8 research outputs found
Penanaman nilai-nilai Islami pada Pendidikan Kewirausahaan untuk membentuk sikap kemandirian peserta didik : Penelitian di SMAN 3, SMAN 20 dan SMAN 24 Kota Bandung
Pendidikan yang diperlukan seharusnya mampu membuat siswa yang menguasai aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Namun pada realitasnya,pendidikan hanya mengutamakan aspek kognitifnya saja. Hal ini ternyata berdampak pada output pendidikan, siswa belum siap dalam menghadapi realitas
sosial yang ada di masyarakat setelah lulus dari sekolah. Untuk itu tertarik pada lembaga pendidikan yang mampu mengaplikasikan pembelajaran kepada siswa untuk menguasai ketiga aspek tersebut dengan menerapkan pendidikan kewirausahaan dengan menanamkan nilai-nilai islami juga, sehingga mampu menyiapkan output pendidikan yang menghadapi kehidupan di masa mendatang dengan bekal yang kuat secara professional dan memiliki kepribadian yang islami. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi: 1) Tujuan penanaman nilainilai Islami; 2) Nilai-nilai Islami yang ditanamkan; 3) Program; 4) Pelaksanaan program; 5) Faktor pendukung dan penghambat; 6) Keberhasilan pelaksanaan program penanaman nilai-nilai Islami pada pendidikan kewirausahaan untuk
membentuk sikap kemandirian peserta didik pada SMAN tersebut. Kewirausahaan di dalam pendidikan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter, pemahaman dan keterampilan sebagai wirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang hal yang dialami subjek penelitian. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik: ketekunan pengamatan; triangulasi; pemeriksaan sejawat melalui diskusi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Tujuan penanaman nilai-nilai Islami dalam pendidikan kewirausahaan untuk membentuk sikap kemandirian peserta didik pada SMAN 3, SMAN 20 dan SMAN 24 Kota Bandung, yaitu: jujur, amanah, profesional, bertanggung jawab, berpandangan ke depan, kreatif dan inovatif; 2) Nilai-nilai Islami yang ditanamkan dalam pendidikan kewirausahaan pada SMAN 3, SMAN 20 dan SMAN 24 Kota Bandung, yaitu: siddiq, Amanah, tabligh, fathanah; 3) Program penanaman nilai-nilai Islami dalam pendidikan kewirausahaan pada SMAN-SMAN tersebut, yaitu: terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran; terpadu dalam kegiatan ekstrakurikuler; melalui pengembangan diri dan perubahan pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan dari teori ke praktik; 4) Pelaksanaan program penanaman nilai-nilai Islami dalam pendidikan kewirausahaan pada SMAN tersebut, dalam kegiatan intrakurikuler; kokurikuler dan ekstrakurikuler; 5) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penanaman nilai-nilai Islami dalam pendidikan kewirausahaan pada
SMAN-SMAN tersebut, adalah: faktor internal dan faktor ekternal; 6) Keberhasilan pelaksanaan program penanaman nilai-nilai Islami dalam pendidikan kewirausahaan pada SMAN tersebut, adalah: pemahaman; pengetahuan; kepercayaan masyarakat dan kompetensi
MODEL ADOPSI TEKNOLOGI DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DI KABUPATEN SIDOARJO
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian.
Selain itu, UKM merupakan sektor pekerjaan yang banyak membantu Pemerintah dalam mengurangi
masalah pengangguran yang semakin meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model adopsi
teknologi yang sesuai dengan UKM di wilayah Kab Sidoarjo. Pengambilan data dilakukan dengan
menggunakan kuisioner, sedangkan teknik pengolahan data dilakukan dengan mengunakan metode
analytical hierarchy proses (AHP ) dan metode teknometrik untuk mengetahui indeks TCC (Total
Contribution Coeffisient). Obyek penelitian adalah 2 buah UKM Krupuk di wilayah Sidoarjo.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa komponen teknologi yang terpenting dan mempunyai kontribusi utama
pada UKM adalah technoware. Sedangkan, nilai TCC untuk kedua UKM adalah 0,57 untuk UKM krupuk
Aneka dan 0,69 untuk UKM krupuk Rejeni
[peer review] Model Adopsi Teknologi Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Produk Pada Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Di Kabupaten Sidoarjo
Model Adopsi Teknologi Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Produk Pada Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Di Kabupaten Sidoarjo
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian.
