34 research outputs found
Perbedaan Penentuan Awal Bulan Kamariah dalam Penghitungan Masa Iddah Bagi Perempuan Perspektif Fikih
Women who have just been separated from marriage, either by divorce or by the death of their husband, must go through the iddah period. One of the calculations for the iddah period is the number of months. However, sometimes there are differences in the calculation of the number of months so that it has implications for time uncertainty about whether or not the period ends iddah. This study aims to explain the differences in determining the beginning of the lunar month and its implications for calculating the iddah period for women, and iddah from a fiqh perspective. This study uses a literature study research method. The data source used is secondary data, while the data analysis uses qualitative descriptive. The results showed that the difference in determining the beginning of the lunar month was due to the different methods used among Muslims, namely ruqyah and reckoning. The implications for determining the beginning of the month affect the calculation of the iddah period for women, especially regarding rights and obligations. Iddah itself is nothing but a waiting period for a woman to know that the uterus or womb is clean from pregnancy or for purposes ta'abbudi.Perempuan yang baru terlepas dari ikatan pernikahan baik secara perceraian maupun ditinggal wafat suaminya harus melalui masa iddah. Salah satu penghitungan masa iddah adalah dengan jumlah bilangan bulan. Namun demikian terkadang terdapat perbedaaan penghitungan bilangan bulan sehingga berimplikasi terhadap ketidakpastian waktu tentang berakhir tidaknya masa iddah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan penentuan awal bulan Kamariah dan implikasinya terhadap pehitungan masa iddah bagi perempuan, dan iddah perspektif Fikih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan. Sumber data yang digunakan berupa data sekunder, sedangkan analisis data menggunakan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya perbedaan dalam penentuan awal bulan Kamariah dikarenakan metode yang digunakan dikalangan umat Islam masing-masing berbeda yakni rukyah dan hisab. Implikasi terhadap penentuan awal bulan tersebut berpengaruh terhadap penghitungan masa iddah bagi perempuan terutama terkait hak dan kewajiban. Iddah sendiri tidak lain merupakan masa tunggu bagi seorang perempuan untuk mengetahui bersihnya rahmi atau rahim dari kehamilan atau untuk tujuan ta’abbudi.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN PENGAMALAN IBADAH DI MAJELIS TAKLIM MASJID ALAMUL HUDA SEGALA MIDER TANJUNG KARANG KOTA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Efektivitas dapat diartikan sebagai tolak ukur keberhasilan atau
tidaknya suatu kegiatan untuk mencapai tujuannya. Komunikasi dakwah
adalah proses penyampaian komunikasi atau pesan dari seseorang da‟i
kepada seseorang atau sekelompok jama‟ah yang bersumber dari Al
Qur'an dan Hadist dan mudah di pahami. Menurut tubs dan Moss,
komunikasi bisa dikatakan efektif bila menunjukan setidaknya 5 teori
berikut: pemahaman, kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang
semakin baik dan tindakan. latar Belakang pada penelitian Ini
Memfokuskan Teknik Efektivitas Yang Di lakukan Oleh Dai Atau Ustad
Dengan Melakukan Efektivitas Komunikasi dakwah Seperti pemahaman
yaitu Memberikan pemahaman Kepada Jamaahnya, kesenangan yaitu
Memberikan Efek Yang kesenangan Kepada Jamaahnya, Rumusan
Masalah pada penelitian ini adalah bagaimana efektivitas komunikasi
dakwah dalam meningkatkan pengamalan ibadah pada majelis taklim
masjid Allamul Huda Segala mider Tanjung Karang Kota Bandar
Lampung?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas
komunikasi dakwah dalam meningkatkan pengamalan ibadah pada
majelis taklim masjid Alamul Huda Segala Mider Tanjung Karang Kota
Bandar Lampung.
Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan
(field research). Sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber
data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber
data primer diperoleh dari wawancara yang dilakukan kepada 2 ustadz
dan 5 mad‟u (jama‟ah). Sumber data sekunder diperoleh dari buku,
skripsi, jurnal dan sumber relevan lain. Teknik pengambilan sampel
menggunankan purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara tidak terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Teknik
analisis data dengan cara reduksi data, data display atau penyajian data,
dan penarikan kesimpulan
Hasil penelitian komunikasi dakwah di Masjid Alamul Huda
telah efektif dalam meningkatkan pengamalan ibadah jamaah karena telah
memenuhi 5 indikator efektivitas komunikasi dakwah. Diantaranya
pemahaman, kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang semakin
baik dan tindakan. Jamaah setelah menerima pesan-pesan dakwah melalui
komunikasi dakwah ustadz mengalami perubahan signifikan dalam
konsistensi dan kualitas pengamalan ibadah mereka.
