7,839 research outputs found

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    Get PDF
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    MUBAHALAH DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN (STUDI KOMPARATIF TAFSIR AL�MISBAH DAN TAFSIR AL-AZHAR)

    Get PDF
    ABSTRAK Mubahalah Dalam Perspektif Al-Quran (Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar) Oleh Muhammad Habib Ihsanudin Mubahalah biasanya dijadikan ajang untuk melaknat seseorang atau suatu kelompok pada saat melakukan perundingan akan tetapi tidak menemukan titik terang sehingga mereka akan melakukan mubahalah dengan orang terdekat. Skripsi ini mencoba mengupas kedudukan sumber tafsir dan argumentasi Muhammad Quraish Shihab dan Buya Hamka tentang mubahalah dalam Perspektif Al-Quran. Penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research), yang sifatnya termasuk penelitian deskriptif analisis. Pengumpulan data dengan cara membedakan antara data primer dan data sekunder, kitab Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar merupakan data primer, sedangkan data sekunder diambil dari buku-buku lain yang masih terkait dengan judul penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan muqaran atau komparatif. Adapun dalam mengambil kesimpulan digunakan metode Deduktif yaitu menganalisa data dengan menerangkan data yang di dapat dari penafsiran Muhammad Quraish Shihab dan Buya Hamka dalam penafsiran ayat mubahalah menurut kedua mufassir tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya di dalam ayat Al-Quran tentang mubahalah terdapat ilmu pengetahuan tentang ayat mubahalah yang dapat kita jadikan sebagai suri tauladan yang penting dalam hidup kita. Diantaranya ialah daapat mengetahui peristiwa dan Asbabun Nuzulnya ayat mubahalah serta peristiwa mubahalah pada zaman Nabi Muhammad SAW bersama Kaum Kristen Najran, dalam bermubahalah terdapat syarat-syarat sah nya serta metode dalam melakukan mubahalah, Pandangan dan konsep mubahalah menurut penafsiran dari Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah dan Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, dengan demikian kita sebagai manusia dapat memahami mubahalah karena tingkatan mubahalah dalam sumpah adalah tinggi karena Allah SWT yang melaknatnya, di satu sisi bila dalam bermubahalah tersebut mengaku sebelum batas waktunya itu habis maka harus membayar kafarat berupa memberi makan 10 fakir miskin seperti memberi kepada keluarganya bila tak mampu memberi fakir miskin pakaian bila tak mampu bebaskanlah seorang budak dan bilamana masih tak mampu maka berpuasalah selama tiga hari. Adapun perbedaan kedua mufassir adalah dalam menafsirkan ayat tentang mubahalah ini Muhammad Quraish Shihab di dalam penafsirannya lebih condong ke sisi intelektualitas, hal tersebut menyebabkan isi dari penafsiran Muhammad Quraish Shihab lebih berisi dengan wawasan yang sangat kental dengan pengetahuan akademisi. Sedangkan Buya Hamka memberikan penjelasan yang singkat, padat dan berisi dan juga sangat jelas mengajak para pembaca untuk lebih dalam menyelami penjelasan dan penafsirannya, penafsiran keduanya terhadap ayat mubahalah hampir sama termasuk juga mufassir yang lain akan tetapi pada penafsiran Buya Hamka dalam ayat mubahalah banyak membahas kedudukan wanita terkait peristiwa mubahalah. ABSTRACT Mubahalah in the perspective of the Koran (Comparative Study of Al-Misbah's Tafsir and Al-Azhar's Tafsir) By Muhammad Habib Ihsanudin Mubahalah is usually used as a place to curse someone or a group during negotiations but do not find a bright spot so they will do mubahalah with the closest people. This thesis tries to explore the position of the sources of interpretation and argumentation of Muhammad Quraish Shihab and Buya Hamka regarding mubahalah in the perspective of Al-Quran. This research is classified as library research, which includes descriptive analysis research. Collecting data by distinguishing between primary data and secondary data, the books of Tafsir Al-Misbah and Tafsir Al-Azhar are primary data, while secondary data is taken from other books that are still related to the research title. This research was conducted using a muqaran or comparative approach. As for drawing conclusions, the deductive method is used, namely analyzing data by explaining the data obtained from the interpretations of Muhammad Quraish Shihab and Buya Hamka in the interpretation of the mubahalah verse in the view of the two commentators. The results of this study indicate that in the verses of the Koran regarding mubahalah there is knowledge about mubahalah verses that we can use as important role models in our lives. Among them are being able to know the events and Asbabun Nuzul of the mubahalah verse and the mubahalah events at the time of the Prophet Muhammad SAW with the Najran Christians, in mubahalah there are legal conditions and methods of doing mubahalah, The views and concepts of mubahalah in the interpretive view of Muhammad Quraish Shihab in Tafsir Al-Misbah and Buya Hamka in Tafsir Al-Azhar, that way we as humans can understand mubahalah because the level of mubahalah in the oath is high because Allah has cursed it, On the one hand, if you confess before the time limit expires, you have to pay kafarat in the form of feeding 10 poor people, such as giving to your family, if you can't afford to give the poor, clothes, if you can't afford to free a slave, and if you can't afford it, fast for three days. The difference between the two commentators is that in interpreting the verse regarding mubahalah, Muhammad Quraish Shihab in his interpretation is more inclined to the intellectual side, it causes the content of Muhammad Quraish Shihab's interpretation to contain more insight that is very thick with academic knowledge. While Buya Hamka gave a brief, solid and contained explanation and also very clearly invited the readers to dive deeper into the explanation and interpretation, the interpretation of both of them on the mubahalah verse was almost the same including the other commentators, but in the interpretation of Buya Hamka in the mubahalah verse, they discussed the position a lot. women related to mubahalah events

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari

    Get PDF
    This research aims to identify the character education values ​​contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values ​​fall into the moral category and 7 character values ​​fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment

    UPAYA GURU FIQIH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SHALAT SISWA DI MTsN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG TAHUN 2014-2015

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul Upaya Guru Fiqih Dalam Meningkatkan Kemampuan Shalat Siswa Di MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung ini ditulis oleh Muhammad Ihsanudin. NIM. 3211113133. Pembimbing Drs. Muh. Kharis, M.Pd, Jurusan pendidikan Agama Islam , Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan, program strata Satu IAIN Tulungagung. Kata kunci: Upaya Guru Fiqih, meningkatkan kemampuan Shalat Penelitian dalam skripsi ini di latar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa ibadah shalat merupakan komponen penting dalam kehidupan yang tidak dapat disepelekan dari segi pelaksanaanya. Namun, sering terjadi bahwa shalat di laksanakan hanya sebatas untuk menggugurkan kewajiban saja tanpa memper hatikan tata cara yang benar. Hal tersebut dapat terjadi karena faktor kurangnya pemahaman-pemahaman terkait dengan tata cara ibadah shalat. Sedangkan peran guru fiqih sangat berat mengingat pentingnya ibadah shalat bagi seorang muslim. Oleh karena itu, bimbingan terkait dengan ibadah shalat harus diperhatikan dan ditingkatkan lagi. Dalam hal ini penulis mendiskripsikan upaya guru fiqih dalam meningkatkan kemampuan shalat siswa di MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah : (1) Bagaimana Upaya guru fiqih dalam meningkatkan kemampuan Shalat Siswa di MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung?, (2) faktor – faktor apa yang menjadi kendala guru fiqih dalam upaya meningkatkan kemampuan shalat siswa di MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung?, (3) Apa solusi guru fiqih untuk mengatasi kendala dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa di MTsN Tunggangri kalidawir Tulungagung? Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan bagaimana Upaya guru fiqih dalam meningkatkan kemampuan Shalat Siswa di MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung, (2) untuk mendeskripsikan faktor – faktor apa yang menjadi kendala guru fiqih dalam upaya meningkatkan kemampuan shalat siswa di MTsN Tunggangri Kalidawir Tulungagung, (3) untuk mendeskripsikan solusi guru fiqih untuk mengatasi kendala dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa di MTsN Tunggangri kalidawir Tulungagung. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari tiga macam sumber data yakni sumber data berupa people, place dan paper. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, metode observasi dan metode dokumentasi, dengan menggunakan analisis data reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan perpanjangan keikut sertaan, ketekunan pengamat, triangulasi dan pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian setelah diadakan analisis mengungkapkan bahwa, (1) Upaya yang dilakukan guru fiqih dalam meningkatkan kemampuan shalat siswa di MTsN Tunggangri kalidawir Tulungagung ini adalah penggunaan metode pengajaran ceramah dalam penyampaian materi tentang teori – teori shalat, di adakanya praktek shalat, sebelum praktek terlebih dahulu guru mendemonstrasikan terkait dengan gerakan – gerakan shalat, membiasakan siswa dalam penerapan dengan di adakanya shalat dhuha dan dhuhur bejamaah, pemberian tugas terkait dengan penerapan shalat dirumah. (2) Kendala – kendala guru fiqih dalam upaya meningkatkan kemampuan shalat pada siswa di MTsN Tunggangri yaitu latar belakang sosial keluarga siswa, kurangnya kesadaran dari siswa akan kewajiban yang di berikan, dan minimnya sarana yang ada, kurangnya guru dalam pendampingan shalat di sekolah. (3) Solusi guru fiqih dalam mengatasi kendala – kendala dalam upaya meningkatkan kemampuan shalat pada siswa di MTsN Tunggangri Kalidawir yaitu selalu melibatkan Peran serta orang tua di rumah, memberikan bimbingan dan pendekatan pada siswa, memperbaiki atau memperluas sarana yang ada dan membuat jadwal pendampingan shalat

    Biography of Muhammad Baba

    No full text
    Ce manuscrit est une biographie du savant islamique Muhammad Baba du village de Doumga, au Sénégal. Elle fait partie d'une série de biographies que l'auteur a écrites sur les dirigeants islamiques en Afrique de l'Ouest.This manuscript is a biography of Islamic scholarMuhammad Baba of the village of Doumga, in Senegal. It is one of a series of biographies that the author has written about Islamic leaders in West Africa

    Upaya peningkatan prestasi belajar siswa melalui strategi reading aloud pada mata pelajaran SKI pokok bahasan dakwah Nabi Muhammad saw. di Makkah kelas VII MTs Al-Munir Bandongan Magelang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan penggunaan strategi Reading Aloud untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran SKI pokok bahasan Dakwah Nabi Muhammad saw. di Makkah Kelas VII M.Ts. Al-Munir Bandongan Magelang. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan dilakukan dengan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi Hasil dari masing-masing siklus berbeda pada siklus I rata-rata nilai siswa mencapai 69,1 dengan ketuntasan klasikalnya mencapai 26,7%. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian hasil belajar siswa belum memenuhi target yang diharapkan. Pada siklus II terjadi peningkatan prestasi belajar dibandingkan dengan siklus sebelumnya. Hal itu ditunjukkan dengan rata-rata nilai siswa sebesar 75,4 sedangkan ketuntasan klasikalnya mencapai 83,3%. Setelah pelaksanaan siklus II yang prestasinya mampu mencapai target yang diinginkan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Reading Aloud dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI pokok bahasan Dakwah Nabi Muhammad saw. di Makkah pada Kelas VII M.Ts. Al-Munir Bandongan Magelang.walaupun menggunakan strategi yang sama dapat menghasilkan prestasi yang berbeda maka peneliti memberikan saran agar semua pembelajaran yang telah direncanakan dengan baik harus juga dilaksanakan dengan tepat sesuai rencana yang ada, disamping itu pendidik juga harus memperhatikan semua faktor yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran. Harapan dari peneliti semoga apa yang telah ditulis pada skripsi ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi peneliti, mahasiswa, guru dan umumnya bagi perkembangan pendidikan di masa mendatang

