65 research outputs found
Analisis Frekuensi Waktu pada Sinyal Jantung Koroner Menggunakan Distribusi Wigner Ville
Coronary heart disease is the third leading cause of death each year and the number of patients with coronary heart disease growing. Due to the rise of the disease, we need a tool for early detection of heart abnormalities that coronary heart disease. For research on electronic detection, a preliminary study on cardiac signals is needed. Coronary Heart Disease has been explored with certain specifications, information on the frequency and time distribution by using Wigner - Ville and the result that the frequency detected of 200 Hz, which is the specification of coronary heart disease with left ventricular hypertrophy abnormal values obtained repolyzation characteristic frequency range between 200-550 Hz, and the time interval 50-100 ms, coronary heart disease with specifications lateral inferior infarct and ishemic has a value characteristic frequency range of 200-500 Hz and the time interval 50-150 ms, coronary artery infarct with inferior specifications, ishemic and sinus rhythm the initial frequency of ventricular complexes have characteristic value interval 20-350 Hz frequency and time interval 50-250 ms
Analisis Ekstraksi Ciri Pada Suara Jantung Diastolik dengan menggunakan Wavelet Transform dan Wigner Ville Distribution
Ekstraksi ciri menjadi bagian yang sangat penting dalam menggali dinamika yang terkandung dalam data suara jantung, khususnya suara jantung kedua yang tersusun dari komponen Aortic dan Pulmonary. Oleh karena itu, perlu dipelajari metode ekstraksi ciri yang efektif. Pada penelitian ini telah dipelajari lebih spesifik dari metode ekstraksi ciri, dengan metode pengolahan sinyal non stasioner: Wavelet Transform (WT) dan Wigner Ville Distributions (WVD). Hasilnya dengan menggunakan WT dan WVD mampu mendeteksi kedua komponen tersebut dan dapat memberikan informasi dan karakteristik baik secara kualitatif dan kuantitatif pada pengukuran suara jantung normal dan abnormal. Penelitian kami selanjutnya adalah pemodelan suara jantung yang diharapkan mampu lebih mendiskripsikan dan memberikan informasi tentang karakteristik suara jantung secara objektif
Analisis Non-Stasioner pada Deteksi Non-Invasive Sinyal Suara Jantung Koroner
Feature extraction part has become a very important thing which can be use to develop a system of electronic heart sound diagnosis. Therefore, it is necessary to hold a research about an effective feature extraction method to know the dynamics of the data contained in heart sound. This researched has learned more about feature extraction method, using non-stationary signal processing, Short Time Fourier Transform. The result of the signal of CHD (coronary heart disease) showed that the first signal has an average frequency at 505.56±8.82 Hz, and this signal is detected on an average window at 21.44±2.92, an average time at 0.05±0.02 s. The results of the second signal feature extraction, was detected an average frequency at 376.11±2.20 Hz, with an average window at 141.67±2.5, and an average time at 0.35±0.02 s. The results of feature extraction on the third signal, showed an average frequency at 217.14±12.78 Hz, an average window at 74.29±4.16, and an average time at 0.17±0.02 s. The results of this study indicate that the entire frequency has an average value of more than 200 Hz
Analisis Ekstraksi Ciri Pada Suara Jantung Diastolik dengan menggunakan Wavelet Transform dan Wigner Ville Distribution
Ekstraksi ciri menjadi bagian yang sangat penting dalam menggali dinamika yang terkandung dalam data suara jantung, khususnya suara jantung kedua yang tersusun dari komponen Aortic dan Pulmonary. Oleh karena itu, perlu dipelajari metode ekstraksi ciri yang efektif. Pada penelitian ini telah dipelajari lebih spesifik dari metode ekstraksi ciri, dengan metode pengolahan sinyal non stasioner: Wavelet Transform (WT) dan Wigner Ville Distributions (WVD). Hasilnya dengan menggunakan WT dan WVD mampu mendeteksi kedua komponen tersebut dan dapat memberikan informasi dan karakteristik baik secara kualitatif dan kuantitatif pada pengukuran suara jantung normal dan abnormal. Penelitian kami selanjutnya adalah pemodelan suara jantung yang diharapkan mampu lebih mendiskripsikan dan memberikan informasi tentang karakteristik suara jantung secara objektif
Pesan dakwah dalam webtoon JOYful Delight karya Chairunnisa Puspasari: Analisis semiotika Charles Sanders Pierce
Komik merupakan bentuk karya seni gambar yang di dalamnya mengandung jalan cerita yang menarik bagi pembacanya. Perkembangan zaman menjadikan teknologi berkembang dengan begitu pesat. Pada saat sekarang ini, komik tidak hanya dicetak menjadi buku saja melainkan sudah disebarluaskan ke dalam bentuk digital, salah satunya ialah applikasi Line Webtoon. Pada aplikasi tersebut banyak sekali cerita dengan genre yang berbeda, misalnya adalah komik bergenre romantis dengan judul JOYful Delight karya Chairunnisa Puspasari. Bercerita mengenai seorang perempuan bernama Joy yang belum pernah merasakan jatuh cinta, kemudian tiba-tiba dilamar oleh seorang chef ganteng berasal dari Turki.
