1,720,994 research outputs found

    PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGATASI TINGKAH LAKU MENYIMPANG REMAJA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KLAS II PEKANBARU

    Get PDF
    ABSTRAK Intan Safitri, (2020) : Pelaksanaan Layanan Konseling Kelompok Dalam Mengatasi Tingkah Laku Menyimpang Remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Pekanbaru. Latar belakang dari penelitian ini adalah layanan konseling yang ada di LPKA mempunyai keterbatasan. Hal ini juga akan berpengaruh dalam sikap yang tidak terbuka terhadap remaja dalam menjalankan aktivitas atau kegiatan yang ada di LPKA. Dengan adanya layanan konseling kelompok ini remaja mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada dirinya dengan memberikan dukungan dan memotivasikan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan konseling kelompok Dilembaga pembinaan khusus anak (LPKA) klas II pekanbaru dengan menggunakan Metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun informan dalam penelitian ini adalah dua konselor selaku penyelenggaran kelompok di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Pekanbaru yaitu Sunu Istiqomah Danu, S. Psi dan Dedi Firandy, S. Sos. Dan dua orang remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Pekanbaru. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam mengatasi tingkah laku menyimpang remaja yaitu dalam teori Winkel menjelaskan konseling kelompok merupakan proses pelaksanaan konseling yang dilakukan antara konselor profesional dan beberapa klien. Dalam teori ini juga dijelaskan bahwasannya ada 6 Tahapan konseling kelompok diantaranya yaitu: Prakonseling, tahap permulaan, tahap transisi, tahap kerja, tahap akhir dan pascakonseling. Tahapan-tahapan ini membantu proses pelaksanaan konseling kelompok di LPKA. Dalam pelaksanaan konseling kelompok ini remaja mampu mengembangkan potensi diri sehingga dapat merubah tingkah lakunya dalam permasalahan yang sudah terjadi dan memberikan efek positif terhadap remaja yang sudah melakukan konseling kelompok. Kata Kunci: Konseling Kelompok, Remaj

    PENGARUH PEMBIAYAAN MODAL KERJA, INVESTASI, INFLASI, DAN BI-7 DAY REPO RATE TERHADAP PENDAPATAN PRODUK DOMESTIK BRUTO PADA BANK UMUM SYARIAH

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh pembiayaan pembiayaan modal kerja, investasi, inflasi, BI-7 day repo rate terhadap Produk Domestik Bruto pada Bank Umum Syariah” ini ditulis oleh Ferina Intan Safitri, NIM. 17401153357, pembimbing Lantip Susilowati, S.Pd., M.M. Kondisi perbankan syariah saat ini mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan pesat. Perkembangan perbankan syariah terus mengalami pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya. Hal ini bisa dilihat dari beberapa indikator baik dari sisi kemampuan bank syariah dalam menghimpun dana maupun dalam mengelola resiko yang ada, seperti aset, pembiayaan, dana pihak ketiga, rasio kemampuan bank menyalurkan pembiayaan terhadap dana yang dihimpun, dan resiko pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pembiayaan pembiayaan modal kerja terhadap PDB, (2) mengetahui pengaruh investasi terhadap PBD, (3) mengetahui pengaruh inflasi terhadap PDB, (4) mengetahui pengatuh BI-7 day repo rate terhadap PDB pada Bank Umum Syariah Penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulan Bank Umum Syariah periode Maret 2016- Desemeber 2018. Penelitian ini menggunakan metode analisis data panel dengan bantuan Eviews (Softeware) versi 10 dan Microsoft Excel 2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembiayaan modal kerja berpengaruh positif tidak signfikan terhadap produk domestik bruto, (2) variabel investasi berpengaruh negatif signifikan terhadap produk domestik bruto, (3) variabel inflasi berpengaruh positif tidak signifikan terhadap produk domestik bruto, sedangkan (4) variabel BI- 7 Day RR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap produk domestik bruto. Kemudian diketahui bahwa variabel pembiayaan modal kerja, investasi, inflasi, BI-7 day repo rate secara bersama-sama (simultan) berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap produk domestik bruto. Kata kunci : Pembiayaan Pembiayaan Modal Kerja, Investasi, Inflasi, BI-7 Day Repo Rate dan Produk Domestik Brut

    TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP IMPLEMENTASI TATANAN BARU DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN COVID -19

