122,079 research outputs found

    A Multi-Language Comparison of Influences on Author Verification using Character N-Grams

    No full text
    We create a new multi-language corpus for author verification based on Wikipedia talkpages, and evaluate the influence that differences in topic and time have on character n-gram author profiles. Topic alignment between two texts is found to increase author verification precision, and an authors writing style is found to change over time, but not more significantly after 3 years than after 1 year.Information ArchitectureWISElectrical Engineering, Mathematics and Computer Scienc

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    The vanishing author in computer-generated works: a critical analysis of recent Australian case law

    Get PDF
    Abstract The use of software is ubiquitous in the creation of many copyright works, yet the requirement in copyright law that every work have a human author who engages in independent intellectual effort means that its use may prevent copyright subsistence. Several recent Australian cases have refocused attention on authorship as an essential criterion of copyright subsistence, and these cases suggest that much computer-produced output may be authorless and thus lack copyright protection. This article, the first in a two-part series, analyses how each case deals with the question of authorship of computer-produced works and why the use of software diminishes copyright protection for a significant number of computer-generated works. The article critiques the application of conventional notions of human authorship developed in the pre-computer age to modern productions and suggests alternative approaches to authorship that satisfy both the major objectives of copyright policy and the need to adapt to the computer age. The article argues that, without a broader judicial approach to authorship of computer-generated works, Parliament must remedy the lacuna in protection for these ‘authorless’ works. Possible solutions for reform are suggested. In a forthcoming article, the author comprehensively examines those reform proposals

    Analyzing Draupadi’s Agency and Legal Acumen in Irawati Karve’s Yuganta

    No full text
    Irawati Karve’s Yuganta gives a new look at the Mahabharata and brings forth the human elements in its characters. This paper studies the character of Draupadi as presented by Karve, who sees in her an almost unprecedented legal mind at work in the epic behind a most assertive and powerful female figure in its events. The disrobing incident in Draupadi’s life is pivotal. Many Indian women can, and do, identify with the epic character; thus, analyzing Draupadi’s strategic responses in such an epoch-making event affords a glimpse into the agency, within the patriarchal context of the narrative, of that woman who dared to brave both palace and court in a long game of chess with her enemies. Karve compares Draupadi with Sita, thus illuminating differing paradigms of womanhood and resilience. The paper also looks at Draupadi’s complex associations with the Pandavas and how those associations affect the decisions that the Pandavas make concerning the quest for justice. The paper also considers some feminist reinterpretations of the Draupadi trope, most notably Mahasweta Devi’s reimagining of Draupadi as Dopdi, to consider how Draupadi’s effect in classical literature lastingly frames the agency of women in that same literary realm

    RELEVANSI KOMPETENSI MATA PELAJARAN PRODUJTIF DENGAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI KELAS XII JURUSAN PATISERI SMK N 1SEWON

