589 research outputs found

    Pembatalan Peraturan Daerah Dalam Perspektif Executive Review

    No full text
    tulisan ini membahas mengenai pembatalan peraturan daerah dalam perspektif executive review dimana dalam pembahasannya penulis menekankan perbedaan antara apa yang ada di dalam peraturan perundang-undangan dan apa yang terjadi dalam prakteknya dilapangan, hal ini kemudian menjadi suatu yang urgen mengingat bahwa peraturan daerah adalah undang-undang lokal dalam suatu daerah yang mengatur hak dan kewajiban masyarakat, yang artinya bahwa ketika ada ketidakpastian mengenai persoalan pengujiannya jika terdapat hal-hal yang tidak sesuai dalam suatu perda maka akan ada hak-hak masyarakat yang potensial untuk dilanggar.ABSTRAK\ud Terdapat ketidak sesuaian mengenai mekanisme pengujian peraturan daerah yang dilakukan oleh lembaga eksekutif antara yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan prakteknya dilapangan selama ini, hal yang paling utama adalah mengenai instrumen hukum yang digunakan dalam pembatalan perda, dimana berdasarkan Pasal 145 Ayat (3) Undang-Undang No.32 Tahun 2004 adalah semestinya dalam bentuk Perpres, begitu pula yang diatur dalam Pasal 37 Ayat (4) PP No.79 Tahun 2005, namun pada prakteknya pembatalan peraturan daerah justru menggunakan keputusan Menteri Dalam Negeri.2). Mendagri tidak mempunyai dasar kewenangan untuk membatalkan perda karena tidak adanya kewenangan sebagaimana kewenangan tersebut hanya dapat diperoleh dengan atribusi,delegasi maupun mandat dari Presiden selaku pejabat yang memiliki kewenangan berdasarkan atribusi dan delegasi undang-undang, sehingga pembatalan peraturan daerah oleh Menteri Dalam Negeri menjadi wewenang yang tidak sah. Hal ini kemudian dapat menimbulkan ketidak pastian hukum dan tidak sejalan dengan asas hukum het beginsel van wegmatigheid van het bestuur yaitu semua kewenangan pejabat publik haruslah berdasar pada sebuah aturan yang berlaku. Berdasarkan kesimpulan tersebut penulis merumuskan saran agar aturan yang ada saat ini direvisi untuk memberikan kewenangan sepenuhnya tentang pembatalan peraturan daerah kepada Menteri Dalam Negeri dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri karena terlepas dari semua aturan yang ada, menurut penulis sesungguhnya akan lebih efektif jika kewenangan ini diberikan kepada lembaga yang memang bertugas mengawasi penyelenggaraan pemerintahan di daerah dan instrumen hukum pembatalannya menggunakan keputusan menteri karena tidak bersifat mengatur.\ud Kata Kunci : Pembatalan, Peraturan Daerah, Executive Revie

    Leaf Disease Detection Model in Gayo Coffee Plantations Using Deep Learning

    Full text link
    Coffee is one of the most important tropical plantation commodities, significantly supporting the economy of the Gayo Highlands. Attacks of various diseases can significantly reduce the productivity and quality of Gayo coffee. This study developed a leaf disease detection model in coffee plants using the Convolutional Neural Network (CNN) method. The model developed in this study used two datasets. The first dataset, the Gayo Coffee Leaf Disease (PDKG), comprises 900 images of healthy and diseased leaves collected from Gayo coffee plantations. The acquired images in the PDKG dataset were then preprocessed to improve their image quality. The results of model training and testing on the PDKG dataset showed an accuracy of 0.91. On the public Coffee Leaf Diseases (CLD) dataset, the model achieved an accuracy of 0.95, representing a 7.1% increase compared to previous studies. The resulting model can help local coffee farmers in the Gayo Highlands detect leaf diseases early and manage plant health more efficiently and accurately.

    studi tentang motivasi yang mempengaruhi peserta dalam kegiatan ekstrakurikuler bolabasket di SMPN 5 Malang tahun ajaran 2012/2013

    No full text
    ABSTRAK     Hidayat, Rahmad. 2013. StudiTentangMotivasi yang MempengaruhiPesertadalamKegiatanEkstrakurikulerBolabasket Di SMP Negeri 5 Kota Malang.Skripsi,JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaanUniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. MulyaniSurendra, M.S(II) Dr. Asim,M.Pd.   Kata kunci:motivasi, ekstrakurikuler, bolabasket Setiappesertaekstrakurikulerbolabasketmemilikimotivasi yang berbeda-bedauntukmengikutiekstrakurikulertersebut.tujuandiadakannyapenelitianiniadalah 1) mengetahuitingkatmotivasiinstrinsiksiswadalammengikutikegiatanekstrakurikulerbolabasket di SMPN 5 Malang tahunajaran 2012/2013, 2) mengetahuitingkatmotivasiekstrinsiksiswadalammengikutikegiatanekstrakurikulerbolabasket di SMPN 5 Malang tahunajaran 2012/2013, 3) mengetahuitingkatmotivasi yang lebihdominanantaramotivasiekstrinsikdanmotivasiinstrinsik. Analisis data yang digunakanadalahkualitatifdankuantitatif, denganskalaLikertdan data hasilanalisismenentukanfaktor yang lebihdominan. Rancanganpenelitianiniadalahrancanganpenelitianstudi, dengansubyekpenelitianiniadalahpesertaekstrakurikuler di SMPN 5 Malang sebanyak 103 siswa.Teknikpengambilan data yang digunakanadalahteknikdeskriptifpersentasedenganmenggunakanangket. Dari hasilpenelitianinidapatdisimpulkanbahwa: 1) faktorinstrinsik yang mendorongpesertamengikutiekstrakurikeler basket adalahsebesar 77% dandapatdikatakandalamkategoribaik, 2)faktorekstrinsik yang mendorongpesertamengikutiekstrakurikeler basket adalahsebesar 86% dandapatdikatakandalamkategoribaiksekali, 3) terdapat5 peringkatteratasdarifaktor-faktor yang lebihdominanmempengaruhipesertadalamkegiatanekstrakurikulerbolabasket di SMPN 5 Malang yakni 3 faktorekstrinsikdan 2 faktorinstrinsik

    ANALISIS VEGETASI GULMA PADA LAHAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI DESA RAWANG 4 KECAMATAN BANDAR PETALANGAN KABUPATEN PELALAWAN

    Full text link
    ANALISIS VEGETASI GULMA PADA LAHAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI DESA RAWANG 4 KECAMATAN BANDAR PETALANGAN KABUPATEN PELALAWAN Rahmad Hidayat (12080212590) Di bawah bimbingan Syukria Ikhsan Zam dan Raudhatu Shofiah INTISARI Analisis vegetasi gulma sangat diperlukan dalam pengendalian gulma di perkebunan kelapa sawit, karena gulma dapat mengganggu pertumbuhan pada perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi gulma yang tumbuh pada perkebunan kelapa sawit di Desa Rawang 4 Kecamatan Bandar Petalangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Febuari 2024 di Desa Rawang 4, Kecamatan Bandar Petalangan, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan pengamatan vegetasi dilakukan dengan metode kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi gulma terdiri dari gulma berdaun lebar, berdaun sempit dan paku-pakuan yang terdiri dari 4.352 individu dengan 12 spesies yang berbeda. Gulma yang paling mendominasi adalah spesies Ottochloa nodosa. Indeks keanekaragaman gulma di lokasi penelitian berada pada kriteria tinggi dengan nilai 2,30. Kata kunci: indeks keanekaragaman, indeks nilai penting, kelapa sawit, kuadrat

    POTENSI PEMUNGUTAN DAN PENETAPAN PAJAK SARANG BURUNG WALET DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KAMPAR

    Full text link
    ABSTRAK POTENSI PEMUNGUTAN DAN PENETAPAN PAJAK SARANG BURUNG WALET DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KAMPAR RAHMAD HIDAYAT NIM. 02070617082 Tugas Akhir ini dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Juni tahun 2024 di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui Potensi Pemungutan dan Penetapan Pajak Sarang Burung Walet di kabupaten Kampar. Pajak Sarang Burung Walet merupakan salah satu pajak daerah yang berkontribusi dalam meningkatkan penghasilan asli daerah (PAD). Untuk meningkatkan penghasilan asli daerah dari sektor pajak Pajak Sarang Burung Walet. penelitian ini menggunakan jenis data primer dan sekunder. Dan metode pengumpulan datanya dengan cara observasi,wawancara, dan dokumentasi. maka mengetahui Potensi Pemungutan dan Penetapan Pajak Sarang Burung Walet harus diperhatikan agar target penerimaan pendapatan tercapai. Dalam sistem pemugutannya, Pajak sarang burung walet menggunakan sistem pemungutan selft assessment system. Wajib pajak diberikan wewenang dalam menghitung besaran pajak, melaporkan dan membayar. Oleh karena itu, sistem pemungutannya berpengaruh terhadap penerimaan realisasi dan target. Hasil tugas akhir yang telah dilakukan dapat disimpulkan, potensi pemungutan dan penetapan pajak sarang burung walet harus dikembangkan lagi utuk memperoleh target yang sudah ditentukan. Kata kunci : Potensi Pemungutan dan Penetapan Pajak Sarang Burung Wale

