1,720,976 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PENGARUH KONSUMSI KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA L.) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA : A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Peningkatan lemak dalam tubuh berhubungan dengan peningkatan kadar
trigliserida dalam tubuh. Pencegahan secara farmakologi memiliki efek samping
jangka panjang sehingga dibutuhkan pengobatan nonfarmakologi seperti buah
kurma. Kandungan senyawa antioksidan buah kurma yaitu fenolik, flavonoid, asam
askorbat, karotenoid, dan tokoferol berfungsi sebagai peroksidasi lipid yang
menyeimbangkan radikal bebas dan membantu dalam pencegahan resiko penyakit
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi kurma
terhadap kadar trigliserida.
Jenis Penelitian ini adalah eksperiment dengan metode pendekatan
Systemic Literature Review. Pemilihan data penelitian disesuaikan dengan pedoman
PRISMA (Preferred Reporting Items For Systematic Reviews and Meta-Analysis)
serta sumber data dari literature yang diperoleh dari pencarian dengan
menggunakan Search engine (Google Chrome). Populasinya adalah subjek
manusia dan tikus. Variabel dependennya adalah konsumsi kurma dan variabel
independennya adalah kadar trigliserida.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa penurunan kadar trigliserida pada
subjek manusia secara statistik belum signifikan ( ρ ≥ 0,05) yang berarti tidak
terdapat pengaruh konsumsi kurma (Phoenix dactylifera L.) terhadap kadar
trigliserida pada subjek manusia. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa
terdapat penurunan terhadap kadar trigliserida secara signifikan yaitu (ρ ≤ 0,05)
yang berarti konsumsi kurma dapat menurunkan kadar trigliserida pada subjek
tikus.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh konsumsi
kurma terhadap kadar trigliserida pada manusia dengan asupan kurma yang rendah
dan terdapat pengaruh konsumsi kurma terhadap kadar trigliserida dengan asupan
kurma yang tinggi pada tikus
IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING SKILL THROUGH PROBLEM SOLVING ACTIVITIES AT THE ELEVENTH YEAR OF M A N KALIBEBER, WONOSOBO IN 2010/2011 ACADEMIC YEAR (A CLASSROOM ACTION RESEARCH)
This research in implementing problem solving activities, describes whether problem solving can increase the students’ speaking skill. The research was done at the eleventh year of M A N Kalibeber, Wonosobo, using action research.
The writer conducts a classroom action research (CAR). The data are taken from event, informant, and document. The methods of collecting data are observation, test, and interview with the teacher and the students. In analyzing the data, the researcher compared the result of pre-test and post-test.
The result of the research through problem solving activities shows that by implementing problem solving activities in teaching speaking, the students become active and there is no boredom anymore. The students’ motivation improves. It can be seen from the result of the students’ activities during the action, and the students’ speaking achievement of speaking. The mean of pre-test is 23, 08, and the post-test is 81, 24. The interval of improvement between of pre-test and post-test is 58, 16, and it shows that problem solving activities can improve the students’ speaking skill. Therefore, the implementation of problem solving in improving students’ speaking skill was successful
PENGARUH DIMENSI LINGKUNGAN TERHADAP PERAN MANAJER BANK
Bank merupakan organisasi organik yang saling bergantung dengan lingkungannya yang luas. Penelitian bertujuan untuk membangun hubungan korelasi antara variabel bebas(kompieksitas dan dinamisme lingkungan) dengan peran manajer sebagai variabel terikat (peraninterpersonal, infornrational, dan decisional). Metode pengumpulan data menggunakankuesioner tertutup dengan skala Likert untuk mendapatkan data primer.Analisis data meliputipenggunaan ”dummy variable”, koefisien koreiasi Pearson, uji t, uji F, uji F partial, donanaiisis regresi berganda. Penemuan dalam penelitian ini bahwa kompleksitas lingkunganmenuntut peningkatan ketiga kategori peran manajer, namun interaksi antara kampleksitas dandinamisme lingkungan hanya signifikan untuk meramaikan peran informatianai. Sebagianresponden beranggapan bahwa dinamisme lingkungan tidak terlalu tinggi. Dengan kata lain,lingkungan luar banknya tidak terlalu turbulen. Di antara variabel kontrol hanya rentangkendali yang signifikan untuk meramaikan ketiga kategori peran manajer