    Get PDF
    ABSTRAK Chusnul Intan Safitri, 12103173099, Tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Implementasi Tatanan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian covid-19 (Studi Kasus di Kecamatan Selopuro), Jurusan Hukum Tata Negara, IAIN Tulungagung, 2021, Pembimbing: Dr. Hj. Nur Fadhilah, S.H.I., M.H.I. Kata Kunci: Implementasi Tatanan Baru, Pencegahan dan Pengendalian, Covid- 19 Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kebijakan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari baik secara ekonomi, sosial, maupun spiritual pada masa pandemic covid-19 yaitu dengan tetap melaksanakan kegiatan dengan tatanan kehidupan yang baru yang mana setiap orang diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Melalui Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) disebutkan bahwa pelaksanaan tatanan baru dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 menuju masyarakat produktif dan aman di berbagai sektor yang meliputi penyelenggaraan pemerintahan, kesehatan, sosial, dan ekonomi di Daerah. Rumusan penelitian ini adalah: 1) bagaimana implementasi tatanan baru dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar?, 2) bagaimana tinjauan fiqh siyasah terhadap implementasi tatanan baru dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar?. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan implementasi tatanan baru dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, 2) untuk menganalisis tinjauan fiqh siyasah terhadap implementasi tatanan baru dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengamatan/observasi, wawancara, dan menelaah data/dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Dalam pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Tatanan baru dalam menyongsong kehidupan normal yang baru setelah adanya pandemi covid-19 ini memiliki banyak hambatan atau kendala, yaitu rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan diri, rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya covid-19, dan sanksi hukum yang diberikan terlalu longga

    PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH DEWAN PENGAWAS SYARIAH TERHADAP PERBANKAN SYARIAH PADA BANK NAGARI SYARIAH PADANG

    Get PDF
    PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH DEWAN PENGAWAS SYARIAH TERHADAP PERBANKAN SYARIAH PADA BANK NAGARI SYARIAH PADANG (Nery Intan Safitri, 1110113092, Fakultas Hukum Universitas Andalas, 70 halaman 2016) ABSTRAK Lembaga keuangan perbankan syariah di Indonesia dimulai semenjak tahun 1990-an mengalami perkembangan yang semakin marak pada awal tahun 2000-an. Ditandai dengan bermunculannya sejumlah bank syariah yang didirikan oleh perbankan konvensional, baik yang sahamnya dimiliki pemerintah maupun swasta. Perkembangan praktek ekonomi syariah khususnya dalam pemanfaatan lembaga keuangan, didorong oleh kesadaran kaum muslimin untuk menjalankan syari’at Islam dalam segenap aspek kehidupan termasuk bidang ekonomi. Dengan diberlakukannya UU No. 21 Tahun 2011 ini, seluruh fungsi pengaturan dan pengawasan terhadap sektor keuangan yang kini masih tersebar di BI dan Bapepam-LK akan menyatu ke dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Otoritas jasa Keuangan dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas Perbankan Syariah ternyata tidak melakukan pengawasan terhadap semua aktivitas perbankan syariah itu, melainkan ada beberapa aspek yang secara khusus diawas oleh lembaga lain yaitu Dewan Pengawas Syariah dalam hal ini tercantum dalam UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Kemudian dibentuklah suatu lembaga yaitu Dewan Pengawas Syariah yang berfungsi untuk melakukan pengawasan secara teknis dan administratif di Perbankan Syariah. Dengan begitu peran Dewan Pengawas Syariah menjadi sangat penting karena akan menentukan kesyari’ahan lembaga keuangan Islam. Bertitik tolak dari uraian di atas penulis mengangkat judul PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS) TERHADAP PERBANKAN SYARIAH PADA BANK NAGARI SYARIAH PADANG adapun permasalahan yang teridentifikasi Bagaimana prosedur pengangkatan DPS pada Bank Nagari Syariah Padang, Bagaimana pelaksanaan pengawasan oleh DPS terhadap perbankan syariah pada Bank Nagari Syariah Padang, dan Apa saja akibat hukum dari operasional yang tidak sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) pada Bank Nagari Syariah Padang. Dalam penulisan ini penulis menggunakan metode penelitian dengan pendekatan yuridis empiris data yang digunakan adalah data primer, sekunder didapat melalui penelitian kepustakaan dan penelitian di lokasi dan teknik penggumpulan data studi dokumen dan wawancara.Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Prosedur pengangkatan DPS tersebut harus melalui keputusan dari RUPS, Dewan Komisaris dan Dewan Direksi. Pengawasan yang dilakukan oleh DPS ialah pengawasan yang bersifat intern yaitu pengawasan terhadap produk yang sesuai dengan prinsip syariah dan fatwa DSN. Dimana hasil dari pada pengawasan ini wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setiap 1 (satu) semester (6 bulan) atau 2 (dua) kali 1 (satu) tahun. Dan akibat hukum dari operasional produk perbankan syariah yang tidak sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional pada Bank Nagari Syariah padang yaitu dengan pemberian sanksi baik itu sanksi teguran tertulis ataupun teguran langsung maupun pembinaan yang dijatuhkan oleh OJK terhadap bank tersebut