Kata Kunci : Efektivitas Komunikasi Dakwah dan Peningkatan
Pengamalan Ibadah Sholat. ABSTRACT
Da'wah communication is the process of conveying
communication or messages from a person or group of people to
another person or group of people sourced from the Al-Qur'an and
Hadith. According to Tubs and Moss, communication can be said to
be effective if it shows at least the following 5 indicators:
understanding, enjoyment, influence on attitudes, improved
relationships and action. The formulation of the problem in this
research is how effective da'wah communication is in increasing the
practice of worship at the taklim assembly of the Allamul Huda All
Mider Mosque in Tanjung Karang, Bandar Lampung City. The aim of
this
research is to determine the effectiveness of da'wah
communication in improving the practice of worship at the taklim
assembly of the Alamul Huda All Mider Mosque in Tanjung Karang,
Bandar Lampung City.
The research method used is field research. The nature of this
research is descriptive qualitative. This means that we will analyze all
the data that has been obtained and then describe it. The data sources
used are primary and secondary data sources. Primary data sources
were obtained from interviews conducted with 2 ustadz and 5 mad'u
(jama'ah) and secondary data were obtained from books, theses,
journals and other relevant sources. The sampling technique uses
purposive sampling. Data collection methods were carried out by
interviews, observation and documentation.
The findings of this research are that da'wah communication
at the Alamul Huda Mosque has been proven to be effective in
increasing the congregation's practice of worship because it has
fulfilled 5 indicators of the effectiveness of da'wah communication.
These include understanding, enjoyment, influence on attitudes,
improved relationships and actions.
Keywords: Effectiveness of Da'wah Communication and Increasing
the Practice of Prayer Services
Penerapan standar pembinaan manajemen masjid pada bidang imarah di Masjid Agung Nurul Kalam Kabupaten Pemalang
Machfudz Alamul Huda (1901036083) dengan judul skripsi: “Penerapan Standar Pembinaan Manajemen Masjid Pada Bidang Imarah di Masjid Agung Nurul Kalam Kabupaten Pemalang”. Manajemen Dakwah. Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Tahun 2023.
Penelitian ini mengkaji tentang Penerapan Standar Pembinaan Manajemen Masjid di Masjid Agung Nurul Kalam Kabupaten Pemalang. Peneliti tertarik meneliti Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang karena Masjid ini tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah semata tetapi juga berperan sebagai tempat untuk melakukan berbagai aktivitas atau kegiatan sosial yang berhubungan dengan kehidupan manusia sehari-hari. Oleh karena itu peneliti ingin mengkaji lebih mendalam, pertama tentang penerapan standar pembinaan manajemen Masjid pada bidang Imarah. Kedua untuk mengkaji bagaimana dampak penerapan standar pembinaan manajemen Masjid pada bidang Imarah di Masjid Agung Nurul Kalam Kabupaten Pemalang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik analisis data dengan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan data peneliti menggunakan dua jenis triangulasi yakni triangulasi sumber dan triangulasi metode.
Hasil penelitian ini adalah yang pertama: bahwa Penerapan standar pembinaan manajemen masjid pada bidang imarah di Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang yang sesuai dengan sesuai peraturan Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.11/802 Tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid secara keseluruhan pengurus Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang sudah melaksanakan penerapan dengan baik. Namun demikian dalam pelaksanaanya banyak pengurus yang tidak ikut berkontribusi penuh karena kesibukan masing-masing dan ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan dengan baik seperti pembinaan kepada pemuda, bulletin jum’at, pelayanan kesehatan. Hal itu tentu bisa menjadi catatan dan perlu evaluasi bagi pengurus Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang agar kedepannya bisa diterapkan dengan baik. Yang kedua: Penerapan standar pembinaan manajemen masjid pada bidang imarah juga memiliki dampak yang positif bagi pengurus dan jamaah. Salah satunya ialah dapat meningkatkan kualitas ibadah jamaah dengan penerapan standar imarah masjid, dapat mendorong para jamaah untuk berpartisipasi aktif dalam ibadah, seperti shalat berjamaah, tadarrus Al Qura’an dan kegiatan ibadah lainnya. Sehingga akan meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang
IMPLEMENTATION OF GOOD MORAL EDUCATION WHEN RESERVING AT ALAMUL HUDA MADRASAH IN THE PERSPECTIVE OF THE PROPHET'S HISTORY
Technological developments that are happening at this time are not only used as a medium of communication, learning media, and so on, and have greatly influenced people's behavior towards student morals when reciting the Koran. The most influential on student morals when reciting is the mobile phone. Mobile phones make students when reciting the Koran not focused or not pay attention to the teacher during the lesson. A student, when reciting the Koran, carries a cell phone, which makes it seem as if he doesn't respect his teacher when explaining lessons, his students instead play alone, especially since the Madrasah provides wifi for their students. So if the students don't have a quota, they use the wifi in the madrasa. And it causes the students to lack good manners in their daily life, especially the good ones that are applied during the time of reciting the Koran at Madrasah Alamul Huda
Panduan Praktis Mengolah Gambar Dan Mendesain Menggunakan Corel Photo - Paint X3 Untuk Pemula
Corel Photo - Paint adalah salah satu perangkat lunak pengolah gambar (Photo Manipulation Program) yang cukup terkenal di Indonesi
STUDI KOMPARASI BISNIS DALAM TINJAUAN BAURAN PEMASARAN(STUDI PADA USAHA BISNIS FOTOCOPY DI LINGKUNGAN KAMPUS STAIN KUDUS DENGAN DI LINGKUNGAN KAMPUS UMK
Tujuan yang ingin dicapai peneliti adalah1.)Untuk mengetahui implementasi strategi bauran pemasaran 7P (marketing mix) dalam upaya pengembangan usaha bisnis bidang jasa fotocopy di lingkungan kampus STAIN Kudus dengan lingkungan kampus UMK. 2.)Untuk mengetahui komparasi strategi bauran pemasaran 7P (marketing mix) dalam upaya pengembangan usaha bisnis bidang jasa fotocopy di lingkungan kampus STAIN Kudus dengan lingkungan kampus UMK.
Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian kualitatif bersifat penelitian lapangan (field research). Yang disajikan secara diskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah para pengusaha bisnis fotocopy di lingkungan kampus STAIN Kudus dan UMK. Sumber data adalah sumber data primer dan sekunder, tehnik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam studi komparasi bisnis dalam tinjauan bauran pemasaran adalah yang pertama, implementasi strategi bauran pemasaran 7P (Marketing Mix) bisnis fotocopy di lingkungan kampus STAIN Kudus yaituaspek Produk, lebih lengkap karena fokus pada bisnis fotocopy, aspek lokasi atau tempat dekat dengan pangsa pasar yaitu lingkungan kampus, harga murah dan banyak potongan promosi mengikuti perkembangan zaman dan mampu memanfaatkan media sosial seperti facebook, BBM, WA, Istragram. karyawan terlatih dan berkompeten, proses dan lingkungan masih harus ada perbaikan dan peningkatan secara berkala. Kedua implementasi strategi bauran pemasaran (Marketing Mix) 7P bisnis fotocopy di lingkungan kampus UMK memiliki nilai unggul yaitu produk jasa yang ditawarkan lebih komplit, harga kompetitif, tempat beberapa mempunyai lokasi yang kurang strategis, promosi masih mengunakan mulut ke mulut, karyawan sudah berkompeten dibidangnya, proses dan sarana fisik baik. Ketiga komparasi bisnis fotocopy di lingkungan kampus STAIN Kudus dengan lingkungan kampus UMK. Diantara kedua lokasi bisnis fotocopy yang berbeda ini fotocopy di lingkungan kampus STAIN Kudus lebih unggul karena memiliki nilai lebih yaitu harga lebih murah, pelayanan yang cepat dan ramah, media promosi mengikuti zaman dan lebih fokus usaha dan produk. Sedangkan UMK juga masih memiliki nilai unggul dalam kelengkapan produk
Tinjauan hukum Islam terhadap praktek jual beli minyak goreng bekas tanpa ukuran pasti di rumah makan cepat saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6
Jual beli adalah kesepakatan tukar menukar harta atau barang yang dapat dikelola (ditassharufkan), disertai pertukaran hak kepemilikan dari yang satu ke yang lain secara suka rela sesuai dengan ketentuan Syara’ (Islam). Syahnya suatu perbuatan hukum menurut hukum agama Islam harus memenuhi dua unsur, yaitu rukun dan syarat. Oleh karena itu jual beli adalah suatu akad yang dianggap sah apabila memenuhi rukun dan syarat jual beli. Sebagaimana yang terjadi dalam praktek jual beli minyak goreng bekas di rumah makan cepat saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6. Dalam realitasnya jual beli minyak goreng bekas terdapat dua ukuran jerigen yang berbeda tetapi di anggap sama serta adanya pengirangiraan menimbulkan ketidakpastian pada ukuran sebagai penentu harga objek jual beli yaitu minyak goreng bekas. Melihat permasalahan tersebut, penulis merumuskan masalah sebagai berikut: 1). Bagaimana praktek jual beli minyak
goreng bekas tanpa ukuran pasti di rumah makan cepat saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6? 2). Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktek jual beli minyak goreng bekas tanpa ukuran pasti di rumah makan cepat saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan praktek jual beli minyak goreng bekas tanpa ukuran pasti di Rumah Makan Cepat Saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6 dan untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap praktek jual beli minyak goreng bekas tanpa ukuran pasti di rumah makan cepat saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6.
Penelitian ini merupakan field research (penelitian lapangan) obyek penelitian minyak goreng bekas di rumah makan cepat saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6. Sumber data primer berupa data tentang pelaksanaan jual beli minyak goreng bekas. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dukumentasi. Analisis datanya mengunakan metode analisa
kualitatif yang bersifat deskriptif normatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan jual beli minyak goreng bekas di rumah makan cepat saji Rocket Chicken cabang area Jateng 6 dipandang sah karena sudah sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Hal ini berdasarkan bahwasanya ketidak pastian ukuran itu bukanlah termasuk unsur gharar dalam jual beli, karena adanya perbedaan ukuran dan pengira-ngiraan itu terjadi dikarenakan dari pihak penjual tidak menentukan ukuran dan harga sehingga pihak pembelilah yang menentukan. Serta adanya kemanfaatan dalam jual beli minyak goreng bekas tersebut yaitu sebagai biodisel. Sehingga jual beli minyak goreng bekas tersebut sudah sesuai rukun dan syarat jual beli dalam hukum Islam
