1,720,964 research outputs found
PENGGUNAAN BAHASA PENGARANG BERBAKAT INDONESIA
Pengarang memiliki kebebasan dalam mengkreasikan bahasa. Karena itu, bahasa yang digunakan oleh seorang pengarang berbeda dengan pengarang yang lainnya. Seperti halnya dengan pengarang bernama Djenar Maesa Ayu. Bahasa yang digunakan Djenar Maesa Ayu berbeda dengan bahasa yang digunakan Andrea Hirata maupun Fira Basuki. Penggunaan bahasanya lebih khas daripada yang lain. Hal ini tampak pada penggunaan bentuk-bentuk kalimat yang tidak utuh pada hampir semua cerpennya. Kekhasan inilah yang membuat cerpen-cerpennya berbeda dengan pengarang lain. Sedangkan Andrea Hirata dan Fira Basuki lebih menyukai penggunaan kalimat-kalimat utuh pada karya-karya mereka. Penyimpangan bahasa pengarang dilakukan bukan asal menyimpang, namun menyimpang karena ada efek tertentu yang akan dituju
KONTROL NILAI RELIGIUS DAN HUMANISTIS DALAM PENDIDIKAN KARAKTER
Pengembangan nilai-nilai beragama dalam kehidupan sehari-hari sangatlah besar fungsinya. Manusia yang tidak memahami fungsi dan arti dari nilai religius itu sendiri akan bertindak di luar batas kontrol dalam norma yang telah ditentukan. Kaitannya dengan hubungan bermasyarakat, pendidikan karakter bisa memberikan semacam pengaruh untuk mendorong masyarakat agar berlaku layaknya makhluk sosial yang bersifat humanis. Karena disadari atau tidak, manusia tidak bisa hidup sendiri di muka bumi ini. Pendidikan karakter adalah sarana menuju proses pengembangan nilai religius dan humanistis. Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap,perasaan,perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.
KUALITAS DAN KUANTITAS TULISAN ILMIAH MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI MADIUN
Menulis sangat diperlukan mahasiswa khususnya menulis ilmiah untuk kepentingan akademik. Akan tetapi kemampuan mahasiswa dalam menulis ilmiah tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu ketergantungan pada dosen di kelas, kurangnya berlatih menulis, rendahnya minat baca, dan penggunaan metode menulis yang tidak sesuai. Dampak dari rendahnya kemampuan menulis tentu saja pada sedikitnya artikel ilmiah yang dipublikasi pada jurnal nasional maupun internasional. Dengan demikian, perlu digalakkan gerakan literasi terlebih dulu lalu meningkatkan kualitas dan kuantitas tulisan ilmiah sehingga mendukung terwujudnya publikasi pada bebagai jurnal tersebut
Penggunaan Bahasa Indonesia Pada Surat Dinas Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Menulis Di Sekolah
Writing official letters should use good and correct language. This is to make it easier for readers to understand the writing that will be written. The data obtained came from official letters at the Maospati District Office. After the data was analyzed, many errors were found, including the use of spelling, word choice and effective sentences. Errors in the use of spelling contained in official letters at the Maospati District Office, namely errors in writing capital letters, italics, bold letters, prepositions, abbreviations and acronyms, numbers and numbers, periods, commas, colons, hyphens, and a slash. The most errors lie in writing capital letters, while the fewest errors lie in writing numbers and numbers. Errors in the use of word choices contained in official letters at the Maospati District Office, namely errors in the use of words that are non-standard, unfamiliar, impolite and inaccurate. The most errors lie in writing inaccurate words, while the fewest errors lie in writing impolite words. Errors in the use of effective sentences contained in official letters at the Maospati District Office, namely errors in the use of sentences that are not commensurate, not parallel, not economical, not accurate and illogical.Penulisan surat dinas sudah sepatutnya menggunakan bahasa yang baik dan benar. Hal ini untuk memudahkan pembaca memahami tulisan yang akan dibuat. Data yang diperoleh berasal dari surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati. Setelah data dianalisis ditemukan banyak kesalahan, di antaranya penggunaan ejaan, pilihan kata, dan kalimat efektif. Kesalahan penggunaan ejaan yang terdapat pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati ini, yaitu kesalahan penulisan huruf kapital, huruf miring, huruf tebal, kata depan, singkatan dan akronim, angka dan bilangan, tanda titk, tanda koma, tanda