2,777 research outputs found

    Analysis Of The Effectiveness Of The Website-Based Lecturer Performance Assessment System And Human Resource Development At STIE Miftahul Huda

    Get PDF
    Along with the development of the era, technology is developing very rapidly and affecting all lines. Companies can take advantage of this by using digital information systems such as employee performance appraisals whose data can be used for evaluation. In educational institutions, technological developments also have a lot of influence and make work easier. The object of this study is the Miftahul Huda Subang College of Economics, the intent and purpose of this study is to analyze the effectiveness of lecturer performance assessments and website-based human resource developers. The research method used is a qualitative descriptive method. This analysis is strengthened by existing sources adapted from research journals and websites regarding performance appraisal systems, human resource development and the use of digital technology. Thus, it can be concluded that the performance appraisal system can help the process of human resource development, assisted by digital technology that is utilized properly

    Relasi bahasa dan filsafat: sebuah catatan pengantar

    No full text
    Artikel ini hadir sebagai jawaban dari satu pertanyaan besar yang terbersit di benak masyarakat kebanyakan, yaitu sejauh manakah kajian bahasa tetap relevan dilakukan dewasa ini. Bukankah saat manusia telah mampu mengkomunikasikan ide-idenya menggunakan bahasa global –yaitu kondisi di mana masyarakat dunia dapat saling memahami satu sama lain– maka saat itu pulalah bahasa dan seluk beluk penelitiannya tak lagi menemukan tantangan? Jawaban dari pertanyaan itulah yang akan coba diurai (meski secara tak langsung) dalam tulisan ini, untuk kemudian membingkainya dalam perspektif filsafat sebagai titik tolak kajian linguistik

    Lisensi artistik dan ambang batas kesabaran: catatan satir atas "The Satanic Verses" karya Salman Rushdie

    No full text
    Sesaat setelah diterbitkan di London pada 26 September 1988, The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan) karya Salman Rushdie mendapat perhatian masif serta menuai banyak protes di kalangan umat Muslim dunia. Di beberapa negara, terjadi protes besar-besaran menuntut penarikan dan pembakaran buku, serta, pada puncaknya, ancaman hukuman mati dari Ayatollah Khomeini untuk penulis The Satanic Verses itu (Siswoyo, dkk., 1989). Di Barat, dampak yang paling dirasakan dari karya Rushdie ini adalah munculnya fobia terhadap Islam dan umat Muslim, termasuk juga konfrontasi antara kelompok pendukung dan kubu penolak / penentang buku tersebut. Kontroversi pun bermunculan. Salah seorang anggota PBB bahkan mengubah judul novel itu menjadi The Salmanic Verses (Ayat-Ayat Salman) karya Satan Rushdie (Rahim, 1989). Sebaliknya, para pendukung Rushdie berpendapat bahwa kritik yang diberikan terhadap novel tersebut sangatlah tidak relevan, mengingat karya Rusdie itu, seberapapun kontroversialnya, tetaplah sebuah karya seni yang fiktif. Bagi mereka, kebebasan absolut adalah hak bagi setiap seniman

    Herman Northrop Frye: penggagas teori mitos pada strukturasi genre sastra

    No full text
    Frye adalah salah satu kritikus sastra terkemuka yang memperkenalkan pendekatan strukturalisme dalam menganalisis karya sastra. Pemikiran Frye terangkum dalam buku ¬magnum opus-nya berjudul Anatomy of Criticism: Four Essays yang diterbitkan oleh Princetown University Press pada tahun 1957. Menurut Frye, sastra dapat diketahui strukturnya berdasarkan empat hal, yaitu bentuk (kritik historis), simbol (kritik etis), mitos (kritik erketipe), dan genre (kritik retoris). Berdasarkan bentuknya, struktur karya sastra dapat didekati dari tiga aspek, yaitu tragis, komik, dan tematik. Menurut simbol yang diangkat, struktur karya sastra dapat bersifat literal/deskriptif, formal, mistis, dan anagogis. Menurut mitosnya, karya sastra dapat diklasifikasikan sebagai komedi, roman, tragedi, dan ironi/satir. Sedangkan berdasarkan genre-nya, karya sastra dapat berupa cerita epos, prosa, drama, dan lirik. Salah satu gagasan Frye yang cukup kompleks sehingga sering kali disalahpahami adalah Teori Mitos (Theory of Myths). Mitos di sini bukanlah seperti apa yang dipahami oleh masyarakat kebanyakan, yaitu seperangkat keyakinan atau asumsi yang melekat pada cerita zaman dahulu tentang dewa atau pahlawan dan memuat asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa. Mitos di sini bukanlah kisah-kisah gaib yang sulit dibuktikan secara ilmiah. Istilah “mitos” dalam teori Frye mengacu pada ragam genre dengan prinsip-prinsip strukturasi khusus yang mendasari tradisi kesusasteraan Barat. “Mitos” digunakan oleh Frye untuk merujuk pada empat pola narasi yang membangun sebuah cerita. Mitos-mitos ini dapat menjelaskan prinsip strukturasi yang mendasari genre sastra, yaitu komedi, roman, tragedy, dan ironi/satir

    John Rupert Firth: penggagas teori pemaknaan kontekstual di madzhab London

    No full text
    John Rupert Firth adalah salah satu pakar linguistik ternama yang menekuni bidang fonologi, semantik-pragmatik, dan filsafat bahasa. Firth merupakan guru besar pertama bidang linguistik umum di Inggris dan dia dianggap sebagai pelopor “Madzhab London.” Ide-ide cemerlang Firth, terutama mengenai hakikat bahasa dan pemaknaan, telah menginspirasi banyak pemikir setelahnya sehingga menjadi satu aliran tersendiri yang dikenal sebagai Linguistik Firthian. Dari pondasi yang dibangun oleh Firth pada pertengahan abad ke-20 inilah lahir tokoh-tokoh besar dalam bidang linguistik; salah satunya adalah Michael Halliday (1925-2018), pencetus teori Linguistik Fungsional Sistemik

    DINAMIKA METODE HISAB IMKANURRUKYAH PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA KOTA MALANG (1935-2014)

    No full text
    ABSTRAK   Huda, Muhammad Choirul. 2015. Dinamika Metode Hisab Imkanurrukyah Pondok Pesantren Miftahul Huda Kota Malang (1935 – 2014). Skripsi, Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Siti Malikhah Towaf,M.A., Ph.D, (2) Dr. Abdul Latif Bustami, M.Si.   Kata Kunci: Dinamika, Hisab Imkanurrukyah, Pondok Pesantren Miftahul Huda Kota Malang.   Pondok Pesantren Miftahul Huda merupakan salah satu pesantren yang memiliki kepedulian terhadap disiplin Ilmu Hisab. Kepedulian ini diwujudkan dengan tetap menjadikan Ilmu Hisab sebagai metode penentuan awal bulan Hijriyah. Pondok Pesantren Miftahul Huda menggunakan metode Imkanurrukyah sebagai metode penentuan awal bulan Hijriyah. Ilmu Hisab sudah ada di pesantren ini ketika KH. Muhammad Yahya menjadi pengasuh tepatnya tahun 1935. Masyarakat di wilayah Kota Malang sudah mengakui bahwa hasil perhitungan hisab Pondok Pesantren Miftahul Huda bisa dipercayai keakuratannya. Namun banyak orang yang belum mengetahui bagaimana Ilmu Hisab bisa berkembang di sebuah pesantren yang pada umumnya akan menggunakan rukyah sebagai pedoman penentuan awal bulan Hijriyah. Berkaitan dengan itu maka perlu sebuah pembahsan mengenai sejarah dan dinamika Ilmu Hisab di Pondok Pesantren Miftahul Huda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dinamika metode hisab Imkanurrukyah di Pondok Pesantren Miftahul Huda, pemilihan metode hisab Imkanurrukyah, dan peran ilmu hisab dalam pengambilan keputusan hari besar Islam di Kota Malang . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian historis. Penelitian historis meliputi empat tahapan yakni heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Metode tersebut digunakan untuk menyusun fakta, mendeskripsikan, dan menarik kesimpulan tentang apa yang terjadi di masa lampau. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan diketahui bahwa ilmu hisab di Pondok Pesantren Miftahul Huda mengalami banyak perkembangan. Jika pada masa KH. Muhammad Yahya mengasuh hanya menggunakan Kitab Sullam Nayyirain sebagai pegangan utama. Memasuki tahun 1971 peran madrasah diniyah mampu menjadikan Ilmu Hisab semakin berkembang dengan banyaknya santri yang mampu menguasai ilmu ini.  Tahun 2000 salah satu alumni berhasil membuat aplikasi untuk melakukan perhitungan secara komputerisasi dengan hasil lebih akurat dan lebih cepat. Tahun 2003 Salah seorang santri yang bernama Abu Bakar Shebly telah membuat ringkasan Kitab Sullam nayyirain menjadi sebuah buku panduan penghitungan hisab. Peran Pondok Pesantren Miftahul Huda dalam penentuan hari besar Islam di Malang juga cukup besar. Yang paling terlihat adalah pada saat proses penentuan 1 Ramadhan yang diadakan oleh gabungan Kementrian Agama Kota Malang dan Kabupaten Malang. Hasil perhitungan hisab Pondok Pesantren Miftahul Huda dijadikan salah satu acuan untuk melakukan rukyatul hilal. Hal ini dipengaruhi oleh hasil perhitungan Pondok Pesantren Miftahul Huda yang akurat, juga karena kharisma para masyayikh, serta alumni yang banyak tersebar di wilayah Malang Raya

    Pendampingan Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Di Madrasah Untuk Meningkatkan Pembelajaran Di Mts Miftahul Ulum Leles Garut

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Ulum Leles Garut, dengan fokus untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendampingan dilakukan dengan memberikan pelatihan, bimbingan, serta evaluasi terhadap sistem manajerial yang ada di madrasah tersebut. Implementasi MBS diharapkan dapat memperbaiki tata kelola pendidikan, melibatkan partisipasi aktif dari seluruh komponen madrasah, serta menciptakan lingkungan yang mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan MBS dapat meningkatkan keterlibatan guru, staf, dan siswa dalam pengelolaan pembelajaran, serta memperbaiki pengelolaan administrasi dan kegiatan belajar mengajar. Selain itu, masyarakat dan pihak terkait lainnya juga semakin aktif dalam mendukung kegiatan pendidikan di madrasah. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan pembelajaran di MTs Miftahul Ulum semakin berkualitas dan mampu memberikan hasil yang optimal bagi siswa

    Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an bagi Santri di Asrama Miftahul Huda Melalui Metode Sorogan

    Get PDF
    Kegiatan PKM ini  bertujuan membantu pengasuh dan pengurus asrama  Miftahul Huda  dalam mengatasi santri yang kesulitan membaca Al-Qur’an. Lokasi kegiatan di asrama Miftahul Huda, jadwal pelaksanaannya adalah setelah shalat subuh berjamaah, mulai pukul 05.10 – 06.10 menit. Proses terdiri dari tiga bagian: (1) tahap persiapan dimana tim PKM menyiapkan segala keperluan, (2) tahap pelaksanaan kegiatan yang mencakup kegiatan awal  salam pembuka dan do’a, kegiatan inti terdiri dari empat sesi yaitu : sesi pertama dimana ustadz/tim PKM membaca ayat Al-qur’an santri menyimak, sesi kedua dimana seluruh santri membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dibacakan sebelumnya oleh tim PKM. Sesi ketiga  dimana santri secara bergiliran membaca Al-Qur’an di hadapan tim PKM. Sesi keempat pemberian materi tambahan. (3) tahap evaluasi program. Hasil evaluasi tahap akhir  menunjukkan bahwa penerapan metode sorogan dalam pembelajaran Al-Qur’an terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Mereka juga mengalami peningkatan  pemahaman terhadap ilmu tajwid.

    Istirātijiyyāt al-Mu’allim li Taqlīl Qalaq al-Ṭhullāb fī Ta’līm al-Lughah al-‘Arabiyah Mahārah al-Kalām al-Faṣl al-‘Āsyīr fī al-Madrasah al-‘Āliyah Ibtida’ al-Falāh li al-Sanah al-Dirāsiyah 2020-2021

    No full text
    AbstractThe purpose of this study was to find out how the teacher's strategy in reducing student anxiety in following the tenth grade Arabic subject at Madrasah Aliyah Ibtidaul Falah Samirejo Dawe Kudus. The author uses descriptive qualitative research with three steps, namely observation, interviews and documentation. The research subjects were Arabic language teachers, Counseling Guidance teachers and students at Madrasah Aliyah Ibtidaul Falah Samirejo Dawe Kudus. The results of this study indicate that anxiety is caused because Arabic is a difficult subject to understand so many students complain because they find it difficult to understand the meanings of Arabic vocabulary. In addition, the demand for good grades by parents and teachers is also a cause of anxiety in learning Arabic Maharah Kalam. And the factors behind the anxiety are individual factors, intellectual factors, and student environmental factors. To avoid students' anxiety, the teacher manages students' anxiety about learning maharah kalam in Arabic by providing rational explanations to students why they should learn Arabic. Creating a relaxed and fun learning atmosphere, using supportive psychotherapy, developing a "sense of humor", using a humanistic approach, optimizing counseling and guidance services, developing a fun assessment system that doesn't burden students too much, regulating breathing and mind relaxation to help the student's body relax.  [A1]cetak miring, Italic

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Blk-K Untuk Human Capacity Development (Studi kasus pada BLK-K TIK Pondok Pesantren Thoriqul Huda Ponorogo Jawa Timur)

    Get PDF
    Program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah harus membawa hasil positif tidak hanya bagi penerima manfaat tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu inisiatif pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Kementerian adalah program Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK-K). Pondok Pesantren Thoriqul Huda merupakan salah satu penerima manfaat dari program BLK-K. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan secara komprehensif perjalanan program pemberdayaan Kementerian Ketenagakerjaan melalui BLK-K di Pondok Pesantren Thoriqul Huda. Dengan menggunakan metode penelitian etnografi kualitatif, penulis memberikan gambaran secara rinci mengenai seluruh aspek kehidupan di lokasi penelitian. Gambaran tersebut meliputi sejarah berdirinya lembaga, tahap awal pemberdayaan yang dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, serta dampak dan perkembangan pesat yang telah dicapai saat ini. Keseluruhan gambaran tersebut dianalisis dengan menggunakan teori-teori pemberdayaan dan pembangunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa program BLK-K Thoriqul Huda dengan fokus pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mencapai status pemberdayaan dan pengembangan masyarakat yang berhasil, termasuk pelatihan seperti desain grafis, penilaian berbasis komputer dan lain-lain
    corecore