1,721,013 research outputs found

    PERAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK KONSELOR ADIKSI DALAM MENGATASI GANGGUAN PERILAKU PECANDU NARKOBA DI YAYASAN INTAN MAHARANI PALEMBANG

    Full text link
    Penelitian berjudul “Peran Komunikasi Terapeutik Konselor Adiksi Dalam Mengatasi Gangguan Perilaku Pecandu Narkoba di Yayasan Intan Maharani Palembang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Komunikasi Terapeutik mampu mengatasi gangguan perilaku pecandu narkoba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Field Research dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian sebanyak 5 orang yaitu 1 orang konselor, 1 orang ketua Yayasan Intan Maharani, 3 orang Pecandu narkoba. Teknik analisis data menggunakan Reduksi data. Penelitian ini menunjukkan gangguan perilaku pecandu narkoba di Yayasan Intan Maharani Palembang yaitu suasana hati yang berubah-rubah, bahagia yang berlebihan, suka depresi, sering merasakan sakit, tidak memiliki rasa bersalah dan malu, kondisi kesehatan fisik tidak baik, mempunyai ganggguan penilaian, tingkat emosional yang tidak stabil, dan suka berhalusinasi. Penerapan komunikasi terapeutik dengan menggunakan 12 teknik komunikasi terapeutik, yaitu bertanya, mendengarkan, penerimaan, mengulangi, mengklarifikasi, memfokuskan, diam, memberi informasi, menyimpulkan, mengubah cara pandang, memberikan humor dan pujian. Peran komunikasi terapeutik untuk mengatasi gangguan prilaku pecandu narkoba sangat penting ditandai dengan berkurangnya gejala-gejala kecanduan narkoba

    PENGARUH LEARNER AUTONOMY TERHADAP STUDENT ENGAGEMENT DI SMA NEGERI 11 KOTA PADANG

    Full text link
    Pengaruh Learner Autonomy Terhadap Student Engagement Di SMA Negeri 11 Kota Padang Intan Maharani ABSTRAK Student engagement (keterlibatan siswa) menjadi salah satu konsep untuk memperbaiki tingkat prestasi akademik yang rendah, tingkat kebosanan siswa yang tinggi, ketidakpuasan, dan tingginya angka putus sekolah di daerah perkotaan (National Research Council & Institute of Medicine, 2004). Student engagement merupakan perilaku siswa yang memperlihatkan partisipasi aktif dan perilaku positif di sekolah. Siswa yang memiliki student engagement akan melibatkan aspek kognitif, afektif dan sosial dalam proses belajarnya. Sedangkan siswa yang memiliki learner autonomy dapat melibatkan aspek kognitif, afektif, dan sosial yang dibutuhkan siswa untuk dapat terlibat (Ciekanski, 2007). Learner autonomy merupakan kemampuan yang dimiliki siswa untuk mendapatkan pengetahuan atau kemampuan melalui proses yang ia tentukan sendiri (Chene, dalam Macaskill & Taylor, 2010). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara learner autonomy terhadap student engagement di SMA Negeri 11 Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian ini siswa SMA Negeri 11 Kota Padang, dengan menggunakan proportionate stratified random sampling, didapatkan sampel sebanyak 222 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala SEM (Student Engagement Measurement) oleh MacArthur (dalam Fredericks dkk, 2011) untuk mengukur student engagement dan Autonomous Learning Scale dari Macaskill dan Taylor (2010) untuk mengukur learner autonomy. Pengolahan hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara learner autonomy terhadap student engagement pada siswa SMA Negeri 11 Kota Padang. Hal ini berarti dengan memiliki learner autonomy siswa berkemungkinan untuk memiliki student engagement yang lebih tinggi. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,000. Sedangkan nilai odds ratio sebesar 8,84, ini artinya siswa yang memiliki learner autonomy yang baik 8,84 kali berkemungkinan memiliki student engagement yang tinggi. Kata Kunci : Student Engagement, Learner Autonomy, Siswa SM

    PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI SEKOLAH LAPANG IPDMIP (Integred Perticipatory Development and Management of Irrigations Program) TAHUN 2020 KECAMATAN LUBUK SIKAPING KABUPATEN PASAMAN

