139 research outputs found

    Healthcare Activism, Marketization, and the Collective Good

    Get PDF
    This chapter engages with three key dynamics of contemporary healthcare - digitalization, marketization and individualization. It draws on several theoretical frameworks to conceptualize the notion of collective good and to consider how healthcare activism may play into defining and defending the collective good when faced with the outlined societal, economic, and scientific dynamics. Presenting contemporary examples from the Covid-19 pandemic, the chapter argues that the way activists define and defend the collective good can only fully be understood by grasping how this good is shaped by other, often more dominant, stakeholders in healthcare: governmental institutions, professional experts, scientists, and private industry – the latter being a focal point of concern for this current volume.European Commission Horizon 2020Check for published version during checkdate report - AC2021-04-28 JG: PDF replaced at author's request2021-06-04 JG: embargo removed following documentation from author/publishe

    Hilkka Punainen & Susi : mediakasvatuksellisen iPad-kirjan suunnittelu

    Get PDF
    Opinnäytetyön tavoitteena oli tehdä mediakasvatuksellinen iPad-kirja "Hilkka Punainen & Susi", jota voitaisiin käyttää kirjastoissa, kouluissa ja kotona mediakasvatuksen apuvälineenä. Mediakasvatus ei ole ainoastaan medioiden ja välineiden käyttötaidon opettelua, vaan myös sellaisten turvataitojen opettelua, joiden tarkoituksena on parantaa lasten taitoja selviytyä uhkaavissa tilanteissa ja ohjata heitä turvautumaan luotettaviin aikuisiin. Teoksella on useita mediakasvatuksellisia tasoja. Teoksen avulla voi opettaa suojakeinoja internetin ongelmia vastaan, mutta sillä voi myös esitellä iPadin sekä iBooks Authorin ominaisuuksia. Tutkimusongelmana oli: ”Miten iPad-kirjat ja sovellukset tukevat oppimista ja kasvatusta perinteisestä kirjasta poikkeavilla tavoilla?” Benchmarking-menetelmällä saatiin tulokseksi, että eroavia tekijöitä olivat tietojen päivitettävyys, erilaisten multimedioiden yhdistämismahdollisuus, vuorovaikutteisuus, mahdollisuus syventää oppimista erilaisten sisäänrakennettujen lisälaitteiden avulla, mahdollisuus lisätä kokemuksellisuutta jatketulla todellisuudella, tiedonsaannin nopeus sekä mahdollisuus pakata valtavat määrät tietoa pieneen tilaan.The aim of the thesis was to make a media educational iPad book called "Hilkka Punainen & Susi". The book can be used as a media educational tool in libraries, schools and at home. Media education is not only about how to use different media, but it is also about giving means to children to manage threatening situations and guiding them to trust reliable adults. The book teaches media education on different levels. It can teach precautions against Internet problems but it can also be used to introduce iPad and iBooks Author. The research problem was: "How can iPad books and applications support learning and education in different ways than traditional books?" The result was achieved by using benchmarking. The result was that iPad books and applications differ from traditional books by being updatable, by combining different kinds of multimedia, by being interactive, by having a possibility to deepen learning experiences by using inbuilt equipment and by being more experimental by using augmented reality. The fastness of getting information and the possibility to pack enormous amount of knowledge in small package are the also features of iPad

    Prosiding Seminar Nasional Tahunan Matematika, Sains, dan Teknologi 2017: Optimalisasi Peran Sains dan Teknologi untuk Mewujudkan Smart City

    Get PDF
    Seminar Nasional dengan bidang kajian (1) Peluang dan Tantangan dalam Penataan Ruang dan Lingkungan dalam Smart city; (2) Peran Biodiversitas dalam Mewujudkan Smart city; (3) Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Menuju Smart Farming; (4) Smart city Mandiri Pangan; (5) Permodelan Statistika dan Matematika untuk Memprediksi Mobilitas Orang dan Transportasi untuk Smart city, diikuti oleh para akademisi dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta serta balai penelitian dan lembaga lainnya

    PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN FIQIH (SHALAT FARDHU) DI MTsN 1 KOTA BLITAR

