1,721,735 research outputs found

    Pembentukan Akhlakulkarimah Santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Nurul Iman (El-Madani) Desa Banjarparakan Kecamatan RawaloKabupaten Banyumas

    No full text
    Wujud partisipasi pondok pesanten dalam bidang pendidikan salah satu diantaranya yang dinilai cukup berhasil adalah pembentukan akhlak ataupun proses memperbaiki tingkah laku santri yang tercela agar menjadi tingkah laku yang baik sesuai dengan ajaran agama islam. Sebagai contoh pembentukan akhlak dipondok pesantren, yaitu yang terjadi dipondok pesantrenMiftahul Huda Nurul Iman (El-Madani) Kedungwangkal Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas.Perluadanyapetunjukdanbimbingan yang terusmenerusdalammenumbuhkanakhlakataubudipekerti yang mampuberakar di dalamhatidanpikiran.Karenaakhlak yang baikadalahsemulia-mulianyasesuatu, sebaik-baiknyamanusia.Oleh karena itu adanya pembentukan akhlak sangat penting, Untuk menjawab tantangan zaman yang semakin berkembang ini, tidaklah cukup suatu pendidikan hanya mengandalkan dari pendidikan yang diselenggarakan disekolah-sekolah saja, akan tetapi perlu dukungan dan kerjasama dengan lembaga pendidikan luar sekolah, diantaranya melalui pendidikan pondok pesantren. Permasalahan yang dikajidalampenelitianiniadalah: Bagaimana proses pembentukan akhlak santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Nurul Iman (El-Madani) Kedungwangkal Banjarparakan Rawalo Banyumas? Tujuan penelitian ini adalah penulis ingin mendiskripsikan lebih jelas proses pembentukan akhlakyang ada di Pondok Pesantren Miftahul Huda Nurul Iman (El-Madani) Kedungwangkal Banjarparakan Rawalo Banyumas. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian lapangan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan yaitumetode wawancara, observasi, dan dekumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh oleh penulis yaitu dengan cara mengumpulkan seluruh data, mereduksi data, menyajikan data, danverivikasi data. Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwa pembentukan akhlakulkarimah santri melalui kegiatan yang ada dipondok diantaranya: shalat berjamaah, musyawarah, ziarah, khitobah,berzanji, ro’an, takziran, khaul, koperasi dan memasakadapun akhlakulkarimah yang dibentuk dari kegiatan pondok diantaranya : jujur, toleransi, disiplin, mandiri, bermasyarakat,demokrasi, tanggung jawab, kebersamaan, kerja keras, kreatif, tabarukan, takdim (menghormati) dan menghargai. Kata kunci: Pembentukan Akhlakul karimah,santri, pondok pesantre

    Peran Kantor Pelayanan Pajak Pratama Terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi yang Tidak Melaksanakan Pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 (Studi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota)

    No full text
    Manfaat pembayaran pajak sangat besar, salah satunya sebagai sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran yang bersifat rutin dalam melaksanakan kebijakan pembangunan. Namun sayangnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 masih kurang, hal ini dikarenakan masyarakat kurang percayanya terhadap keberadaan pajak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan sanksi terhadap wajib pajak orang pribadi yang tidak membayar pajak penghasilan Pasal 21, untuk mengetahui peran kantor pelayanan pajak pratama terhadap wajib pajak orang pribadi yang tidak melaksanakan kewajiban perpajakan, serta untuk mengetahui kendala dan upaya Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota dalam menanggulangi wajib pajak orang pribadi yang tidak melaksanakan kewajiban perpajakan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum normatif yang didukung dengan penelitian lapangan, dengan melakukan pengumpulan data dari data sekunder dan data primer. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui studi kepustakaan dengan mengolah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, sedangkan pengumpulan data primer melalui wawancara kepada petungan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa penerapan sanksi pajak terhadap wajib pajak orang pribadi yang tidak membayar pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 yaitu menegur atau memperingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan surat paksa, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan, menjual barang yang telah disita. Selain itu ada sanksi administrasi yaitu bunga, denda dan kenaikan pajak serta sanksi pidana kurungan/penjara. Sedangkan peran Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota terhadap wajib pajak orang pribadi yang tidak melaksanakan pembayaran pajak penghasilan Pasal 21 yaitu melakukan sosialisasi, meningkatkan mutu pelayanan kepada wajib pajak, meningkatkan citra good governance, memberikan pengetahuan melalui jalur pendidikan khususnya pendidikan perpajakan, law enforcement, membangun kepercayaan masyarakat terhadap pajak. Serta kendala dan upaya Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Kota dalam menanggulangi wajib pajak orang pribadi yang tidak melaksanakan kewajiban perpajakan yaitu hambatan yang dihadapi kurangnya kerjasama dengan instansi di luar Direktorat Jenderal Pajak, sistem self assessment dianggap menguntungkan wajib pajak yang belum terdaftar, masih rendahnya informasi yang diterima masyarakat, masyarakat beranggapan bahwa timbal balik pajak tidak bisa dinikmati secara langsung, masyarakat beranggapan tidak ada keterbukaan pemerintah, kurangnya kesadaran, kepatuhan dan kepedulian wajib pajak, kurang respon dan kurangnya petugas kantor. Dengan kondisi tersebut, maka perlu penambahan tenaga petugas, serta adanya pengenalan dan pelatihan kepada petugas dan adanya penyuluhan kepada masyarakat (wajib pajak) tentang pentingnya membayar pajak