    Full text link
    Intan Maharani, NIM 1710841007, Pemberdayaan Petani melalui Sekolah Lapang IPDMIP Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman, Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Soisal dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, 2021. Dibimbing oleh Drs. Yoserizal, M.Si dan Kusdarini, S.IP, MPA. Skripsi terdiri dari 146 halaman dengan sumber buku 11 buku teori, 7 buku metode penelitian, 2 jurnal, 2 undang-undang, 5 dokumen lainnya, 4 website. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh petani di Indonesia masih tergolong hidup dibawah garis kemiskinanan dan cenderung lemah dalam permodalan maupun semangat untuk maju dan rendahnya kualitas sumber daya manusia dengan adanya Program IPDMIP yang bertujuan untuk dapat meningkatkan produksi pertanian melalui perbaikan saluran irigasi dan pemberdayaan petani salah satu kegiatannya yaitu Sekolah Lapang IPDMIP dan kegiatan lainnya yang dijalankan sebagai pendukung kegiatan IPDMIP seperti kunjungan antar desa, forum pengalaman antar petani, demonstrasi event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2018, namun pada pelaksanaan IPDMIP tahun 2020 ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan salah yaitu kunjungan antar desa, demonstasi event, dan forum pengalaman antar petani, dan hanya kurang lebih hanya 50% petani yang menerapkan teknologi pertanian dilahannya masing-masing setelah sekolah lapang IPDMIP dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan dari Randy R Wrinatnolo dan Riant Nugroho dengan tiga tahap pemberdayaan yaitu tahap penyadaran, tahap pengkapasitasan, tahap pendayaan untuk melihat bagaimana pemberdayaan sekolah lapang IPDMIP dilaksanakan pada tahun 2020 di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Metode pengumpulan data yang digunakan dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi, pemilihan informan peneltian dengan purposive sampling. Untuk menganalisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, analisis data dan penarikan kesimpulan untuk hasil penelitian yang lebih valid maka akan dilakukan triagulasi data. Hasil penelitian pada pemberdayaan petani melalui sekolah lapang IPDMIP dengan menggunakan tiga tahap pemberdayaan dari Randy R Wrihatnolo dan Riant Nugroho bahwa tahap pemberdayaan yang dilakukan pada sekolah lapang IPDMIP sudah dilaksanakan dengan baik, namun ada indikator tahap pemberdayaan yang tidak dilaksanakan yaitu pengkapasitasan organisasi, dan terdapat kendala pada tahap pendayaan dengan indikator daya atau kekuatan bahwa tidak semua petani menerapkan teknologi pertanian kurang dari 50% yang menerapkannya secara umum setelah dilaksanakannya sekolah lapang IPDMIP rata-rata produksi pertanian petani di Kecamatan Lubuk Sikaping meningkat. Namun program ini tidak dilakukannya keberlanjutan program Sekolah Lapang IPDMIP sehingga hanya sebatas program yang dijalankan yaitu selama 12 kali pertemuan. Kata kunci: pemberdayaan, sekolah lapang IPDMIP, produksi pertania

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) LOKASI SLB AUTISMA DIAN AMANAH

    Full text link
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa UNY dengan bobot 6 SKS. Lulusan kependidikan dari UNY diharapkan dapat menguasai dan memiliki empat kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial. Salah satu usaha yang dilakukan UNY untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan memasukkan program PPL. Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu kegiatan mata kuliah yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa kependidikan UNY. Pelaksanaan kegiatan PPL sebelumnya didahului dengan kegiatan sosialisasi antara lain pra-PPL melalui mata kuliah PPL I dan observasi di sekolah, dengan tujuan agar mahasiswa mengetahui gambaran aktivitas pembelajaran di sekolah termasuk situasi dan kondisi di dalam kelas. Kegiatan PPL II dilaksanakan mulai 2 Juli sampai 17 September yaitu kegiatan praktik langsung mengajar siswa di kelas, sebagai salah satu bentuk pengaplikasian ilmu yang sudah diperoleh selama kuliah, baik berupa pemikiran, saran maupun tenanga. Selain itu kegiatan PPL diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan belajar mengajar di sekolah yang sebenarnya. Mahasiswa praktikan mengampu satu siswa dalam satu kelas (kelas V) dengan menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang mencakup semua mata pelajaran. Dalam mengajar, mahasiswa bekerja sama dengan mahasiswa yang lainnya yang mengajar dalam satu kelas untuk pengondisian kelas agar kondusif untuk belajar Hasil dari pelaksanaan PPL selama kurang lebih dua bulan di SLB Autisma Dian Amanah diantaranya mahasiswa memperoleh pengalaman mengajar dan pengaplikasian ilmu dalam bidang pendidikan luar biasa yang di dapat selama perkuliaha di sekolah

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore