42 research outputs found

    PENGEMBANGAN LAGU ANAK USIA DINI BERNUANSA MATEMATIKA UNTUK ANAK KELOMPOK B DI TK NEGERI PEMBINA TANJUNG BATU

    No full text
    This development research aims to produce song of early childhood mathematical nuances. The development of early childhood song nuanced this using a combination of mathematical model development and evaluation of Rowntree Tessmer. Rowntree development model consists of three stages, namely the stage of planning, development and evaluation stage. At this stage of the evaluation performed formative evaluation expressed by Tessmer consists of five stages, i.e. the stage of self evaluation, expert review, one-to-one, small group evaluation evaluation and field test. Using data collection techniques of observation. Expert review results obtained average value results from experts on the song of early childhood mathematical nuances of 3,79 (very valid). Phase one to one evaluation obtained average results of observation on the song of early childhood mathematical nuances of 81% (both categories). Stages of small-group evaluaion obtained average results of observation on the song of early childhood mathematical nuances of 84% (both categories). In the field of observation values obtained at the test the song of early childhood mathematical nuances of 86% (both categories). Of all the stage that has been done then it can be inferred that the songs early childhood mathematical nuanced declared valid, practical, and have potential effects for the child

    IDENTIFIKASI APLIKASI EDUKASI SELAMA PEMBELAJARAN DARING PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN SRIJAYA PALEMBANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam aplikasi edukasi selama pembelajaran daring yang digunakan oleh anak usia dini khususnya yang sudah bersekolah. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apa saja aplikasi yang digunakan anak usia dini selama melakukan pembelajaran daring dan berapa persentase dari masing-masing aplikasi yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan bahwa anak belajar melalui pembelajaran daring 76,25% selanjutnya anak-anak menggunakan macam-macam aplikasi dengan hasil persentase 52,39%, namun diantara banyaknya aplikasi edukasi yang ada, whatsapp dan youtube adalah aplikasi yang paling sering digunakan selama pembelajaran daring. Sehingga secara keseluruhan, hasil penelitian aplikasi edukasi yang digunakan selama pembelajaran daring pada anak usia dini di Kelurahan Srijaya Palembang yaitu 128,64 atau berada dalam kategori sangat tinggi.Kata Kunci: Aplikasi Edukasi, Pembelajaran Daring, Pandemi Covid-1

    Impelementasi Cerita Rakyat melalui Mata Kuliah Pendidikan Seni Tari Usia Dini untuk Meningkatkan Kreativitas pada Mahasiswa PG-PAUD FKIP UNSRI

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas pada mahasiswa PG-PAUD FKIP Unsri. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan dengan model Kemmis dan Taggart yang dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 40 orang terdiri dari 38 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisa data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan cerita rakyat dalam mata kuliah seni tari dapat meningkatkan kreativitas, terbukti dengan pengamatan yang dilakukan telah mencapai indikator keberhasilan 75%. Pada siklus 1 pertemuan 1 aspek kelancaran berada pada kategori 63,33%, keluwesan berada pada kategori 58,33%, orginalitas berada pada kategori 54,16%, mengelaborasi berada pada kategori 55,83%, sistematis berada pada kategori 57,5%. Kedua pada siklus pertama pertemuan kedua, pada aspek kelancaran sebesar 66,66%, aspek keluwesan sebesar 71,66%, aspek orginalitas sebesar 74,16%, mengelaborasi sebesar 72,5%, sistematis sebesar 69,16%. Ketiga pada siklus 2 pertemuan 1 pada aspek kelancaran sebesar 79,16%, keluwesen sebesar 75%, originalitas sebesar 77%, mengelaborasi sebesar 78%, sistematis sebesar 83%. Keempat pada siklus 2 pertemuan 2, aspek kelancaran sebesar 80%, keluwesan sebesar 80,83%, orginalitas sebesar 80,83%, mengelaborasi sebesar 84,16%, dan pada aspek sistematis sebesar 85%. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa dengan cerita rakyat dalam mata kuliah seni tari dapat meningkatkan kreativitas pada mahasiswa PG-PAUD FKIP Unsri.</jats:p

    Impelementasi Cerita Rakyat melalui Mata Kuliah Pendidikan Seni Tari Usia Dini untuk Meningkatkan Kreativitas Pada Mahasiswa PG-PAUD FKIP UNSRI