Webtoon JOYful Delight sangat menarik untuk menjadi bahan penelitian karena tidak banyak webtoon official/resmi bergenre romantis yang didalamnya terdapat pesan dakwah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi pesan dakwah, objek pesan dakwah, dan interpretasi pesan dakwah dalam webtoon JOYful Delight.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika Charles Sanders Pierce, dimana teori ini melihat suatu tanda yang memiliki makna. Tanda-tanda tersebut oleh Pierce dilihat dengan menggunakan teori tandanya yang dikenal dengan triangle meaning semiotics atau teori segitiga makna yaitu representasi, objek, dan juga interpretasi.
Dalam penelitian ini metodenya menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Pierce yang bertujuan untuk mengkaji tanda atau simbol yang berupa ilustrasi gambar ataupun teks yang ada dalam webtoon JOYful Delight, dengan melihat tanda berdasarkan representasi, objek, dan interpretasi. Menggunakan pendekatan kualitatif yaitu data primer (melalui observasi pada webtoon JOYful Delight, serta wawancara kepada author webtoon tersebut), dan data sekunder didapat dari studi literatur buku, jurnal, maupun internet juga karya-karya dari Chairunnisa Puspasari selain webtoon JOYful Delight.
Hasil dan pembahasan dari penelitian ini adalah bahwasanya webtoon berjudul JOYful Delight mengandung nilai-nilai keislaman, yaitu pesan dakwah yang dapat menjadikan para pembacanya secara tidak langsung memahami hal yang erat kaitannya dengan ajaran agama Islam yaitu Al-Qur’an dan Hadis, yang berdasarkan pada: representasi pesan dakwah, objek pesan dakwah (ikon, indeks, dan simbol), dan interpretasi (makna pesan dakwah) pada setiap gambar dan alur cerita yang terdapat dalam webtoon JOYful Delight
Wireless tele-auscultation for phonocardiograph signal recording through Zigbee networks
Some factors that arise from difficulties in identifying in detail the cardiac signal can lead to heart disease diagnosis process becomes biased. For example, diagnosis process is strongly influenced by the subjectivity of the doctor, this is primarily due to exposure of patient chest area during the process of measurement. One solution to cope with this problem can be done by allocating doctors and patients in separate rooms. Hence, this was the main motivation of our work. In this paper, we examine the use of a wireless tele-auscultation system for transmitting and recording phonocardiograph signal. The data is transmitted through the Zigbee-like (called the Xbee) networks in local area networks. Based on the study, it is shown that the Type A loss can be omitted without affecting the validity of the received signal as long as time length of measurement is longer than the transmission delay. In terms of the Type B loss, it can be argued that the transmission process is considered as valid, i.e. even though there are loss packets, the number of the loss packets is not significant. In addition to that, it can be observed that variation of the sampling period and the serial interface data rate do not contribute well to the improvement of the throughput the streaming heart sound signal transmission. The throughput of the system is probably influenced by the surrounding environment and hardware or memory capability of the Xbee
Rancang Bangun Otomasi Kandang Day Old Chicks (DOC) Berbasis Microcontroller
Computer technology that based on microcontroller system can be implemented on the farm, that system could helped the farmer to controlled feeding and breeding the chicken automatically. The user must give input to the system first. The input can be schedule for feeding, drinking, cleaning the vases and setting the ranch temperature, then the input is processed by microcontroller. After processing, automatically the system can be working by gave the DOC feeding, drinking, cleaning up the ranch floor from the vases, and also controlling the ranch temperature well
Wireless Tele-Auscultation for Phonocardiograph Signal Recording Through Zigbee Networks