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran Fiqih (Shalat Fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar” ini ditulis oleh Susi Hartati Maharani Nur Wahyu Ning Tiyas, Jurusan Pendidikan Agama Islam, NIM 12201183460, dibimbing oleh Machrup Eko Cahyono, M.Pd.I. Kata Kunci : Metode Demonstrasi, Keaktifan, Hasil Belajar Metode pembelajaran merupakan cara dan siasat yang digunakan oleh guru untuk dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pemilihan dan penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari dapat menarik semangat dan keaktifan siswa untuk belajar. Sehingga hal ini juga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa di kelas. Adapun salah satu metode pembelajaran yang dapat menarik keaktifan siswa yaitu metode demonstrasi. Melalui metode demonstrasi siswa dapat meningkatkan keterampilan, keaktifan, dan pola pikir siswa untuk dapat menyelesaikan masalah yang ada. Rumusan Masalah dalam penelitian skripsi ini adalah (1) Bagaimana metode demonstrasi pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar ? (2) Adakah pengaruh metode demonstrasi terhadap keaktifan belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar ? (3) Adakah pengaruh metode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar ? (4) Adakah pengaruh metode demonstrasi terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar ? Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen Design. Peneliti mengambil dua kelas VII MTSN 1 Kota Blitar sebagai sampel. Pada kelas VII F digunakan sebagai kelas kontrol dengan memberikan perlakuan metode konvesional, sedangkan pada kelas VII I digunakan sebagai kelas eksperimen dengan memberikan perlakuan berupa penerapan metode demonstrasi selama proses pembelajaran berlangsung. Data yang terkumpul baik dari kelas kontrol maupun eksperimen akan dianalisis prasyarat terlebih dahulu dengan menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, setelah lolos uji prasyarat maka dilanjut uji hipotesis menggunakan uji T-test, uji N-Gain score dan uji manova dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Metode demonstrasi pada mata pelajaran fiqih bab shalat fardhu di MTsN 1 Kota Blitar ini masih kurang optimal dalam penggunaannya karena masih terdapat beberapa kelas dalam proses pembelajarannya pada mata pelajaran fiqih bab shalat fardhu ini yang menggunakan metode konvesional dan terdapat beberapa kelas yang menggunakan metode demonstrasi tetapi masih kurang optimal dalam penerapannya. (2) Adanya pengaruh yang signifikan dalam penerapan metode demonstrasi terhadap keaktifan belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar, berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji T didapatkan nilai signifikan 2-tailed sebesar 0,010 yang berarti 0,010 < 0,05. (3) Adanya pengaruh yang signifikan dalam penerapan metode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar, berdasarkan perhitungan uji T didapatkan nilai signifikan 2-tailed sebesar 0,043<0,05. (4) Terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan metode demonstrasi terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blitar, berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji T didapatkan nilai signifikan 2-tailed sebesar 0,008 yang artinya 0,008<0,05. Maka berdasarkan data hasil ketiga pengujian tersebut peneliti menyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan metode demonstrasi terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran fiqih (shalat fardhu) di MTsN 1 Kota Blita

    Pembentukan Identitas Sosial Perempuan pada Zaman Orde Baru dalam Novel Saman Karya Ayu Utami

    Get PDF
    This paper discusses the formation of women's identity in the novel Saman. Lately, women's social identity has changed in meaning with the times, so the author wants to analyze the identity of women in this novel. This novel has a background in the New Order era, the author wants to analyze how the formation of women's identity at that time. This paperis a qualitative approach with descriptive study by the writer reading the novel. The author uses Henri Tajfel's Theory of identity which explains that social identity is part of the concept of each individual who comes from his membership and is in a social group where the social group has the same values and emotional significance in the membership. The results of the analysis show that there is a strong influence from the socialization stage of parents to children because parents are the first and foremost people who carry out social interactions with children. In addition, in the novel, during the New Order era, there was a state policy towards women or mothers/parents with the five dharma program so that it had an influence on the formation of women's identity, besides that the influence of the environment and policies in the New Order era had a strong influence on the formation of women's identity.Tulisan ini membahas tentang pembentukan identitas perempuan dalam novel Saman. Akhir akhir ini identitas sosial perempuan menjadi berubah arti seiring berkembangnya zaman, oleh sebab itu penulis ingin menganalisis tentang identitas perempuan pada novel ini. Novel ini berlatar belakang waktu pada zaman orde baru, penulis ingin menganalisis bagaimana pembentukan identitas perempuan pada zaman itu. Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi deskriptif dengan cara penulis membaca novel tersebut. Penulis menggunakan Teori identitas Henri Tajfel menjelaskan terkait identitas sosial yaitu sebagai sebuah konsep pada setiap individu yang asal muasalnya dari keanggotaan komunitas dan berada dalam komunitas sosial tersebut, komunitas tersebut merupakan kelompok sosial yang memiliki kesamaan nilai serta kesamaan emosional dalam keanggotaan komunitas tersebut. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh kuat dari tahap sosialisasi orang tua pada anak dikarenakan orang tua adalah orang pertama dan utama yang melakukan interaksi sosial dengan anak. Selain itu, dalam novel itu di masa orde baru ada kebijakan negara terhadap para perempuan atau ibu/orang tua dengan programnya panca dharma sehingga memberikan pengaruh pada pembentukan identitas perempuan, selain itu pengaruh lingkungan dan kebijakan pada zaman orde baru memberi pengaruh kuat dalam pembentukan identitas perempuan

    PERBEDAAN KADAR ENDOTELIN-1 PLASMA PADA PENDERITA PREEKLAMSIA DAN KEHAMILAN NORMOTENSIF

    No full text
    Endotelin-1 merupakan endotelium derivat yang ampuh sebagai vasokontriktor paling kuat yang memiliki 21 asam amino. Kerusakan lapisan endotel mengaktivasikan peningkatan vasokontriksi yaitu endotelin-1. Peningkatan endotelin-1 ini menyebabkan terjadinya resistensi diseluruh sistem vaskuler maternal yang memiliki lapisan endotel sehingga menimbulkan manifestasi klinis preeklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar endotelin-1 plasma pada penderita preeklampsia dan kehamilan normotensif. Penelitian bersifat observasional dengan desain cross sectional comparative. Penelitian ini dilakukan di RSUP Dr M. Jamil dan RS Reksodiwiryo Padang. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelompok yaitu 16 penderita preeklampsia dan 16 kehamilan normotensif dengan waktu penelitian dari bulan Juni sampai Agustus 2014. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Biomedik Universitas Andalas Padang. Pemeriksaan kadar Endotelin-1 menggunakan metode ELISA. Analisa statistik mengunakan univariat dan bivariat. Analisa bivariat mengunakan uji t tidak berpasangan yang telah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa rerata kadar Endotelin-1 plasma pada penderita preeklampsia yaitu 0,73 ± 0,15 pg/ml, rerata kadar Endotelin-1 plasma pada kehamilan normotensif yaitu 0,56 ± ,13 pg/ml. Dengan nilai probabilitas p<0,05 (0,002). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan kadar endotelin-1 yang signifikan rerata kadar endotelin-1 plasma pada penderita preeklampsia dengan kehamilan normotensi

    Des constructions. L’architecture du corps, de la mémoire et du récit dans La Rénovation de Dominique Rolin

    No full text
    The narrator of La Rénovation (1998), whose name and features refer explicitly to its author Dominique Rolin, is an elderly woman who attends, from her "window-armrest", the restoration of the building in which she lives. Meanwhile she writes a book, whose title is La Rénovation and which is the equivalent, in mise en abyme, of the novel that the reader is reading. That's not all. To be successful, the text must also go through a process of demolition and recovery, which affects two different areas: memory and scriptural activity. On the one hand, in order to write, the novelist must undergo the violence of her alter ego, Lady Memory, whom she is tempted to strangle, but who will eventually rejuvenate and soften her manners; on the other, writing must undergo a process of deconstruction and reconstruction, through a perpetual discussion (at the level of meaning) and a whole series of exclamations, interrogations, repetitions (at the formal level). The last pages of the novel celebrate the success of this triple enterprise: 1) the building abandons its scaffolding, actually renovated; 2) the work of memory is accomplished and it made possible 3) the realization of the book, La Rénovation.Le narrateur de La Rénovation (1998), dont le nom et les traits renvoient explicitement à son auteure Dominique Rolin, est une femme âgée qui assiste, de sa « fenêtre-accoudoir », à la restauration de l’immeuble dans lequel elle vit. Et pendant que les travaux avancent, elle écrit un livre, intitulé précisément La Rénovation, qui est l’équivalent, en mise en abyme, du roman que le lecteur est en train de lire. Ce n’est pas tout. Pour être menée à bien, la narration doit passer elle aussi à travers un processus de démolition et de redressement, qui touche deux domaines différents : la mémoire et l’activité scripturale. D’une part, pour écrire et s’écrire, la romancière doit subir la violence de son alter ego, Lady Mémoire, qu’elle est tentée d’étrangler, mais qui finira par rajeunir et par adoucir ses manières ; de l’autre, l’écriture doit subir un processus de déconstruction et de reconstruction, à travers une mise en discussion perpétuelle (au niveau du sens) et toute une série d’exclamations, d’interrogations, de répétitions (au niveau formel). Les dernières pages du roman célèbrent le succès de cette triple entreprise : 1) l’immeuble abandonne ses échafaudages, rénové ; 2) le travail mémoriel est accompli et a rendu possible 3) la réalisation de l’œuvre, La Rénovation, que le personnage-narrateur célèbre et que, au niveau narratif supérieur, le lecteur achève

    HUBUNGAN MOTIVASI DAN MINAT DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT SANTRI BERBASIS SELF REGULATION OF MOTIVATION THEORY

