1,088 research outputs found

    Pengenalan Dasar SQL

    No full text
    Buku kategori sains dan teknologi yang berjudul Pengenalan Dasar SQL merupakan karya dari Hermawan Setya Budi. SQL merupakan bahasa yang digunakan untuk berinteraksi dengan basis data relasional untuk mendapatkan informasi dengan cara merelasikan tabel atau beberapa tabel pada basis data atau antarbasis data itu sendiri dalam suatu kesatuan perintah/instruksi yang biasa disebut dengan istilah query. Minimal ada 3 (tiga) jenis perintah SQL yang harus diketahui, yaitu: Data Manipulation Language (DML), Data Definition Language (DDL), dan Data Control Language (DCL)

    Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan : Volume 14, Nomor 4, April 2012

    No full text
    Daftar Isi :Analisis Triwulanan : Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran Triwulan I - 2012Tim Penulis Laporan Triwulanan, Bank IndonesiaOffshore and Onshore IDR Market : Evidence On Information SpilloverYayat Cadarajat and Alexander LubisReducing Poverty Through Subsidies : Simulation of Fuel Subsidy Diversion To Non Food CropsIndra Maipita, Wawan Hermawan, FitrawatyDampak Kebijakan Fiskal Terhadap Ouput dan InflasiNdari Surjaningsih, G.A.Diah Utari, Budi TrisnantoSurvey Measures of Inflation ExpectationEndy Dwi Tjahjono, Harmanta, Nur M.Adhi Purwato458hlm.;18x25c

    A EFEKTIVITAS PENGAJARAN MENULIS TEKS RECOUNT DENGAN MENGGUNAKAN TIKTOK UNTUK SISWA KELAS SEPULUH SMA HASANUDDIN WAJAK

    No full text
    EFEKTIVITAS PENGAJARAN MENULIS TEKS RECOUNT DENGAN MENGGUNAKAN TIKTOK UNTUK SISWA KELAS SEPULUH SMA HASANUDDIN WAJAK Ulfatul Khasanah1, Enis Fitriani2, Jasuli3 1Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Budi Utomo Malang e-mail : [email protected] 2 Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Budi Utomo Malang e-mail : [email protected] 3 Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Budi Utomo Malang e-mail : [email protected]   Informasi Artikel ABSTRACT Submit : 06-08-2022 Diterima : xx-xx-2022 Dipublikasikan : xx-xx-2022 This research is aimed to determine whether classes taught using Tiktok have better results than classes taught without using Tiktok. Students today are familiar with Tiktok because of its easy and flexible access. By using Tiktok students can create their writings so that they are more interesting to read and can be seen by many people. This is a quasi-experimental research. The experimental group was taught using Tiktok and the control group was taught without using Tiktok. The author used a pre-test to find out that both groups had relatively the same background knowledge in the research variables and a post-test to find an increase in scores as a measure of achievement. The author uses tests to calculate and hypothesize.   Keywords : Writing, Recount Text, Tiktok     Penerbit ABSTRAK IKIP Budi Utomo Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kelas yang diajarkan menggunakan Tiktok memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan Tiktok. Siswa pada era sekarang banyak mengenal Tiktok karena aksesnya yang mudah dan fleksibel. Dengan menggunakan Tiktok siswa dapat mengreasikan hasil tulisannya agar lebih menarik untuk dibaca dan dapat dilihat banyak orang. Ini adalah penilitian quasi eksperimen. Kelompok eksperimen diajar dengan menggunakan Tiktok dan kelompok kontrol diajar tanpa menggunakan Tiktok. Penulis menggunakan pre-test untuk mengetahui bahwa kedua kelompok mempunyai latar belakang pengetahuan yang relatif sama dalam variable penelitian dan post-test untuk menemukan peningkatan nilai sebagai ukuran prestasi. Penulis menggunakan test untuk menghitung dan menghipotesis.   Kata Kunci : Menulis, Teks Recount, Tiktok   &nbsp

    Potensi Cadangan Karbon di Atas Permukaan Tanah di Taman Hutan Raya Pancoran Mas Depok