titik dua, tanda hubung, dan tanda garis miring. Kesalahan yang paling banyak terletak pada penulisan huruf kapital, sedangkan kesalahan yang paling sedikit terletak pada penulisan angka dan bilangan. Kesalahan penggunaan pilihan kata yang terdapat pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati ini, yaitu kesalahan penggunaan kata yang tidak baku, tidak umum, tidak santun, dan tidak cermat. Kesalahan yang paling banyak terletak pada penulisan ketidakcermatan kata, sedangkan kesalahan yang paling sedikit terletak pada penulisan ketidaksantunan kata. Kesalahan penggunaan kalimat efektif yang terdapat pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati ini, yaitu kesalahan penggunaan kalimat yang tidak sepadan, tidak paralel, tidak hemat, tidak cermat, dan tidak logis
PENYIMPANGAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN PADA SURAT LAMARAN KERJA MAHASISWA IKIP PGRI MADIUN (STUDI ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA)
There are many errors on Job Application Letter (JAL) as task of lecture. The errors can be analizyzed based on EYD which consist of letters, words, and punctuations. Specifically, this research aims at explaining the errors of using letters, words, and punctuationson JAL for the students of IKIP PGRI Madiun. This research is descriptive qualitative explaining the phenomena occurred on JAL of IKIP PGRI Madiun students. The qualitative data research and primary data source research are gained using writing document technique of students JAL. The validation data technique used are method and experts triangulations. The technique of data analysis is using interactive model analysis. The result of this research shows that there are 25 similar errors of students JAL. The errors appeared at the 6 errors of using letters, 15 errors of using word, and 4 errors of using punctuations
PENYIMPANGAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN PADA SURAT LAMARAN KERJA MAHASISWA IKIP PGRI MADIUN (STUDI ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA)
There are many errors on Job Application Letter (JAL) as task of lecture. The errors can be analizyzed based on EYD which consist of letters, words, and punctuations. Specifically, this research aims at explaining the errors of using letters, words, and punctuations on JAL for the students of IKIP PGRI Madiun. This research is descriptive qualitative explaining the phenomena occurred on JAL of IKIP PGRI Madiun students. The qualitative data research and primary data source research are gained using writing document technique of students JAL. The validation data technique used are method and experts triangulations. The technique of data analysis is using interactive model analysis. The result of this research shows that there are 25 similar errors of students JAL. The errors appeared at the 6 errors of using letters, 15 errors of using word, and 4 errors of using punctuations
KEMAMPUAN MEMPRESENTASI TULISAN ILMIAH PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MICROSOFT SWAY PRESENTATIONS
Sway adalah salah satu produk dari microsoft yang sangat multifungsi. Beberapa fungsinya antara lain untuk presentasi, multimedia interaktif, menambahkan teks, gambar, video, grafik dan lain-lain dari beberapa perangkat, berbagi informasi pada relasi, dan lain-lain. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan presentasi tulisan ilmiah menggunakan microsoft sway presentation. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif yang menjelaskan fenomena pada subjek penelitian yaitu mahasiswa Universitas PGRI Madiun semester II. Data penelitian berupa data kualitatif dengan sumber data primer yang dikumpulkan dengan teknik observasi presentasi tulisan ilmiah mahasiswa mengunakan microsoft sway presentation. Teknik validasi data yang digunakan adalah triangulasi penyidik. Triangulasi penyidik dilakukan dengan cara membandingkan hasil pekerjaan analisis satu dengan analisis lain. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif. Analisis model interaktif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Presentasi mahasiswa menggunakan microsoft sway sudah memenuhi kriteria sway yang baik. Presentasi tulisan ilmiah dengan microsoft sway sangat efektif. Mahasiswa sangat terbantu dalam mempresentasi tulisan ilmiah dengan microsoft sway
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
