
informasinya. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, mengkaji dokumen
melalui content analysis, yaitu melakukan penafsiran terhadap teks untuk dipahami isinya,
dan kuesioner terbuka. Uji validasi data melalui triangulasi data dengan pengecekan data
dokumen dengan data hasil wawancara untuk mendapatkan simpulan yang sama, triangulasi
teori, dan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif
yang meliput tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Reduksi data
selalu dilakukan, bila simpulan dirasa kurang, maka data kembali dikumpulkan untuk
mencari pendukung simpulan yang telah dikembangkan dan juga sebagai usaha pendalaman
data.
Hasil penelitian meliputi: (1) pandangan pengarang adalah mengkritisi kehadiran
bangsa asing di Papua; (2) konflik sosial yang terungkap adalah perang suku. Penyebabnya
Ekslorasi budaya lokal oleh bangsa asing; (3) Perang suku merupakan budaya setempat.
Perang suku disebabkan karena perebutan kekuasaan, harta, perempuan, pencurian, dan
kanibalisme; (4) unsur-unsur budaya yang terungkap adalah sistem religi, kemasyarakatan,
pengetahuan, bahasa, kesenian, mata pencaharian, dan peralatan hidup; (5) Unsur-unsur
budaya tersebut mencerminkan dunia nyata suku Asmat dan Dani pada kurun waktu 1960-an; (6) nilai-nilai pendidikan yang terungkap adalah (a) nilai spiritual, yaitu nilai agama,
nilai ajaran hidup, dan nilai budaya, dan (b) nilai vitalitas dan kehidupan sosial. Nilai
spiritual adalah nilai yang sulit diubah, dan nilai vitalitas adalah nilai yang mudah diubah.
Berdasarkan hasil penelitian melalui pendekatan sosiologi sastra yang memandang
karya sastra sebagai cerminan masyarakat pendukungnya, dan pengarang pun tidak hidup
pada kekosongan budaya. Maka disimpulkan novel Ratu Lembah Baliem dapat mewakili
sosial budaya suku Asmat dan Dani pada kurun waktu1960-an
Statistika nonparametrik bidang kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan kedokteran: BIOSTATISTIKA
viii, 144 hlm; 15,5x24 c
Cara membuat kuesioner dan panduan wawancara (alat ukur penelitian) bidang kesehatan, kedokteran, keperawatan, dan kebidanan
vi, 84 hlm; 13,5x21 c
Cara Membuat Kuesioner & Panduan Wawancara ( Alat Ukur Penelitian) Bidang Kesehatan, Kedokteran, Keperawatan , dan Kebidanan
- …