    No full text
    The purpose of this research is to improve the creativity students of PG-PAUD FKIP Unsri. The type of research used is action research with Kemmis and Taggart model conducted 4 meetings. Subjects in this study as many as 40 people consisting of 38 women and 2 men. Data were collected by observation, interview, and documentation by using qualitative descriptive data analysis technique. The results showed that with folklore in dance courses can increase creativity, as evidenced by the observations made have achieved 75% success indicator. In the 1st cycle of the meeting 1 aspect  smoothness is in category 63,33%, flexibility is in category 58,33%, orginality are in category 54,16%, elaborate is in category 55,83%, systematic is in category 57,5%. Second in the first cycle of the second meeting, the smoothness of 66.66%, the flexibility aspect of 71.66%, orginality aspect of 74.16%, elaborate 72.5%, systematic by 69.16%. Third on cycle 2 of meeting 1 on the smoothness aspect of 79,16%, variable 75%, orginalitas 77%, elaborate by 78%, systematic equal to 83%. Fourth in cycle 2 of meeting 2, smoothness aspect 80%, flexibility 80,83%, orginality 80,83%, elaborate 84,16%, and systematic aspect equal to 85%. The results of this study show that with folklore in the art of dance can improve creativity in students PG-PAUD FKIP Unsri

    PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KARTIKA II-1 PALEMBANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan menggambar pada anak Kelompok B TK Kartika II-1 Palembang. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Kartika II-1, dengan jumlah siswa sebanyak 15 anak terdiri atas 9 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan satu kali pertemuan dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, wawancara, dan pemberian tugas kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak dapat dikembangkan pada kegiatan menggambar. Peningkatan kreativitas terjadi pada setiap Siklus dan meningkat dengan baik. Pada tahap pra siklus persentase pencapaian kreativitas anak sebanyak 66,7% berada pada kriteria mulai berkembang, kemudian meningkat pada Siklus I menjadi 53,3% berada pada kriteria berkembang sesuai harapan. Pada Siklus II persentase pencapaian kreativitas anak meningkat mencapai 80% berada pada kriteria berkembang sangat baik

    IDENTIFIKASI CERITA ORANG TUA PADA ANAK USIA 4- 5 TAHUN di DESA TANJUNG BULAN KECAMATAN PULAU BERINGIN

    No full text
     Cerita merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran kepada anak usia dini. Pada saat sebelum masuknya teknologi berupa digital seperti saat ini, orang tua sering memberikan cerita kepada anak dengan teknik cerita secara langsung dan biasanya bercerita tentang kisah legenda dan dongengdaerah setempat. Di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Pulau Beringin juga terdapat berbagai macam cerita rakyat yang diceritakan turun temurun. Pada kenyataannya untuk kondisi saat ini diera digital seperti sekarang ini, orang tua dan anak di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Pulau Beringin sudah mengenal bahkan menggunakan alat komunikasi yang dapat menjangkau informasi yang lebih luas. Cerita sudah dapat disampaikan dalam berbagai macam teknik dan berbagai jenis cerita yang dapat disampaikan oleh orang tua kepada anak, sehingga memungkinkan penyampaian teknik dan jenis cerita dapat berubah dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cerita orang tua kepada anak usia 4- 5 tahun di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Pulau Beringin yang memuat teknik dan jenis cerita yang digunakan orang tua dalam bercerita kepada anak usia 4- 5 tahun. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Objek pada penelitian yaitu tiga orang tua di Desa Tanjung Bulan yang menggunakan metode cerita dalam memberikan pembelajaran kepada anaknya. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa teknik yang digunakan orang tua kepada anak ketika memberikan cerita adalah membaca langsung dari buku cerita, bercerita secara langsung, dramatisasi suatu cerita, bercerita melalui film dan bercerita sambil memainkan jari- jari tangan. Kemudian jenis cerita yang digunakanorang tua ketika bercerita kepada anak yaitu dongeng, lelucon atau anekdot, mitos, legenda, fabel dan hikaya

    Pengaruh Penggunaan Multimedia Terhadap Pemahaman Konsep Pada Mata Kuliah Pengembangan Kognitif dan Kreatifitas Anak Usia Dini Di UNSRI Palemban

