1,882 research outputs found
Gröbner Basis Computations on the Weyl Algebras with respect to Tropical Term Orders
金沢大学博士(理学)博士論文 要旨Abstract/本文Full 以下に掲載予定:Journal of Algebra 659 pp.902-926 2024. Elsevier. 共著者:Ari Dwi Hartanto; Katsuyoshi Oharadoctoral thesi
KOREOGRAFI TARI LURIK ASRI KARYA HARTANTO DI SANGGAR SENI SEKAR AGENG DI KABUPATEN KLATEN
Tari Lurik Asri merupakan karya tari garapan baru yang
menggambarkan seseorang sedang menenun kain. Tarian ini ditarikan
secara berkelompok, diiringi gendhing Ngagem Lurik dan Jineman Lurik
dengan menggunakan gamelan laras slendro pathet manyuro. Penelitian ini
bermaksud mengungkapkan tentang koreografi tari Lurik Asri di Sanggar
Seni Sekar Ageng, dan proses kreatif Hartanto di Sanggar Seni Sekar
Ageng.
Pembahasan tentang bentuk koreografi dalam penelitian ini
menggunakan teori dari Sumandiyo Hadi tentang elemen-elemen
koreografi kelompok yaitu: judul tari, jenis tari, tema tari, penari, gerak
tari, rias dan busana, properti, musik tari, ruang tari, cara penyajian, dan
tata cahaya. Pembahasan proses kreatif tari Lurik Asri oleh Hartanto
menggunakan konsep yang dikemukakan oleh Alma Hawkins yang
terdiri dari tiga tahapan yaitu: eksplorasi, improvisasi, dan komposisi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang menekankan pada
telaah fenomena yang terjadi dengan melakukan wawancara, observasi
terlibat (participant observer), dokumentasi, dan studi pustaka.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa, karya tari Lurik Asri
terinspirasi dari proses produksi kain lurik di Kabupaten Klaten. Tari
Lurik Asri bertujuan untuk mempromosikan atau memamerkan produk
kain lurik yang menjadi produk khas dari Kabupaten Klaten. Koreografi
tari Lurik Asri merupakan karya tari kreasi baru yang terdiri dari elemenelemen
yang saling terkait seperti judul tari, tema tari, jenis tari, penari,
gerak tari, rias busana, properti, musik tari. Proses kreatif Hartanto dalam
menciptakan karya tari Lurik Asri terdiri dari eksplorasi, improvisasi, dan
komposisi. Dalam eksplorasi Hartanto mencari, memilih gerak-gerak
berdasarkan hasil observasi, improvisasi ini Hartanto dan penari Sanggar
Seni Sekar Ageng mengimprovisasi gerak dan melibatkan semua bagian
tubuh dengan spontan, dan komposisi ini mulai menyatukan keseluruhan
gerak dengan musik menjadi satu kesatuan yang utuh
Analisis dan desain sistem kontrol dengan Matlab/ Hartanto
xii, 322 hal. : ill, lamp. ; 23 cm
Themissing link G 30 S: misteri Sjam Kamaruzzaman and Biro Chusus PKI/ Agung Dwi Hartanto dan Ari P.
Pengaruh Pemberian Probiotik Terhadap Kadar Procalcitonin dan Lama Perbaikan Klinis Pasien Pneumonia
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP KADAR PROCALCITONIN DAN LAMA PERBAIKAN KLINIS PASIEN PNEUMONIA Hartanto Dwi Nugroho, Reviono, Jatu Aphridasari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK UNS – RSUD Dr. Moewardi, Surakarta ABSTRAK Latar Belakang: Efek antibiotik pada komposisi mikrobiota salah satunya adalah berkurangnya organisme bermanfaat serta meningkatnya mikroba yang berpotensi membahayakan. Probiotik khususnya galur yang menghasilkan bacteriocins dapat digunakan sebagai profilaksis atau terapi untuk melawan infeksi bakterial. Subjek dan metode: Penelitian eksperimental dilaksanakan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta selama bulan September 2017 sampai memenuhi jumlah sampel. Pasien dibagi menjadi kelompok perlakuan dengan pemberian terapi standar ditambah probiotik 2x5.109 CFU dan kelompok kontrol yang diberikan terapi standar pneumonia dan diperiksa kadar procalcitonin saat pasien masuk dan ketika perbaikan klinis. Perubahan pre-post dinilai dari kadar procalcitonin dan lama perbaikan klinis antara dua kelompok. Hasil: Sebanyak 22 subyek memenuhi kriteria dan dibagi menjadi dua kelompok. Tidak ada perbedaan karakteristik bermakna dan didapatkan penurunan signifikan kadar procalcitonin (3,02 6,08, p=0,005) pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (3,85 6,91). Penurunan kadar procalcitonin pada kedua kelompok secara statistik tidak berbeda signifikan (p=0,974). Lama pencapaian perbaikan klinis pada kelompok perlakuan (3,64 0,67) lebih cepat dibandingkan pada kelompok kontrol (4,09 0,83) namun tidak didapatkan perbedaan yang signifikan (p=0,182). Terdapat korelasi positif kuat dan bermakna antara lama pencapaian perbaikan klinis dengan kadar procalcitonin awal (r=0,676, p=0,001). Simpulan: Pemberian terapi tambahan probiotik dengan dosis 2x5.109 CFU/hari dapat menurunkan kadar procalcitonin serum yang berhubungan dengan lama pencapaian perbaikan klinis pada pneumonia walaupun secara statistik tidak berbeda signifikan dibandingkan terapi standar. Kata kunci: pneumonia, probiotik, procalcitonin, lama perbaikan klinis
Analisis dan desain sistem kontrol dengan Matlab/ Hartanto
xii, 322 hal. : ill, lamp. ; 23 cm
Analisis dan desain sistem kontrol dengan Matlab/ Hartanto
xii, 322 hal. : ill, lamp. ; 23 cm
Analisis dan desain sistem kontrol dengan Matlab/ Hartanto
xii, 322 hal. : ill, lamp. ; 23 cm
Analisis dan desain sistem kontrol dengan Matlab/ Hartanto
xii, 322 hal. : ill, lamp. ; 23 cm
- …