    No full text
    Pemanasan global adalah peningkatan suhu atmosfer, laut, dan ekosistem darat yang menyebabkan perubahan iklim global. Dalam lingkungan perkotaan, ruang terbuka hijau selain meningkatkan aspek estetika kota, juga berkontribusi terhadap penyerapan karbon atmosfer melalui proses fotosintesis dan menyimpan karbon dalam bentuk biomassa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan potensi cadangan karbon diatas permukaan tanah dan menganalisis hubungan antara LAI dengan cadangan karbon potensial dipohon, basal areal (luas bidang dasartegakan/LBDT), kerapatan tegakan di Tahura Pancoran Mas Depok. Biomassa pohon dan nekromass kayu dihitung berdasarkan persamaan allometrik, kandungan karbon yang dihitung dari 47% dari biomassa. Potensi cadangan karbon di Tahura Pancoran Mas Depok adalah 33.92Mg/ha atau potensi cadangan karbon dengan luas 6ha adalah 203.52MgC. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa hubungan antara LAI dengan kerapatan tegakan memiliki hubungan yang paling kuat dari yang lain. Model regresi untuk memperkirakan kerapatan tegakan adalah kerapatan tegakan = -10.2 + 227 LAI dengan R2 adalah 0.60 dan memiliki nilai ketepatan adalah12.08%

    Penggunaan Kata (Diksi) dalam Naskah Pidato Keagamaan Santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar

    Get PDF
    Language is a means of communication between community members in the form of sound symbols produced by human speech tools. Speech is a form of spoken language activity. Therefore, giving a speech requires and emphasizes the expression of ideas and reasoning using spoken language which is supported by non-language aspects, such as facial expressions, eye contact, and voice intonation. In connection with this definition, there are four functions of the Indonesian language, namely (1) to express self-expression, (2) as a means of communication, (3) as a tool for social integration and adaptation, and (4) as a tool for exercising social control. . Matters that need to be nurtured and developed in the guidance and development of the Indonesian language include pronunciation, spelling, writing, vocabulary / terms, and grammar. These four things are the most important material in language coaching and development, so that language users are able to use good and correct language. Keywords: Skill, Writing, Speec

    Kemampuan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Kota Bogor Dalam Mencukupi Kebutuhan Oksigen.

    No full text
    Pembangunan dan penataan ruang di Kota Bogor cenderung mengarah kepada alih fungsi lahan, khususnya perubahan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi non-RTH. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan antara jumlah produsen dan konsumen oksigen, sehingga perlu dilakukan analisis kecukupan RTH di Kota Bogor berdasarkan oksigen yang diperlukan akibat perubahan tutupan lahan serta sektor energi dan domestik. Pembuatan peta tutupan lahan menggunakan metode klasifikasi terbimbing dengan berdasarkan pengambilan titik lapang tiap tipe tutupan lahan. Tahun 2014, lahan terbangun merupakan tipe tutupan lahan yang paling mendominasi di Kota Bogor sebesar 45.34% dari luasan Kota Bogor. Perubahan tutupan lahan yang terjadi di Kota Bogor berdampak pada terjadinya emisi CO2. Emisi yang diakibatkan perubahan tutupan lahan membutuhkan 23 260.92 ton/tahun oksigen. berdasarkan kebutuhan oksigen sektor energi dan domestik, oksigen yang dibutuhkan sebesar 1 980 514.62 ton/tahun. Kebutuhan oksigen tersebut seluruhnya setara dengan 4 357.16 ha lahan bervegetasi pohon

    Pendugaan Cadangan Karbon di Vegetasi Alpin dan Sub Alpin Area Reklamasi Grasberg PT Freeport Indonesia, Papua

    No full text
    Reklamasi lahan pasca tambang merupakan kewajiban setiap perusahaan dibidang tambang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai keanekaragaman (H’), indeks kesamaan (IS) dan cadangan karbon di area alami dan area reklamasi Grasberg PT Freeport Indonesia, Papua. Jumlah total spesies yang ditemukan di seluruh area alami dan area reklamasi yaitu 83 spesies. Nilai indeks keanekaragaman serta jumlah cadangan karbon terbesar ada di area alami. Manado 2000 (Alpin) dan Cartenz Lower 2003 (Sub Alpin) merupakan area reklamasi yang memiliki nilai indeks keanekaragaman (H’), indeks kesamaan (IS), dan cadangan karbon paling tinggi. Pada studi kasus ini, jumlah cadangan karbon dan nilai indeks H’ serta jumlah cadangan karbon dengan nilai NDVI memiliki korelasi positif. Apabila jumlah cadangan karbon meningkat, maka nilai indeks H’ dan nilai NDVI meningkat, begitu juga sebaliknya