    No full text
    The influence of multimedia usage on PG-PAUD student concept understanding in cognitive development and creativity course of early childhood has been done on PG-PAUD Student semester three in Palembang Sriwijaya University. The type of research used is experiment with One Shoot Case Study descriptions, with sampling technique that is purposive sampling. The sample in the pre-experiment class is 27 and the post-test class is 28. The data collection technique is written essay, interview and documentation. Result of data analysis obtained is 80,71, while result of hypothesis test based on t-test obtained t_hitung&gt; t_table or got t_count = 6,76&gt; t_table = 4,83, hence Ho refused and Ha accepted, thus there influence multimedia usage to understanding the concept of PG-Paud students in courses of cognitive development and creativity of early childhood. With assessment indicators Redefining a concept, Classifying objects according to certain traits according to their concepts, Providing examples of concepts, Using, utilizing and selecting specific procedures. So the use of multimedia to understanding the concept of the students is very influential to improve understanding of the concept

    METODE MENGGAMBAR BEBAS DENGAN MEDIA KUAS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B DI TK NEGERI PEMBINA KOTA PALEMBANG

    No full text
    Masa 0-6 tahun adalah masa terbentuknya pengembangan enam aspek perkembangan anak yang meliputi kemampuan kognitif, bahasa, fisik motorik, sosio emosional, bahasa, dan seni pada anak usia dini. Proses berpikir kreatif merupakan salah satu bentuk dari aspek kognitif. Proses ini merujuk pada usaha individu untuk menghasilkan solusi atau produk kreatif. Salah satu upaya dalam meningkatkan kreativitas anak yaitu melalui metode menggambar bebas. Menggambar bebas membuat imajinasi anak berperan sebagai kemampuan berfikir yang dapat merujuk pada sejauh apa tingkat kreativitas anak berkembang. Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode menggambar bebas dengan media kuas di kelompok B TK Negeri Pembina 7 Palembang. Model penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Kemmis dan Mc Taggart. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media kuas pada aktivitas menggambar bebas dapat meningkatkan kreativitas anak. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari kondisi awal kreativitas anak kelompok B3 berada pada kategori berkembang sangat baik sebelum tindakan dilakukan mencapai  11,11%, meningkat menjadi 27,78% pada tindakan siklus I, dan pada siklus II meningkat menjadi 83,33%

    PENGARUH SENI TARI BERBASIS TEMA TERHADAP MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B DI TK NEGERI PEMBINA LAHAT

    No full text
    This research entitled The Influence of Dance-Based Arts Theme Against Motoric Coarse Children Group B In Tk Country Pembina Lahat with Research Type Semu design One Shoot Case Study. The sampling technique used is purposive sampling with the consideration of the crude motor skills that are still low in class B which amounts to 31 children, 18 boys and 13 girls. Based on the results of t test obtained t data 4.03 while ttabel 1.70 with ? = 0.05 and dk = 30 means it can be concluded that there is influence of Dance Berbasi Theme of Motorik rough child group B in TK Negeri Pembina Lahat. So Ha accepted and Ho rejected. Rough Motoric Indicators of Children with Dance-Based Arts Themes observed are the agility of children dancing with the help of songs planting corn and the sun, children dancing with agility as per the motion provided, the balance of the child's body position and the coordination of the child's movement while dancing. Motorik Kasar children of 14 children included in the category developed very well (BSB) with the percentage of 45.16%, 11 children included in the category developed as expected (BSH) with a percentage of 35.48%, then as many as 4 children included in the category began to develop (MB) with a percentage of 12.90% and as many as 2 children included in category not yet developed (BB) with 6.4% percentage

    Pengembangan LKPD Tema Tanah Airku Sub Tema Kota Palembang untuk Anak Kelompok B

    No full text
    This research aims to develop valid and practical student worksheet. Subjects in this research were B2 and B3 groups in state kindergarten of Pembina 2 Palembang. The model developed in this development was Rowntree consisting of One to one evaluation and small group evaluation. It was aimed to see the practicality and it used the Tessmer evaluation stage which consisted of self evaluation, expert review. Data collection techniques used in this research were interview, walkthrough and observation methods. According to the results of the research, it showed that the validity of the material and design obtained an average value of 3.77 in very valid categories. Student worksheet practicality test in terms of observations with a mean value of 95% in very practical category. The small group evaluation stage obtained an average score of 92% in the very practical category. Questionnaire result was 97% in valid category. From the result, it can be concluded that student worksheet theme of my homeland and sub-theme of Palembang city for group B children is valid and practical. It is also worth to use as learning student worksheet with Theme of my homelan
    corecore