1,720,970 research outputs found
IMPLEMENTASI SISTEM PENERIMAAN SISWA BARU ONLINE DI SMAN 1 PULUNG
Sistem pendaftaran siswa baru di SMAN 1 Pulung secara keseluruhan
masih menggunakan proses manual, walaupun sebagian sudah menggunakan
komputer, akibatnya jangkauannya informasinya lebih sempit, dimana informasi
mengenai sekolah ini hanya diperoleh melalui brosur-brosur, sepanduk dan
baligho. Selain itu, akibat dari proses pendaftaran manual ini adalah proses
pengambilan serta pengembalian formulir yang bagi sebagian calon siswa cukup
menyulitkan terutama bagi calon siswa yang tinggal jauh dari sekolah ini. Untuk
meningkatkan efiseinsi waktu dan biaya baik bagi calon siswa dan pihak sekolah,
maka diperlukan suatu sistem pendaftaran siswa baru yang jangkauan
informasinya lebih luas, dan proses pendaftaran yang lebih mudah dan cepat.
Sehingga calon siswa dapat memperoleh informasi mengenai sekolah terutama
program pendidikan yang ditawarkan, dan melakukan proses pendaftaran dengan
lebih mudah, dimana calon siswa tidak perlu mendatangi sekolah yang diinginkan
untuk mendaftar. Antara solusi yang dapat digunakan adalah dengan
menggunakan website dimana informasi mengenai sekolah dapat dimuat di
halaman website sehingga akan sangat membantu calon siswa membuat pilihan.
Calon siswa juga dapat dengan mudah melakukan pendaftaran dengan
menggunakan formulir online yang terdapat di website sehingga proses
pendaftaran lebih mudah dan menghemat biaya bagi calon siswa.
Kata kunci : PSB, Pendaftaran Online, Sistem Informasi, Websit
The difficulties of eleventh grade students of SMA Negeri 3 Padangsidimpuan in writing analytical exposition text
This research focused about The Difficulties of Eleventh Grade Students of SMA Negeri 3 Padangsidimpuan in Writing Analytical Exposition Text. The problems of research were most of students lack in vocabulary. Students difficult to elaborate. Student also difficult to make text coherently and organizationally. The purpose of this research to describe the difficulties of eleventh grade students’ of SMA Negeri 3 Padangsidimpuan in writing analytical exposition text. This research was employed quantitative qualitative research by using descriptive method. The population of this research was the eleventh grade of SMA Negeri 3 Padangsidimpuan. The total of population are sis classes. Then, the sample of this research there are 35 students. In collecting data, the researcher used the instrument research are test and interview. The test consisted of five items in writing analytical exposition text. Based on the result of tes given, researcher found that students difficulties of the eleventh grade students of SMA Negeri 3 Padangsidimpuan in writing analytical exposition text, from five items only organization that reach mean score 10.57 althought still far from expectation is 20. It means students experience difficult to make coherently and organizationally. Beside that, students also difficult to make elaboration. Then, talking about grammar, students mean score is 10.31. it means students didn’t understand the using of; tenses, adverb of manne, modal auxiliaryand to infinitive. In mechanic, students mean score is 9.48. it means students difficult in using functuation. After that, students mean score in style and quality is 9.54. the last students mean score in content is 9.60. after analyze the result, mechanic is the dominant difficulties faced by students . The teacher effort to solve the problem in writing analytical exposition text; give more exercise with repeat method with text then give analyze the kind of grammar, punctuation and mechanic. Not only that, teacher also give task to write and read the text analytical exposition. The most important is the corrected by teacher so the students know their fault
The Risk Analysis on the Siam Banjar Orange Supply Chain Distribution Channel in Barito Kuala Regency
Siam orange is a horticultural commodity that is very suitable and suitable for soil conditions for cultivation in tidal swamps. Wrong one area for the development of the Siam Banjar orange in South Kalimantan is located in the Barito Regency Kuala. As one of the agricultural commodities, Siam Banjar orange has high enough risk, so it needs good management in terms of this is called risk management. This study aims to identify Siam Banjar orange distribution channels, identify and analyze risks that occur in the supply chain distribution channel of Siam Banjar oranges, as well measure the risk on each member of the supply chain and search for those members that have the greatest risk. The data analysis method used is descriptive analysis, methods Analytical Network Process (ANP) and Weighted Failure Mode and Effects Analysis (WFMEA) to analyze the risks that occur and find members supply chain that has the greatest risk in the supply chain distribution channel Siam Banjar oranges in Barito Kuala Regency. From this research, it is found that the distribution channel of Siam orange Banjar in Barito Kuala Regency generally consists of farmers and traders, collectors, wholesalers and retailers and applied through five structures. A more accurate risk analysis result with the WFMEA method, value WRPN obtained for price risk (151.424), transportation risk (52.875), risk supply (52.380), quality risk (51.858), production risk (50.165) and risk environment (5.888). The results of the priority assessment of the Siam orange supply chain actors Banjar with the ANP method, namely farmers (0.371), traders (0.128), wholesalers (0.360) and retailers (0.142). Thus, members of the supply chain farmers who have the greatest risk.
