1,522 research outputs found
Analisis keterampilan menulis karangan sederhana siswa pada pembelajaran tematik kelas III di MI Ibrahim Ulul Azmi : Penelitian kualitatif deskriptif terhadap siswa kelas III di MI Ibrahim Ulul Azmi
Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengamatan peneliti yang dilakukan di kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi ketika pembelajaran menulis. Berdasarkan hal tersebut, masih ada siswa yang belum lancar dalam hal menulis baik itu dalam menuangkan dan mengembangkan ide ke dalam tulisan. Di samping itu, masih banyak siswa yang mengalami kesalahan dalam penggunaan struktur kalimat dan ejaan. Hal ini mengakibatkan tingkat keterampilan menulis siswa menjadi rendah. Pada proses pembelajaran menulis pun, guru masih terpaku pada penyelesaian kompetensi dasar sehingga untuk pelaksanaan pembelajaran terkait pengembangan keterampilan menulis masih kurang diperhatikan.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan menulis karangan sederhana, kesalahan dan kesulitan siswa ketika menulis karangan sederhana serta proses pembelajaran menulis karangan sederhana pada pembelajaran tematik di kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah unjuk kerja, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model Miles and Huberman terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil penelitian yang diperoleh yakni (1) keterampilan menulis karangan sederhana siswa pada pembelajaran tematik di kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi berada pada kategori kurang dengan perolehan skor rata-rata keterampilan menulis 60. Dari 25 orang siswa, tidak ada siswa yang memperoleh kategori sangat baik atau 0%. Adapun banyak siswa yang memperoleh kategori baik sebanyak 1 orang atau 4%, kategori cukup sebanyak 10 orang atau 40%, kategori kurang sebanyak 14 orang atau 56% dan tidak ada siswa yang mendapat kategori sangat kurang atau 0%. (2) bentuk kesalahan dan kesulitan siswa meliputi menuangkan dan mengembangkan gagasan, penggunaan pilihan kata baku, penulisan kalimat efektif, penggunaan ejaan, penggunaan tanda baca dan penggunaan huruf kapital. (3) proses pembelajaran menulis karangan sederhana pada pembelajaran tematik di kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi secara mekanisme sudah cukup baik. Hanya saja, guru kurang maksimal dalam menghidupkan pembelajaran. Hal ini dilihat dari kondisi siswa yang kurang antusias mengikuti pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran masih kurang maksimal dan variatif. Begitu juga pada penggunaan media pembelajaran yang kurang melibatkan siswa, sehingga perlu dimaksimalkan kembali
Hubungan hafalan al-Qur’an dengan pembentukan karakter siswa MI : Penelitian korelasi di kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi Bandung
Penelitian ini dilatarbelakangi karena MI Ibrahim Ulul Azmi menerapkan program hafalan al-Qur’an. Namun beberapa siswa memiliki keluhan atau hambatan yakni, dikarenakan dengan adanya target dari setiap tahunnya yaitu satu tahun satu juz, maka ada beberapa siswa yang memiliki kesulitan dengan hal tersebut. Bahkan ada beberapa siswa 1 sampai 6 tahun ini hanya mampu 1 juz saja itu punya dinamakan program ziadah karena pada dasarnya seharusnya ketika lulus dari MI tersebut seharusnya hafal 3 sampai 4 juz bahkan 6 juz.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Hafalan al-Qur’an siswa kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi Bandung, 2) karakter siswa kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi Bandung dan 3) hubungan hafalan al-Qur’an dengan pembentukan karakter siswa kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi Bandung
Indikator dari hafalan al-Qur’an meliputi kelancaran dalam menghafal al-Qur’an, kesesuaian bacaan dengan kaidah ilmu tajwid & fashahah. Sedangkan indikator karakter siswa meliputi relijius, jujur, disiplin, kerja keras, tanggung jawab.
Metode yang digunakan ialah metode korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel responden diambil dari kelas III-A dan III-B MI Ibrahim Ulul Azmi Bandung yang berjumlah 51 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan dokumentasi teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yang di mana diawali uji realitas, uji normalitas, uji korelasi dan menghitung koefisien determinasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hafalan al-Qur’an siswa kelas III memiliki rata rata sebesar 88,96 dan masuk ke dalam kategori baik.
Hubungan hafalan al-Qur’an dengan pembentukan karakter siswa di kelas III MI Ibrahim Ulul Azmi Bandung diperoleh sebesar 0,308 dan termasuk dalam kategori rendah atau lemah. Hasil tersebut diperoleh dari uji korelasi dengan hafalan al-Qur’an memberikan kontribusi terhadap pembentukan karakter siswa sebesar 9,48%
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAKUL KARIMAH DALAM KISAH NABI ULUL AZMI (NABI IBRAHIM AS) PADA BUKU NABI-NABI ALLAH KARYA AHMAD BAHJAT
ABSTRAK
Rahman Ripai Siregar (2022): Nilai-Nilai Pendidikan Akhlakul
Karimah Dalam Kisah Nabi Ulul Azmi
(Nabi Ibrahim AS) Pada Buku Nabi-
Nabi Allah Karya Ahmad Bahjat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Nilai-Nilai Pendidikan Akhlakul
Karimah Dalam Kisah Nabi Ulul Azmi (Nabi Ibrahim AS) Pada Buku Nabi-Nabi
Allah Karya Ahmad Bahjat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kepustakaan (library research).Teknik pengumpulan data dengan menggunakan
studi dokumentasi dan analisis data menggunakan content analysis. Prosedur
analisis data dilakukan dengan empat langkah yaitu : Pengumpulan data, Reduksi
data, Penyajian data dan Menarik kesimpulan. Adapun Nilai-Nilai Pendidikan
Akhlakul Karimah Dalam Kisah Nabi Ulul Azmi (Nabi Ibrahim AS) Pada Buku
Nabi-Nabi Allah Karya Ahmad Bahjat yaitu: Sabar, Tawakal, Ikhlas, Taat,
Istiqamah, Kerja Keras, Toleransi dan Demeokratis, Dermawan, Murah Hati, dan
Ramah.
Kata Kunci: Nilai, Akhlakul Karimah, Nabi Ibrahim A
Analisis Implementasi Nilai-Nilai Islam di Sekolah (Studi Komparatif SDN Permata Biru dan MI Ibrahim Ulul Azmi)
Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Namun, implementasi nilai-nilai keagamaan di SD Negeri Permata Biru dan MI Ibrahim Ulul Azmi memiliki perbedaan dalam pendekatan dan efektivitasnya. Subjek penelitian meliputi siswa, wali kelas, dan guru PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MI Ibrahim Ulul Azmi menerapkan nilai-nilai Islam secara lebih intensif melalui kegiatan salat berjamaah, tahfidz Al-Qur'an, serta pembiasaan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, SD Negeri Permata Biru nilai keagamaan lebih terbatas, dengan dominasi metode ceramah dan keterbatasan waktu pembelajaran. Tantangan utama di SD adalah kurangnya konsistensi siswa dalam menerapkan nilai-nilai agama di luar sekolah. Penelitian ini merekomendasikan inovasi dalam metode pengajaran di SD agar lebih aplikatif serta perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara lebih efektif.Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Namun, implementasi nilai-nilai keagamaan di SD Negeri Permata Biru dan MI Ibrahim Ulul Azmi memiliki perbedaan dalam pendekatan dan efektivitasnya. Subjek penelitian meliputi siswa, wali kelas, dan guru PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MI Ibrahim Ulul Azmi menerapkan nilai-nilai Islam secara lebih intensif melalui kegiatan salat berjamaah, tahfidz Al-Qur'an, serta pembiasaan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, SD Negeri Permata Biru nilai keagamaan lebih terbatas, dengan dominasi metode ceramah dan keterbatasan waktu pembelajaran. Tantangan utama di SD adalah kurangnya konsistensi siswa dalam menerapkan nilai-nilai agama di luar sekolah. Penelitian ini merekomendasikan inovasi dalam metode pengajaran di SD agar lebih aplikatif serta perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara lebih efektif
Creativity Communication Prophet Ibrahim As
Sebagaimana kita ketahui bahwa Nabi Ibrahim as adalah Nabi pilihan Allah Swt yang kemudian
disebut sebagai Nabi ulul azmi. Gelar tersebut diberikan kepada beliau dikarenakan berat dan
sulitnya ujian dakwah yang dibebankan kepada beliau. Secara khusus Nabi Ibrahim As memiliki
pilihan lain selain nabi ulul azmi sehingga beliau disebut sebagai khalilullah. Derajat yang tinggi
yang diberikan kepada Nabi Ibrahim as juga dapat dilihat dari sholawat yang selalu disematkan
nama beliau. Dalam kajian keagamaan, Nabi Ibrahim as juga disebut sebagai “Bapak Agama”.
Mengapa demikian? Karena dari keturunan beliaulah lahir nabi-nabi yang membawa agama
Allah Swt. Dari istri beliau lahir Ismail dan Ishak yang masing-masing dari mereka lahir nabi
Musa dan Isa yang kemudian membawa risalah ajaran tauhid (meng-Esa-kan) Allah Swt. Serta
sampailah kepada Rasulullah Saw sebagai penyempurna risalah al-Islam. Bahkan disebutkan
juga “sesungguhnya ada pada diri Ibrahim itu suri tauladan yang baik”. Sangat banyak pelajaran
berharga dari diri dan kehidupan Nabi Ibrahim as
Pengaruh media torso terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Ibrahim Ulul Azmi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Terdapat 22 siswa hanya 3 siswa (13,63%) yang sudah mencapai standar KKM. Sedangkan 19 siswa (86,36%) belum mencapai standar KKM yang telah ditentukan yaitu ˃ 70. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya penerapan media pembelajaran yang kurang efektif dan monoton, serta penggunaan modul yang jarang dibuat oleh guru.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas V di MI Ibrahim Ulul Azmi Kabupaten Bandung menggunakan media torso di kelas eksperimen. (2) Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas V di MI Ibrahim Ulul Azmi Kabupaten Bandung menggunakan media gambar di kelas kontrol. (3) Perbedaan hasil belajar peserta didik kelas V di MI Ibrahim Ulul Azmi Kabupaten Bandung yang menggunakan media torso dengan peserta didik yang menggunakan media gambar. (4) Pengaruh media torso terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA kelas V di MI Ibrahim Ulul Azmi Kabupaten Bandung pada kelas eksperimen.
Media torso merupakan media berbentuk patung yang menyamai tubuh asli manusia sempurna dengan susunan tubuh sebagaimana aslinya. Sedangkan media gambar merupakan segenap yang ditampilkan dalam bentuk gambar, slidedua dimensi sebagai pikiran dan curahan yang beragam seperti gambar lukisan, slide, dan potret. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain Non-Equevalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MI Ibrahim Ulul Azmi. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V-A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 22 orang, dan siswa kelas V-B sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 21 orang.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil pretest di kelas eksperimen memperoleh nilai 67,23 dengan kategori kurang baik, sedangkan nilai posttest memperoleh 83,09 dengan kategori baik. Sedangkan hasil pretest di kelas kontrol memperoleh nilai 64,81 dengan kategori kurang baik, sedangkan nilai posttest memperoleh 77,23 dengan kategori baik. Berdasarkan uji mann-whitney hasil nilai asymp. sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya ˂ 0,05 yang berarti bahwa H_a diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Adapun berdasarkan hasil uji wilcoxon menunjukan nilai asymp. sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti ˂ 0,05 yang artinya H_0 ditolak, yang berarti terdapat pengaruh media torso terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V di kelas eksperimen, maka media torso ini memiliki pengaruh untuk digunakan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA
Pengaruh model kooperatif tipe Jigsaw dengan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar akidah akhlak: Penelitian pada siswa kelas VIII di MTs Ibrahim Ulul Azmi
Berdasarkan hasil observasi pra-peneliti di kelas VIII MTs Ibrahim Ulul Azmi diketahui bahwa pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dikelas kurang menarik bagi siswa dan terkesan membosankan, hal ini menjadi akibat dari rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian pengaruh model kooperatif tipe Jigsaw dengan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe Jigsaw dengan media video pembelajaran di kelas VIII MTs Ibrahim Ulul Azmi, untuk mengetahui motivasi belajar akidah akhlak di kelas VIII MTs Ibrahim Ulul Azmi, untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe Jigsaw dengan media video pembelajaran terhadap motivasi belajar akidah akhlak di kelas VIII MTs Ibrahim Ulul Azmi Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian pre-eksprimen. Bentuk desain pre-eksperimen yang digunakan adalah one shot case study. Pelaksanaannya berupa treatment/perlakuan dan penyebaran angket kuisioner. Analisis data yang digunakan menggunakan teknik statistic deskriptif, uji normalitas, dan uji one sample t-test untuk mengetahui adanya pengaruh motivasi belajar dari penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dengan media video pembelajaran.
Penelitian ini berdasarkan pada pemikiran bahwa model kooperatif jigsaw dengan media video pembelajaran adalah sebuah pendekatan yang secara aktif melibatkan siswa selama proses pembelajaran. Pendekatan ini tidak hanya memfasilitasi kolaborasi antar siswa tetapi juga memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan mereka. Berdasarkan hal tersebut, hipotesis yang diajukan adalah Terdapat adanya peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar akidah akhlak setelah diterapkan model kooperatif tipe Jigsaw dengan media video pembelajaran.
Berdasarkan hasil uji one sample t-test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H₀ ditiolak dan Hₐ ditierima, artinya penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dengan media video pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak
Hikmah Kisah Nabi Ibrahim
Dalam sejarah umat manusia, Nabi Ibrahim dan keturunannya adalah yang mengubah
peradaban manusia. Pelajaran apa yang dapat kita peroleh dari kisah perjalanan Nabi Ibrahim
dan keturunannya ini? Yang pertama, pelajaran yang dapat kita peroleh yaitu seperti yang
terdapat di dalam surat Al-Anfal ayat 75-80. Allah memberikan kita informasi, mengabadikan
informasi itu untuk kita contoh. Bahwa Nabi Ibrahim mampu memahami kebenaran Allah
dengan logika tauhid yang benar. Ketika banyak masyarakat pada suatu komunitas yang
menyembah bintang, Nabi Ibrahim tidak terpengaruh sedikitpun untuk ikut menyembah
bintang. Beliau bertanya, “Betulkah ini Tuhanku?”. Lalu ketika Nabi Ibrahim menemukan
komunitas lain yang menyembah Qomar, Nabi Ibrahim tidak sedikitpun terpengaruh dengan
perbuatan mayoritas. Ia terus mempertanyakan, “Betulkah ini Tuhanku?”. Ketika Nabi
Ibrahim merasa buntu, ingin mencari kebenarannya, Nabi Ibrahim menggunakan pendekatan
tauhid. “Wahai Tuhan yang sebenarnya, kalau Engkau tidak memberikanku petunjuk, maka
aku termasuk seperti merekakaum yang sesat. Maka berilah aku petunjuk untuk memahami
keberadaanmu, memahami wujudMu sebenarnya”
Penerapan metode al-barqy dalam pembelajaran BTQ : Penelitian deskriptif di kelas I MI ibrahim Ulul Azmi Kapubaten Bandung
Salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan kegiatan belajar mengajar di suatu sekolah adalah penggunaan metode pembelajaran yang tepat. Tepat tidaknya metode yang digunakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dapat diketahui dari seberapa besar pengaruh metode tersebut terhadap siswa. Di Kelas I MI Ibrahim Ulul Azmi Kabupaten Bandung, pembelajaran BTQ dilaksanakan dengan menggunakan metode Al-Barqy. Hal ini menjadi pendorong untuk melakukan penelitian mengenai bagaimana pengaruh penerapan metode Al-Barqy terhadap kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an siswa.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran BTQ dengan memakai metode Al-Barqy, pengaruh penerapan metode Al-Barqy terhadap kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an siswa kelas I MI Ibrahim Ulul zmi, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat siswa dalam belajar membaca dan menulis Al-Qur’an.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi guru BTQ kelas I dan siswa kelas I. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan meresume data makro, kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif, dan disimpulkan.
Hasil dari penelitian yakni, 1) Proses pembelajaran BTQ dengan memakai metode Al-Barqy di kelas I MI Ibrahim Ulul Azmi dimulai dari tahap perencanaan dengan menyiapkan materi pembelajaran dan membuat RPP, kemudian melaksanakan pembelajaran dan diakhiri dengan evaluasi pembelajaran, 2) Penerapan metode Al-Barqy dalam pembelajaran BTQ terbukti berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an siswa kelas I yang berjumlah 18 orang, 11 orang siswa diantaranya sudah mampu membaca Al-Qur’an dan 15 orang siswa sudah mampu menulis Al-Qur’an. Berdasarkan hasil penilaian pula menunjukkan bahwa kemampuan BTQ siswa kelas I MI Ibrahim Ulul Azmi rata-rata tergolong kategori baik, 3) Faktor yang mendukung keberhasilan siswa dalam belajar BTQ diantaranya kemauan yang kuat belajar BTQ, dukungan dari orang tua, kecerdasan, metode yang tepat, fasilitas buku Al-Barqy, dan usia siswa. Adapun faktor yang menghambat siswa dalam belajar BTQ yaitu tidak tekun dan rajinnya siswa dalam mengulang pelajaran serta guru tidak begitu leluasa dalam membimbing siswa belajar BTQ pada masa pandemi Covid-19
- …