Studi tentang Muhammad Abduh pembaharu pemikiran dalam Islam di Mesir abad XIX
Salah satu dianatara tokoh pembaharuan untuk memperbaiki ajaran Islam adalah Muhammad Abduh. Beliau sadar dan prihatin terhadap kemunduran yang dihadapi umat Islam saat itu. Beliau ingin meneruskan perjuangan gurunya yakni Jamaluddin al Afghani, yang perjuangannya focus pada bidang politik karena dengan kekuatan fisik maka umat Islam akan maju. Lain halnya dengan Muhammad Abduh, beliau berpendapat bahwa umat Islam tanpa dibekali ilmu pengetahuan yang cukup maka tidak akan maju dan mudah terjajah dan dikuasai bangsa lain. Semanagt pejuangan beliau timbul karena rasa tidak puas terhadap kondisi umat Islam dan metode pendidikan al-Azhar yangmash tradisional. Rumusan masalah penelitian ini adalah; 1. Bagaimana kondisi umat Islam di Mesir abad XVIII. 2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi M. Abduh sebagai tokoh pembaharu. 3. Bagaimanakah pokok pikiran dan perjuangannya dalam memajukan umat Islam. Metode pembahasan penelitian ini menggunakan metode deduktif, metode induktif dan metode deskriptif analitik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah; 1. Kondisi Mesir abad XVIII baik dalam bidang pemerintahan, keagamaan dan ilmu pengetahuan mengalami kemunduran. 2. Ada beberapa hal yang mempengaruhi M. Abduh sebagai tokoh pembaharu diantaranya adalah latar belakang kehidupannya, yang sejak kecil sudah ditanamkan pendidikan agama yang dipengaruhi oleh kelompok Sanusiah, kemudian beliau mendapat pendidikan di al Azhar Mesir. Selain itu munculnya gerakan pembaharuan di Mesir, yang pertama dipelopori oleh M.Ali yang dikenal sebagai bapak modernisasi di Mesir. Yang kedua pengaruh dari al Tahtawi yang menitik beratkan pada bidang pendidikan, yang ketiga adalah pengaruh dari Jamaludiin al Afghani yang terkenal dengan Pan Islamisnya. 3. Pokok pikiran dan perjuangannya dalam memajukan umat Islam dalam beberapa bidang diantaranya adalah bidang keagamaan, penekanannya dalam masalah aqidah. Selanjutnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Yang sangat penting mempelajari pengetahuan umum dengan tidak meninggalkan al-Qurán dan Hadits sebagai sumber poko
THE USE OF ENGLISH VIDEO MUSIC TO IMPROVE STUDENTS’ VOCABULARY FOR THE ELEVENTH GRADE STUDENTS AT SMA N 1 KARANGTENGAH DEMAK IN ACADEMIC YEAR 2013/2014
Kata kunci: menulis, mendengarkan dan kosakata.
Penelitian ini menggunakan desain non-equivalent control group dari
penelitian kuasi eksperimental. Dua kelompok dari siswa kelas XI dibandingkan
dalam hal pencapaian kosakata mereka. Satu kelompok menyaksikan video music
sedangkan peserta dalam kelompok lain hanya menulis sesuatu. Ada empat
langkah dalam melakukan penelitian ini, mencoba, pre tes, pengobatan, dan post
test selama empat pertemuan penelitian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas
XI SMA N 1 Karangtengah pada tahun akademik 2013/2014. Jumlah peserta pada
tiap kelas adalah 40 siswa. 40 pertanyaan digunakan untuk mendapatkan tes yang
valid dan dapat diandalkan. Dengan demikian, 30 pertanyaan valid dan reliabel
digunakan untuk pre-test dan 30 pertanyaan yang valid dan reliabel untuk posttest.
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa murid di kelompok experimental
memperoleh rata-rata yg lebih bagus dari kelompok control dalam kosakata
mereka. Itu berarti ada perbedaan yang signifikan untuk kelas yang diajar dengan
video music dan yang diajar tanpa video music. Perbedaan itu ditunjukkan dengan
nilai rata-rata kedua kelompok tersebut. Didalam pretest, nilai rata-rata untuk
kelompok experimental adalah 65.55 dan untuk kelompok control adalah 67.50.
dan hasil posttest dari kelompok experimental adalah 82.05 lebih tinggi dari hasil
nilai kelompok control yaitu 70.50. itu berarti kelompok yang menggunakan video
music sebagai media meningkat lebih baik dari pada kelompok yang tidak
menggunakan video music
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi terhadap Ekspor Sarung Tangan Kulit Indonesia ke Amerika Serikat Tahun 1989-1993
- …