Selain itu, UKM merupakan sektor pekerjaan yang banyak membantu Pemerintah dalam mengurangi
masalah pengangguran yang semakin meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model adopsi
teknologi yang sesuai dengan UKM di wilayah Kab Sidoarjo. Pengambilan data dilakukan dengan
menggunakan kuisioner, sedangkan teknik pengolahan data dilakukan dengan mengunakan metode
analytical hierarchy proses (AHP ) dan metode teknometrik untuk mengetahui indeks TCC (Total
Contribution Coeffisient). Obyek penelitian adalah 2 buah UKM Krupuk di wilayah Sidoarjo.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa komponen teknologi yang terpenting dan mempunyai kontribusi utama
pada UKM adalah technoware. Sedangkan, nilai TCC untuk kedua UKM adalah 0,57 untuk UKM krupuk
Aneka dan 0,69 untuk UKM krupuk Rejeni
Optimalisasi Aplikasi Educaplay dalam Pembelajaran Akidah Akhlak: Strategi Meningkatkan Keterlibatan Belajar dan Regulasi Emosi Siswa Ditinjau dari Perspektif Psikologi Pendidikan Islam
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji optimalisasi penggunaan aplikasi Educaplay dalam pembelajaran Akidah Akhlak, khususnya dalam meningkatkan keterlibatan belajar dan regulasi emosi siswa melalui perspektif psikologi pendidikan Islam. Sebagai media pembelajaran berbasis teknologi, Educaplay diharapkan dapat memperkuat proses belajar siswa dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pustaka, dengan menelaah berbagai literatur dan penelitian terdahulu yang relevan. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Educaplay dalam pembelajaran Akidah Akhlak dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan cara yang menarik dan menyenangkan, serta berperan penting dalam pengembangan regulasi emosi mereka. Aplikasi ini memanfaatkan metode yang sesuai dengan prinsip-prinsip psikologi pendidikan Islam, yang menekankan pentingnya pengelolaan emosi dalam proses pembelajaran dan pengembangan karakter. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi dalam pendidikan Islam, jika dilakukan dengan benar, dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan berfokus pada pembentukan karakter. Oleh karena itu, Educaplay dapat menjadi alat yang berpotensi mendukung pembelajaran Akidah Akhlak dengan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi dalam konteks psikologi pendidikan Islam
Implementing ASSURE Model in Islamic Religious Education to Develop 21st Century Competencie
This study aims to examine the implementation of the ASSURE learning design model in Islamic Religious Education (PAI) subjects to build student competencies in the 21st century. The type of research used is qualitative descriptive research with a case study approach on students in a high school. The data collection techniques used include observation, interviews, and documentation to obtain information related to the implementation of the ASSURE model in the learning process. The results show that the application of the ASSURE model can increase student engagement in learning, strengthen 21st century skills such as collaboration, creative thinking, critical, communication and digital literacy, and improve their understanding of PAI materials. Nonetheless, some challenges arise related to the availability of technological infrastructure and the time constraints to analyze student characteristics in depth. Overall, the ASSURE model has proven effective in improving the quality of PAI learning and equipping students with the competencies needed to face global challenges
Nilai Estetika Musik Pengiring Kuda Lumping Turonggo Sakti Original Pada Masyarakat Suku Jawa Di Desa Rambah Muda Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau
ASBTRACT This research is entitled "The Aesthetic Value of Original Turonggo Sakti Horse Music Accompaniment in Javanese Society in Rambah Muda Village, Rambah Hilir District, Rokan Hulu Regency, Riau Province". The formulation of the problem in this research is how the aesthetic value of the original accompaniment of Kuda Lumping Turonggo Sakti in Javanese society in Rambah Muda Village, Rambah Hilir District, Rokan Hulu Regency, Riau Province. The purpose of this study was to determine the aesthetic value of the musical accompaniment of Kuda Lumping Turonggo Sakti in the Javanese community in Rambah Muda Village, Rambah Hilir District, Rokan Hulu Regency, Riau Province. The theory used in this study is the theory of A.A Djelantik, Andi Hamilton, Braginsky, Mudji Sutrisno, The Liang Gie, Verhaak. The method used is a descriptive method and a qualitative approach. Data collection techniques used are literature study, observation, interviews, documentation. The literature study used by the author is in the form of thesis, books, internet and articles that support this research. The observations that the author uses are non-participant observations. The interview that the writer uses is a structured interview. The documentation that the author takes is in the form of photos of musical instruments, costumes, videos. The results of this study indicate that the aesthetic value of the musical accompaniment of the Kuda Lumping dance Turonggo Sakti is: When viewed from the value of the beauty of the object, namely 1) the value of form can be seen in terms of equipment, place of implementation, members. 2) the value of the weight of the musical accompaniment of the Kuda Lumping dance Turonggo Sakti gives rise to various meanings and atmospheres. 3) the appearance that is studied from the readiness of the members during the time, if you look at the value of the beauty of the subject, the artwork is said to be beautiful if it is related to the connotations of magic, supernatural and wonder
Nilai Estetika Musik Pengiring Tari Kuda Lumping Raja Wali Di Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau
This research is entitled "The Aesthetic Value of the Musical Accompaniment of the Kuda Lumping Dance Raja Wali in Kasikan Village, Tapung Hulu District, Kampar Regency, Riau Province". The formulation of the problem of this research is how the aesthetic value of the musical accompaniment of the Kuda Lumping Raja Wali dance in Kasikan Village, Tapung Hulu District, Kampar Regency, Riau Province. The purpose of this study was to determine the Aesthetic Value of the Musical Accompaniment of the Kuda Lumping Raja Wali Dance in Kasikan Village, Tapung Hulu District, Kampar Regency, Riau Province. The theory used in this study is the theory of The Liang Gie, Imanuel Kant, Clive Ball, A.A Djelantik, Mudji Sutrisno, Andi Hamilton. The method used is descriptive method and qualitative approach. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation. The observations that the author uses are nonparticipant observations. The interview used is a structured interview. The documentation that the author takes is photos of musical instruments, costumes, music recordings. The results showed that the aesthetic value of the musical accompaniment of the Kuda Lumping Raja Wali dance, namely: If you look at the value of the beauty of the object, namely, 1) the value of form can be seen in terms of equipment, place of implementation, members. 2) the value of the weight of the content of the musical accompaniment of the Kuda Lumping Raja Wali dance creates various meanings, atmospheres. 3) the appearance that is reviewed from the readiness of the members during the time. If we look at the value of the beauty of the subject, then a work of art is said to be beautiful if it is related to the connotations of wonder, magic, and magic
