1,720,963 research outputs found
Rancang bangun aplikasi berbasis android sebagai media pembelajaran membaca anak disleksia
Disleksia merupakan kesulitan belajar primer berkaitan dengan masalah bahasa tulisan seperti membaca, menulis, dan mengeja. Saat ini banyak media pembelajaran untuk anak disleksia seperti permainan edukasi berupa permainan huruf, puzzel edukasi, dan permainan edukasi kartu huruf namun penggunaannya kurang efektif dan tidak mengikuti perkembangan zaman, sementara media pembelajaran yang berbasis teknologi saat ini tidak memiliki fitur pendampingan belajar anak disleksia sementara dalam belajar anak disleksia membutuhkan motivasi dari orang tua. Semakin seorang guru atau orang tua tahu tentang disleksia, dapat membantu anak-anak disleksia meningkatkan kemampuan belajarnya.
Penulis membangun sebuah aplikasi berbasis android bernama G-Lexia(Genius Lexia) sebagai media pembelajaran anak disleksia. Aplikasi memiliki beberapa fitur diantaranya panduan orang tua, belajar huruf dan kata serta test untuk menguji kemampuan anak disleksia. Penulis melakukan pembelajaran terhadap penggunaan aplikasi ini di Sekolah Disleksia Cendekia Kudus dengan melakukan evaluasi terhadap kemampuan anak sebelum dan sesudah penggunaan perangkat lunak. Penggunaan aplikasi G-Lexia telah memberikan efek positif terhadap kemampuan anak disleksia disana
ANALISIS BIAYA PROMOSI DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA OPTIC GANDA PALEMBANG
Judul laporan akhir yang diambil oleh penulis adalah “Analisis Biaya Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Optic Ganda Palembang”. Tujuan dibuatnya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran biaya promosi yang telah dikeluarkan oleh perusahaan dalam meningkatkan volume penjualan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang penulis dapat dari pemilik perusahaan. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan rumus koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan regresi linier sederhana. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan oleh penulis maka dapat diketahui bahwa nilai (r) adalah sebesar 0,90 atau mendekati 1, berarti ada hubungan yang kuat dan positif antara biaya promosi dan volume penjualan, dan Koefisien Determinasinya sebesar 81% yang berarti volume penjualan dipengaruhi oleh biaya promosi sebesar 81% dan sisanya sebesar 19% diperankan atau dipengaruhi oleh faktor lain. Sedangkan untuk ramalan penjualan diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar Rp 56.763.600 setiap tahun dengan persamaan Y = 559.860.600 + 56.763.600 (X). Berarti biaya promosi berperan signifikan dalam meningkatkan volume penjualan
Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Kualitas Laba, dan Risiko Bisnis Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Emiten Properties & Real Estate Tahun 2019-2022)
Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial bahwa pengungkapan corporate social responsibility berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, kualitas laba berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, dan risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta pengungkapan corporate social responsibility, kualitas laba, dan risiko bisnis berpengaruh secara simultan terhadap nilai perusahaan
Komunikasi persuasif pada tayangan film animasi Nussa dan Rarra dalam chanel Youtube Nussa Offical
Komunikasi persuasif merupakan komunikasi yang bertujuan sebagai perantara pembicaraan yang bersifat menguatkan, memberikan ilustrasi, dan informasi kepada publik. Meskipun demikian, alasan utama dari komunikasi persuasif yaitu untuk memperkuat atau mengubah sikap dan perilaku. Komunikasi persuasif tidak hanya digunakan secara lisan, tetapi juga dapat digunakan dengan media modern saat ini, salah satunya adalah media sosial Youtube. Channel Youtube yang memiliki tayangan film animasi salah satunya adalah Nussa Official. Dalam serial Nussa Oficial dengan tokoh utama Nussa, seorang anak kecil penyandang disabilitas, yang memiliki adik bernama Rarra dan Umma yang selalu mendidik dan memberikan pesan-pesan positif kepada anak-anaknya dengan bahasa yang ringan. Pesan yang disampaikan juga bersifat persuasif (membujuk). Pada penelitian ini, penulis merumuskan masalah: Bagaimana teknik komunikasi persuasif pada tayangan film animasi Nussa dan Rarra dalam Channel Youtube Nussa Official?
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis teknik komunikasi persuasif yang digunakan dalam film animasi Nusa dan Rarra di Channel Youtube Nussa Official. Pendekatan kualitatif digunakan untuk metode ini, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi meliputi gambar dan teks pada Channel Youtube Nussa Official. Sumber informasi atau data pada penelitian ini adalah video yang terdapat pada film animasi Nussa dan Rarra.
Berdasarkan data yang telah diteliti, hasil penelitian menunjukkan bahwa program Nussa Official memiliki lima teknik komunikasi persuasif, yaitu: teknik asosiasi, teknik integrasi, teknik pay-off atau fear arrausing, teknik icing, dan teknik red herring. Pada penelitian ini terdapat enam video yang menggunakan lebih dari satu teknik komunikasi persuasif. Film animasi Nussa dan Rarra ini bersifat dinamis atau tidak kaku dan mudah diterima karena adanya lima teknik persuasif yang digunakan. Dalam penyampaian pesannya saat ini, tidak hanya bisa dilakukan secara konvensional, namun bisa dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan menyesuaikannya dengan keadaan sekarang. Seorang komunikator dituntut supaya inovatif dan kreatif dalam menyampaikan dan mengelola pesan agar pesan yang disampaikan akan lebih beragam dan tidak monoto
Implementasi etika komunikasi Islam dalam YouTube M. Quraish Shihab
Penelitian ini bertujuan untuk mencari bagaimana penerapan etika komunikasi Islam di channel YouTube M Quraish Shihab. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Kemudian teknik analisis dari penelitian ini menggunakan teknik analisis isi menurut Krippendorf dengan beberapa tahapan yakni unitizing, sampling, redording, dan narating. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari 3 video yang diteliti terdapat 11 pernyataan yang menerapkan prinsip etika komunikasi Islam. (1) pernyataan yang dianalisis menggunakan prinsip qaulan sadidan kalimatnya disampaikan dengan jelas dan benar secara substansinya mencakup fakta dan tidak direkayasa serta dapat diterima dengan logika. (2) pernyataan yang dianalisis menunjukan prinsip qaulan balighan kalimat yang disampaikan telah menjadi jawaban tentang suatu pertanyaan dan tepat sasaran. (3) pernyataan yang dianalisis menunjukan prinsip qaulan maisuura kalimat yang disampaikan sudah menyenangkan hati para penonton maupun jamaahnya. (4) pernyataan yang dianalisis menunjukan prinsip qaulan layyinan dalam menyampaikan pesannya sudah menggunakan tutur kata yang lemah lembut. (5) pernyataan yang dianalisis menunjukan prinsip qaulan kariman. M Quraish Shihab sangat menghargai dan menghormati para penonton dan jamaahnya. (6) pernyataan yang dianalisis menunjukan prinsip qaulan ma’rufa, kalimatnya dapat memberi pelajaran bagi penonton berupa pengetahuan, pencerahan dan sebagai pemecah masalah
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