Keywords: Risk Analysis, Supply Chain, Siam Banjar Orange, Analytical Network Prosess (ANP
Impelementasi Manajemen Sarana dan Prasarana di Sekolah Menengah Kejuruan
Sarana dan prasarana pendidikan adalah salah satu dari beberapa sumber daya yang penting dalam kemajuan suatu lembaga. Penelitian ini bertujuan; 1) Untuk mendiskripsikan implementasi manajemen sarana prasarana di SMK, 2) Untuk mendeskripsikan proses manajemen sarana dan prasarana di SMK. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, penelitian yang data-datanya berupa kata-kata yang berasal dari wawancara, catatan laporan, dokumen yang didalamnya mengutamakan untuk pendiskripsian. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa, implementasi manajemen sarana prasarana di SMK dilakukan secara optimal dan proses manajemen sarana prasarana pendidikan di SMK dilaksanakan secara berurutan, dimulai dari perencanaan pengadaan, pengadaan, pemeliharaan, inventarisasi dan penghapusan agar selalu dalam kondisi rapih, tertib dan teratur
HOW DIRECTORS' FOREIGN EXPERIENCE AFFECTS ESG's INFLUENCE ON TAX AVOIDANCE
Research Purposes. This study explores the empirical link between ESG performance and corporate tax avoidance, investigating the moderating role of directors with international experience in this relationship.
Research Methods. The study analyzes ESG-focused data from Indonesian manufacturing firms, obtained from Thomson Reuters for the period 2017–2021, using a random-effects panel data regression model.
Research Results and Findings. The results show the first hypothesis is not supported, revealing a positive relationship between ESG performance and tax avoidance. This implies that companies with high ESG scores may use these initiatives to manage reputational risks while engaging in tax avoidance. Conversely, the second hypothesis is supported, indicating that directors with international experience bring diverse perspectives, which enhance the negative relationship between ESG performance and tax avoidance, mitigating reputational and legitimacy risks
The Food Security of Households Paddy Rice Farmers in Tidal Land Barito Kuala Regency
This article analyzes the factors that influence the food security of lowland rice farmers\u27 households in tidal land, Barito Kuala Regency. Respondents from this study were 100 rice farmers in tidal land. The analysis for consumption patterns and food security uses descriptive analysis with an approach to the level of adequacy of energy and protein, while for the analysis of factors that affect food security uses a binary logistic regression model. The results showed that the pattern of energy consumption by rice farmers in tidal swamp land was 1,668 calories/capita/day and protein was 48.37 grams/capita/day. The number of farmers who are included in the food security category is 62.00% and 38.00% are not food secure. Households with high food income, small proportion of food expenditure, large availability of food and large area of rice farming land have the opportunity to be more food secure than farmer households on the other hand
EFISIENSI TEKNIS PADI SAWAH VARIETAS LOKAL SIAM MAYANG PADA LAHAN RAWA PASANG SURUT DI KABUPATEN BARITO KUALA DENGAN PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)
Wilayah kabupaten di Kalimantan Selatan yang memiliki kontribusi luasan panen padi paling banyak ialah Kabupaten Barito Kuala. Pada tahun 2023 luas panen padi di Kabupaten Barito Kuala sebesar 68.700 ha dengan produksi 240.519 ton. Lahan sawah yang ada di Kabupaten Barito Kuala merupakan lahan rawa pasang surut. Salah satu varietas padi sawah yang paling banyak diusahakan ialah varietas lokal dengan nama Siam Mayang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis padi sawah varietas lokal Siam Mayang dengan menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Barito Kuala dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 50 responden dengan menggunakan metode proportioned random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model VRS yang mengasumsikan bahwa tidak semua petani beroperasi secara optimal menunjukkan sebesar 24 persen petani telah beroperasi secara efisien. Petani yang menjadi peer adalah petani ke 1, 3, 5, 10, 12, 20, 28, 34, 38, 43, 46 dan 48. Petani yang memiliki frekuensi tertinggi menjadi peer terhadap petani yang lain adalah petani 5 dengan frekuensi sebanyak 25 kali, begitu juga petani 1 dengan frekuensi sebanyak 20 kali dan petani 34 dengan frekuensi sebanyak 18 kali. Input slack pada petani yang tidak efisien memilik nilai bervariasi dan tersebar pada seluruh variabel input, seperti nilai input slack rata-rata luas lahan sebesar 0,005 ha, jumlah benih 0,425 gram, pupuk organik padat sebesar 2,755 kg, pupuk anorganik padat sebesar 3,241 kg, kapur pertanian sebesar 2,845 kg, pupuk cair sebesar 0,011 liter, herbisida sebesar 0,035 liter, insektisida sebesar 0,007 liter, rodentisida sebesar 0,004 liter, tenaga kerja dalam keluarga sebesar 0,378 HOK serta tenaga kerja luar keluarga rata-rata input slacknya sebesar 0,243 HOK. Tingkat efisiensi teknis usahatani padi sawah varietas lokal Siam Mayang di lahan pasang surut Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala sebesar 0,911
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JERUK GERGA (RIMAU GERGA LEBONG) DI KABUPATEN LEBONG
Penelitian tentang strategi pengembangan agribisnis jeruk gerga di Kabupaten Lebong ini bertujuan untuk menentukan strategi yang sesuai untuk pengembangan agribisnis jeruk gerga dan alternatif strategi pengembangan agribisnis jeruk gerga di Kabupaten Lebong, berdasarkan analisisis SWOT dengan pembobotan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian menggunakan jenis data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data primer dilakukan interview/kuesioner dengan responden pakar dan pengusaha (pengusaha jeruk gerga.Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis AHP (Analytical Hierarchy Process)dan SWOT. Penentuan strategi pengembangan agribisnis jeruk gerga adalah mendukung strategi agresif (stabilitas pertumbuhan) melalui strategi integrasi horizontal untuk meningkatkan skala ekonomi. Alternatif srategi untuk pengembangan jeruk gerga di Kabupaten Lebong adalah: Strategi S-O terdiri dari: (1) Pengembangan produk dan peningkatan skala usaha melalui perluasan areal dan optimalisasi lahan kebun (2) Penetrasi pasar dengan pemasaran produk buah segar dan pengembangan produk olahan dengan bahan baku yang berkwalitas.(3) Meningkatkan jenis dan variasi produk olahan jeruk gerga. Strategi S-T (Strength-Treaths), adalah strategi menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman, strategi yang diperoleh adalah: (1) Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. (2) Menyediakan bibit unggul berlabel dan sehat. (3) Pemberdayaan masyarakat sekitar dalam usaha pengembangan jeruk gerga. (4) Meningkatkan daya saing produk buah jeruk segar dan produk olahan. (5) Penerapan jaminan mutu dan aman dikonsumsi pada produk buah segar & produk olahan.(6) Pengolahan Produk diperlukan jaminan mutu yang berwawasan lingkungan. Strategi W-O adalah: (1) Pemberdayaan lembaga keuangan /KUT dan rekrutment ketertarikan investor. (2) Meningkatkan kualitas hasil produksi, memperluas pangsa pasar. (3)Pembuatan embung/kolam penampung air di sekitar lahan usaha. (4) Meningkatkan SDM petani. (5) Pembuatan kompos dan pemeliharaan ternak. (6) Melakukan promosi penjualan, periklanan dan pemasaran langsung. Strategi W-T (Weakness-Treaths) yang diperoleh adalah: (1)Menciptakan bauran pemasaran melalui metoda 4 P (Produk, Price, Place & promotion). (2) Meningkatkan SDM petani dan dukungan modal dari pemerintah atau swasta.(3) Memilih saluran distribusi produk dan perluasan pemasaran. (4) Memlih saluran distribusi tujuannya untuk mempermudah konsumen memperoleh produk buah jeruk gerga
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