    No full text
    RELEVANSI KOMPETENSI MATA PELAJARAN PRODUJTIF DENGAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI KELAS XII JURUSAN PATISERI SMK N 1SEWON Oleh: Titi Irawati NIM. 11511242004 ABSTRAK Tujuan penelitian ini dirancang untuk: 1) untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan siswa SMK N 1 Sewon selama menjalani praktek kerja industri, 2) untuk mengetahui sejauh mana kesenjangan antara pelajaran produktif yang diajarkan di sekolah dengan pelaksanaan praktek kerja industri, 3) untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesesuaian/ relevansi antara kompetensi siswa kelas XII SMK N 1 Sewon dengan kegiatan praktek kerja industri. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif karena menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek atau subjek yang diteliti secara tepat. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII jurusan Patiseri SMK N 1 Sewonyang berjumlah 25 siswa. Penelitian tentang kompetensi mata pelajaran produktif dengan cara wawancara dan data tentang pekerjaan yang dilaksanakan siswa menggunakan angket yang telah dikonsultasikan kepada ahli (expert judgement). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan persentase dan analisis deskriptif kualitatif dengan penjelasan. Hasil penelitian diketahui bahwa : 1) Berdasarkan 51 pertanyaan (pekerjaan) yang diajukan kepada siswa terdapat 22% atau 11 pekerjaan memiliki intensitas yang sangat tinggi. Sejumlah 19 pekerjaan atau 37% memiliki intensitas pekerjaan tinggi. Sebanyak 6 pertanyaan atau 12% memiliki intensitas pekerjaan yang rendah, dan 14 pertanyaan atau sebesar 27% memiliki intensitas pekerjaan yang sangat rendah. 2) Tingkat relevansi antara kompetensi siswa kelas XII Patiseri SMK N 1 Sewon dengan kegiatan praktek kerja industri secara keseluruhan sebesar 72,9% atau masuk dalam kategori cukup relevan. 3) Mata pelajaran yang masuk dalam kategori cukup relevan adalah mata pelajaran Kue Indonesia dengan persentase 75,7%; mata pelajaran Kue Kontinental dengan persentase sebesar 73,7%; mata pelajaran Pengolahan roti dengan persentase sebesar 87,9%; mata pelajaran tata hidang dengan persentase sebesar 78,4%; mata pelajaran Hidangan Penutup dengan persentase sebesar 74,3%; dan mata pelajaran Coffe Shop yang memperoleh persentase sebesar 76%. Sedangkaan pelajaran yang masuk dalam kategori kurang relevan adalah mata pelajaran Coklat dengan tingkat relevansi sebesar 62%; dan mata pelajaran gizi dengan tingkat relevansi sebesar 55%. Kata Kunci: Relevansi, mata pelajaran produktif, praktek kerja industr

    Diffusive author(s), cohesive author: Analysis of S/N (1994)

    No full text
    This study indicates the ways in which various aspects of the author(s) are brought forth in Dumb type’s performance art, the S/N production. Previous research has suggested a non-hierarchical organization of Dumb type and the absence of a “privileged author” in Dumb type’s collaborative work, S/N. However, the results that I have investigated from member’s interviews on the creative process of S/N along with my analysis of the recorded images of S/N, indicate a different aspect of the author(s). First, S/N was created through, so to speak, the collective ideas of the members of Dumb type. Further, S/N has at least nine quotations from previous performances, installations, and printed writings, besides the work-in-progress technique. Explicating one of the “author functions” as given by Michel Foucault, each text has plural subjects of the author. However, it has been revealed from members’ interviews that Teiji Furuhashi had a decision-making role in selecting the members’ ideas within the performance. Since then, S/N has had plural subjects of creation; however, Furuhashi is one of the subjects of creation along with the “privileged author.” S/N has plural authors (diffusive authors) yet at the same time, it has a “privileged author,” Teiji Furuhashi (cohesive author)

    ANALISIS KEMAMPUAN INTELIGENSI SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS TARUNA MANDIRI PEKANBARU

    Get PDF
    ABSTRAK Irawati, (2020): Analisis Kemampuan Inteligensi Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Atas Taruna Mandiri Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan inteligensi siswa pada mata peajaran ekonomi di Sekolah Menengah Atas Taruna Mandiri Pekanbaru. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya Siswa kurang mampu memahami dan menjawab soal bilangan dalam pembelajaran ekonomi, Siswa tidak berani menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai pelajaran dengan bahasa yang lebih sederhana, siswa cenderung menyampaikan apa yang ada dalam buku, dan masih ada siswa tidak mengingat pelajaran yang telah disampaikan oleh guru pada pelajaran sebelumnya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Guru dan siswa ilmu Pengetahuan Sosial. Objek penelitian adalah analisis kemampuan inteligensi siswa pada mata pelajaran ekonomi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 1 Guru dan 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus P=F/N x 100 %. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data kemampuan inteligensi siswa pada mata pelajaran ekonomi adalah tergolong baik dengan persentase sebesar 63,02% yang mana persentase tersebut berada pada interval 60% - 81%. Kata Kunci : Analisis, Kemampuan Inteligensi Sisw