Some factors that arise from difficulties in identifying in detail the cardiac signal can lead to heart disease diagnosis process becomes biased. For example, diagnosis process is strongly influenced by the subjectivity of the doctor, this is primarily due to exposure of patient chest area during the process of measurement. One solution to cope with this problem can be done by allocating doctors and patients in separate rooms. Hence, this was the main motivation of our work. In this paper, we examine the use of a wireless tele-auscultation system for transmitting and recording phonocardiograph signal. The data is transmitted through the Zigbee-like (called the Xbee) networks in local area networks. Based on the study, it is shown that the Type A loss can be omitted without affecting the validity of the received signal as long as time length of measurement is longer than the transmission delay. In terms of the Type B loss, it can be argued that the transmission process is considered as valid, i.e. even though there are loss packets, the number of the loss packets is not significant. In addition to that, it can be observed that variation of the sampling period and the serial interface data rate do not contribute well to the improvement of the throughput the streaming heart sound signal transmission. The throughput of the system is probably influenced by the surrounding environment and hardware or memory capability of the Xbee
LP : Adaptive Thresholding pada Denoising Sinyal Suara Jantung Diastolik
Proses thresholding merupakan salah satu proses pre processing yang penting dalam penelitian. Pada beberapa penelitian proses thresholding dilakukan secara manual. Mengingat pentingnya proses thresholding, pada penelitian ini membuat dan mempelajari proses thresholding sebagai bagian dari proses pengolahan sinyal suara jantung diastolik. Telah
dilakukan proses denoising pada sinyal diastolik yang diberi noise Gaussian dan White dengan nilai 5 dB, 10 dB dan 15 dB, menggunakan Discrete Wavelet Transform level dekomposisi 10, mother wavelet Daubechies dan Coiflet orde 2 dan 5. Penelitian ini
membuat dan menerapkan adaptive soft thresholding dan hard thresholding, pada proses denoising. Hasilnya kedua threshold mampu dan sesuai untuk mengurangi noise sinyal yang tercampur, hal ini dibuktikan nilai SNR yang meningkat. Hasil denoising baik soft thresholding maupun hard thresholding menunjukkan bahwa nilai energi normalisasi dua tertinggi terletak pada nilai koefisien D4 dan D5, range frekuensi untuk D4 adalah antara 250 Hz sampai 500 Hz, dan range frekuensi untuk D5 adalah antara 125 Hz sampai 250 Hz
HUBUNGAN SISTEM PROMOSI JABATAN DENGAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK CABANG DENPASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sistem promosi jabatan dengan
semangat kerja pegawai dan seberapa besar hubungannya pada PT. Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk Cabang Denpasar. Penelitian ini menggunakan populasi
seluruh pegawai tetap yang terdiri atas pegawai yang belum pernah dipromosikan dan
pegawai yang sudah masa dipromosikan yakni sebanyak 48 pegawai. Tehnik
pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga respondennya
adalah seluruh anggota populasi yaitu berjumlah 48 orang. Data hasil penelitian
dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi Rank Spearman diperoleh hasil
korelasi sebesar 0,639. Sesuai dengan tabel nilai kritis korelasi Rank Spearman nilai
yang terdapat pada tabel untuk sampel sebesar 48 dengan taraf signifikasi 5%
menunjukkan angka 0,285. Ini berarti bahwa r
s
hitung lebih besar daripada r
tabel
atau 0,639>0,285 maka Ha diterima dan Ho ditolak, oleh karena itu adanya hubungan
antara sistem promosi jabatan dengan semangat kerja pegawai bisa diterima.
Selanjutnya berdasarkan pedoman dari interpretasi Sugiyono, hasil perhitungan
korelasi Rank Spearman sebesar 0,639 berada pada interval 0,600-0,799, hal ini
menunjukkan korelasi tingkat hubungan yang kuat dan arahnya positif antara variabel
(x) sistem promosi jabatan dengan variabel (y) semangat kerja. Dengan demikian
dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara sistem promosi jabatan
dengan semangat kerja pegawai pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Cabang Denpasar dimana semakin baik sistem promosi jabatan yang diterapkan pada
PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Denpasar maka semangat kerja
pegawai akan semakin meningkat
- …