    PENGARUH PENGHARGAAN FINANSIAL, LINGKUNGAN KELUARGA, PERSEPSI KARIR, DAN PASAR KERJA TERHADAP MINAT BEKERJA DI BANK SYARIAH (Studi Pada Mahasiswa Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)

    Get PDF
    Skripsi ini judul “Pengaruh Penghargaan Finansial, Lingkungan Keluarga, Persepsi karir, dan Pasar Kerja Terhadap Minat Bekerja di Bank Syariah (Studi pada Mahasiswa Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)” yang ditulis oleh Dewi Intan Safitri, NIM. 126401213146, jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Muhamad Aqim Adlan, S.Ag, M.E.I. Kata Kunci: Finansial, Karir, Minat Bekerja, Bank Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penghargaan finansial, lingkungan keluarga, persepsi karir, dan pasar kerja terhadap minat mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung untuk bekerja di bank syariah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena rendahnya minat mahasiswa perbankan syariah untuk berkarier di sektor syariah, meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang linier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021–2022 sebanyak 260 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 80 responden. Data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa kuesioner berbasis skala Likert, dan dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel penghargaan finansial, lingkungan keluarga, persepsi karir, dan pasar kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa untuk bekerja di bank syariah. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap minat bekerja mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan internal dan eksternal, baik dalam bentuk insentif ekonomi, nilai keluarga, citra karir, maupun kondisi pasar kerja, dalam membentuk keputusan karier mahasiswa di sektor keuangan syariah

    THE EFFECTIVENESS OF QAR (Question Answer Relationship) STRATEGY BASED ON TEXT DIFFICULTY TOWARD THE STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT MTS SUNAN KALIJOGO KALIDAWIR

    Get PDF
    Intan Safitri, Eka Yanti. Register Number Students 126203201040. 2024. The Effectiveness of QAR (Question Answer Relationship) Strategy Based on Text Difficulty Toward The Students’ Reading Comprehension at MTs Sunan Kalijogo Kalidawir Thesis English Education Departement. State Islamic University of Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kata Kunci: Effectiveness, QAR Strategy, Text Difficulty, Reading Comprehension. Reading comprehension is a crucial skill for academic success and lifelong learning. It enables students to understand, interpret, and derive meaning from written text. However, many students struggle with reading comprehension due to the lack of effective teaching strategies.and vocabulary mastery. QAR (Question Answer Relationship) is one of the strategy that have an instructional method that helps students understand the relationship between questions and answers, to improving students comprehension skills. The purpose of this study is to determine the effectiveness using QAR (Question Answer Relationship) strategy in students' reading comprehension depending on the difficulty level with common and rare vocabulary. QAR (Question Answer Relationship) strategy can be used to measure students' ability to understand the text and when applied it also makes students interested in the topic and makes students understand how to answer questions with the steps in the strategy. This type of research is quantitative with experimental design using QAR stategy. It consists of pre-test, treatment, and post-test. The instrument used in this research is essay test. The population of this study were VIII grade students of MTs Sunan Kalijogo Kalidawir. There are 2 group, experiment group consist of 10 students and control groups consist of 10 students. Researchers used SPSS 16.0 to analyze the data to determine the difference in reading comprehension using QAR (Question Answer Relationship) depending on the level of reading difficulty in VIII grade at MTs Sunan Kalijogp Kalidawir. The results of data analysis show that the value of the results of the Independent Sample T-test statistical calculation shows that the significance value is 0.000, below the significance limit of 0.05 (0.000 <0.05). Thus, the alternative hypothesis (Ha) which states that there is a significant difference in the average score of reading comprehension between students taught QAR with common vocabulary and rare vocabulary is accepted and the null hypothesis (H0) which states that there is no significant difference in the average score of reading comprehension between students taught QAR with common vocabulary and rare vocabulary, is rejected. This shows that there is a significant difference of the students score between the students who are taught by using QAR with common vocabulary and students taught with rare vocabulary. Based on the above results, it can be said that after using common vocabulary to teach reading comprehension, the students showed good results. Then, if taught with vocabulary that is rarely used, student test results are not good. but there was an improvement after the post test. From the results of the study there is a difference after the QAR strategy is applied and before it is applied. After applying the QAR strategy with the use of common vocabulary there is a significant increase in value

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore