1,720,995 research outputs found

    Prosiding seminar nasional aplikasi sains & teknologi (Snast08)

    No full text
    Yogyakartaviii, 339 hlm.; 29 c

    Pengenalan Penerapan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) di Bengkel Otomotif kepada Siswa-Siswi SMK Kanisius 1 Pakem

    Full text link
    Siswa-siswi SMK merupakan murid yang membutuhkan pengetahuan terapan yang dibutuhkan di dunia industri. Semakin sesuai materi di sekolah dengan pengetahuan yang dibutuhkan di industri maka semakin siap siswa tersebut memasuki dunia kerja dan semakin sedikit pelatihan yang harus diberikan oleh industri kepada siswa tersebut sebagai karyawan baru. Oleh karena itu, tim dosen IST AKPRIND perlu memberikan pelatihan penerapan 5S, yaitu: seiri (proper arrangement), seiton (orderliness), seiso (cleanliness), seiketsu (clean up), shitsuke (discipline) kepada para siswa-siswi SMK Kanisius 1 Pakem agar mereka lebih siap dalam memasuki dunia kerja. Penyampaian materi tersebut dilaksanakan melalui pelatihan yang meliputi tahap perkenalan, penyampaian materi oleh tim dosen, sesi tanya jawab, pengisian kuesioner pemahaman materi, pemberian kuis online, dan pemberian door prize bagi para pemenang. Efektivitas kegiatan ini diukur dengan kuesioner yang berisi 5 poin metode tersebut yang membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan dengan 5 skala likert. Evaluasi hasil kuesioner dilakukan dengan uji dan dengan confidence level 95%. Hasil dari uji tersebut menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan para siswa tersebut secara signifikan pada kelima poin metode tersebut. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini terlebih dengan adanya kuis online interaktif (quizizz.com) yang dapat diakses langsung dari smartphone mereka. Oleh karena itu, keberhasilan kegiatan ini diharapkan mampu menambah pengetahuan para siswa dalam bekerja yang bersih dan teratur di bengkel otomotif yang akan meningkatkan kepuasan pelanggan mereka

    EVALUASI KETERSEDIAAN KOLEKSI BERBASIS SILABUS PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN DI PERPUSTAKAAN IST AKPRIND YOGYAKARTA

    Full text link
    The research is about the availability of learning material collections based on Mechanical Engineering Department syllabus in the Library of IST AKPRIND Yogyakarta . The purpose of this research is to identify collection availibility in the Library of IST AKPRIND Yogyakarta based on Mechanical Engineering Department syllabus. This research adopt the quantitative descriptive method. The data were collected trough observation, documentation, and interviews. As an instrument, the reseacher used a checklist or certain list made based on the learning resource of Mechanical Engineering Department syllabus. The result of this research collection availibility in the Library of IST AKPRIND Yogyakarta based on mechanical engineering department syllabus is 132 titles available or 41,64% which means almost half of it collection available. Rationalizing of library collections sufficiency on Mechanichal Engineering Department based on National Library Standard has not comply yet with the needs of Mechanical Engineering Department. The researcher suggest the library of IST AKPRIND Yogyakarta to added collection so as according to user needs, especially to Mechanical Engineering Department

    ANALISIS KOMPETENSI DAN KESELARASAN PENGGUNA LULUSAN DALAM PELAKSANAAN TRACER STUDY IST AKPRIND YOGYAKARTA

    No full text
    Tracer study results is used to make meaningful decisions regarding study design and practical solutions based on tracer study results. The results of the tracer study conducted at IST AKPRIND provide many benefits because apart from being monitoring, the tracer study also serves as feedback for study programs and institutions to evaluate and support an independent learning curriculum so that graduates can meet the needs of society and the demands of the world of work. Currently, the implementation of tracer studies at IST AKPRIND is carried out by each study program. Data collection and coordination of tracer studies are carried out by the Student Administration Section. Although not optimal, IST AKPRIND continues to make improvements and innovations to obtain the desired data. With the assistance of the tracer study facilitation program which was organized by the Directorate General of Higher Education, Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia, it’s hoped that response rate will increase. The research method used is a quantitative method through the distribution of questionnaires were distributed to graduates throughout 2019 and 2020. The results of the study explain that the competencies possessed by graduates are in accordance with the needs of the world of work and the relevance or linkage between the fields between the fields of science and alumni work is at a close level

    RANCANG BANGUN APLIKASI TANYA JAWAB MENGENAI IST AKPRIND YOGYAKARTA BERBASIS MOBILE MENGGUNAKAN ALGORITMA BOYER MOORE

    Full text link
    IST AKPRIND Yogyakarta adalah salah satu kampus yang menawarkan berbagai macam program studi. Banyaknya pertanyaan yang masuk dengan jenis pertanyaan yang hampir serupa maka dibutuhkan sistem untuk meningkatkan kinerja bagian admisi. Chatbot merupakan agen cerdas yang dapat meniru kemampuan manusia untuk dapat melakukan percakapan dengan pengguna yaitu manusia. Pembangunan chatbot dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan dari bidang Question and Answering (tanya-jawab). Penelitian ini mengembangan chatbot berbasis mobile menggunakan metode Boyer Moore sebagai algoritma pencocokan pola. Hasil pengujian fungsional dengan metode black box yang dilakukan pada aplikasi Tanya Jawab Mengenai IST AKPRIND Yogyakarta, menunjukkan aplikasi dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan hasil yang diharapkan, pertanyaan dengan pola kata didepan, lebih cepat memberikan jawaban. Hasil pengujian kompatibilitas menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik pada berbagai platform mobile yang berbeda, versi android yang berbeda, ukuran, dan resolusi layar yang berbeda. Hasil pengujian User Acceptance Test (UAT) menghasilkan nilai 81.875%

    TINGKAT KECEMASAN ATLET AEROMODELLING KELAS FREE FLIGHT SETELAH MENGALAMI CEDERA BAHU MENJELANG PERTANDINGAN DI IST AKPRIND FLYING CONTES (IFC) TAHUN 2016

    No full text
    Banyak atlet sering tidak percaya diri dalam melempar dan mengendalikan pesawatnya karena pernah mengalami cedera dan takut cedera pada bahu kembali kambuh saat pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kecemasan atlet aeromodelling kelas free flight setelah mengalami cedera bahu menjelang Pertandingan di IST AKPRIND Flying Contest (IFC) Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet aeromodelling yang mengikuti IST AKPRIND Flying Contest (IFC) Tahun 2016 dan sampel diambil secara purposive sampling, dengan kriteria: (1) atlet aeromodelling yang mengikuti IST AKPRIND Flying Contest (IFC) Tahun 2016, (2) kelas free flight, (3) pernah mengalami cedera bahu. Berdasarkan kriteria tersebut yang memenuhi berjumlah 33 atlet. Instrumen yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan atlet aeromodelling kelas free flight setelah mengalami cedera bahu menjelang Pertandingan di IST AKPRIND Flying Contest (IFC) tahun 2016 berada pada kategori “rendah” sebesar 30,30% (10 atlet), “tinggi” sebesar 27,27% (9 atlet), “sedang” sebesar 24,24% (8 atlet), “sangat rendah” sebesar 9,09% (3 atlet), dan “sangat tinggi” sebesar 9,09% (1 atlet). Sedangkan hasil penelitian tingkat kecemasan untuk tiap faktor adalah sebagai berikut: 1) Faktor kognitif: kategori “tinggi” sebesar 39,39% (13 atlet), “rendah” sebesar 30,30% (10 atlet), “sedang” sebesar 21,21% (7 atlet), dan “sangat rendah” sebesar 9,09% (3 atlet). 2) Faktor somatik: kategori “rendah” sebesar 39,39% (13 atlet), “sedang” sebesar 33,33% (11 atlet), “tinggi” sebesar 21,21% (7 atlet), dan sangat tinggi” sebesar 9,09% (3 atlet). Simpulan dari hasil data penelitian ini rata-rata tingkat kecemasan pada kategori “sedang”

    PENGEMBANGAN APLIKASI E-VOTING DALAM PEMILIHAN KETUA HUMANIKA IST AKPRIND MENGGUNAKAN ANDROID DAN FIREBASE

    No full text
    E-voting adalah suatu metode pemungutan suara dan penghitungan suara dalam suatu pemilihan denganmenggunakan perangkat elektronik. HUMANIKA adalah salah satu dari beberapa organisasi yang ada dilingkungan IST AKPRIND Yogyakarta yang mengorganisir kegiatan-kegiatan kemahasiswaan sekaliguskoordinator kegiatan keilmuan dalam penalaran di luar kegiatan rutin kampus. Tujuan penelitian ini yaitumengembangkan aplikasi e-voting untuk membantu dalam proses pemilihan ketua HUMANIKA ISTAKPRIND Yogyakarta dengan pemanfaatan teknologi Android dan Firebase. Hasil yang di dapat dariaplikasi ini berupa aplikasi e-voting, yang secara realtime memberikan informasi kepada pemilih dalammelihat hasil perolehan suara sementara dengan penerapan layanan firebase realtime database, sertadengan adanya “Status Vote” data pemilih di dalam aplikasi ini, maka pemilih yang sudah memberikanhak suara tidak dapat memberikan hak suara untuk kedua kalinya.Kata Kunci: e-voting, android, firebase, himpunan

    Aplikasi Pengelolaan Tadarus Al-Quran Online dengan Kombinasi Media Sosial WA-Bisnis dan Email

    Full text link
    Pandemic does need for information technology very extraordinary. This era forces all fields to inevitably use information technology, starting from working from home, school from home, teaching from home, selling from home, meetings must be from home, even almost all work and activities have been done from home. Social media is most-liked as a means of communicating data and information, even though the use of social media for data communication transactions is like we provide data to a social media server, and that data can be used by other parties.  In social media that we usually do is we can easily paste the URL from other news, then the social media display will appear short news from its. Even in e-mail, we usually receive a web - form emails, there is a URL that is used to make transactions to the intended object. The results of this study obtained a combination of several technologies, including social media WhatsApp, email, YouTube and web applications to improve data exchange in transactions and dissemination of information so that all activities undertaken can be managed and analysed. Keywords:  Applications, Pandemic, Social media, We

    ANALISIS KONSUMSI ENERGI DAN SISTEM PENCAHAYAAN PADA GEDUNG BARAT KAMPUS III IST AKPRIND YOGYAKARTA

    Full text link
    Sistem pencahayaan di Gedung Barat Kampus III IST AKPRIND memiliki intensitas cahaya yang kecil akibat adanya bangunan baru di samping gedung, hal lain yang juga perlu diperhatikan dalam pencahayaan di suatu bangunan maupun ruangan adalah masalah penggunaan energi dalam sistem pencahayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis intensitas pencahayaan dan profil penggunaan energi/konsumsi energi listrik pada gedung dan upaya optimasi sistem pencahayaannya, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara kualitatif dengan observasi secara langsung di lapangan dan wawancara dengan pihak terkait.  Hasil perhitungan konsumsi energi dari pencahayaan ruangan di seluruh lantai gedung adalah 1396,56 kWh/bulan, nilai IKE semua lantai bernilai sangat efisien sesuai Per Men ESDM no.13 tahun 2012, sebesar 0,8 kWh/m2/bulan (kurang dari 8.5 kWH/m2/bulan), penggunaan daya listrik dari pencahayaan ruangan di gedung sebesar 3 -3,35 W/m2 sistem pencahayaan pada gedung, terdapat 23 ruangan yang kuat pencahayaannya masih kurang dari standar SNI 03-6197-2000. Upaya pengkondisian dan optimasi sistem pencahayaan dapat dilakukan dengan cara mengganti lampu yang memiliki luminous flux lebih tinggi, atau memakai lampu LED yang menggunakan SMPS (Switched Mode Power Supply), atau mengupayakan pencahayaan alami siang hari (PASH)

    METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) UNTUK MEMPREDIKSI MASA STUDI MAHASISWA IST AKPRIND YOGYAKARTA

    No full text
    Salah satu metode statistik dalam data mining yang digunakan untukmengklasifikasikan antar dua kelas adalah metode Support Vector Machine denganmemisahakan dua kelas data berdasarkan garis hyperplane optimum dengan caramemaksimalkan margin untuk meminimalkan error, dalam kasus dunia nyata seringditemukan kesulitan dalam memisahkan dua kelas secara linier sehingga perludigunakan sebuah kernel untuk dapat memisahkan data secara linier seperti kernel RBF,Linear, Polynomial.Penelitian ini membahas masa studi mahasiswa lulusan IST Akprind pada tahun2015-2017 dengan menggunakan metode Support Vector Machine. Metode iniberfungsi untuk melihat klasifikasi ketepatan masa studi mahasiswa dan memprediksimasa studi yang akan dilalui mahasiswa berdasarkan variabel prediktor jenis kelamin(X1), asal daerah (X2), jalur masuk (X3) , nilai indeks prestasi semester 2 (IPS 2) (X4),dan fakultas (X5). Dengan variabel dependen masa studi dikategorikan menjadi duayaitu 1 dan -1. Dengan nilai 1 menyatakan tepat waktu apabila masa studi 8 semesterdan nilai -1 menyatakan tidak tepat apabila 8 semester .Berdasarkan data yang tersediadiperoleh bahwa 93% mahasiswa menjalani masa studinya tidak tepat waktu dan 7%dapat menyelesaikan tepat waktu.  Dari hasil analisis klasifikasi didapatkan bahwa model terbaik adalah modelklasifikasi support vector machine dengan menggunakan kernel linier dengan parametercost (C) sebesar 0.1 dan error sebesar 0.126193. peramalan yang dihasilkan bahwaseluruh mahasiswa akan menempuh masa studi lebih dari 4 tahun.Kata kunci: Masa Studi, Support Vector Machine, Kernel (RBF, Linear, Polynomial
    corecore