    Some Letters by Muhammad al-Ghāli Ba

    No full text
    Ce manuscrit comprend des correspondances et un article. Les correspondances étaient destinées à plusieurs personnes. L'article a été réécrit lorsque l'auteur, Muhammad al-Ghali, travaillait à la radio nationale mauritanienne. L'article traite de la situation politique de la Mauritanie dans les années 80. Il discute des relations entre les partis politiques existants en Mauritanie.This manuscript includes correspondences and one article. The correspondences had been destined to several people. The article was written back when the author, Muhammad al-Ghali, was working at Mauritania' s National Radio. The article addresses the political situation of Mauritania in the 1980s. It discusses the relationship between the existing political parties in Mauritanian

    Hydraulic simulations to evaluate and predict design and operation of the Chashma Right Bank Canal

    Get PDF
    Irrigation systems / Irrigation canals / Flow control / Velocity / Canal regulation techniques / Hydraulics / Simulation models / Design / Operations / Crop-based irrigation / Distributary canals / Water delivery / Policy / Protective irrigation / Water allocation / Water requirements / Sedimentation / Water distribution / Equity / Water conveyance / Pakistan / Chashma Right Bank Canal

    Poems of Sheikh Muhammad al-Ghaly Ba

    No full text
    This volume contains seven poems handwritten by Muhammad al-Ghāli Ba. According to the author's son, Mountaga Ba, the poems were probably composed in the mid-1970s a time when the author lived in Mauritania, while working at the country's national radio station and serving as a special counsel to then president Moktar Ould Daddah (1924–2003). The poems adress various issues. The first is a call to action addressed to the Mauritianian youth, urging them to join in the collective work for the development of the country. The second poem is a hagiography on Ceerno Ahmad Nene Ba of Kaedi (Mauritania). The poem eulogizes the virtues of the patron. The third describes the event of Sharif Muhammad al-Habib's visit to the region of Fuuta region (Senegal), namely the village of Pate Galo. The fourth poem contains greetings and expresions of love addressed to the author's friends in the town of Kaedi. The fifth poem is a remembrance about good times. The author reminisces and praises the qualities of a woman named Jaari.The sixth poem describes one afternoon journey of the author. The seventh poem is a mournful praisesong in which the author laments the loss of a cherished person.Ce volume contient sept poèmes manuscrits de Muhammad al-Ghāli Ba. Selon le fils de l'auteur, Mountaga Ba, les poèmes ont probablement été composés au milieu des années 1970, à une époque où l'auteur vivait en Mauritanie, alors qu'il travaillait à la radio nationale du pays et était conseiller spécial du président de l'époque, Moktar Ould Daddah (1924). –2003). Les poèmes abordent diverses questions. Le premier est un appel à l'action adressé aux jeunes mauriciens, les exhortant à s'associer au travail collectif pour le développement du pays. Le deuxième poème est une hagiographie sur Ceerno Ahmad Nene Ba de Kaedi (Mauritanie). Le poème fait l'éloge des vertus du mécène. Le troisième décrit l'événement de la visite de Sharif Muhammad al-Habib dans la région de la région de Fuuta (Sénégal), à savoir le village de Pate Galo. Le quatrième poème contient des salutations et des expressions d'amour adressées aux amis de l'auteur dans la ville de Kaedi. Le cinquième poème est un souvenir des bons moments. L'auteur rappelle et loue les qualités d'une femme nommée Jaari. Le sixième poème décrit un après-midi de voyage de l'auteur. Le septième poème est une louange mélancolique dans laquelle l'auteur déplore la perte d'une personne chérie
    corecore