    Hubungan Kecepatan Reaksi Dan Daya Ledak Otot Lengan Terhadap Pukulan Chudan Tsuki Pada Atlet Karate Sabuk Kuning Tako Di Dojo Polres Tapsel Kota Padangsidimpuan

    Full text link
    ABSTRACT Rahmad Hidayat, 2021. The Correlation of Reaction Speed ​​and Arm Muscle Strength Against Chudan Tsuki (Y) Punch on TAKO Yellow Belt Karate Athletes at South Tapan Police Dojo Padang Sidimpuan This study aims to determine the relationship between reaction speed and arm muscle strength against Chu and Tsuki's punches in TAKO Yellow Belt Karate Athletes at the South Tapanuli Police Dojo, Padang Sidimpuan City. The type of research used in this study is correlation. The research instrument used was the Nelson hand reaction test, the two hand madicine ball put test and the blow chu and tsuki test. Based on the results of data analysis and hypothesis testing obtained, for the relationship of reaction speed to chu and tsuki blows or variable X1 to Y obtained rcount > rtable or 0.537 > 0.532, for the relationship of arm muscle strength to chu and tsuki blows or variable X2 to Y obtained rcount > rtable or 0.601 > 0.532, while for the relationship of reaction speed and arm muscle strength to the ability to hit chudan tsuki or variables X1, X2 to Y obtained rcount > rtable or 0.709> 0.532 it is known that there is a significant relationship between reaction speed, arm muscle strength against chudan tsuki punches on TAKO Yellow Belt Karate Athletes in Dojo Polres Tapsel Padang Sidimpuan City

    PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK MENURUT ABUDDIN NATA

    Full text link
    ABSTRAK Rahmad Hidayat (2024): Pendekatan Pembelajaran Berdasarkan Karakteristik Peserta Didik Menurut Abuddin Nata Pendidikan merupakan kunci dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia. Guru sebagai agen utama pembelajaran dihadapkan pada tantangan meningkatkan mutu pendidikan nasional. Guru harus menggunakan pendekatan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Eksplorasi pendekatan pembelajaran dan karakteristik peserta didik menurut Abuddin Nata dapat memberikan landasan yang kuat untuk peningkatan kualitas pembelajaran di ruang kelas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pendekatan pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik menurut Abuddin Nata. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap pendekatan pembelajaran yang digunakan harus sesuai dengan karakteristik peserta didik, karena peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Abuddin Nata mengatakan ada tiga karakteristik peserta didik, yaitu mulai dari tingkat usia, fitrah, dan kecerdasan. Sedangkan pendekatan pembelajaran yang muncul dari perbedaan karakteristik peserta didik meliputi pendekatan pembelajaran individualis, pendekatan pembelajaran kelompok, dan pendekatan pembelajaran campuran. Dengan eksplorasi pendekatan pembelajaran dan karakteristik peserta didik menurut Abuddin Nata, penelitian ini menegaskan pentingnya mengadopsi pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Kata Kunci: Pendekatan Pembelajaran, Karakteristik, Abuddin Nat

    Deteksi Penyebaran Bakteri Aeromonas Hydrophilla Pada Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) di Kecamatan Medan Tuntungan

    No full text
    RAHMAD HIDAYAT, Detection of the presence Aeromonas Hydrophilla on Clarias batrachus cultured in Medan Tuntungan District. This research was Under Suvervised by PINDI PATANA and INDRA LESMANA. Catfish has several advantages, some of them are the rapid growth, the ability to adapt in high environmental, and the nutritional content is high. Nowdays, most of the African catfish aquaculture activities conducted using intensive farming systems. One of significant factor for the success of catfish farming is pests and diseases that exist in catfish farming. Disease problems are usually a major obstacle because it can harm the cultivation such as total mortality, a decrease in production and a decrease in water quality. One of the diseases that often attack the catfish is a A. hydrophila bacterium. This research had been conducted on September – November 2013. This reseach intend to identify and determine the spread of the bacterium A. hydrophila in catfish especially in Medan Tuntungan Sub-district. This research used sampling method, bacterial diagnosis and identification of bacteria. The result showed, from 90 isolates, 19 of them identified A. Hidrophila bacteria, that was 7 species in pond I, 0 species in pond II, 7 species in pond III, 3 Species in pond IV, 2 species in pond V.57 HalamanSkripsi Sarjan

    Pelaksanaan Sewa Menyewa (Ijarah) Tanah Oleh Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi Islam