    Get PDF
    Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan implementasi kesadaran dan pengalaman suatu kelompok yang bertujuan menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan. Namun hal ini belum diimplementasikan dengan baik oleh santri di beberapa pondok pesantren karena motivasi dan minat yang kurang. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara motivasi dan minat dengan perilaku hidup bersih sehat santri berbasis Self Regulation Of Motivation Theory. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh santri kelas VII MTS sebesar 147 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Variabel independen motivasi dan minat, variabel dependen perilaku hidup bersih sehat. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Data dianalisis dengan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan α = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel motivasi nilai p-value=0.000<0.05 dan pada variabel minat nilai p-value=0.000<0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa keduanya memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku hidup bersih sehat. Semakin tinggi motivasi dan minat semakin baik perilaku hidup bersih sehat santri. Hasil penelitian dapat menjadi referensi agar pengasuh pondok pesantren memberikan sarana dan prasarana yang mendukung untuk terwujudnya perilaku hidup bersih dan sehat santri

    PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN MELAKSANAKAN P4K

    Get PDF
    Data tahun 2021 Indonesia memiliki angka kematian  ibu (AKI) berjumlah 7.389 orang. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Berdasarkan Survei Indikator Kesehatan Nasional (Sirkesnas) tahun 2016, dilaporkan bahwa persentase orientasi pelaksanaan P4K pada kader sebesar 92,1% dan bidan sebesar 85,37%, ini mengindikasikan bahwa sebagian besar kader sudah tidak asing lagi dengan program P4K. Namun berdasarkan observasi stiker pada rumah responden ditemukan informasi bahwa ibu hamil yang mendapatkan stiker sebesar 25,8%, terisi lengkap 18,2% dan stiker yang tidak ditemukan atau di tempel di rumah sebesar 49,6%. Hal ini menunjukkan belum optimalnya pelaksanaan program P4K. Program P4K merupakan upaya terobosan untuk percepatan penurunan AKI yang telah rencanakan oleh  pemerintah. Ketidaktauan  ibu hamil pada program P4K, perencanakan persalinan dengan baik dan agar meningkatkan kemampuan keluarga dalam menghadapi tanda bahaya kehamilan, persalinan dan nifas agar pengambilan keputusan untuk penanganan yang lebih tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil dan dukungan suami dengan kepatuhan melaksanakan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) diwilayah kerja klinik Pratama Afiyah Pekanbaru tahun 2023. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif , desain penelitian yang digunakan cross sectional. Populasi penelitian ini  dengan berjumlah 73 orang ,sampel sebanyak 62 responden. Teknik Pengambilan sampel yaitu consecutive sampling. Pengolahan data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian pada variabel pengetahuan dengan hasil p-Value = 0,000 hasil p–value. Variabel dukungan suami pValue= 0,039. KeSimpulan ada hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan kepatuhan melaksanakan program P4K di wilayah kerja Klinik Pratama Afiyah Pekanbaru tahun 2023

    Pengelolaan Keuangan SMP RSBI (Studi Situs SMP Negeri 1 Pacitan)

    Get PDF
    Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang pengelolaan keuangan SMP RSBI pada SMP Negeri 1 Pacitan. Sedangkan secara khusus penelitian ini mempunyai tujuan untuk: 1) Untuk mengetahui ciri-ciri sumber pembiayaan keuangan SMP Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) pada SMP Negeri 1 Pacitan.2) Untuk mengetahui ciri-ciri pencatatan dan peloporan keuangan SMP Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) pada SMP Negeri 1 Pacitan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan pendekatan studi etnografi dengan paradikma naturalistik. Lokasi penelitian yang digunakan adalah SMP Negeri 1 Pacitan. Kehadiran peneliti pada saat wawancara yang dilakukan langsung dengan nara sumber, dan peneliti sekaligus sebagai instrumen, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi, analisis data bersifat induktif yang lebih menekankan makna. Yang merupakan data, sumber data dan nara sumber adalah Kepala sekolah, pengurus komite, bendahara sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan, keabsahan data dengan cara member-check, trianggulasi, dan audit trail. Pembiayaan keuangan sekolah merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pengelolaan keuangan perlu di perhatikan oleh semua pihak dengan baik. Hal ini berguna agar pengelolaan keuangan sekolah yang akuntabel sesuai dengan prinsip yang ditetapkan, dana yang di kelola sekolah bersumber dari pemerintah maupun masyarakat. Keberadaaan keuangan sekolah sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan yang mengacu pada 9 standar, oleh karenanya kegiatan sekolah memiliki tingkat urgensi yang tinggi dengan dukungan sumber dana. Pemanfaatan dana pada sekolah RSBI merupakan perwujudan logis yang dilakukan sekolah guna mendukung aktifitas sekolah untuk mencari, mendapatkan, memiliki kesesuaian dan pengakuan dengan karakteristik kepentingan publik
    corecore