    Peningkatkan Hasil Belajar MatematikaMelalui Model Student Teams Achievement Division Kelas IV Materi Jaring-jaring Balok dan Kubus SD N Tamansari 02. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus

    Get PDF
    Irawati, Purna. Peningkatkan Hasil Belajar MatematikaMelalui Model Student Teams Achievement Division Kelas IV Materi Jaring-jaring Balok dan Kubus SD N Tamansari 02. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Dosen Pembimbing. (I): Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd, Pembimbing (II): Sumaji, S.Pd, M.Pd. Kata kunci : Hasil belajar matematika, model Student Teams Achievement Division, jaring-jaring balok dan kubus. Salah satu permasalahan yang di alami oleh siswa kelas IV SD Tamansari 02 dalam pembelajaran matematika adalah rendahnya hasil belajar yang ditunjukkan adanya 52,35% siswa belum tuntas. Pembelajaran masih berpusat pada guru cenderung menegangkan dan tidak menarik. Dari permasalahan tersebut maka diadakan tindakan dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD Tamansari 02 Pati melalui model pembelajaran Student Teams Achievement Division pada mata pelajaran matematika materi jaring-jaring bangun ruang tahun pelajaran 2012/2013?. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui apakah model pembelajaran Student Teams Achievement Division dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV materi jaring-jaring balok dan kubus di SD N Tamansari 02 Pati. Model pembelajaran Student Teams Achievement Division merupakan model kelompok dengan langkah-langkah kegiatan mengajar (menyampaikan pelajaran), belajar tim (siswa bekerja pada lembar kegiatan), tes (siswa mengerjakan kuis soal individu), dan rekognisi tim (skor tim dihitung berdasarkan skor kemajuan). Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari 2 siklus dan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini yaitu siswa dan guru kelas IV pada SD N Tamansar 02 Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati tahun 2012/ 2013 dengan jumlah siswa sebanyak 21 siswa terdiri dari 10 laki-laki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) tes, 2) observasi, 3) wawancara, dan 4) dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ada 2 yaitu: 1) analisis data kuantitaif dan, 2) analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan pembelajaran matematika melalui model Student Teams Achievement Division dapat meningkatkan hasil belajar, ketrampilan guru, dan aktivitas siswa . Siklus I rata-rata hasil belajar 71,67 dengan ketuntasan klasikal 76,19% siklus II rata-rata 84,90 dengan ketuntasan klasikal 85,71%,ketrampilan guru siklus I rata-rata 72,5% dengan kualifikasi baik, siklus II 78% dengan kualifikasi baik. Sedangkan rata-rata aktivitas siswa siklus I memperoleh 79,5% dengan kualifikasi baik, siklus II 90,95% dengan kualifikasi baik. Hasil secara keseluruhan ketrampilan guru dan aktivitas siswa sudah baik. Simpulan dalam penelitian ini adalah pembelajaran matematika melalui model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Saran yang dapat disampaikan adalah Pembelajaran dengan model STAD perlu dilaksanakan dalam pembelajaran matematika di kelas, karena model pembelajaran tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Guru harus bisa memotivasi siswa agar lebih aktif dalam pembelajaran dengan melakukan bimbingan secara intensif

    Dissipative Range Scaling of Higher Order Structure Functions for Velocity and Passive Scalars

    No full text
    Differently to Kolmogorov's second similarity hypothesis, we find that the 2n-th order velocity and scalar structure functions scale with n-th order moment of the energy dissipation and the scalar dissipation, respectively. The origins of this scaling are analyzed by the transport equations of the fourth order velocity and scalar increment moments and by direct numerical simulations

    Fast implementation of iterative adaptive approach for wideband unambiguous radar detection

    No full text
    Accepted author manuscriptMicrowave Sensing, Signals & System
    corecore