    Full text link
    Rahmad Hidayat (2021): Pelaksanaan Sewa Menyewa (Ijarah) Tanah Oleh Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi Islam Latar belakang penelitan ini adalah banyaknya santri yang melakukan praktek sewa menyewa (ijarah) tanah di sekitar Pondok Pesantren Musthafawiyah yang berlokasi di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal. Permasalahaan dalam penelitian ini adalah, bagaimana pelaksanaan sewa menyewa (ijarah) tanah oleh santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru dan bagaimana tinjauan Ekonomi Islam terhadap pelaksanaan sewa menyewa (ijarah) tanah tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru sebanyak 4.436 orang, dan masyarakat desa Purba Baru sebanyak 45 orang. Dari populasi tersebut, diambil sampel sebanyak 98 orang santri sebagai pihak penyewa dan 30 orang masyarakat desa Purba Baru sebagai pemilik tanah. Pengambilan sample dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, angket dan dokumentasi serta dianalisa mengunakan analisis Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian mengenai pelaksanaan sewa menyewa (Ijarah) tanah oleh santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru yaitu : Pelaksanaan sewa-menyewa (ijarah) tanah oleh santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, diawali dengan kesepakatan antara pemilik tanah yang menyewakan tanah dengan penyewa. Kesepakatan yang dimaksud antara lain mengenai harga atau biaya sewa serta jangka waktu sewa-menyewa. Setelah adanya kesepakatan, pihak penyewa kemudian menyerahkan uang sewa kepada pihak pemilik tanah pada saat terjadinya akad. Jika tanah yang hendak disewa tersebut kosong, pihak penyewa akan membangun sendiri pondok di atas tanah tersebut dengan ukuran 3x4 meter. Namun apabila di atas tersebut telah ada bangunan pondok dari penyewa sebelumnya, terlebih dahulu pihak penyewa menghubungi pemilik pondok untuk melakukan akad jual-beli pondok. Setelah terjadi perubahan kepemilikan pondok tersebut, akad sewa-menyewa tanah dapat dilaksanakan. Pelaksanaan sewa menyewa (ijarah) tanah tersebut sesuai dengan Ekonomi Islam dengan terpenuhinya syarat dan rukun dari akad sewa menyewa (ijarah) tanah tersebut. Kata Kunci: Sewa-menyewa, Santri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Masyarakat Desa Purba Bar

    TREATMENT HADIS-HADIS NABI TENTANG UPAYA MENEMUKAN “INNER PEACE” DAN RELEVANSINYA TERHADAP ILMU PSIKOLOGI AGAMA (Kajian Hadis Tematik)

    Full text link
    RAHMAD HIDAYAT (2023) : TREATMENT HADIS-HADIS NABI TENTANG UPAYA MENEMUKAN “INNER PEACE” DAN RELEVANSINYA TERHADAP ILMU PSIKOLOGI AGAMA (Kajian Hadis Tematik) Skripsi ini berjudul ―Treatment Hadis-hadis Nabi Tentang Upaya Menemukan Inner Peace dan Relevansinya Terhadap Ilmu Psikologi Agama (Kajian Hadis Tematik)‖, dengan rumusan masalah yaitu : 1). bagaimana upaya menemukan Inner Peace ditinjau dari hadis-hadis Nabi? dan 2). bagaimana realisasi menemukan Inner Peace ditinjau dari Ilmu Psikologi Agama? Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian pustaka (library research), dengan menitikberatkan pada pendekatan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian yang didapat dari penelitian ini, yaitu : 1). Hadis-hadis tentang upaya menemukan ketenangan jiwa (Inner Peace) yaitu hadis menjauhi dosa, perbuatan maksiat, keji dan munkar, hadis tentang bertaubat dan memperbanyak istighfar, hadis tentang memperbanyak berdzikir, hadis tentang memperbanyak shalawat, hadis tentang membaca dan mempelajari Al-Qur‘an, hadis tentang bergaul dengan orang-orang shaleh, hadis tentang qiyamul lail, dan hadis tentang rutinitas bersedekah. 2). Ketenangan jiwa (Inner Peace) ditinjau dari ilmu Psikologi Agama dapat disimpulkan dalam tiga poin berikut, yaitu secara psikologis dosa adalah sesuatu yang terasa salah dan tidak benar dalam hati, kehilangan ketenteraman dan ketenangan batin juga merupakan hal yang menunjukkan adanya kecemasan pada diri seseorang, terapi religius dan spiritual pun memiliki banyak cara, salah satunya adalah dengan menggunakan metode taubat dan istighfar, untuk menyikapi penyakit hati atau gangguan jiwa mudah dilakukan bila individu membiasakan muhasabah, salah satu yang biasa dilakukan pada umumnya bahkan hal ini sering di bawa dalam ibadah yaitu Dzikir dan Do‘a, dan shalawat adalah ungkapan rasa cinta dan rindunya seorang mukmin yang belum dan ingin bertemu dengan Rasulullah SAW. Kata Kunci : Treatment, Upaya, Inner Peace, Psikologi Agama, Hadis, Temati
    corecore