    Penggunaan Penginderaan Jauh dan SIG untuk Mengetahui Perubahan Penutupan Lahan dan Kecukupan Ruang Terbuka Hijau sebagai Rosot Karbondioksida (Studi Kasus; Kota Bogor Tahun 1991, 2000, dan 2012)

    No full text
    Bogor city is a residential as well as services city. The city have been experiencing land cover change, from nature to variety of infrastructure purpose. As a result, it will increase the air pollution especially CO2 in the atmosphere. One way that can be used to reduce level of air pollution is development of green open space in spatial planning in the city of Bogor. The results of the analysis of spatial and temporal Landsat imagery Bogor City area in 1991, 2000, and 2012 showed this land cover in general is dominated by sparse vegetation amounted to 3.221,09 hectares or 28,01%, 4.009,90 hectares or 34,86%, 4.114,36 hectares or 27,07%. Land cover changes during the two periods was decrease of agricultural land, sparse vegetation, shrubs, and open land. Meanwhile land cover the increase vegetation. The need for green space in the city of Bogor area could be determined by the approach of CO2 absorption. Based on the level of CO2 emissions in the city of Bogor need 29.770,25 hectares open space, the available open space only 4.040,28 hectares or 35,13%. The Bogor city need addition green open space approximately 25.729,97 hectares. Value of CO2 emissions in 2025 amounted to 61.103,38 Gg, so the vast green space required is 1.048.848,17 hectares of area assuming the actual circumstances in the field using image data 2012

    Analysis of PAI and Budi Pekerti Teaching Materials on National Character in the Merdeka Curriculum

    Get PDF
    This study aims to analyze the teaching materials for Islamic Religious Education (PAI) and Budi Pekerti in the Merdeka Curriculum related to the development of national character. The method used is a descriptive qualitative approach with content analysis techniques on Islamic Religious Education and Budi Pekerti textbooks from primary to secondary education levels. Data were collected through documentation techniques which included identifying, recording, and classifying relevant information. Data analysis was conducted by following six phases of content analysis which include unitizing, sampling, recording, reducing, inferring, and narrating. The main findings of the study show that each phase in the Merdeka Curriculum progressively teaches national character values, such as respect for human dignity, love for the country, democracy, social solidarity, and a just and prosperous society. The PAI and Budi Pekerti teaching materials successfully integrate these values in the context of character education, which is expected to form a generation that is noble, responsible, and sensitive to differences. This research makes an important contribution to the development of more effective teaching materials to instill the spirit of nationalism among students

    Pengaruh Fasilitas Belajar terhadap Kepuasan Siswa pada SMK Satrya Budi Karang Rejo

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan menganalisis: 1) Gambaran Fasilitas belajar dan kepuasan siswa SMK Satrya Budi Karang Rejo. 2) Pengaruh variabel bebas terhadap kepuasansiswa.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisa deskriptif kualitatif dan analisa deskriptif kuantitatif. Adapun populasi yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah sebanyak 79 responden yaitu siswa kelas XI dan siswa kelas XII SMK Satrya Budi Karang Rejo.Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan adalah regresi linier sederhana, koefisien korelasi dan determinasi,serta uji hipotesis dan uji t.Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Fasilitas belajar sudah baik, siswa setuju terhadap indikator kepuasan siswa. 2) Hasil pengujian regresia dalah Ŷ = 56,173 + 0,276X berarti Fasilitas belajar berpengaruh positif terhadap kepuasan siswa. 3) Hasil r = 0,332 artinya terdapat hubungan yang rendah antara Fasilitas belajar dan kepuasan siswa pada SMK Satrya Budi Karang Rejo. Tinggi rendahnya kepuasan siswa dapat dijelaskan oleh Fasilitas belajarsebesar 11%. 4) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Fasilitas belajar terhadap kepuasan siswa dengan thitung (3,084) > ttabel(1,99).Hasil penelitian menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan siswa perlu peningkatan Fasilitas belajar, siswa harus lebih peduli dalam memelihara dan menggunakan Fasilitas belajar yang ada, maka untuk itu SMK Satrya Budi Karang Rejo disarankan lebih melibatkan siswa dalam menggunakan Fasilitas belajar yang tersedia, sehingga siswa lebih peduli dan akan termotivasi dengan tersedianya Fasilitas belajar.
    corecore