    Analisis Nilai Religius Lagu “ Rateb Meutuwah” Ciptaan Joel Pasee

    No full text
    Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah masalah yang diidentifikasi berupa masalah religius yang mencakup akidah, ibadah dan akhlak pada lagu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai religius yang terdapat pada lagu “Rateb Meutuwah” Ciptaan Joel Pasee seperti nilai akidah, ibadah dan akhlak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Proses pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi. Objek penelitian ini adalah nilai religius yang berupa akidah, ibadah dan akhlak. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lagu “Rateb Meutuwah” ciptaan Joel Pasee yang dirilis pada tahun 2013 dalam album VCD Meusyeuheu. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik pustaka. Data yang dikumpulkan diolah melalui beberapa tahap yaitu mendengar dan menerjemahkan lagu, mengumpulkan data yang berhubungan dengan nilai religius, mencatat, mendeskripsikan, menganalisis, mengklasifikasi data yang akan diteliti, penyajian hasil dan penyimpulan hasil penelitian. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan, yakni lagu “Rateb Meutuwah” ciptaan Joel Pasee menyuguhkan lirik-lirik yang bernuansa religius, seperti kita harus mengerjakan perintah Allah, membalas jasa orang tua, menghormati jasa guru, melaksanakan rukun Islam, memuja Allah, dan banyak berisi kalimat-kalimat tauhid, takbir dan sebagainy

    Analisis Usaha Home Industri Sagu Basah (Metroxylon sp.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1. Proses pembuatan sagu basah pada usaha home industri di Desa Perdamaian Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. 2. Pendapatan usaha home industri sagu basah di Desa Perdamaian Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. 3. Kelayakan usaha home industri sagu basah di Desa Perdamaian Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Proses pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari 2020. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study). Responden dalam penelitian ini diproleh dengan menggunakan metode sampel jenuh (sensus). Sampel yang digunakan berjumlah 2 orang pengusaha sagu basah. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa proses pembuatan sagu basah melalui tahapan-tahapan sebagai berikut : 1. Penyediaan bahan baku 2. Pembelahan 3. Pemarutan 4. Penyaringan dan Pengendapan 5. Pembongkaran 6. Pengemasan 7. Pengangkutan. Pendapatan yang diperoleh pengusaha sagu basah di daerah penelitian sebesar Rp. 3.263.713 per satu kali proses produksi. Analisis kelayakan usaha sagu basah dihitung dengan metode R/C Ratio dengan nilai 1,39 > 1 dengan kesimpulan setiap biaya 1 rupiah yang dikeluarkan memberikan penerimaan sebesar 1,39, B/C Ratio dengan nilai 0,39 < 1 dengan kesimpulan setiap biaya 1 rupiah yang dikeluarkan memberikan keuntungan sebesar 0,39, BEP Penerimaan Rp. 193.647 < Penerimaan Rp. 11.569.230, BEP Produksi 82 Kg < Produksi 4.923 Kg, BEP Harga Rp. 1.679/Kg < Harga Rp. 2.350/Kg dengan kesimpulan telah melampaui titik impas

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore